Tilawahku
Masuk
۞

Juz 17

Al-Anbya (1-112), Al-Hajj (1-78)

ٱقْتَرَبَ iq'taraba telah dekat لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi/kepada manusia حِسَابُهُمْ ḥisābuhum perhitungan mereka وَهُمْ wahum dan/sedang mereka فِى dalam غَفْلَةٍۢ ghaflatin kelalaian مُّعْرِضُونَ muʿ'riḍūna orang-orang yang berpaling 1

Telah dekat kepada manusia hari menghisab segala amalan mereka, sedang mereka berada dalam kelalaian lagi berpaling (darinya).

مَا tidak يَأْتِيهِم yatīhim datang kepada mereka مِّن min dari ذِكْرٍۢ dhik'rin peringatan/ayat مِّن min dari رَّبِّهِم rabbihim Tuhan mereka مُّحْدَثٍ muḥ'dathin yang baru إِلَّا illā melainkan ٱسْتَمَعُوهُ is'tamaʿūhu mereka mendengarkannya وَهُمْ wahum dan/sedang mereka يَلْعَبُونَ yalʿabūna mereka mempermain-mainkan 2

Tidak datang kepada mereka suatu ayat Al-Qur`ān pun yang baru (di-turunkan) dari Tuhan mereka, melainkan mereka mendengarnya, sedang mereka bermain-main,

لَاهِيَةًۭ lāhiyatan dalam keadaan lalai قُلُوبُهُمْ ۗ qulūbuhum hati mereka وَأَسَرُّوا۟ wa-asarrū dan mereka merahasiakan ٱلنَّجْوَى l-najwā pembicaraan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim هَلْ hal apakah/bukankah هَـٰذَآ hādhā ini إِلَّا illā melainkan/hanyalah بَشَرٌۭ basharun seorang manusia مِّثْلُكُمْ ۖ mith'lukum seperti kamu أَفَتَأْتُونَ afatatūna apakah kamu datang/menerima ٱلسِّحْرَ l-siḥ'ra sihir وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu melihat 3

(lagi) hati mereka dalam keadaan lalai. Dan mereka yang zalim itu merahasiakan pembicaraan mereka, "Orang ini tidak lain hanyalah seorang manusia (jua) seperti kamu, maka apakah kamu menerima sihir itu 1 padahal kamu menyaksikannya?"

قَالَ qāla dia berkata رَبِّى rabbī Tuhanku يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui ٱلْقَوْلَ l-qawla perkataan فِى di ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi وَهُوَ wahuwa dan dia ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui 4

Berkatalah Muhammad (kepada mereka), "Tuhan-ku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".

بَلْ bal bahkan قَالُوٓا۟ qālū mereka mengatakan أَضْغَـٰثُ aḍghāthu campur aduk/kalut أَحْلَـٰمٍۭ aḥlāmin mimpi-mimpi بَلِ bali bahkan ٱفْتَرَىٰهُ if'tarāhu diada-adakannya بَلْ bal bahkan هُوَ huwa dia شَاعِرٌۭ shāʿirun seorang sya'ir فَلْيَأْتِنَا falyatinā maka hendaknya dia mendatangkan kepada kita بِـَٔايَةٍۢ biāyatin dengan ayat/mu'jizat كَمَآ kamā sebagaimana أُرْسِلَ ur'sila diutus ٱلْأَوَّلُونَ l-awalūna terdahulu 5

Bahkan, mereka berkata (pula), "(Al-Qur`ān itu adalah) mimpi-mimpi yang kalut, malah diada-adakannya, bahkan dia sendiri seorang penyair, maka hendaknya ia mendatangkan kepada kita suatu mukjizat sebagaimana rasul-rasul yang telah lalu diutus".

مَآ tidak ada ءَامَنَتْ āmanat yang beriman قَبْلَهُم qablahum sebelum mereka مِّن min dari قَرْيَةٍ qaryatin sesuatu negeri أَهْلَكْنَـٰهَآ ۖ ahlaknāhā Kami telah membinasakannya أَفَهُمْ afahum apakah maka mereka يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman 6

Tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman yang Kami telah membinasakannya sebeIum mereka, maka apakah mereka akan beriman 1?

وَمَآ wamā dan tidak أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus قَبْلَكَ qablaka sebelum kamu إِلَّا illā melainkan رِجَالًۭا rijālan orang-orang lelaki نُّوحِىٓ nūḥī Kami beri wahyu إِلَيْهِمْ ۖ ilayhim kepada mereka فَسْـَٔلُوٓا۟ fasalū maka tanyakan olehmu sekalian أَهْلَ ahla ahli ٱلذِّكْرِ l-dhik'ri ilmu إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah لَا kamu tidak تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui 7

Kami tiada mengutus rasul-rasul sebelum kamu (Muhammad), melainkan beberapa orang-laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui.

وَمَا wamā dan tidak جَعَلْنَـٰهُمْ jaʿalnāhum Kami jadikan mereka جَسَدًۭا jasadan tubuh-tubuh لَّا tidak يَأْكُلُونَ yakulūna mereka memakan ٱلطَّعَامَ l-ṭaʿāma makanan وَمَا wamā dan tidak كَانُوا۟ kānū adalah mereka خَـٰلِدِينَ khālidīna orang-orang yang kekal 8

Dan tidaklah Kami jadikan mereka tubuh-tubuh yang tiada memakan makanan dan tidak (pula) mereka itu orang-orang yang kekal.

ثُمَّ thumma kemudian صَدَقْنَـٰهُمُ ṣadaqnāhumu Kami benarkan/tepati mereka ٱلْوَعْدَ l-waʿda janji فَأَنجَيْنَـٰهُمْ fa-anjaynāhum maka Kami selamatkan mereka وَمَن waman dan orang نَّشَآءُ nashāu Kami kehendaki وَأَهْلَكْنَا wa-ahlaknā dan Kami binasakan ٱلْمُسْرِفِينَ l-mus'rifīna orang-orang yang melampaui batas 9

Kemudian, Kami tepati janji (yang telah Kami janjikan) kepada mereka. Maka Kami selamatkan mereka dan orang-orang yang Kami kehendaki dan Kami binasakan orang-orang yang melampaui batas.

لَقَدْ laqad sesungguhnya أَنزَلْنَآ anzalnā Kami telah turunkan إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu كِتَـٰبًۭا kitāban sebuah kitab فِيهِ fīhi didalamnya ذِكْرُكُمْ ۖ dhik'rukum peringatan/pelajaran bagimu أَفَلَا afalā apakah maka tidak تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal 10

Sesungguhnya telah Kami turunkan kepada kamu sebuah kitab yang di dalamnya terdapat sebab-sebab kemuliaan bagimu. Maka apakah kamu tiada memahaminya?

وَكَمْ wakam dan berapa banyak قَصَمْنَا qaṣamnā Kami telah binasakan مِن min dari قَرْيَةٍۢ qaryatin negeri-negeri كَانَتْ kānat adalah ia ظَالِمَةًۭ ẓālimatan zalim وَأَنشَأْنَا wa-anshanā dan Kami tumbuhkan/adakan بَعْدَهَا baʿdahā sesudahnya (mereka itu) قَوْمًا qawman kaum ءَاخَرِينَ ākharīna yang lain 11

Dan berapa banyaknya (penduduk) negeri yang zalim yang teIah Kami binasakan dan Kami adakan sesudah mereka itu kaum yang lain (sebagai penggantinya).

فَلَمَّآ falammā maka setelah أَحَسُّوا۟ aḥassū mereka merasakan بَأْسَنَآ basanā hukuman/azab kami إِذَا idhā tatkala/tiba-tiba هُم hum mereka مِّنْهَا min'hā dari padanya يَرْكُضُونَ yarkuḍūna mereka lari tergesa-gesa 12

Maka tatkala mereka merasakan azab Kami, tiba-tiba mereka melarikan diri dari negerinya.

لَا janganlah تَرْكُضُوا۟ tarkuḍū kamu lari tergesa-gesa وَٱرْجِعُوٓا۟ wa-ir'jiʿū dan kembalilah إِلَىٰ ilā kepada مَآ apa أُتْرِفْتُمْ ut'rif'tum kami hidup mewah فِيهِ fīhi didalamnya وَمَسَـٰكِنِكُمْ wamasākinikum dan tempat tinggal kamu لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تُسْـَٔلُونَ tus'alūna kamu ditanya 13

Janganlah kamu lari tergesa-gesa; kembalilah kamu kepada nikmat yang telah kamu rasakan dan kepada tempat-tempat kediamanmu (yang baik) supaya kamu ditanya 1.

قَالُوا۟ qālū mereka berkata يَـٰوَيْلَنَآ yāwaylanā betapa celakanya kami إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang zalim 14

Mereka berkata, "Aduhai, celaka kami; sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zaIim".

فَمَا famā maka زَالَت zālat senantiasa/tetap تِّلْكَ til'ka itulah/demikianlah دَعْوَىٰهُمْ daʿwāhum seruan/keluhan mereka حَتَّىٰ ḥattā sehingga جَعَلْنَـٰهُمْ jaʿalnāhum Kami jadikan mereka حَصِيدًا ḥaṣīdan ketam/tuai خَـٰمِدِينَ khāmidīna padam/tak dapat hidup lagi 15

Maka tetaplah demikian keluhan mereka sehingga Kami jadikan mereka sebagai tanaman yang telah dituai yang tidak dapat hidup lagi.

وَمَا wamā dan Kami خَلَقْنَا khalaqnā tidak menciptakan ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi وَمَا wamā dan apa-apa بَيْنَهُمَا baynahumā antara keduanya لَـٰعِبِينَ lāʿibīna bermain-main 16

Dan tidaklah Kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dengan bermain-main 1.

لَوْ law sekiranya أَرَدْنَآ aradnā Kami menghendaki أَن an bahwa نَّتَّخِذَ nattakhidha Kami mengambil/menjadikan لَهْوًۭا lahwan permainan لَّٱتَّخَذْنَـٰهُ la-ittakhadhnāhu tentu Kami mengambil/menjadikannya مِن min dari لَّدُنَّآ ladunnā sisi Kami إِن in jika كُنَّا kunnā Kami adalah فَـٰعِلِينَ fāʿilīna berbuat 17

Sekiranya Kami hendak membuat sesuatu permainan (istri dan anak), tentulah Kami membuatnya dari sisi Kami 1. Jika Kami menghendaki berbuat demikian, (tentulah Kami telah melakukannya).

بَلْ bal bahkan/tetapi نَقْذِفُ naqdhifu Kami melemparkan بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan yang hak عَلَى ʿalā atas ٱلْبَـٰطِلِ l-bāṭili yang batil فَيَدْمَغُهُۥ fayadmaghuhu menghancurkannya فَإِذَا fa-idhā maka ia هُوَ huwa dia (yang batil) زَاهِقٌۭ ۚ zāhiqun lenyap وَلَكُمُ walakumu dan bagimu ٱلْوَيْلُ l-waylu kecelakaan مِمَّا mimmā dari apa/dengan sebab تَصِفُونَ taṣifūna kamu mensifatkan 18

Sebenarnya, Kami melontarkan yang hak kepada yang batil, lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya).

وَلَهُۥ walahu dan bagi-Nya مَن man orang/segala apa فِى di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan dibumi وَمَنْ waman dan orang (malaikat) عِندَهُۥ ʿindahu disisi-Nya لَا tidak يَسْتَكْبِرُونَ yastakbirūna mereka sombong عَنْ ʿan dari/untuk عِبَادَتِهِۦ ʿibādatihi menyembah-Nya وَلَا walā dan tidak يَسْتَحْسِرُونَ yastaḥsirūna mereka merasa letih 19

Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.

يُسَبِّحُونَ yusabbiḥūna mereka bertasbih ٱلَّيْلَ al-layla malam وَٱلنَّهَارَ wal-nahāra dan siang لَا tidak يَفْتُرُونَ yafturūna mereka diam/henti-hentinya 20

Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.

أَمِ ami ataukah/apakah ٱتَّخَذُوٓا۟ ittakhadhū mereka mengambil/menjadikan ءَالِهَةًۭ ālihatan tuhan-tuhan مِّنَ mina dari ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi هُمْ hum mereka (tuhan-tuhan) يُنشِرُونَ yunshirūna dapat menghidupkan 21

Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)?

لَوْ law sekiranya كَانَ kāna ada فِيهِمَآ fīhimā diantara keduanya ءَالِهَةٌ ālihatun tuhan-tuhan إِلَّا illā selain ٱللَّهُ l-lahu Allah لَفَسَدَتَا ۚ lafasadatā tentu keduanya rusak binasa فَسُبْحَـٰنَ fasub'ḥāna maka Maha Suci ٱللَّهِ l-lahi Allah رَبِّ rabbi Tuhan/memelihara/mempunyai ٱلْعَرْشِ l-ʿarshi 'Arsyi عَمَّا ʿammā dari apa يَصِفُونَ yaṣifūna mereka sifatkan 22

Sekiranya, ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai arasy daripada apa yang mereka sifatkan.

لَا tidak/tidaklah يُسْـَٔلُ yus'alu Dia ditanya عَمَّا ʿammā dari apa يَفْعَلُ yafʿalu Dia berbuat وَهُمْ wahum dan/tetapi mereka يُسْـَٔلُونَ yus'alūna mereka akan ditanya 23

Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya dan merekalah yang akan ditanyai.

أَمِ ami ataukah ٱتَّخَذُوا۟ ittakhadhū mereka mengambil مِن min dari دُونِهِۦٓ dūnihi selain-Nya ءَالِهَةًۭ ۖ ālihatan tuhan-tuhan قُلْ qul katakanlah هَاتُوا۟ hātū unjukkan/kemukakan بُرْهَـٰنَكُمْ ۖ bur'hānakum bukti-bukti/alasan-alasanmu هَـٰذَا hādhā ini ذِكْرُ dhik'ru peringatan مَن man orang-orang مَّعِىَ maʿiya bersamaku وَذِكْرُ wadhik'ru dan peringatan مَن man orang-orang قَبْلِى ۗ qablī sebelumku بَلْ bal bahkan/tetapi أَكْثَرُهُمْ aktharuhum kebanyakan mereka لَا tidak يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui ٱلْحَقَّ ۖ l-ḥaqa yang hak فَهُم fahum maka mereka مُّعْرِضُونَ muʿ'riḍūna orang-orang yang berpaling 24

Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan selain-Nya? Katakanlah, "Unjukkanlah hujahmu! (Al-Qur`ān) ini adalah peringatan bagi orang-orang yang bersamaku dan peringatan bagi orang-orang yang sebelumku 1". Sebenarnya, kebanyakan mereka tiada mengetahui yang hak karena itu mereka berpaling.

وَمَآ wamā dan Kami أَرْسَلْنَا arsalnā tidak mengutus مِن min dari قَبْلِكَ qablika sebelum kamu مِن min dari رَّسُولٍ rasūlin seorang Rasul إِلَّا illā melainkan نُوحِىٓ nūḥī Kami wahyukan إِلَيْهِ ilayhi kepadanya أَنَّهُۥ annahu bahwasanya لَآ tidak ada إِلَـٰهَ ilāha tuhan إِلَّآ illā melainkan أَنَا۠ anā Aku فَٱعْبُدُونِ fa-uʿ'budūni maka sembahlah Aku 25

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku".

