Sebelum Tidur
Ayat-ayat pelindung untuk mengiringi tidur.
ٱللَّهُ al-lahu Allah لَآ lā tidak إِلَـٰهَ ilāha tuhan إِلَّا illā melainkan هُوَ huwa Dia ٱلْحَىُّ l-ḥayu yang hidup ٱلْقَيُّومُ ۚ l-qayūmu terus menerus mengurus لَا lā tidak تَأْخُذُهُۥ takhudhuhu menimpaNya سِنَةٌۭ sinatun kantuk وَلَا walā dan tidak نَوْمٌۭ ۚ nawmun tidur لَّهُۥ lahu kepunyaanNya مَا mā apa فِى fī didalam ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَمَا wamā dan apa فِى fī di ٱلْأَرْضِ ۗ l-arḍi bumi مَن man siapakah ذَا dhā orang ٱلَّذِى alladhī yang يَشْفَعُ yashfaʿu memberi syafa'at عِندَهُۥٓ ʿindahu disisiNya إِلَّا illā kecuali بِإِذْنِهِۦ ۚ bi-idh'nihi dengan izinnya يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui مَا mā apa بَيْنَ bayna diantara أَيْدِيهِمْ aydīhim tangan/hadapan mereka وَمَا wamā dan apa خَلْفَهُمْ ۖ khalfahum dibelakang mereka وَلَا walā dan tidak يُحِيطُونَ yuḥīṭūna mereka mengetahui بِشَىْءٍۢ bishayin dengan sesuatu مِّنْ min dari عِلْمِهِۦٓ ʿil'mihi ilmu Allah إِلَّا illā kecuali بِمَا bimā dengan apa شَآءَ ۚ shāa Dia kehendaki وَسِعَ wasiʿa luas/meliputi كُرْسِيُّهُ kur'siyyuhu kekuasaanNya ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ ۖ wal-arḍa dan bumi وَلَا walā dan tidak يَـُٔودُهُۥ yaūduhu Dia merasa berat حِفْظُهُمَا ۚ ḥif'ẓuhumā memelihara keduanya وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلْعَلِىُّ l-ʿaliyu Maha Tinggi ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu Maha Besar 255
Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi1 Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
ءَامَنَ āmana telah beriman ٱلرَّسُولُ l-rasūlu Rasul-Rasul بِمَآ bimā kepada apa أُنزِلَ unzila diturunkan إِلَيْهِ ilayhi kepadanya مِن min dari رَّبِّهِۦ rabbihi Tuhannya وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ wal-mu'minūna dan orang-orang mukmin كُلٌّ kullun semuanya ءَامَنَ āmana beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَمَلَـٰٓئِكَتِهِۦ wamalāikatihi dan Malaikat-MalaikatNya وَكُتُبِهِۦ wakutubihi dan Kitab-KitabNya وَرُسُلِهِۦ warusulihi dan Rasul-RasulNya لَا lā tidak نُفَرِّقُ nufarriqu kami membeda-bedakan بَيْنَ bayna diantara أَحَدٍۢ aḥadin seorang مِّن min dari رُّسُلِهِۦ ۚ rusulihi rasul-rasulNya وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata سَمِعْنَا samiʿ'nā kami dengar وَأَطَعْنَا ۖ wa-aṭaʿnā dan kami taat غُفْرَانَكَ ghuf'rānaka ampunan-Mu رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami وَإِلَيْكَ wa-ilayka dan kepada Engkau ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali 285
Rasul telah beriman kepada Al-Qur`ān yang diturunkan kepadanya dari Tuhan-nya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan, "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa), "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkau-lah tempat kembali".
لَا lā tidak يُكَلِّفُ yukallifu membebani ٱللَّهُ l-lahu Allah نَفْسًا nafsan seseorang إِلَّا illā melainkan وُسْعَهَا ۚ wus'ʿahā kesanggupannya لَهَا lahā baginya مَا mā apa كَسَبَتْ kasabat usahakan وَعَلَيْهَا waʿalayhā dan atasnya مَا mā apa ٱكْتَسَبَتْ ۗ ik'tasabat kerjakan رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami لَا lā janganlah تُؤَاخِذْنَآ tuākhidh'nā Engkau hukum kami إِن in jika نَّسِينَآ nasīnā kami lupa أَوْ aw atau أَخْطَأْنَا ۚ akhṭanā kami bersalah رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami وَلَا walā dan janganlah تَحْمِلْ taḥmil Engkau bebankan عَلَيْنَآ ʿalaynā atas kami إِصْرًۭا iṣ'ran yang berat كَمَا kamā sebagaimana حَمَلْتَهُۥ ḥamaltahu Engkau bebankannya عَلَى ʿalā atas ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang مِن min dari قَبْلِنَا ۚ qablinā sebelum kami رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami وَلَا walā dan jangan تُحَمِّلْنَا tuḥammil'nā Engkau pikulkan pada kami مَا mā apa لَا lā tidak طَاقَةَ ṭāqata sanggup لَنَا lanā bagi kami بِهِۦ ۖ bihi dengannya وَٱعْفُ wa-uʿ'fu dan maafkanlah عَنَّا ʿannā dari kami وَٱغْفِرْ wa-igh'fir dan ampunilah لَنَا lanā bagi kami وَٱرْحَمْنَآ ۚ wa-ir'ḥamnā dan rahmatilah kami أَنتَ anta Engkau مَوْلَىٰنَا mawlānā penolong kami فَٱنصُرْنَا fa-unṣur'nā maka tolonglah kami عَلَى ʿalā atas/terhadap ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir 286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkau-lah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
قُلْ qul katakanlah هُوَ huwa Dia ٱللَّهُ l-lahu Allah أَحَدٌ aḥadun Esa 1
Katakanlah, "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.
قُلْ qul katakanlah أَعُوذُ aʿūdhu aku berlindung بِرَبِّ birabbi Tuhan/Pemelihara ٱلْفَلَقِ l-falaqi subuh 1
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
قُلْ qul katakanlah أَعُوذُ aʿūdhu aku berlindung بِرَبِّ birabbi Tuhannya ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia 1
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.