Tilawahku
Masuk
۞
🌅

Penyemangat & Harapan

Membangkitkan semangat dan menumbuhkan harapan.

وَلَا walā dan jangan تَهِنُوا۟ tahinū kamu lemah وَلَا walā dan jangan تَحْزَنُوا۟ taḥzanū kamu bersedih hati وَأَنتُمُ wa-antumu dan kalian ٱلْأَعْلَوْنَ l-aʿlawna lebih tinggi إِن in jika كُنتُم kuntum kalian adalah مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman 139

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.

يَـٰبَنِىَّ yābaniyya Wahai keturunan ٱذْهَبُوا۟ idh'habū pergilah kamu فَتَحَسَّسُوا۟ fataḥassasū maka carilah/selidikilah مِن min dari/tentang يُوسُفَ yūsufa Yusuf وَأَخِيهِ wa-akhīhi dan saudaranya وَلَا walā dan jangan تَا۟يْـَٔسُوا۟ tāy'asū kamu putus asa مِن min dari رَّوْحِ rawḥi rahmat ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya لَا tidak يَا۟يْـَٔسُ yāy'asu berputus asa مِن min dari رَّوْحِ rawḥi rahmat ٱللَّهِ l-lahi Allah إِلَّا illā kecuali/melainkan ٱلْقَوْمُ l-qawmu kaum ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna orang-orang yang kafir 87

Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yūsuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".

أَمْ am apakah حَسِبْتُمْ ḥasib'tum kamu mengira أَن an bahwa تَدْخُلُوا۟ tadkhulū kamu akan masuk ٱلْجَنَّةَ l-janata surga وَلَمَّا walammā padahal belum يَأْتِكُم yatikum datang kepadamu مَّثَلُ mathalu seperti (halnya) ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang خَلَوْا۟ khalaw terdahulu مِن min dari قَبْلِكُم ۖ qablikum sebelum kalian مَّسَّتْهُمُ massathumu telah menimpa mereka ٱلْبَأْسَآءُ l-basāu malapetaka وَٱلضَّرَّآءُ wal-ḍarāu dan kesengsaraan وَزُلْزِلُوا۟ wazul'zilū dan mereka digoncangkan حَتَّىٰ ḥattā sehingga يَقُولَ yaqūla berkata ٱلرَّسُولُ l-rasūlu Rasul وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman مَعَهُۥ maʿahu bersamanya مَتَىٰ matā bilakah نَصْرُ naṣru pertolongan ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah أَلَآ alā ingatlah إِنَّ inna sesungguhnya نَصْرَ naṣra pertolongan ٱللَّهِ l-lahi Allah قَرِيبٌۭ qarībun amat dekat 214

Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.

وَقَالَ waqāla dan berfirman رَبُّكُمُ rabbukumu Tuhan kalian ٱدْعُونِىٓ id'ʿūnī berdo'alah kepada-Ku أَسْتَجِبْ astajib akan Ku perkenankan لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يَسْتَكْبِرُونَ yastakbirūna menyombongkan diri عَنْ ʿan dari عِبَادَتِى ʿibādatī menyembah-Ku سَيَدْخُلُونَ sayadkhulūna mereka akan masuk جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam دَاخِرِينَ dākhirīna keadaan hina 60

Dan Tuhan-mu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku1 akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina".

وَلَسَوْفَ walasawfa dan sungguh kelak يُعْطِيكَ yuʿ'ṭīka memberikan kepadamu رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu فَتَرْضَىٰٓ fatarḍā maka kamu jadi puas 5

Dan kelak Tuhan-mu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.