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata ٱتَّخَذَ ittakhadha mengambil ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih وَلَدًۭا ۗ waladan anak سُبْحَـٰنَهُۥ ۚ sub'ḥānahu Maha Suci Dia بَلْ bal bahkan/tetapi عِبَادٌۭ ʿibādun hamba-hamba مُّكْرَمُونَ muk'ramūna mereka dimuliakan 26

Dan mereka berkata, "Tuhan Yang Maha Pemurah telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah. Sebenarnya, (malaikat-malaikat itu) adalah hamba-hamba yang dimuliakan 1,

لَا tidak يَسْبِقُونَهُۥ yasbiqūnahu mereka mendahuluinya بِٱلْقَوْلِ bil-qawli dengan perkataan وَهُم wahum dan mereka بِأَمْرِهِۦ bi-amrihi dengan perintah-Nya يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka mengerjakan 27

mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya.

يَعْلَمُ yaʿlamu (Allah) mengetahui مَا apa-apa بَيْنَ bayna diantara أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka وَمَا wamā dan apa-apa خَلْفَهُمْ khalfahum dibelakang mereka وَلَا walā dan tidak يَشْفَعُونَ yashfaʿūna mereka memberi syafa'at إِلَّا illā melainkan لِمَنِ limani kepada orang ٱرْتَضَىٰ ir'taḍā Dia meridai وَهُم wahum dan mereka مِّنْ min dari خَشْيَتِهِۦ khashyatihi takut kepada-Nya مُشْفِقُونَ mush'fiqūna mereka selalu berhati-hati 28

Allah mengetahui segala sesuatu yang di hadapan mereka (malaikat) dan yang di belakang mereka dan mereka tiada memberi syafaat 1, melainkan kepada orang yang diridai Allah dan mereka itu selalu berhati-hati karena takut kepada-Nya.

۞ وَمَن waman dan barang siapa يَقُلْ yaqul mengatakan مِنْهُمْ min'hum diantara mereka إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku إِلَـٰهٌۭ ilāhun Tuhan مِّن min dari دُونِهِۦ dūnihi selain Dia فَذَٰلِكَ fadhālika maka demikian/orang itu نَجْزِيهِ najzīhi Kami membalasnya جَهَنَّمَ ۚ jahannama neraka Jahannam كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang zalim 29

Dan barang siapa di antara mereka mengatakan, "Sesungguhnya Aku adalah tuhan, selain dari Allah", maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahanam; demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim.

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak يَرَ yara melihat ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar أَنَّ anna bahwasanya ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi كَانَتَا kānatā adalah keduanya رَتْقًۭا ratqan berpadu فَفَتَقْنَـٰهُمَا ۖ fafataqnāhumā lalu Kami belah/pisahkan keduanya وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan مِنَ mina dari ٱلْمَآءِ l-māi air كُلَّ kulla tiap-tiap/segala شَىْءٍ shayin sesuatu حَىٍّ ۖ ḥayyin yang hidup أَفَلَا afalā apakah maka tidak يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman 30

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air, Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan telah Kami jadikan فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi رَوَٰسِىَ rawāsiya gunung-gunung أَن an bahwa/supaya تَمِيدَ tamīda bergoncang بِهِمْ bihim dengan mereka وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan telah Kami jadikan فِيهَا fīhā didalamnya (bumi) فِجَاجًۭا fijājan jalan diantara dua gunung/beberapa jurusan سُبُلًۭا subulan jalan-jalan لَّعَلَّهُمْ laʿallahum supaya mereka يَهْتَدُونَ yahtadūna mereka mendapat petunjuk 31

Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) guncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas agar mereka mendapat petunjuk.

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan telah kami jadikan ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit سَقْفًۭا saqfan atap مَّحْفُوظًۭا ۖ maḥfūẓan terjaga/terpelihara وَهُمْ wahum dan/sedang mereka عَنْ ʿan dari ءَايَـٰتِهَا āyātihā tanda-tanda padanya مُعْرِضُونَ muʿ'riḍūna orang-orang yang berpaling 32

Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara 1, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.

وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa telah menciptakan ٱلَّيْلَ al-layla malam وَٱلنَّهَارَ wal-nahāra dan siang وَٱلشَّمْسَ wal-shamsa dan matahari وَٱلْقَمَرَ ۖ wal-qamara dan bulan كُلٌّۭ kullun tiap-tiap/masing-masing فِى dalam فَلَكٍۢ falakin garis edar يَسْبَحُونَ yasbaḥūna mereka beredar 33

Dan Dia-lah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.

وَمَا wamā dan tidaklah جَعَلْنَا jaʿalnā kami menjadikan لِبَشَرٍۢ libasharin bagi seorang manusia مِّن min dari قَبْلِكَ qablika sebelum kamu ٱلْخُلْدَ ۖ l-khul'da kekal أَفَإِي۟ن afa-in apakah jika مِّتَّ mitta kamu mati فَهُمُ fahumu maka mereka ٱلْخَـٰلِدُونَ l-khālidūna orang-orang yang kekal 34

Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusia pun sebelum kamu (Muhammad), maka jikalau kamu mati, apakah mereka akan kekal?

كُلُّ kullu tiap-tiap نَفْسٍۢ nafsin jiwa ذَآئِقَةُ dhāiqatu merasakan ٱلْمَوْتِ ۗ l-mawti mati وَنَبْلُوكُم wanablūkum dan Kami menguji kamu بِٱلشَّرِّ bil-shari dengan keburukan وَٱلْخَيْرِ wal-khayri dan kebaikan فِتْنَةًۭ ۖ fit'natan cobaan/fitnah وَإِلَيْنَا wa-ilaynā dan kepada Kami تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan 35

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.

وَإِذَا wa-idhā dan apakah رَءَاكَ raāka melihat kamu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar إِن in tidak lain يَتَّخِذُونَكَ yattakhidhūnaka mereka membuat kamu إِلَّا illā hanyalah هُزُوًا huzuwan main-main/olok-olok أَهَـٰذَا ahādhā inikah ٱلَّذِى alladhī yang/orang يَذْكُرُ yadhkuru menyebut/mencela ءَالِهَتَكُمْ ālihatakum Tuhan-Tuhanmu وَهُم wahum dan/sedang mereka بِذِكْرِ bidhik'ri dengan menyebut ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Maha Pengasih هُمْ hum mereka كَـٰفِرُونَ kāfirūna orang-orang yang ingkar 36

Dan apabila orang-orang kafir itu melihat kamu, mereka hanya membuat kamu menjadi olok-olok. (Mereka mengatakan), "Apakah ini orang yang mencela tuhan-Tuhan-mu?" Padahal mereka adaIah orang-orang yang ingkar mengingat Allah Yang Maha Pemurah.

خُلِقَ khuliqa telah diciptakan ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia مِنْ min dari عَجَلٍۢ ۚ ʿajalin tergesa-gesa سَأُو۟رِيكُمْ sa-urīkum akan Ku perlihatkan kepadamu ءَايَـٰتِى āyātī tanda-tanda-Ku فَلَا falā maka janganlah تَسْتَعْجِلُونِ tastaʿjilūni kamu minta disegerakan 37

Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera.

وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata مَتَىٰ matā kapankah هَـٰذَا hādhā ini ٱلْوَعْدُ l-waʿdu janji (ancaman) إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar 38

Mereka berkata, "Kapankah janji itu akan datang, jika kamu sekaIian adalah orang-orang yang benar?"

لَوْ law seandainya يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar حِينَ ḥīna diwaktu لَا tidak يَكُفُّونَ yakuffūna mereka dapat menahan/mengelakkan عَن ʿan dari وُجُوهِهِمُ wujūhihimu muka-muka mereka ٱلنَّارَ l-nāra api neraka وَلَا walā dan tidak عَن ʿan dari ظُهُورِهِمْ ẓuhūrihim punggung-punggung mereka وَلَا walā dan tidak هُمْ hum mereka يُنصَرُونَ yunṣarūna mereka mendapat pertolongan 39

Andaikata orang-orang kafir itu mengetahui, waktu (di mana) mereka itu tidak mampu mengelakkan api neraka dari muka mereka dan (tidak pula) dari punggung mereka, sedang mereka (tidak pula) mendapat pertolongan, (tentulah mereka tiada meminta disegerakan).

بَلْ bal bahkan/tetapi تَأْتِيهِم tatīhim ia akan datang kepada mereka بَغْتَةًۭ baghtatan dengan tiba-tiba فَتَبْهَتُهُمْ fatabhatuhum lalu ia membingungkan mereka فَلَا falā maka tidak يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka kuasa/mampu رَدَّهَا raddahā menolaknya وَلَا walā dan tidak هُمْ hum mereka يُنظَرُونَ yunẓarūna mereka diberi tangguh 40

Sebenarnya (azab) itu akan datang kepada mereka dengan sekonyong-konyong, lalu membuat mereka menjadi panik, maka mereka tidak sanggup menolaknya dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.

وَلَقَدِ walaqadi dan sesungguhnya ٱسْتُهْزِئَ us'tuh'zi-a telah diperolok-olok بِرُسُلٍۢ birusulin dengan beberapa Rsul مِّن min dari قَبْلِكَ qablika sebelum kamu فَحَاقَ faḥāqa maka mengepung بِٱلَّذِينَ bi-alladhīna dengan orang-orang yang سَخِرُوا۟ sakhirū (mereka) mengejek مِنْهُم min'hum diantara mereka مَّا apa (azab) كَانُوا۟ kānū adalah mereka بِهِۦ bihi dengannya يَسْتَهْزِءُونَ yastahziūna mereka memperolok-olokan 41

Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa orang rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang yang mencemoohkan rasul-rasul itu azab yang selalu mereka perolok-olokkan.

قُلْ qul katakanlah مَن man siapakah يَكْلَؤُكُم yakla-ukum melindungi/memelihara kamu بِٱلَّيْلِ bi-al-layli diwaktu malam وَٱلنَّهَارِ wal-nahāri dan siang hari مِنَ mina dari ٱلرَّحْمَـٰنِ ۗ l-raḥmāni Maha Pengasih بَلْ bal bahkan هُمْ hum mereka عَن ʿan dari ذِكْرِ dhik'ri mengingat رَبِّهِم rabbihim Tuhan mereka مُّعْرِضُونَ muʿ'riḍūna orang-orang yang berpaling 42

Katakanlah, "Siapakah yang dapat memelihara kamu di waktu malam dan siang hari selain (Allah) Yang Maha Pemurah?" Sebenarnya, mereka adalah orang-orang yang berpaling dari mengingati Tuhan mereka.

أَمْ am ataukah لَهُمْ lahum bagi mereka ءَالِهَةٌۭ ālihatun tuhan-tuhan تَمْنَعُهُم tamnaʿuhum mencegah/melindungi mereka مِّن min dari دُونِنَا ۚ dūninā selain kami لَا tidak يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka sanggup/mampu نَصْرَ naṣra menolong أَنفُسِهِمْ anfusihim diri mereka sendiri وَلَا walā dan tidak هُم hum mereka مِّنَّا minnā dari pada Kami يُصْحَبُونَ yuṣ'ḥabūna mereka dibela/ditolong 43

Atau adakah mereka mempunyai tuhan-tuhan yang dapat memelihara mereka dari (azab) Kami. Tuhan-tuhan itu tidak sanggup menolong diri mereka sendiri dan tidak (pula) mereka dilindungi dari (azab) Kami itu?

بَلْ bal bahkan مَتَّعْنَا mattaʿnā Kami telah memberi kesenangan هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka وَءَابَآءَهُمْ waābāahum dan bapak-bapak mereka حَتَّىٰ ḥattā sehingga طَالَ ṭāla panjang عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka ٱلْعُمُرُ ۗ l-ʿumuru umur أَفَلَا afalā apakah maka tidak يَرَوْنَ yarawna mereka melihat أَنَّا annā bahwasanya Kami نَأْتِى natī Kami mendatangi ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi/negeri نَنقُصُهَا nanquṣuhā Kami menguranginya مِنْ min dari أَطْرَافِهَآ ۚ aṭrāfihā ujungnya/segala penjuru أَفَهُمُ afahumu apakah maka mereka ٱلْغَـٰلِبُونَ l-ghālibūna orang-orang yang mengalahkan/menang 44

Sebenarnya, Kami telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan (hidup di dunia) hingga panjanglah umur mereka. Maka apakah mereka tidak melihat bahwasanya Kami mendatangi negeri (orang kafir), lalu Kami kurangi luasnya dari segala penjurunya. Maka apakah mereka yang menang?

قُلْ qul katakanlah إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah أُنذِرُكُم undhirukum aku memberi peringatan kepadamu بِٱلْوَحْىِ ۚ bil-waḥyi dengan wahyu وَلَا walā dan tidak يَسْمَعُ yasmaʿu mendengar ٱلصُّمُّ l-ṣumu orang yang tuli ٱلدُّعَآءَ l-duʿāa du'a/seruan إِذَا idhā apabila مَا apa-apa يُنذَرُونَ yundharūna mereka diberi peringatan 45

Katakanlah (hai Muhammad), "Sesungguhnya aku hanya memberi peringatan kepada kamu sekalian dengan wahyu dan tiadalah orang-orang yang tuli mendengar seruan, apabila mereka diberi peringatan"

وَلَئِن wala-in dan jika مَّسَّتْهُمْ massathum menimpa mereka نَفْحَةٌۭ nafḥatun hembusan (sedikit) مِّنْ min dari عَذَابِ ʿadhābi azab رَبِّكَ rabbika Tuhanmu لَيَقُولُنَّ layaqūlunna tentulah mereka berkata يَـٰوَيْلَنَآ yāwaylanā betapa celakanya kami إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang zalim 46

Dan sesungguhnya, jika mereka ditimpa sedikit saja dari azab Tuhan-mu, pastilah mereka berkata, "Aduhai, celakalah kami, bahwasanya kami adalah orang yang menganiaya diri sendiri".

وَنَضَعُ wanaḍaʿu dan Kami akan meletakan ٱلْمَوَٰزِينَ l-mawāzīna timbangan ٱلْقِسْطَ l-qis'ṭa benar/adil لِيَوْمِ liyawmi pada hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat فَلَا falā maka tidak تُظْلَمُ tuẓ'lamu dianiaya/dikurangi نَفْسٌۭ nafsun jiwa/seseorang شَيْـًۭٔا ۖ shayan sedikitpun وَإِن wa-in dan jika كَانَ kāna ada مِثْقَالَ mith'qāla seberat حَبَّةٍۢ ḥabbatin biji مِّنْ min dari خَرْدَلٍ khardalin sawi أَتَيْنَا ataynā Kami datangkan بِهَا ۗ bihā dengannya وَكَفَىٰ wakafā dan cukuplah بِنَا binā dengan Kami حَـٰسِبِينَ ḥāsibīna membuat perhitungan 47

Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun, pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah datangkan/memberikan مُوسَىٰ mūsā Musa وَهَـٰرُونَ wahārūna dan Harun ٱلْفُرْقَانَ l-fur'qāna Al Furqan/pembeda وَضِيَآءًۭ waḍiyāan dan cahaya/penerangan وَذِكْرًۭا wadhik'ran dan peringatan/pengajaran لِّلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertakwa 48

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa dan Hārūn Kitab Taurat dan penerangan serta pengajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يَخْشَوْنَ yakhshawna (mereka) takut رَبَّهُم rabbahum Tuhan mereka بِٱلْغَيْبِ bil-ghaybi dengan yang gaib (tidak melihat-Nya) وَهُم wahum dan mereka مِّنَ mina dari ٱلسَّاعَةِ l-sāʿati hari kiamat مُشْفِقُونَ mush'fiqūna mereka merasa takut 49

(yaitu) orang-orang yang takut akan (azab) Tuhan mereka, sedang mereka tidak melihat-Nya dan mereka merasa takut akan (tibanya) hari kiamat.

وَهَـٰذَا wahādhā dan ini ذِكْرٌۭ dhik'run peringatan/pengajaran مُّبَارَكٌ mubārakun penuh dengan keberkahan أَنزَلْنَـٰهُ ۚ anzalnāhu telah Kami turunkannya أَفَأَنتُمْ afa-antum apakah maka kamu لَهُۥ lahu padanya مُنكِرُونَ munkirūna orang-orang yang mengingkari 50

Dan Al-Qur`ān ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapakah kamu mengingkarinya?

۞ وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya ءَاتَيْنَآ ātaynā telah Kami datangkan/berikan إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim رُشْدَهُۥ rush'dahu petunjuk/pimpinan مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum وَكُنَّا wakunnā dan adalah Kami بِهِۦ bihi dengannya/padanya عَـٰلِمِينَ ʿālimīna mengetahui 51

Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrāhīm hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Hārūn) 1 dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.

إِذْ idh ketika قَالَ qāla (Ibrahim) berkata لِأَبِيهِ li-abīhi kepada ayahnya وَقَوْمِهِۦ waqawmihi dan kaumnya مَا apakah هَـٰذِهِ hādhihi ini ٱلتَّمَاثِيلُ l-tamāthīlu patung-patung ٱلَّتِىٓ allatī yang gambar-gambar أَنتُمْ antum kamu لَهَا lahā kepadanya عَـٰكِفُونَ ʿākifūna orang-orang yang tekun 52

(Ingatlah) ketika Ibrāhīm berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadat kepadanya?"

قَالُوا۟ qālū mereka berkata وَجَدْنَآ wajadnā kami dapati ءَابَآءَنَا ābāanā bapak-bapak kami لَهَا lahā kepadanya عَـٰبِدِينَ ʿābidīna orang-orang yang menyembah 53

Mereka menjawab, "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya".

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata لَقَدْ laqad sesungguhnya كُنتُمْ kuntum kalian adalah أَنتُمْ antum kamu وَءَابَآؤُكُمْ waābāukum dan bapak-bapak kamu فِى dalam ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata 54

Ibrāhīm berkata, "Sesungguhnya kamu dan bapak-bapakmu berada dalam kesesatan yang nyata".

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata أَجِئْتَنَا aji'tanā apakah kamu datang kepada kami بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar/sungguh-sungguh أَمْ am ataukah أَنتَ anta kamu مِنَ mina dari/termasuk ٱللَّـٰعِبِينَ l-lāʿibīna orang yang bermain-main 55

Mereka menjawab, "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main 1?"

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata بَل bal bahkan/sebenarnya رَّبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian رَبُّ rabbu Tuhan/pemelihara ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi ٱلَّذِى alladhī yang فَطَرَهُنَّ faṭarahunna menciptakan mereka (langit dan bumi) وَأَنَا۠ wa-anā dan aku عَلَىٰ ʿalā atas ذَٰلِكُم dhālikum yang demikian itu مِّنَ mina dari/termasuk ٱلشَّـٰهِدِينَ l-shāhidīna orang-orang yang menyaksikan 56

Ibrāhīm berkata, "Sebenarnya, Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi yang telah menciptakannya dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu".

وَتَٱللَّهِ watal-lahi dan demi Allah لَأَكِيدَنَّ la-akīdanna sungguh aku akan membuat tipu daya أَصْنَـٰمَكُم aṣnāmakum berhala-berhalamu بَعْدَ baʿda sesudah أَن an bahwa تُوَلُّوا۟ tuwallū kamu berpaling مُدْبِرِينَ mud'birīna kebelakang 57

Demi Allah, sesungguhnya aku akan melakukan tipu daya terhadap berhala-berhalamu sesudah kamu pergi meninggalkannya.1

فَجَعَلَهُمْ fajaʿalahum maka dia menjadikan mereka جُذَٰذًا judhādhan hancur berpotong-potong إِلَّا illā kecuali كَبِيرًۭا kabīran yang terbesar لَّهُمْ lahum bagi mereka لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka إِلَيْهِ ilayhi kepadanya يَرْجِعُونَ yarjiʿūna mereka kembali 58

Maka Ibrāhīm membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

قَالُوا۟ qālū mereka berkata مَن man siapa فَعَلَ faʿala melakukan هَـٰذَا hādhā ini بِـَٔالِهَتِنَآ biālihatinā dengan/terhadap tuhan-tuhan kita إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia لَمِنَ lamina sungguh termasuk ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim 59

Mereka berkata, "Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami; sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata سَمِعْنَا samiʿ'nā kami mendengar فَتًۭى fatan seorang pemuda يَذْكُرُهُمْ yadhkuruhum dia menyebut/mencela mereka يُقَالُ yuqālu dikatakan (bernama) لَهُۥٓ lahu baginya إِبْرَٰهِيمُ ib'rāhīmu Ibrahim 60

Mereka berkata, "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrāhīm".

قَالُوا۟ qālū mereka berkata فَأْتُوا۟ fatū maka datangkan/bawalah بِهِۦ bihi dengannya/dia عَلَىٰٓ ʿalā atas/kehadapan أَعْيُنِ aʿyuni mata ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia/orang banyak لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka يَشْهَدُونَ yashhadūna mereka menyaksikan 61

Mereka berkata, "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak agar mereka menyaksikan".

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata ءَأَنتَ a-anta apakah kamu فَعَلْتَ faʿalta kamu melakukan هَـٰذَا hādhā ini بِـَٔالِهَتِنَا biālihatinā dengan/terhadap tuhan-tuhan Kami يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ yāib'rāhīmu Hai Ibrahim 62

Mereka bertanya, "Apakah kamu yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrāhīm?"

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata بَلْ bal bahkan/sebenarnya فَعَلَهُۥ faʿalahu melakukannya كَبِيرُهُمْ kabīruhum yang besar dari mereka هَـٰذَا hādhā ini فَسْـَٔلُوهُمْ fasalūhum maka tanyakan kepada mereka إِن in jika كَانُوا۟ kānū mereka adalah يَنطِقُونَ yanṭiqūna mereka berbicara 63

Ibrāhīm menjawab, "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu jika mereka dapat berbicara".

فَرَجَعُوٓا۟ farajaʿū maka mereka kembali إِلَىٰٓ ilā kepada أَنفُسِهِمْ anfusihim diri mereka sendiri فَقَالُوٓا۟ faqālū lalu mereka berkata إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian أَنتُمُ antumu kamu sekalian ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang menganiaya 64

Maka mereka telah kembali kepada kesadaran dan lalu berkata, "Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)",

ثُمَّ thumma kemudian نُكِسُوا۟ nukisū mereka ditundukkan عَلَىٰ ʿalā atas رُءُوسِهِمْ ruūsihim kepala mereka لَقَدْ laqad sesungguhnya عَلِمْتَ ʿalim'ta kamu telah mengetahui مَا tidaklah هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu يَنطِقُونَ yanṭiqūna mereka berbicara 65

kemudian kepala mereka jadi tertunduk 1 (lalu berkata), "Sesungguhnya kamu (hai Ibrāhīm) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara."

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata أَفَتَعْبُدُونَ afataʿbudūna maka mengapa kamu menyembah مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah مَا apa لَا yang tidak dapat يَنفَعُكُمْ yanfaʿukum memberi manfaat kepadamu شَيْـًۭٔا shayan sedikitpun وَلَا walā dan tidak يَضُرُّكُمْ yaḍurrukum memberi mudarat kepadamu 66

Ibrāhīm berkata, "Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfaat sedikit pun dan tidak (pula) memberi mudarat kepada kamu?"

أُفٍّۢ uffin ah (celaka) لَّكُمْ lakum bagi kalian وَلِمَا walimā dan kenapa تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu menyembah مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah أَفَلَا afalā apakah maka tidak تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal 67

Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?

قَالُوا۟ qālū mereka berkata حَرِّقُوهُ ḥarriqūhu bakarlah dia وَٱنصُرُوٓا۟ wa-unṣurū dan tolonglah ءَالِهَتَكُمْ ālihatakum Tuhan-Tuhanmu إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah فَـٰعِلِينَ fāʿilīna melakukan/bertindak 68

Mereka berkata, "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu jika kamu benar-benar hendak bertindak".

قُلْنَا qul'nā Kami berfirman يَـٰنَارُ yānāru hai api كُونِى kūnī jadilah kau بَرْدًۭا bardan dingin وَسَلَـٰمًا wasalāman dan selamat عَلَىٰٓ ʿalā atas إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim 69

Kami berfirman, "Hai api menjadi dinginlah dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrāhīm",

وَأَرَادُوا۟ wa-arādū dan mereka hendak بِهِۦ bihi dengannya/kepadanya كَيْدًۭا kaydan tipu-daya فَجَعَلْنَـٰهُمُ fajaʿalnāhumu maka Kami jadikan mereka ٱلْأَخْسَرِينَ l-akhsarīna orang-orang yang merugi 70

mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrāhīm, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.

وَنَجَّيْنَـٰهُ wanajjaynāhu dan Kami selamatkannya وَلُوطًا walūṭan dan Lut إِلَى ilā ke/ke sebuah ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi/negeri ٱلَّتِى allatī yang بَـٰرَكْنَا bāraknā Kami telah memberkati فِيهَا fīhā didalamnya لِلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi alam semesta/sekalian manusia 71

Dan Kami seIamatkan Ibrāhīm dan Lūṭ ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia 1.

وَوَهَبْنَا wawahabnā dan Kami telah memberkati لَهُۥٓ lahu kepadanya إِسْحَـٰقَ is'ḥāqa Ishaq وَيَعْقُوبَ wayaʿqūba dan Ya'kub نَافِلَةًۭ ۖ nāfilatan suatu tambahan/anugrah وَكُلًّۭا wakullan dan makanlah جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan صَـٰلِحِينَ ṣāliḥīna orang-orang yang saleh 72

Dan Kami telah memberikan kepada-nya (Ibrāhīm), Isḥāq, dan Ya`qūb sebagai suatu anugerah (dari Kami). Dan masing-masing Kami jadikan orang-orang yang saleh

وَجَعَلْنَـٰهُمْ wajaʿalnāhum dan Kami telah menjadikan mereka أَئِمَّةًۭ a-immatan pemimpin-pemimpin يَهْدُونَ yahdūna memberi petunjuk/pemimpin بِأَمْرِنَا bi-amrinā dengan perintah kami وَأَوْحَيْنَآ wa-awḥaynā dan Kami telah mewahyukan إِلَيْهِمْ ilayhim kepada mereka فِعْلَ fiʿ'la perbuatan ٱلْخَيْرَٰتِ l-khayrāti yang baik-baik وَإِقَامَ wa-iqāma dan mendirikan ٱلصَّلَوٰةِ l-ṣalati sholat وَإِيتَآءَ waītāa dan menunaikan ٱلزَّكَوٰةِ ۖ l-zakati zakat وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka لَنَا lanā kepada Kami عَـٰبِدِينَ ʿābidīna mereka menyembah 73

Kami telah menjadikan mereka itu sebagai pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami dan telah Kami wahyukan kepada mereka mengerjakan kebajikan, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan hanya kepada Kamilah mereka selalu menyembah,

وَلُوطًا walūṭan dan Lut ءَاتَيْنَـٰهُ ātaynāhu Kami telah memberikannya حُكْمًۭا ḥuk'man hikmah وَعِلْمًۭا waʿil'man dan ilmu وَنَجَّيْنَـٰهُ wanajjaynāhu dan Kami telah menyelamatkannya مِنَ mina dari ٱلْقَرْيَةِ l-qaryati negeri ٱلَّتِى allatī yang كَانَت kānat adalah ia تَّعْمَلُ taʿmalu melakukan ٱلْخَبَـٰٓئِثَ ۗ l-khabāitha busuk/keji إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka قَوْمَ qawma kaum سَوْءٍۢ sawin seburuk-buruk فَـٰسِقِينَ fāsiqīna fasik/jahat 74

dan kepada Lūṭ, Kami telah berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami selamatkan dia dari (azab yang telah menimpa penduduk) kota yang mengerjakan perbuatan keji 1. Sesungguhnya, mereka adalah kaum yang jahat lagi fasik,

وَأَدْخَلْنَـٰهُ wa-adkhalnāhu dan Kami telah memasukannya فِى kedalam رَحْمَتِنَآ ۖ raḥmatinā rahmat Kami إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh 75

dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami; karena sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang saleh.

وَنُوحًا wanūḥan dan Nuh إِذْ idh ketika نَادَىٰ nādā dia berseru/berdo'a مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum itu فَٱسْتَجَبْنَا fa-is'tajabnā maka Kami memperkenankan لَهُۥ lahu kepadanya (do'anya) فَنَجَّيْنَـٰهُ fanajjaynāhu lalu Kami menyelamatkannya وَأَهْلَهُۥ wa-ahlahu dan keluarganya مِنَ mina dari ٱلْكَرْبِ l-karbi bencana ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar 76

Dan (ingatlah kisah) Nūḥ, sebelum itu ketika dia berdoa dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta pengikutnya dari bencana yang besar.

وَنَصَرْنَـٰهُ wanaṣarnāhu dan Kami telah menolongnya مِنَ mina dari ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَذَّبُوا۟ kadhabū (mereka) mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَآ ۚ biāyātinā dengan ayat-ayat Kami إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka قَوْمَ qawma kaum سَوْءٍۢ sawin seburuk-buruk فَأَغْرَقْنَـٰهُمْ fa-aghraqnāhum maka Kami tenggelamkan mereka أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semuanya 77

Dan Kami telah menolongnya dari kaum yang telah mendustakan ayat-ayat Kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang jahat, maka Kami tenggelamkan mereka semuanya.

وَدَاوُۥدَ wadāwūda dan Daud وَسُلَيْمَـٰنَ wasulaymāna dan Sulaiman إِذْ idh tatkala يَحْكُمَانِ yaḥkumāni keduanya memberi keputusan فِى dalam ٱلْحَرْثِ l-ḥarthi ladang إِذْ idh ketika نَفَشَتْ nafashat merusak فِيهِ fīhi didalamnya غَنَمُ ghanamu kambing ٱلْقَوْمِ l-qawmi kaum وَكُنَّا wakunnā dan adalah kami لِحُكْمِهِمْ liḥuk'mihim pada keputusan mereka شَـٰهِدِينَ shāhidīna orang yang menyaksikan 78

Dan (ingatlah kisah) Dāwūd dan Sulaymān pada waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu,

فَفَهَّمْنَـٰهَا fafahhamnāhā maka Kami memberi pengertiannya سُلَيْمَـٰنَ ۚ sulaymāna Sulaiman وَكُلًّا wakullan dan masing-masing ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah memberikan حُكْمًۭا ḥuk'man hikmah وَعِلْمًۭا ۚ waʿil'man dan ilmu وَسَخَّرْنَا wasakharnā dan Kami telah menundukkan مَعَ maʿa beserta دَاوُۥدَ dāwūda Daud ٱلْجِبَالَ l-jibāla gunung-gunung يُسَبِّحْنَ yusabbiḥ'na mereka bertasbih وَٱلطَّيْرَ ۚ wal-ṭayra dan burung-burung وَكُنَّا wakunnā dan adalah Kami فَـٰعِلِينَ fāʿilīna berbuat 79

maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaymān tentang hukum (yang lebih tepat) 1 ; dan kepada masing-masing mereka telah Kami berikan hikmah dan ilmu dan telah Kami tundukkan gunung-gunung dan burung-burung; semua bertasbih bersama Dāwūd. Dan kamilah yang melakukannya.

وَعَلَّمْنَـٰهُ waʿallamnāhu dan Kami telah mengajarkannya صَنْعَةَ ṣanʿata membuat لَبُوسٍۢ labūsin baju besi لَّكُمْ lakum bagi kalian لِتُحْصِنَكُم lituḥ'ṣinakum untuk melindungi kamu مِّنۢ min dari بَأْسِكُمْ ۖ basikum peperanganmu فَهَلْ fahal maka apakah أَنتُمْ antum kamu شَـٰكِرُونَ shākirūna orang-orang yang berterima kasih 80

Dan telah Kami ajarkan kepada Dāwūd membuat baju besi untuk kamu guna memelihara kamu dalam peperanganmu; Maka, hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah).

وَلِسُلَيْمَـٰنَ walisulaymāna dan untuk Sulaiman ٱلرِّيحَ l-rīḥa angin عَاصِفَةًۭ ʿāṣifatan kencang تَجْرِى tajrī mengalir/berhembus بِأَمْرِهِۦٓ bi-amrihi dengan perintahnya إِلَى ilā ke ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi/negeri ٱلَّتِى allatī yang بَـٰرَكْنَا bāraknā Kami berkati فِيهَا ۚ fīhā didalamnya وَكُنَّا wakunnā dan adalah Kami بِكُلِّ bikulli dengan segala شَىْءٍ shayin sesuatu عَـٰلِمِينَ ʿālimīna mengetahui 81

Dan (telah Kami tundukkan) untuk Sulaymān, angin yang sangat kencang tiupannya yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang kami telah memberkatinya. Dan adalah Kami Maha Mengetahui segala sesuatu.

وَمِنَ wamina dan dari ٱلشَّيَـٰطِينِ l-shayāṭīni syaitan-syaitan مَن man orang يَغُوصُونَ yaghūṣūna mereka menyelam لَهُۥ lahu untuknya وَيَعْمَلُونَ wayaʿmalūna dan mereka mengerjakan عَمَلًۭا ʿamalan pekerjaan دُونَ dūna bukan ذَٰلِكَ ۖ dhālika demikian وَكُنَّا wakunnā dan adalah Kami لَهُمْ lahum kepada mereka حَـٰفِظِينَ ḥāfiẓīna memelihara/menjaga 82

Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaymān), segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain daripada itu dan adalah Kami memelihara mereka itu,

۞ وَأَيُّوبَ wa-ayyūba dan Ayub إِذْ idh tatkala نَادَىٰ nādā dia berseru/berdo'a رَبَّهُۥٓ rabbahu Tuhannya أَنِّى annī sesungguhnya aku مَسَّنِىَ massaniya menimpaku ٱلضُّرُّ l-ḍuru bencana/penyakit وَأَنتَ wa-anta dan Engkau أَرْحَمُ arḥamu Maha Penyayang ٱلرَّٰحِمِينَ l-rāḥimīna para penyayang 83

dan (ingatlah kisah) Ayyūb ketika ia menyeru Tuhan-nya, "(Ya Tuhan-ku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".

فَٱسْتَجَبْنَا fa-is'tajabnā maka Kami perkenankan لَهُۥ lahu kepadanya (do'anya) فَكَشَفْنَا fakashafnā lalu Kami hilangkan مَا apa yang ada بِهِۦ bihi padanya مِن min dari ضُرٍّۢ ۖ ḍurrin bencana/penyakit وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan Kami berikan kepadanya أَهْلَهُۥ ahlahu keluarganya وَمِثْلَهُم wamith'lahum dan serupa/sebanyak itu مَّعَهُمْ maʿahum beserta mereka رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat مِّنْ min dari عِندِنَا ʿindinā sisi Kami وَذِكْرَىٰ wadhik'rā dan peringatan لِلْعَـٰبِدِينَ lil'ʿābidīna bagi orang-orang yang beribadat 84

Maka Kami pun memperkenankan seruannya itu, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya; dan Kami lipat gandakan bilangan mereka sebagai suatu rahmat dari sisi Kami; dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Allah.

وَإِسْمَـٰعِيلَ wa-is'māʿīla dan Ismai'il وَإِدْرِيسَ wa-id'rīsa dan Idris وَذَا wadhā dan ٱلْكِفْلِ ۖ l-kif'li Zulkifli كُلٌّۭ kullun masing-masing semuanya مِّنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰبِرِينَ l-ṣābirīna orang-orang yang sabar 85

Dan (ingatlah kisah) Ismā`īl, Idrīs dan Żulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar.

وَأَدْخَلْنَـٰهُمْ wa-adkhalnāhum dan Kami masukkan mereka فِى dalam رَحْمَتِنَآ ۖ raḥmatinā rahmat Kami إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka مِّنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh 86

Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh.

وَذَا wadhā Zun ٱلنُّونِ l-nūni Nun (Yunus) إِذ idh tatkala ذَّهَبَ dhahaba dia pergi مُغَـٰضِبًۭا mughāḍiban dalam keadaan marah فَظَنَّ faẓanna lalu dia menyangka أَن an bahwa لَّن lan tidak نَّقْدِرَ naqdira Kami kuasa عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya فَنَادَىٰ fanādā maka dia berseru/berdo'a فِى dalam ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti kegelapan أَن an bahwa لَّآ tidak إِلَـٰهَ ilāha Tuhan إِلَّآ illā melainkan أَنتَ anta Engkau سُبْحَـٰنَكَ sub'ḥānaka Maha Suci Engkau إِنِّى innī sesungguhnya aku كُنتُ kuntu adalah aku مِنَ mina dari/termasuk ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim 87

Dan (ingatlah kisah) Żān Nūn (Yūnus) ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap 1, "Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau; sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

فَٱسْتَجَبْنَا fa-is'tajabnā maka Kami perkenankan لَهُۥ lahu kepadanya (do'anya) وَنَجَّيْنَـٰهُ wanajjaynāhu dan Kami selamatkan dia مِنَ mina dari ٱلْغَمِّ ۚ l-ghami kesedihan وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah نُـۨجِى nunjī Kami selamatkan ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman 88

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.

وَزَكَرِيَّآ wazakariyyā dan Zakaria إِذْ idh tatkala نَادَىٰ nādā dia berseru/berdo'a رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya رَبِّ rabbi ya Tuhanku لَا janganlah تَذَرْنِى tadharnī Engkau biarkan aku فَرْدًۭا fardan sendirian وَأَنتَ wa-anta dan Engkau خَيْرُ khayru paling baik ٱلْوَٰرِثِينَ l-wārithīna pusaka/waris 89

Dan (ingatlah kisah) Zakariyyā tatkala ia menyeru Tuhan-nya, "Ya Tuhan-ku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri 1 dan Engkau-lah waris yang paling baik 2.

فَٱسْتَجَبْنَا fa-is'tajabnā maka Kami perkenankan لَهُۥ lahu kepadanya (do'anya) وَوَهَبْنَا wawahabnā dan Kami anugerahkan لَهُۥ lahu kepadanya يَحْيَىٰ yaḥyā Yahya وَأَصْلَحْنَا wa-aṣlaḥnā dan Kami perbaiki لَهُۥ lahu kepadanya زَوْجَهُۥٓ ۚ zawjahu isterinya إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka يُسَـٰرِعُونَ yusāriʿūna mereka bersegera فِى dalam ٱلْخَيْرَٰتِ l-khayrāti kebaikan وَيَدْعُونَنَا wayadʿūnanā dan mereka berdo'a pada Kami رَغَبًۭا raghaban pengharapan وَرَهَبًۭا ۖ warahaban dan perasaan takut وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka لَنَا lanā kepada Kami خَـٰشِعِينَ khāshiʿīna mereka tunduk/khusyu 90

Maka Kami memperkenankan doanya dan Kami anugerahkan kepadanya Yaḥyā dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas 1. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.

وَٱلَّتِىٓ wa-allatī dan perempuan yang أَحْصَنَتْ aḥṣanat ia menjaga/memelihara فَرْجَهَا farjahā kehormatannya فَنَفَخْنَا fanafakhnā lalu Kami tiupkan فِيهَا fīhā didalamnya/kedalamnya مِن min dari رُّوحِنَا rūḥinā ruh Kami وَجَعَلْنَـٰهَا wajaʿalnāhā dan Kami jadikan dia وَٱبْنَهَآ wa-ib'nahā dan anaknya ءَايَةًۭ āyatan tanda-tanda لِّلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi semesta alam 91

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya roh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam.

إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذِهِۦٓ hādhihi ini أُمَّتُكُمْ ummatukum umatmu/agamamu أُمَّةًۭ ummatan ummat/agama وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan yang satu وَأَنَا۠ wa-anā dan Aku رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian فَٱعْبُدُونِ fa-uʿ'budūni maka sembahlah Aku 92

Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu 1 dan Aku adalah Tuhan-mu, maka sembahlah Aku.

وَتَقَطَّعُوٓا۟ wataqaṭṭaʿū dan mereka memotong أَمْرَهُم amrahum urusan mereka بَيْنَهُمْ ۖ baynahum diantara mereka كُلٌّ kullun masing-masing/semuanya إِلَيْنَا ilaynā kepada Kami رَٰجِعُونَ rājiʿūna mereka kembali 93

Dan mereka telah memotong-motong urusan (agama) mereka di antara mereka. Kepada Kamilah, masing-masing golongan itu akan kembali 1.

فَمَن faman maka barangsiapa يَعْمَلْ yaʿmal mengerjakan مِنَ mina dari ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan وَهُوَ wahuwa dan dia مُؤْمِنٌۭ mu'minun beriman فَلَا falā maka tidak ada كُفْرَانَ kuf'rāna pengingkaran لِسَعْيِهِۦ lisaʿyihi bagi usahanya/amalnya وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami لَهُۥ lahu baginya/untuknya كَـٰتِبُونَ kātibūna menuliskan 94

Maka barang siapa yang mengerjakan amal saleh, sedang ia beriman, maka tidak ada pengingkaran terhadap amalannya itu dan sesungguhnya Kami menuliskan amalannya itu untuknya.

وَحَرَٰمٌ waḥarāmun dan haram عَلَىٰ ʿalā atas قَرْيَةٍ qaryatin suatu negeri أَهْلَكْنَـٰهَآ ahlaknāhā Kami telah binasakannya أَنَّهُمْ annahum karena sesungguhnya mereka لَا (mereka) tidak يَرْجِعُونَ yarjiʿūna kembali 95

Sungguh tidak mungkin atas (penduduk) suatu negeri yang telah Kami binasakan bahwa mereka tidak akan kembali (kepada Kami).

حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga إِذَا idhā tatkala فُتِحَتْ futiḥat dibukakan يَأْجُوجُ yajūju Ya'juj وَمَأْجُوجُ wamajūju dan Ma'juj وَهُم wahum dan mereka مِّن min dari كُلِّ kulli tiap-tiap حَدَبٍۢ ḥadabin tempat yang tinggi يَنسِلُونَ yansilūna mereka mengalir/turun dengan cepat 96

Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’jūj dan Ma’jūj dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.

وَٱقْتَرَبَ wa-iq'taraba dan telah dekat ٱلْوَعْدُ l-waʿdu janji ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba هِىَ hiya ia شَـٰخِصَةٌ shākhiṣatun terbelalak أَبْصَـٰرُ abṣāru pandangan/mata ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar يَـٰوَيْلَنَا yāwaylanā betapa celakanya kami قَدْ qad sesungguhnya كُنَّا kunnā adalah kami فِى dalam غَفْلَةٍۢ ghaflatin kelalaian مِّنْ min daripada هَـٰذَا hādhā ini بَلْ bal bahkan كُنَّا kunnā adalah kami ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang zalim 97

Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata), "Aduhai, celakalah kami; sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zalim".

إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian وَمَا wamā dan apa تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah حَصَبُ ḥaṣabu kayu bakar/umpan جَهَنَّمَ jahannama neraka Jahannam أَنتُمْ antum kamu لَهَا lahā padanya (kedalam) وَٰرِدُونَ wāridūna datang/masuk 98

Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah adalah umpan Jahanam; kamu pasti masuk ke dalamnya.

لَوْ law sekiranya كَانَ kāna adalah هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu ءَالِهَةًۭ ālihatan Tuhan مَّا tidak وَرَدُوهَا ۖ waradūhā datang/memasukinya وَكُلٌّۭ wakullun dan tiap-tiap/semuanya فِيهَا fīhā didalamnya خَـٰلِدُونَ khālidūna mereka kekal 99

Andaikata berhala-berhala itu Tuhan, tentulah mereka tidak masuk neraka. Dan semuanya akan kekal di dalamnya.

لَهُمْ lahum bagi mereka فِيهَا fīhā didalamnya زَفِيرٌۭ zafīrun bernapas panjang/merintih وَهُمْ wahum dan mereka فِيهَا fīhā didalamnya لَا tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar 100

Mereka merintih di dalam api dan mereka di dalamnya tidak bisa mendengar.

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang سَبَقَتْ sabaqat telah/lebih dahulu لَهُم lahum bagi mereka مِّنَّا minnā dari Kami ٱلْحُسْنَىٰٓ l-ḥus'nā kebaikan أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu عَنْهَا ʿanhā dari padanya مُبْعَدُونَ mub'ʿadūna mereka dijauhkan 101

Bahwasanya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka,

لَا tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar حَسِيسَهَا ۖ ḥasīsahā suara/desirnya (api neraka) وَهُمْ wahum dan mereka فِى dalam مَا apa ٱشْتَهَتْ ish'tahat menginginkan أَنفُسُهُمْ anfusuhum diri/jiwa mereka خَـٰلِدُونَ khālidūna mereka kekal 102

mereka tidak mendengar sedikit pun suara api neraka dan mereka kekal dalam menikmati apa yang diingini oleh mereka.

لَا tidak يَحْزُنُهُمُ yaḥzunuhumu menyusahkan mereka ٱلْفَزَعُ l-fazaʿu kejutan/kedahsyatan ٱلْأَكْبَرُ l-akbaru yang besar وَتَتَلَقَّىٰهُمُ watatalaqqāhumu dan mendapatkan/menyambut mereka ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu malaikat هَـٰذَا hādhā inilah يَوْمُكُمُ yawmukumu harimu ٱلَّذِى alladhī yang كُنتُمْ kuntum kalian adalah تُوعَدُونَ tūʿadūna kamu dijanjikan 103

Mereka tidak disusahkan oleh kedahsyatan yang besar (pada hari kiamat) dan mereka disambut oleh para malaikat. (Malaikat berkata), "Inilah harimu yang telah dijanjikan kepadamu".

يَوْمَ yawma pada hari نَطْوِى naṭwī Kami lipat/gulung ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit كَطَىِّ kaṭayyi seperti lipatan/gulungan ٱلسِّجِلِّ l-sijili daftar/lembaran kertas لِلْكُتُبِ ۚ lil'kutubi untuk tulisan-tulisan كَمَا kamā sebagaimana بَدَأْنَآ badanā Kami memulai أَوَّلَ awwala pertama خَلْقٍۢ khalqin penciptaan نُّعِيدُهُۥ ۚ nuʿīduhu Kami mengulanginya وَعْدًا waʿdan suatu janji عَلَيْنَآ ۚ ʿalaynā atas Kami/pasti Kami إِنَّا innā sesungguhnya Kami كُنَّا kunnā adalah Kami فَـٰعِلِينَ fāʿilīna berbuat/melaksanakan 104

(Yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran-lembaran kertas. Sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya.

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya كَتَبْنَا katabnā telah Kami tuliskan فِى didalam ٱلزَّبُورِ l-zabūri Zabur مِنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah ٱلذِّكْرِ l-dhik'ri peringatan (Lauhul Mahfuz) أَنَّ anna bahwasanya ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi يَرِثُهَا yarithuhā mewarisinya عِبَادِىَ ʿibādiya hamba-hamba-Ku ٱلصَّـٰلِحُونَ l-ṣāliḥūna orang-orang yang saleh 105

Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur 1 sesudah (Kami tulis dalam) Lawḥ Maḥfūẓ bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang saleh.

إِنَّ inna sesungguhnya فِى didalam هَـٰذَا hādhā ini لَبَلَـٰغًۭا labalāghan adalah penyampaian/penjelasan لِّقَوْمٍ liqawmin bagi kaum عَـٰبِدِينَ ʿābidīna orang-orang yang menyembah 106

Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah (Allah).

وَمَآ wamā dan tidak أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutus kamu إِلَّا illā melainkan رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat لِّلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi semesta alam 107

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

قُلْ qul katakanlah إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah يُوحَىٰٓ yūḥā diwahyukan إِلَىَّ ilayya kepadaku أَنَّمَآ annamā sesungguhnya hanyalah إِلَـٰهُكُمْ ilāhukum Tuhanmu إِلَـٰهٌۭ ilāhun Tuhan وَٰحِدٌۭ ۖ wāḥidun satu/Esa فَهَلْ fahal maka apakah أَنتُم antum kamu مُّسْلِمُونَ mus'limūna berserah diri 108

Katakanlah, "Sesungguhnya yang diwahyukan kepadaku adalah, "Bahwasanya Tuhan-mu adalah Tuhan Yang Esa, maka hendaklah kamu berserah diri (kepada-Nya)".

فَإِن fa-in maka jika تَوَلَّوْا۟ tawallaw mereka berpaling فَقُلْ faqul maka katakanlah ءَاذَنتُكُمْ ādhantukum aku telah memaklumkan kepadamu عَلَىٰ ʿalā atas سَوَآءٍۢ ۖ sawāin yang sama/terus-terang وَإِنْ wa-in dan aku أَدْرِىٓ adrī tidak mengetahui أَقَرِيبٌ aqarībun apakah dekat أَم am atau بَعِيدٌۭ baʿīdun jauh مَّا apa تُوعَدُونَ tūʿadūna kamu diancam/diancamkan kepadamu 109

Jika mereka berpaling, maka katakanlah, "Aku telah menyampaikan kepada kamu sekalian (ajaran) yang sama (antara kita) dan aku tidak mengetahui apakah yang diancamkan kepadamu itu sudah dekat atau masih jauh?".

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui ٱلْجَهْرَ l-jahra keras/terus terang مِنَ mina dari ٱلْقَوْلِ l-qawli perkataan وَيَعْلَمُ wayaʿlamu dan Dia mengetahui مَا apa تَكْتُمُونَ taktumūna kamu sembunyikan/rahasiakan 110

Sesungguhnya Dia mengetahui perkataan (yang kamu ucapkan) dengan terang-terangan dan Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan.

وَإِنْ wa-in dan jika/tidak أَدْرِى adrī aku mengetahui لَعَلَّهُۥ laʿallahu boleh jadi ia/hal itu فِتْنَةٌۭ fit'natun fitnah/cobaan لَّكُمْ lakum bagi kalian وَمَتَـٰعٌ wamatāʿun dan kesenangan إِلَىٰ ilā sampai حِينٍۢ ḥīnin waktu tertentu 111

Dan aku tiada mengetahui, boleh jadi hal 1 itu cobaan bagi kamu dan kesenangan sampai kepada suatu waktu.

قَـٰلَ qāla (Muhammad) berkata رَبِّ rabbi ya Tuhanku ٱحْكُم uḥ'kum berilah keputusan بِٱلْحَقِّ ۗ bil-ḥaqi dengan benar وَرَبُّنَا warabbunā dan Tuhan kami ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih ٱلْمُسْتَعَانُ l-mus'taʿānu tempat dimintai pertolongan عَلَىٰ ʿalā atas مَا apa تَصِفُونَ taṣifūna kamu sifatkan/katakan 112

(Muhammad) berkata, "Ya Tuhan-ku, berilah keputusan dengan adil 1. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu katakan".

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertawakallah kamu رَبَّكُمْ ۚ rabbakum Tuhan kalian إِنَّ inna sesungguhnya زَلْزَلَةَ zalzalata kegoncangan ٱلسَّاعَةِ l-sāʿati hari kiamat شَىْءٌ shayon sesuatu عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun yang besar 1

Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).

يَوْمَ yawma pada hari تَرَوْنَهَا tarawnahā kamu melihatnya تَذْهَلُ tadhhalu tidak ingat/lupa كُلُّ kullu tiap-tiap/semua مُرْضِعَةٍ mur'ḍiʿatin wanita yang menyusui anak عَمَّآ ʿammā dari apa (anak) أَرْضَعَتْ arḍaʿat disusukannya وَتَضَعُ wataḍaʿu dan meletakkan/gugurlah كُلُّ kullu tiap-tiap/semua ذَاتِ dhāti yang mempunyai حَمْلٍ ḥamlin kandungan (mengandung) حَمْلَهَا ḥamlahā kandungannya وَتَرَى watarā dan kamu melihat ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia سُكَـٰرَىٰ sukārā mabuk وَمَا wamā dan/padahal هُم hum mereka tidak بِسُكَـٰرَىٰ bisukārā dengan mabuk وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi عَذَابَ ʿadhāba azab ٱللَّهِ l-lahi Allah شَدِيدٌۭ shadīdun sangat keras 2

(Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya, dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.

وَمِنَ wamina dan diantara ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia مَن man orang يُجَـٰدِلُ yujādilu ia membantah فِى dalam/tentang ٱللَّهِ l-lahi Allah بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa عِلْمٍۢ ʿil'min ilmu pengetahuan وَيَتَّبِعُ wayattabiʿu dan ia mengikuti كُلَّ kulla setiap/semua شَيْطَـٰنٍۢ shayṭānin syaitan مَّرِيدٍۢ marīdin sangat jahat 3

Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah 1 tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap setan yang sangat jahat,

كُتِبَ kutiba telah ditetapkan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya أَنَّهُۥ annahu bahwa sesungguhnya مَن man barang siapa تَوَلَّاهُ tawallāhu berkawan dengannya فَأَنَّهُۥ fa-annahu mereka sesungguhnya dia يُضِلُّهُۥ yuḍilluhu dia menyesatkannya وَيَهْدِيهِ wayahdīhi dan dia memimpinnya إِلَىٰ ilā kepada عَذَابِ ʿadhābi azab ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri nyala api/neraka 4

yang telah ditetapkan terhadap setan itu bahwa barang siapa yang berkawan dengan dia, tentu dia akan menyesatkannya dan membawanya ke azab neraka.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah فِى dalam رَيْبٍۢ raybin keraguan مِّنَ mina dari/tentang ٱلْبَعْثِ l-baʿthi kebangkitan فَإِنَّا fa-innā maka sesungguhnya Kami خَلَقْنَـٰكُم khalaqnākum Kami telah menciptakan kamu مِّن min dari تُرَابٍۢ turābin tanah ثُمَّ thumma kemudian مِن min dari نُّطْفَةٍۢ nuṭ'fatin setetes mani ثُمَّ thumma kemudian مِنْ min dari عَلَقَةٍۢ ʿalaqatin segumpal darah ثُمَّ thumma kemudian مِن min dari مُّضْغَةٍۢ muḍ'ghatin sepotong daging مُّخَلَّقَةٍۢ mukhallaqatin (sempurna) kejadiannya وَغَيْرِ waghayri dan tidak مُخَلَّقَةٍۢ mukhallaqatin (sempurna) kejadiannya لِّنُبَيِّنَ linubayyina Karena Kami hendak menjelaskannya لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian وَنُقِرُّ wanuqirru dan Kami tetapkan فِى dalam ٱلْأَرْحَامِ l-arḥāmi rahim مَا apa yang نَشَآءُ nashāu Kami kehendaki إِلَىٰٓ ilā sampai أَجَلٍۢ ajalin waktu مُّسَمًّۭى musamman ditentukan ثُمَّ thumma kemudian نُخْرِجُكُمْ nukh'rijukum Kami keluarkan kamu طِفْلًۭا ṭif'lan anak kecil (bayi) ثُمَّ thumma kemudian لِتَبْلُغُوٓا۟ litablughū agar kamu sampai أَشُدَّكُمْ ۖ ashuddakum sangatmu/kedewasaan وَمِنكُم waminkum dan diantara kamu مَّن man orang يُتَوَفَّىٰ yutawaffā diwafatkan ia وَمِنكُم waminkum dan diantara kamu مَّن man orang يُرَدُّ yuraddu dikembalikan (dipanjangkan) إِلَىٰٓ ilā sampai أَرْذَلِ ardhali hina (pikun) ٱلْعُمُرِ l-ʿumuri umur لِكَيْلَا likaylā supaya/hingga tidak يَعْلَمَ yaʿlama ia mengetahui مِنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah عِلْمٍۢ ʿil'min mengetahui شَيْـًۭٔا ۚ shayan sesuatu/sedikitpun وَتَرَى watarā dan kamu lihat ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi هَامِدَةًۭ hāmidatan kering فَإِذَآ fa-idhā maka apabila أَنزَلْنَا anzalnā Kami turunkan عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya ٱلْمَآءَ l-māa air ٱهْتَزَّتْ ih'tazzat ia bergerak/hidup وَرَبَتْ warabat dan suburlah ia وَأَنۢبَتَتْ wa-anbatat dan ia menumbuhkan مِن min dari كُلِّ kulli tiap-tiap/macam-macam زَوْجٍۭ zawjin jodoh/jenis بَهِيجٍۢ bahījin indah 5

Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan, dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّ bi-anna bahwasanya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلْحَقُّ l-ḥaqu yang hak وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya Dia يُحْىِ yuḥ'yī Dia menghidupkan ٱلْمَوْتَىٰ l-mawtā yang mati وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya Dia عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala شَىْءٍۢ shayin sesuatu قَدِيرٌۭ qadīrun Maha Kuasa 6

Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah, Dia-lah yang hak 1 dan sesungguhnya Dia-lah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu,

وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata kiamat ءَاتِيَةٌۭ ātiyatun datang لَّا tidak ada رَيْبَ rayba keraguan فِيهَا fīhā didalamnya/padanya وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يَبْعَثُ yabʿathu Dia membangkitkan مَن man orang فِى dalam ٱلْقُبُورِ l-qubūri kubur 7

dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya, dan bahwasanya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.

وَمِنَ wamina dan diantara ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia مَن man orang يُجَـٰدِلُ yujādilu ia membantah فِى dalam/tentang ٱللَّهِ l-lahi Allah بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa عِلْمٍۢ ʿil'min ilmu pengetahuan وَلَا walā dan tidak/tanpa هُدًۭى hudan petunjuk وَلَا walā dan tidak/tanpa كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab مُّنِيرٍۢ munīrin bercahaya/terang 8

Dan di antara manusia, ada orang-orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk, dan tanpa kitab (wahyu) yang bercahaya 1,

ثَانِىَ thāniya bengkok/palingkan عِطْفِهِۦ ʿiṭ'fihi lambungnya لِيُضِلَّ liyuḍilla untuk menyesatkan عَن ʿan dari سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah لَهُۥ lahu baginya فِى di ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia خِزْىٌۭ ۖ khiz'yun kehinaan وَنُذِيقُهُۥ wanudhīquhu dan Kami akan merasakan kepadanya يَوْمَ yawma hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلْحَرِيقِ l-ḥarīqi yang membakar 9

dengan memalingkan lambungnya 1 untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah. Ia mendapat kehinaan di dunia dan pada hari kiamat; Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar.

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِمَا bimā dengan apa/sebab قَدَّمَتْ qaddamat diperbuat يَدَاكَ yadāka kedua tangannya وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَيْسَ laysa bukan بِظَلَّـٰمٍۢ biẓallāmin dengan penganiaya لِّلْعَبِيدِ lil'ʿabīdi bagi/pada hamba-hamba-Nya 10

(Akan dikatakan kepadanya), "Yang demikian itu adalah disebabkan perbuatan yang dikerjakan oleh kedua tangan kamu dahulu dan sesungguhnya Allah sekali-kali bukanlah penganiaya hamba-hamba-Nya".

وَمِنَ wamina dan diantara ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia مَن man orang يَعْبُدُ yaʿbudu ia menyembah ٱللَّهَ l-laha Allah عَلَىٰ ʿalā atas حَرْفٍۢ ۖ ḥarfin tepi فَإِنْ fa-in maka jika أَصَابَهُۥ aṣābahu menimpanya/memperoleh خَيْرٌ khayrun kebaikan ٱطْمَأَنَّ iṭ'ma-anna tenteramlah ia بِهِۦ ۖ bihi dengannya وَإِنْ wa-in dan jika أَصَابَتْهُ aṣābathu menimpanya فِتْنَةٌ fit'natun fitnah/bencana ٱنقَلَبَ inqalaba berbaliklah ia عَلَىٰ ʿalā atas وَجْهِهِۦ wajhihi mukanya خَسِرَ khasira rugilah ia ٱلدُّنْيَا l-dun'yā di dunia وَٱلْـَٔاخِرَةَ ۚ wal-ākhirata dan akhirat ذَٰلِكَ dhālika demikian itu هُوَ huwa ia/itulah ٱلْخُسْرَانُ l-khus'rānu kerugian ٱلْمُبِينُ l-mubīnu yang nyata 11

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi 1, maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang 2. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.

يَدْعُوا۟ yadʿū ia menyeru مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah مَا apa/sesuatu لَا yang tidak يَضُرُّهُۥ yaḍurruhu memberi mudarat kepadanya وَمَا wamā dan apa/sesuatu لَا yang tidak يَنفَعُهُۥ ۚ yanfaʿuhu memberi manfaat kepadanya ذَٰلِكَ dhālika demikian itu هُوَ huwa ia/itu ٱلضَّلَـٰلُ l-ḍalālu kesesatan ٱلْبَعِيدُ l-baʿīdu yang jauh 12

Ia menyeru selain Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudarat dan tidak (pula) memberi manfaat kepadanya. Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh.

يَدْعُوا۟ yadʿū ia menyeru لَمَن laman pada sesuatu ضَرُّهُۥٓ ḍarruhu mudaratnya أَقْرَبُ aqrabu lebih dekat مِن min dari نَّفْعِهِۦ ۚ nafʿihi manfaatnya لَبِئْسَ labi'sa sungguh sejahat-jahat ٱلْمَوْلَىٰ l-mawlā penolong وَلَبِئْسَ walabi'sa dan sungguh sejahat-jahat ٱلْعَشِيرُ l-ʿashīru kawan 13

Ia menyeru sesuatu yang sebenarnya mudaratnya lebih dekat dari manfaatnya. Sesungguhnya yang diserunya itu adalah sejahat-jahat penolong dan sejahat-jahat kawan.

إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُدْخِلُ yud'khilu Dia memasukkan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mengerjakan ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/amal saleh جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga-surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ ۚ l-anhāru sungai-sungai إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يَفْعَلُ yafʿalu Dia berbuat مَا apa يُرِيدُ yurīdu Dia kehendaki 14

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

مَن man barangsiapa كَانَ kāna adalah يَظُنُّ yaẓunnu ia menyangka أَن an bahwa لَّن lan tidak يَنصُرَهُ yanṣurahu menolongnya ٱللَّهُ l-lahu Allah فِى di ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia وَٱلْـَٔاخِرَةِ wal-ākhirati dan di akhirat فَلْيَمْدُدْ falyamdud maka hendaklah ia merentangkan بِسَبَبٍ bisababin dengan jalan/hubungan إِلَى ilā ke ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit ثُمَّ thumma kemudian لْيَقْطَعْ l'yaqṭaʿ hendaklah ia melalui فَلْيَنظُرْ falyanẓur maka hendaklah ia memperhatikan هَلْ hal apakah يُذْهِبَنَّ yudh'hibanna dapat menghilangkan كَيْدُهُۥ kayduhu tipu dayanya مَا apa yang يَغِيظُ yaghīẓu menerbitkan marah 15

Barang siapa yang menyangka bahwa Allah sekali-kali tiada menolongnya (Muhammad) di dunia dan akhirat, maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit, kemudian hendaklah ia melaluinya, kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya 1.

وَكَذَٰلِكَ wakadhālika dan demikianlah أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami telah menurunkannya ءَايَـٰتٍۭ āyātin ayat-ayat/keterangan بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin yang nyata وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يَهْدِى yahdī memberi petunjuk مَن man siapa يُرِيدُ yurīdu Dia kehendaki 16

Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al-Qur`ān yang merupakan ayat-ayat yang nyata dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū (mereka) mu'min وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هَادُوا۟ hādū (mereka) Yahudi وَٱلصَّـٰبِـِٔينَ wal-ṣābiīna dan orang-orang Shabi-in وَٱلنَّصَـٰرَىٰ wal-naṣārā dan orang-orang Nasrani وَٱلْمَجُوسَ wal-majūsa dan orang-orang Majusi وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang أَشْرَكُوٓا۟ ashrakū (mereka) musyrik إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يَفْصِلُ yafṣilu Dia memisahkan بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka يَوْمَ yawma hari ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ l-qiyāmati kiamat إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala شَىْءٍۢ shayin sesuatu شَهِيدٌ shahīdun menyaksikan 17

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Ṣhabi’ īn 1 , orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi, dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya, Allah menyaksikan segala sesuatu.

أَلَمْ alam tidaklah تَرَ tara kamu ketahui أَنَّ anna bahwasanya ٱللَّهَ l-laha Allah يَسْجُدُ yasjudu bersujud لَهُۥ lahu kepada-Nya مَن man orang/apa فِى di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَمَن waman dan orang/apa فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَٱلشَّمْسُ wal-shamsu dan matahari وَٱلْقَمَرُ wal-qamaru dan bulan وَٱلنُّجُومُ wal-nujūmu dan bintang-bintang وَٱلْجِبَالُ wal-jibālu dan gunung-gunung وَٱلشَّجَرُ wal-shajaru dan pohon-pohon وَٱلدَّوَآبُّ wal-dawābu dan binatang melata وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنَ mina dari ٱلنَّاسِ ۖ l-nāsi manusia وَكَثِيرٌ wakathīrun dan kebanyakan حَقَّ ḥaqqa haq/kebenaran/ketetapan yang telah pasti عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya ٱلْعَذَابُ ۗ l-ʿadhābu azab وَمَن waman dan barang siapa يُهِنِ yuhini menghinakan ٱللَّهُ l-lahu Allah فَمَا famā maka tidak لَهُۥ lahu baginya مِن min dari مُّكْرِمٍ ۚ muk'rimin kemuliaan إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يَفْعَلُ yafʿalu Dia berbuat مَا apa يَشَآءُ ۩ yashāu Dia kehendaki 18

Apakah kamu tiada mengetahui bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata, dan sebagian besar dari manusia? Dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya. Dan barang siapa yang dihinakan Allah, maka tidak seorang pun yang memuliakannya. Sesungguhnya, Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

۞ هَـٰذَانِ hādhāni inilah (dua) golongan خَصْمَانِ khaṣmāni keduanya saling bertengkar ٱخْتَصَمُوا۟ ikh'taṣamū mereka bertengkar فِى dalam/tentang رَبِّهِمْ ۖ rabbihim Tuhan mereka فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar قُطِّعَتْ quṭṭiʿat dipotongkan/dibuatkan لَهُمْ lahum untuk mereka ثِيَابٌۭ thiyābun pakaian مِّن min dari نَّارٍۢ nārin api neraka يُصَبُّ yuṣabbu disiramkan مِن min dari فَوْقِ fawqi atas رُءُوسِهِمُ ruūsihimu kepala mereka ٱلْحَمِيمُ l-ḥamīmu air mendidih 19

Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar; mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka.

يُصْهَرُ yuṣ'haru dihancurluluhkan بِهِۦ bihi dengannya (air mendidih) مَا apa فِى dalam بُطُونِهِمْ buṭūnihim perut mereka وَٱلْجُلُودُ wal-julūdu dan kulit-kulit 20

Dengan air itu dihancurluluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka).

وَلَهُم walahum dan untuk mereka مَّقَـٰمِعُ maqāmiʿu cambuk-cambuk مِنْ min dari حَدِيدٍۢ ḥadīdin besi 21

Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.

كُلَّمَآ kullamā setiap kali أَرَادُوٓا۟ arādū mereka hendak أَن an (bahwa) يَخْرُجُوا۟ yakhrujū mereka keluar مِنْهَا min'hā dari padanya مِنْ min dari/lantaran غَمٍّ ghammin kesengsaraan أُعِيدُوا۟ uʿīdū mereka dikembalikan فِيهَا fīhā kedalamnya وَذُوقُوا۟ wadhūqū dan rasakanlah عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلْحَرِيقِ l-ḥarīqi yang membakar 22

Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini".

إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُدْخِلُ yud'khilu akan memasukkan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga-surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai يُحَلَّوْنَ yuḥallawna mereka diberi perhiasan فِيهَا fīhā didalamnya مِنْ min dari أَسَاوِرَ asāwira gelang-gelang مِن min dari ذَهَبٍۢ dhahabin emas وَلُؤْلُؤًۭا ۖ walu'lu-an dan mutiara وَلِبَاسُهُمْ walibāsuhum dan pakaian mereka فِيهَا fīhā didalamnya حَرِيرٌۭ ḥarīrun sutera 23

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara dan pakaian mereka adalah sutra.

وَهُدُوٓا۟ wahudū dan mereka diberi petunjuk/dipimpin إِلَى ilā kepada ٱلطَّيِّبِ l-ṭayibi yang baik مِنَ mina dari ٱلْقَوْلِ l-qawli perkataan/ucapan وَهُدُوٓا۟ wahudū dan mereka diberi petunjuk إِلَىٰ ilā kepada صِرَٰطِ ṣirāṭi jalan ٱلْحَمِيدِ l-ḥamīdi terpuji 24

Dan mereka diberi petunjuk kepada ucapan-ucapan yang baik dan ditunjuki (pula) kepada jalan (Allah) yang terpuji.

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَيَصُدُّونَ wayaṣuddūna dan mereka menghalang-halangi عَن ʿan dari سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah وَٱلْمَسْجِدِ wal-masjidi dan Masjidil ٱلْحَرَامِ l-ḥarāmi Haram ٱلَّذِى alladhī yang جَعَلْنَـٰهُ jaʿalnāhu telah Kami jadikannya لِلنَّاسِ lilnnāsi untuk manusia سَوَآءً sawāan sama/bersama ٱلْعَـٰكِفُ l-ʿākifu bertekun/menetap فِيهِ fīhi didalamnya وَٱلْبَادِ ۚ wal-bādi dan datang berkunjung وَمَن waman dan barangsiapa يُرِدْ yurid menghendaki/bermaksud فِيهِ fīhi didalamnya بِإِلْحَادٍۭ bi-il'ḥādin melakukan kejahatan بِظُلْمٍۢ biẓul'min dengan/secara zalim نُّذِقْهُ nudhiq'hu Kami rasakan kepadanya مِنْ min dari عَذَابٍ ʿadhābin azab أَلِيمٍۢ alīmin yang pedih 25

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebagian siksa yang pedih.

وَإِذْ wa-idh dan ketika بَوَّأْنَا bawwanā Kami memberi tempat لِإِبْرَٰهِيمَ li-ib'rāhīma kepada Ibrahim مَكَانَ makāna tempat ٱلْبَيْتِ l-bayti rumah/Baitullah أَن an bahwa لَّا janganlah تُشْرِكْ tush'rik kamu mempersekutukan بِى dengan Aku شَيْـًۭٔا shayan segala sesuatu وَطَهِّرْ waṭahhir dan sucikanlah بَيْتِىَ baytiya rumah-Ku لِلطَّآئِفِينَ lilṭṭāifīna bagi orang-orang yang tawaf وَٱلْقَآئِمِينَ wal-qāimīna dan orang-orang yang berdiri/beribadat وَٱلرُّكَّعِ wal-rukaʿi dan orang-orang yang ruku' ٱلسُّجُودِ l-sujūdi orang-orang yang sujud 26

Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrāhīm di tempat Baitullah (dengan mengatakan), "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf dan orang-orang yang beribadat dan orang-orang yang rukuk dan sujud.

وَأَذِّن wa-adhin dan serulah فِى kepada ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia بِٱلْحَجِّ bil-ḥaji untuk mengerjakan haji يَأْتُوكَ yatūka mereka akan datang kepadamu رِجَالًۭا rijālan berjalan kaki وَعَلَىٰ waʿalā dan atas كُلِّ kulli tiap-tiap (mengendarai) ضَامِرٍۢ ḍāmirin onta kurus يَأْتِينَ yatīna mereka datang مِن min dari كُلِّ kulli tiap-tiap/segenap فَجٍّ fajjin jalan/penjuru عَمِيقٍۢ ʿamīqin dalam/jauh 27

Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus 1 yang datang dari segenap penjuru yang jauh,

لِّيَشْهَدُوا۟ liyashhadū supaya mereka menyaksikan مَنَـٰفِعَ manāfiʿa berbagai manfaat لَهُمْ lahum bagi mereka وَيَذْكُرُوا۟ wayadhkurū dan mereka menyebut ٱسْمَ is'ma nama ٱللَّهِ l-lahi Allah فِىٓ dalam أَيَّامٍۢ ayyāmin beberapa hari مَّعْلُومَـٰتٍ maʿlūmātin telah ditentukan عَلَىٰ ʿalā atas مَا apa (rezeki) رَزَقَهُم razaqahum Dia memberi rezeki kepada mereka مِّنۢ min dari بَهِيمَةِ bahīmati binatang ٱلْأَنْعَـٰمِ ۖ l-anʿāmi ternak فَكُلُوا۟ fakulū maka makanlah مِنْهَا min'hā dari padanya وَأَطْعِمُوا۟ wa-aṭʿimū dan beri makanlah ٱلْبَآئِسَ l-bāisa orang-orang yang sengsara ٱلْفَقِيرَ l-faqīra orang-orang yang fakir 28

supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan 1 atas rezeki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak 2. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.

ثُمَّ thumma kemudian لْيَقْضُوا۟ l'yaqḍū hendaklah mereka menghilangkan تَفَثَهُمْ tafathahum kotoran mereka وَلْيُوفُوا۟ walyūfū dan hendaklah mereka menyempurnakan نُذُورَهُمْ nudhūrahum nadzar mereka وَلْيَطَّوَّفُوا۟ walyaṭṭawwafū dan hendaklah mereka bertawaf بِٱلْبَيْتِ bil-bayti di rumah ٱلْعَتِيقِ l-ʿatīqi kuno/tua 29

Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran 1 yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nazar-nazar mereka 2 dan hendaklah mereka melakukan tawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah وَمَن waman dan barangsiapa يُعَظِّمْ yuʿaẓẓim memuliakan/menghormati حُرُمَـٰتِ ḥurumāti larangan/peraturan ٱللَّهِ l-lahi Allah فَهُوَ fahuwa maka dia/itu خَيْرٌۭ khayrun lebih baik لَّهُۥ lahu baginya عِندَ ʿinda di sisi رَبِّهِۦ ۗ rabbihi Tuhannya وَأُحِلَّتْ wa-uḥillat dan dihalalkan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلْأَنْعَـٰمُ l-anʿāmu binatang ternak إِلَّا illā kecuali مَا apa yang يُتْلَىٰ yut'lā dibacakan/diterangkan عَلَيْكُمْ ۖ ʿalaykum atas kalian فَٱجْتَنِبُوا۟ fa-ij'tanibū maka jauhilah ٱلرِّجْسَ l-rij'sa kekotoran/kenajisan مِنَ mina dari ٱلْأَوْثَـٰنِ l-awthāni berhala-berhala وَٱجْتَنِبُوا۟ wa-ij'tanibū dan jauhilah قَوْلَ qawla perkataan ٱلزُّورِ l-zūri dusta 30

Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di sisi Allah 1 maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhan-nya. Dan telah dihalalkan bagi kamu semua binatang ternak, terkecuali yang diterangkan kepadamu keharamannya, maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta,

حُنَفَآءَ ḥunafāa lurus/ikhlas لِلَّهِ lillahi bagi/kepada Allah غَيْرَ ghayra bukan/tidak مُشْرِكِينَ mush'rikīna mempersekutukan بِهِۦ ۚ bihi dengan-Nya/Dia وَمَن waman dan barangsiapa يُشْرِكْ yush'rik mempersekutukan بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah فَكَأَنَّمَا faka-annamā maka seakan-akan خَرَّ kharra dia tersungkur/jatuh مِنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit فَتَخْطَفُهُ fatakhṭafuhu maka/lalu menyambarnya ٱلطَّيْرُ l-ṭayru burung أَوْ aw atau تَهْوِى tahwī menerbangkan بِهِ bihi dengannya/kepadanya ٱلرِّيحُ l-rīḥu angin فِى dalam مَكَانٍۢ makānin tempat سَحِيقٍۢ saḥīqin jauh 31

dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barang siapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit, lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah وَمَن waman dan barangsiapa يُعَظِّمْ yuʿaẓẓim memuliakan/menghormati شَعَـٰٓئِرَ shaʿāira syi'ar-syi'ar ٱللَّهِ l-lahi Allah فَإِنَّهَا fa-innahā maka sesungguhnya itu مِن min dari تَقْوَى taqwā ketakwaan ٱلْقُلُوبِ l-qulūbi hati 32

Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah 1, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.

لَكُمْ lakum bagi kalian فِيهَا fīhā padanya مَنَـٰفِعُ manāfiʿu beberapa kemanfaatan إِلَىٰٓ ilā sampai أَجَلٍۢ ajalin waktu مُّسَمًّۭى musamman telah ditentukan ثُمَّ thumma kemudian مَحِلُّهَآ maḥilluhā tempatnya إِلَى ilā sampai (sekitar) ٱلْبَيْتِ l-bayti rumah ٱلْعَتِيقِ l-ʿatīqi kuno/tua 33

Bagi kamu pada binatang-binatang hadyu 1, itu ada beberapa manfaat 2 sampai kepada waktu yang ditentukan, kemudian tempat wajib (serta akhir masa) menyembelihnya ialah setelah sampai ke Al-Baytul ‘Atīq (Baitullah).

وَلِكُلِّ walikulli dan bagi tiap-tiap أُمَّةٍۢ ummatin ummat جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan مَنسَكًۭا mansakan cara peribadatan لِّيَذْكُرُوا۟ liyadhkurū supaya mereka mengingat/menyebut ٱسْمَ is'ma nama ٱللَّهِ l-lahi Allah عَلَىٰ ʿalā atas مَا apa رَزَقَهُم razaqahum Dia rezekikan pada mereka مِّنۢ min dari بَهِيمَةِ bahīmati binatang ٱلْأَنْعَـٰمِ ۗ l-anʿāmi ternak فَإِلَـٰهُكُمْ fa-ilāhukum maka Tuhanmu إِلَـٰهٌۭ ilāhun Tuhan وَٰحِدٌۭ wāḥidun satu/esa فَلَهُۥٓ falahu maka kepada-Nya أَسْلِمُوا۟ ۗ aslimū berserah dirilah kamu وَبَشِّرِ wabashiri dan berilah kabar gembira ٱلْمُخْبِتِينَ l-mukh'bitīna orang-orang yang tunduk/patuh 34

Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhan-mu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang إِذَا idhā apabila ذُكِرَ dhukira disebut ٱللَّهُ l-lahu Allah وَجِلَتْ wajilat bergetar قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka وَٱلصَّـٰبِرِينَ wal-ṣābirīna dan orang-orang yang sabar عَلَىٰ ʿalā atas مَآ apa أَصَابَهُمْ aṣābahum menimpa mereka وَٱلْمُقِيمِى wal-muqīmī dan orang-orang yang mendirikan ٱلصَّلَوٰةِ l-ṣalati sholat وَمِمَّا wamimmā dan dari apa رَزَقْنَـٰهُمْ razaqnāhum telah Kami rezekikan pada mereka يُنفِقُونَ yunfiqūna mereka menafkahkan 35

(yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan salat, dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami rezekikan kepada mereka.

وَٱلْبُدْنَ wal-bud'na dan onta itu جَعَلْنَـٰهَا jaʿalnāhā telah kami jadikan لَكُم lakum bagi kalian مِّن min dari شَعَـٰٓئِرِ shaʿāiri syi'ar-syi'ar ٱللَّهِ l-lahi Allah لَكُمْ lakum bagi kalian فِيهَا fīhā padanya خَيْرٌۭ ۖ khayrun kebaikan فَٱذْكُرُوا۟ fa-udh'kurū maka sebutlah ٱسْمَ is'ma nama ٱللَّهِ l-lahi Allah عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya صَوَآفَّ ۖ ṣawāffa berbaris فَإِذَا fa-idhā maka apabila وَجَبَتْ wajabat telah roboh جُنُوبُهَا junūbuhā lambungnya (disembelih) فَكُلُوا۟ fakulū maka makanlah مِنْهَا min'hā daripadanya وَأَطْعِمُوا۟ wa-aṭʿimū dan berilah makan ٱلْقَانِعَ l-qāniʿa orang yang rela dengan apa yang ada padanya وَٱلْمُعْتَرَّ ۚ wal-muʿ'tara dan orang yang meminta كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah سَخَّرْنَـٰهَا sakharnāhā Kami tundukannya لَكُمْ lakum bagi kalian لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur 36

Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagian dari syiar Allah; kamu memperoleh kebaikan yang banyak padanya, maka sebutlah olehmu nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah terikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah, Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu; mudah-mudahan kamu bersyukur.

لَن lan tidak akan يَنَالَ yanāla sampai ٱللَّهَ l-laha Allah لُحُومُهَا luḥūmuhā dagingnya وَلَا walā dan tidak دِمَآؤُهَا dimāuhā darahnya وَلَـٰكِن walākin akan tetapi يَنَالُهُ yanāluhu akan sampai kepada-Nya ٱلتَّقْوَىٰ l-taqwā takwa مِنكُمْ ۚ minkum daripada kamu كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah سَخَّرَهَا sakharahā Dia menundukkannya لَكُمْ lakum bagi kalian لِتُكَبِّرُوا۟ litukabbirū supaya kamu mengagungkan ٱللَّهَ l-laha Allah عَلَىٰ ʿalā atas مَا apa هَدَىٰكُمْ ۗ hadākum Dia memberi petunjuk kepadamu وَبَشِّرِ wabashiri dan berilah kabar gembira ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat kebaikan 37

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah, Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik.

۞ إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُدَٰفِعُ yudāfiʿu Dia membela عَنِ ʿani dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ ۗ āmanū beriman إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَا tidak يُحِبُّ yuḥibbu Dia menyukai كُلَّ kulla tiap-tiap خَوَّانٍۢ khawwānin orang yang berkhianat كَفُورٍ kafūrin orang yang ingkar 38

Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari nikmat.

أُذِنَ udhina telah diizinkan لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang يُقَـٰتَلُونَ yuqātalūna (mereka) diperangi بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka ظُلِمُوا۟ ۚ ẓulimū mereka dianiaya وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah عَلَىٰ ʿalā atas نَصْرِهِمْ naṣrihim menolong mereka لَقَدِيرٌ laqadīrun sungguh Maha Kuasa 39

Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أُخْرِجُوا۟ ukh'rijū (mereka) diusir مِن min dari دِيَـٰرِهِم diyārihim rumah/kampung halaman mereka بِغَيْرِ bighayri dengan tidak/tanpa حَقٍّ ḥaqqin kebenaran إِلَّآ illā melainkan أَن an bahwa يَقُولُوا۟ yaqūlū mereka berkata رَبُّنَا rabbunā Tuhan kami ٱللَّهُ ۗ l-lahu Allah وَلَوْلَا walawlā dan sekiranya tidak دَفْعُ dafʿu menolak ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia بَعْضَهُم baʿḍahum sebagian mereka بِبَعْضٍۢ bibaʿḍin dengan sebagian lain لَّهُدِّمَتْ lahuddimat tentu dirobohkan صَوَٰمِعُ ṣawāmiʿu biara-biara وَبِيَعٌۭ wabiyaʿun dan gereja-gereja وَصَلَوَٰتٌۭ waṣalawātun dan tempat-tempat sholat وَمَسَـٰجِدُ wamasājidu dan masjid-masjid يُذْكَرُ yudh'karu disebut فِيهَا fīhā didalamnya ٱسْمُ us'mu nama ٱللَّهِ l-lahi Allah كَثِيرًۭا ۗ kathīran banyak وَلَيَنصُرَنَّ walayanṣuranna dan sungguh akan menolong ٱللَّهُ l-lahu Allah مَن man orang يَنصُرُهُۥٓ ۗ yanṣuruhu ia menolongnya إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَقَوِىٌّ laqawiyyun sungguh Maha Kuat عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa 40

(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata, "Tuhan kami hanyalah Allah". Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi, dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa,

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang إِن in jika مَّكَّنَّـٰهُمْ makkannāhum Kami meneguhkan mereka فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi أَقَامُوا۟ aqāmū mereka mendirikan ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat وَءَاتَوُا۟ waātawū dan mereka menunaikan ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat وَأَمَرُوا۟ wa-amarū dan mereka menyuruh بِٱلْمَعْرُوفِ bil-maʿrūfi dengan perbuatan baik وَنَهَوْا۟ wanahaw dan mereka mencegah عَنِ ʿani dari ٱلْمُنكَرِ ۗ l-munkari kemungkaran وَلِلَّهِ walillahi dan kepada Allah عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu akibat/kesudahan ٱلْأُمُورِ l-umūri segala urusan 41

(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, niscaya mereka mendirikan salat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat yang makruf, dan mencegah dari perbuatan yang mungkar, dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.

وَإِن wa-in dan jika يُكَذِّبُوكَ yukadhibūka mereka mendustakan kamu فَقَدْ faqad maka sesungguhnya كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka قَوْمُ qawmu kaum نُوحٍۢ nūḥin Nuh وَعَادٌۭ waʿādun dan 'Ad وَثَمُودُ wathamūdu dan Tsamud 42

Dan jika mereka (orang-orang musyrik) mendustakan kamu, maka sesungguhnya telah mendustakan juga sebelum mereka kaum Nūḥ, ‘Ād, dan Ṡamūd,

وَقَوْمُ waqawmu dan kaum إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim وَقَوْمُ waqawmu dan kaum لُوطٍۢ lūṭin Luth 43

dan kaum Ibrāhīm, dan kaum Lūṭ,

وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan penduduk مَدْيَنَ ۖ madyana Madyan وَكُذِّبَ wakudhiba dan telah didustakan مُوسَىٰ mūsā Musa فَأَمْلَيْتُ fa-amlaytu maka Aku tangguhkan لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir ثُمَّ thumma kemudian أَخَذْتُهُمْ ۖ akhadhtuhum Aku ambil/azab mereka فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana كَانَ kāna adalah نَكِيرِ nakīri kebencian-Ku 44

dan penduduk Madyan, dan telah didustakan Musa, lalu Aku tangguhkan (azab-Ku) untuk orang-orang kafir, kemudian Aku azab mereka, maka (lihatlah) bagaimana besarnya kebencian-Ku (kepada mereka itu).

فَكَأَيِّن faka-ayyin maka berapa banyak مِّن min dari قَرْيَةٍ qaryatin kota/negeri أَهْلَكْنَـٰهَا ahlaknāhā telah Kami binasakan وَهِىَ wahiya dan ia (penduduknya) ظَالِمَةٌۭ ẓālimatun keadaan zalim فَهِىَ fahiya maka ia (rumah-rumah) خَاوِيَةٌ khāwiyatun roboh عَلَىٰ ʿalā atas عُرُوشِهَا ʿurūshihā atap-atapnya وَبِئْرٍۢ wabi'rin dan sumur/telaga مُّعَطَّلَةٍۢ muʿaṭṭalatin sunyi/ditinggalkan وَقَصْرٍۢ waqaṣrin dan istana مَّشِيدٍ mashīdin yang tinggi 45

Berapalah banyaknya kota yang Kami telah membinasakannya yang penduduknya dalam keadaan zalim, maka (tembok-tembok) kota itu roboh menutupi atap-atapnya dan (berapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi,

أَفَلَمْ afalam maka apakah tidak يَسِيرُوا۟ yasīrū mereka berjalan فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi فَتَكُونَ fatakūna maka adalah لَهُمْ lahum bagi mereka (mempunyai) قُلُوبٌۭ qulūbun hati يَعْقِلُونَ yaʿqilūna mereka memahami بِهَآ bihā dengannya/dengan itu أَوْ aw atau ءَاذَانٌۭ ādhānun telinga يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar بِهَا ۖ bihā dengannya/dengan itu فَإِنَّهَا fa-innahā maka sesungguhnya ia لَا tidak تَعْمَى taʿmā buta ٱلْأَبْصَـٰرُ l-abṣāru pandangan/mata وَلَـٰكِن walākin akan tetapi تَعْمَى taʿmā buta ٱلْقُلُوبُ l-qulūbu hati ٱلَّتِى allatī yang فِى di ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dalam dada 46

maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta ialah hati yang di dalam dada.

وَيَسْتَعْجِلُونَكَ wayastaʿjilūnaka dan mereka minta disegerakan kepadamu بِٱلْعَذَابِ bil-ʿadhābi dengan azab وَلَن walan dan tidak يُخْلِفَ yukh'lifa menyalahi ٱللَّهُ l-lahu Allah وَعْدَهُۥ ۚ waʿdahu janji-Nya وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya يَوْمًا yawman sehari عِندَ ʿinda di sisi رَبِّكَ rabbika Tuhanmu كَأَلْفِ ka-alfi seperti seribu سَنَةٍۢ sanatin tahun مِّمَّا mimmā dari apa تَعُدُّونَ taʿuddūna kamu hitung 47

Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari di sisi Tuhan-mu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.

وَكَأَيِّن waka-ayyin dan berapa banyak مِّن min dari قَرْيَةٍ qaryatin kota/negeri أَمْلَيْتُ amlaytu Aku tangguhkan لَهَا lahā padanya وَهِىَ wahiya dan ia (penduduknya) ظَالِمَةٌۭ ẓālimatun zalim ثُمَّ thumma kemudian أَخَذْتُهَا akhadhtuhā Aku ambil/azabnya (mereka) وَإِلَىَّ wa-ilayya dan kepada-Ku ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali 48

Dan berapalah banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka dan hanya kepada-Kulah kembalinya (segala sesuatu).

قُلْ qul katakanlah يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah أَنَا۠ anā aku لَكُمْ lakum bagi kalian نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan مُّبِينٌۭ mubīnun yang nyata 49

Katakanlah, "Hai manusia, sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang nyata kepada kamu".

فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh لَهُم lahum bagi mereka مَّغْفِرَةٌۭ maghfiratun ampunan وَرِزْقٌۭ wariz'qun dan rezeki كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia 50

Maka orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang سَعَوْا۟ saʿaw (mereka) berusaha فِىٓ pada ءَايَـٰتِنَا āyātinā ayat-ayat Kami مُعَـٰجِزِينَ muʿājizīna melemahkan أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahim 51

Dan orang-orang yang berusaha dengan maksud menentang ayat-ayat Kami dengan melemahkan (kemauan untuk beriman); mereka itu adalah penghuni-penghuni neraka.

وَمَآ wamā dan tidak أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus مِن min dari قَبْلِكَ qablika sebelum kamu مِن min dari رَّسُولٍۢ rasūlin seorang rasul وَلَا walā dan tidak نَبِىٍّ nabiyyin seorang nabi إِلَّآ illā melainkan إِذَا idhā apabila تَمَنَّىٰٓ tamannā dia berangan-angan/membaca أَلْقَى alqā melemparkan/memasukkan ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan فِىٓ dalam أُمْنِيَّتِهِۦ um'niyyatihi angan-angan/membaca فَيَنسَخُ fayansakhu maka menghapus/menghilangkan ٱللَّهُ l-lahu Allah مَا apa yang يُلْقِى yul'qī dimasukkan ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan ثُمَّ thumma kemudian يُحْكِمُ yuḥ'kimu menghukumkan/menguatkan ٱللَّهُ l-lahu Allah ءَايَـٰتِهِۦ ۗ āyātihi ayat-ayat-Nya وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana 52

Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasul pun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, setan pun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh setan itu dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

لِّيَجْعَلَ liyajʿala karena Dia hendak menjadikan مَا apa yang يُلْقِى yul'qī dimasukkan ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah/cobaan لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang فِى dalam قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka مَّرَضٌۭ maraḍun penyakit وَٱلْقَاسِيَةِ wal-qāsiyati dan keras قُلُوبُهُمْ ۗ qulūbuhum hati mereka وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim لَفِى lafī benar-benar dalam شِقَاقٍۭ shiqāqin pertentangan بَعِيدٍۢ baʿīdin yang jauh 53

agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh setan itu sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya, orang-orang yang zalim itu benar-benar dalam permusuhan yang sangat,

وَلِيَعْلَمَ waliyaʿlama dan supaya mengetahui ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْعِلْمَ l-ʿil'ma ilmu pengetahuan أَنَّهُ annahu bahwasanya ia ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar مِن min dari رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu فَيُؤْمِنُوا۟ fayu'minū lalu mereka beriman بِهِۦ bihi dengannya فَتُخْبِتَ fatukh'bita maka tunduk لَهُۥ lahu padanya قُلُوبُهُمْ ۗ qulūbuhum hati mereka وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَهَادِ lahādi sungguh memimpin ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū (mereka) إِلَىٰ ilā kepada صِرَٰطٍۢ ṣirāṭin jalan مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin yang lurus 54

dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al-Qur`ān itulah yang hak dari Tuhan-mu, lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah pemberi petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.

وَلَا walā dan tidak يَزَالُ yazālu senantiasa ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar فِى dalam مِرْيَةٍۢ mir'yatin keraguan مِّنْهُ min'hu daripadanya (Al-Qur'an) حَتَّىٰ ḥattā sehingga تَأْتِيَهُمُ tatiyahumu datang kepada mereka ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu waktu/saat بَغْتَةً baghtatan dengan tiba-tiba أَوْ aw atau يَأْتِيَهُمْ yatiyahum datang kepada mereka عَذَابُ ʿadhābu azab يَوْمٍ yawmin hari عَقِيمٍ ʿaqīmin tidak berubah/kiamat 55

Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu-raguan terhadap Al-Qur`ān hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan tiba-tiba, atau datang kepada mereka azab hari kiamat.

ٱلْمُلْكُ al-mul'ku kerajaan/kekuasaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلَّهِ lillahi bagi/pada Allah يَحْكُمُ yaḥkumu Dia memberi keputusan بَيْنَهُمْ ۚ baynahum diantara mereka فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka mengerjakan/beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan/saleh فِى dalam جَنَّـٰتِ jannāti surga ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kenikmatan 56

Kekuasaan pada hari itu ada pada Allah; Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam surga yang penuh kenikmatan.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mereka mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu لَهُمْ lahum bagi mereka عَذَابٌۭ ʿadhābun azab مُّهِينٌۭ muhīnun menghinakan 57

Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, maka bagi mereka azab yang menghinakan.

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هَاجَرُوا۟ hājarū (mereka) berhijrah فِى dalam/di سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah ثُمَّ thumma kemudian قُتِلُوٓا۟ qutilū mereka terbunuh أَوْ aw atau مَاتُوا۟ mātū mereka mati لَيَرْزُقَنَّهُمُ layarzuqannahumu pasti akan memberi rezeki kepada mereka ٱللَّهُ l-lahu Allah رِزْقًا riz'qan rezeki حَسَنًۭا ۚ ḥasanan baik وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَهُوَ lahuwa sungguh Dia خَيْرُ khayru sebaik-baik ٱلرَّٰزِقِينَ l-rāziqīna pemberi rezeki 58

Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka dibunuh atau mati benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.

لَيُدْخِلَنَّهُم layud'khilannahum sungguh Dia akan memasukkan mereka مُّدْخَلًۭا mud'khalan tempat masuk يَرْضَوْنَهُۥ ۗ yarḍawnahu mereka menyukainya وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَعَلِيمٌ laʿalīmun sungguh Maha Mengetahui حَلِيمٌۭ ḥalīmun Maha Penyantun 59

Sesungguhnya Allah akan memasukkan mereka ke dalam suatu tempat (surga) yang mereka menyukainya. Dan sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Penyantun.

۞ ذَٰلِكَ dhālika demikianlah وَمَنْ waman dan barangsiapa عَاقَبَ ʿāqaba membalas بِمِثْلِ bimith'li dengan serupa/seimbang مَا apa yang عُوقِبَ ʿūqiba dibalas بِهِۦ bihi dengannya/kepadanya ثُمَّ thumma kemudian بُغِىَ bughiya dia dianiaya عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya لَيَنصُرَنَّهُ layanṣurannahu sungguh akan menolongnya ٱللَّهُ ۗ l-lahu Allah إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَعَفُوٌّ laʿafuwwun sungguh Maha Pemaaf غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun 60

Demikianlah dan barang siapa membalas seimbang dengan penganiayaan yang pernah ia derita, kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah akan menolongnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah بِأَنَّ bi-anna karena sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُولِجُ yūliju Dia memasukkan ٱلَّيْلَ al-layla malam فِى dalam ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang وَيُولِجُ wayūliju dan Dia memasukkan ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang فِى dalam ٱلَّيْلِ al-layli malam وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah سَمِيعٌۢ samīʿun Maha Mendengar بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat 61

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah (kuasa) memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan bahwasanya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

ذَٰلِكَ dhālika demikianlah بِأَنَّ bi-anna karena sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلْحَقُّ l-ḥaqu hak وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya مَا apa يَدْعُونَ yadʿūna mereka seru مِن min dari دُونِهِۦ dūnihi selain Dia هُوَ huwa ia/itu ٱلْبَـٰطِلُ l-bāṭilu palsu/batil وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلْعَلِىُّ l-ʿaliyu Maha Tinggi ٱلْكَبِيرُ l-kabīru Maha Besar 62

(Kuasa Allah) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dia-lah (Tuhan) Yang Hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain Allah, itulah yang batil dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.

أَلَمْ alam apakah tidak تَرَ tara kamu lihat أَنَّ anna bahwasanya ٱللَّهَ l-laha Allah أَنزَلَ anzala Dia menurunkan مِنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit مَآءًۭ māan air فَتُصْبِحُ fatuṣ'biḥu maka menjadilah ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi مُخْضَرَّةً ۗ mukh'ḍarratan menghijau إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَطِيفٌ laṭīfun Maha Halus خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui 63

Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menurunkan air dari langit, lalu jadilah bumi itu hijau? Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

لَّهُۥ lahu kepunyaan-Nya مَا apa فِى di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَمَا wamā dan apa فِى di ٱلْأَرْضِ ۗ l-arḍi dalam bumi وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَهُوَ lahuwa sungguh Dia ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji 64

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

أَلَمْ alam tidakkah تَرَ tara kamu melihat أَنَّ anna bahwasanya ٱللَّهَ l-laha Allah سَخَّرَ sakhara Dia menundukkan لَكُم lakum bagi kalian مَّا apa فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَٱلْفُلْكَ wal-ful'ka dan perahu تَجْرِى tajrī berjalan/berlayar فِى di ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan بِأَمْرِهِۦ bi-amrihi dengan perintah-Nya وَيُمْسِكُ wayum'siku dan Dia menahan ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit أَن an akan تَقَعَ taqaʿa jatuh عَلَى ʿalā di atas ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi إِلَّا illā melainkan بِإِذْنِهِۦٓ ۗ bi-idh'nihi dengan izin-Nya إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah بِٱلنَّاسِ bil-nāsi dengan/kepada manusia لَرَءُوفٌۭ laraūfun benar-benar Maha Pengasih رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang 65

Apakah kamu tiada melihat bahwasanya Allah menundukkan bagimu apa yang ada di bumi dan bahtera yang berlayar di lautan dengan perintah-Nya. Dan Dia menahan (benda-benda) langit jatuh ke bumi, melainkan dengan izin-Nya? Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada Manusia.

وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَحْيَاكُمْ aḥyākum menghidupkan kamu ثُمَّ thumma kemudian يُمِيتُكُمْ yumītukum Dia mematikan kalian ثُمَّ thumma kemudian يُحْيِيكُمْ ۗ yuḥ'yīkum Dia menghidupkan kalian إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia لَكَفُورٌۭ lakafūrun sungguh ingkar 66

Dan Dia-lah Allah yang telah menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu (lagi); sesungguhnya manusia itu benar-benar sangat mengingkari nikmat.

لِّكُلِّ likulli bagi tiap-tiap أُمَّةٍۢ ummatin ummat جَعَلْنَا jaʿalnā Kami telah menjadikan مَنسَكًا mansakan cara beribadat/syareat هُمْ hum mereka نَاسِكُوهُ ۖ nāsikūhu mensyareatkan/melakukannya فَلَا falā maka janganlah يُنَـٰزِعُنَّكَ yunāziʿunnaka mereka membantah kamu فِى dalam ٱلْأَمْرِ ۚ l-amri urusan وَٱدْعُ wa-ud'ʿu dan serulah إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكَ ۖ rabbika Tuhanmu إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu لَعَلَىٰ laʿalā benar-benar di atas هُدًۭى hudan petunjuk/jalan مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin yang lurus 67

Bagi tiap-tiap umat telah Kami tetapkan syariat tertentu yang mereka lakukan, maka janganlah sekali-kali mereka membantah kamu dalam urusan (syariat) ini dan serulah kepada (agama) Tuhan-mu. Sesungguhnya, kamu benar-benar berada pada jalan yang lurus.

وَإِن wa-in dan jika جَـٰدَلُوكَ jādalūka mereka membantah kamu فَقُلِ faquli maka katakanlah ٱللَّهُ l-lahu Allah أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَا bimā dengan/tentang apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan 68

Dan jika mereka membantah kamu, maka katakanlah, "Allah lebih mengetahui tentang apa yang kamu kerjakan".

ٱللَّهُ al-lahu Allah يَحْكُمُ yaḥkumu mengadili بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu يَوْمَ yawma hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat فِيمَا fīmā dalam/tentang apa كُنتُمْ kuntum kalian adalah فِيهِ fīhi didalamnya تَخْتَلِفُونَ takhtalifūna kamu perselisihkan 69

Allah akan mengadili di antara kamu pada hari kiamat tentang apa yang kamu dahulu selalu berselisih padanya.

أَلَمْ alam tidaklah تَعْلَمْ taʿlam kamu mengetahui أَنَّ anna bahwasanya ٱللَّهَ l-laha Allah يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui مَا apa فِى di ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit وَٱلْأَرْضِ ۗ wal-arḍi dan bumi إِنَّ inna sesungguhnya ذَٰلِكَ dhālika demikian itu فِى di dalam كِتَـٰبٍ ۚ kitābin kitab إِنَّ inna sesungguhnya ذَٰلِكَ dhālika demikian itu عَلَى ʿalā atas/bagi ٱللَّهِ l-lahi Allah يَسِيرٌۭ yasīrun mudah 70

Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi?; bahwasanya yang demikian itu terdapat dalam sebuah kitab (Lawḥ Maḥfūẓ). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.

وَيَعْبُدُونَ wayaʿbudūna dan mereka menyembah مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah مَا apa yang لَمْ lam tidak يُنَزِّلْ yunazzil (Allah) menurunkan بِهِۦ bihi dengannya/tentang itu سُلْطَـٰنًۭا sul'ṭānan kekuasaan/keterangan وَمَا wamā dan apa yang لَيْسَ laysa tidak لَهُم lahum bagi mereka بِهِۦ bihi dengannya/terhadapnya عِلْمٌۭ ۗ ʿil'mun pengetahuan وَمَا wamā dan tidak لِلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim مِن min dari نَّصِيرٍۢ naṣīrin seorang penolong 71

Dan mereka menyembah selain Allah, apa yang Allah tidak menurunkan keterangan tentang itu dan apa yang mereka sendiri tiada mempunyai pengetahuan terhadapnya. Dan bagi orang-orang yang zalim sekali-kali tidak ada seorang penolong pun.

وَإِذَا wa-idhā dan apabila تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin nyata/terang تَعْرِفُ taʿrifu kamu melihat فِى dalam/pada وُجُوهِ wujūhi muka ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar ٱلْمُنكَرَ ۖ l-munkara keingkaran يَكَادُونَ yakādūna hampir-hampir mereka يَسْطُونَ yasṭūna mereka akan menyerang بِٱلَّذِينَ bi-alladhīna kepada orang-orang yang يَتْلُونَ yatlūna (mereka) membacakan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka ءَايَـٰتِنَا ۗ āyātinā ayat-ayat Kami قُلْ qul katakanlah أَفَأُنَبِّئُكُم afa-unabbi-ukum apakah akan kuterangkan padamu بِشَرٍّۢ bisharrin dengan yang lebih buruk مِّن min dari ذَٰلِكُمُ ۗ dhālikumu yang demikian itu ٱلنَّارُ l-nāru api/neraka وَعَدَهَا waʿadahā telah mengancamkannya ٱللَّهُ l-lahu Allah ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ ۖ kafarū kafir/ingkar وَبِئْسَ wabi'sa dengan seburuk-buruk ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali 72

Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang, niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada muka orang-orang yang kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah, "Apakah akan aku kabarkan kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?" Allah telah mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah seburuk-buruknya tempat kembali.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia ضُرِبَ ḍuriba telah dijadikan مَثَلٌۭ mathalun perumpamaan فَٱسْتَمِعُوا۟ fa-is'tamiʿū maka dengarkanlah لَهُۥٓ ۚ lahu padanya (perumpamaan itu) إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang تَدْعُونَ tadʿūna kamu seru مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah لَن lan mereka tidak يَخْلُقُوا۟ yakhluqū dapat menciptakan ذُبَابًۭا dhubāban seekor lalat وَلَوِ walawi walaupun ٱجْتَمَعُوا۟ ij'tamaʿū mereka berkumpul لَهُۥ ۖ lahu untuknya وَإِن wa-in dan jika يَسْلُبْهُمُ yaslub'humu merampas mereka ٱلذُّبَابُ l-dhubābu lalat itu شَيْـًۭٔا shayan sesuatu لَّا tidaklah يَسْتَنقِذُوهُ yastanqidhūhu mereka mempertahankannya/merebutnya مِنْهُ ۚ min'hu dari padanya ضَعُفَ ḍaʿufa lemah ٱلطَّالِبُ l-ṭālibu orang yang mencari/menyembah وَٱلْمَطْلُوبُ wal-maṭlūbu dan orang yang dicari/disembah 73

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.

مَا mereka tidak قَدَرُوا۟ qadarū menghargakan ٱللَّهَ l-laha Allah حَقَّ ḥaqqa sebenar-benar قَدْرِهِۦٓ ۗ qadrihi penghargaan kepada-Nya إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah لَقَوِىٌّ laqawiyyun sungguh Maha Kuat عَزِيزٌ ʿazīzun Maha Perkasa 74

Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

ٱللَّهُ al-lahu Allah يَصْطَفِى yaṣṭafī memilih مِنَ mina dari ٱلْمَلَـٰٓئِكَةِ l-malāikati Malaikat رُسُلًۭا rusulan utusan-utusan وَمِنَ wamina dan dari ٱلنَّاسِ ۚ l-nāsi manusia إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah سَمِيعٌۢ samīʿun Maha Mendengar بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat 75

Allah memilih utusan-utusan-(Nya) dari malaikat dan dari manusia; sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

يَعْلَمُ yaʿlamu (Allah) mengetahui مَا apa yang بَيْنَ bayna diantara أَيْدِيهِمْ aydīhim tangan/hadapan mereka وَمَا wamā dan apa خَلْفَهُمْ ۗ khalfahum belakang mereka وَإِلَى wa-ilā dan kepada ٱللَّهِ l-lahi Allah تُرْجَعُ tur'jaʿu dikembalikan ٱلْأُمُورُ l-umūru segala urusan 76

Allah mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka. Dan hanya kepada Allah dikembalikan semua urusan.

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman ٱرْكَعُوا۟ ir'kaʿū ruku'lah kamu وَٱسْجُدُوا۟ wa-us'judū dan sujudlah kamu وَٱعْبُدُوا۟ wa-uʿ'budū dan sembahlah رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian وَٱفْعَلُوا۟ wa-if'ʿalū dan berbuatlah ٱلْخَيْرَ l-khayra kebaikan لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تُفْلِحُونَ ۩ tuf'liḥūna kamu beruntung 77

Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhan-mu, dan perbuatlah kebajikan supaya kamu mendapat kemenangan.

وَجَـٰهِدُوا۟ wajāhidū dan berjihadlah kamu فِى di ٱللَّهِ l-lahi (jalan) Allah حَقَّ ḥaqqa sebenar-benar جِهَادِهِۦ ۚ jihādihi jihadnya هُوَ huwa Dia ٱجْتَبَىٰكُمْ ij'tabākum memilih kamu وَمَا wamā dan Dia tidak جَعَلَ jaʿala menjadikan عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian فِى dalam ٱلدِّينِ l-dīni agama مِنْ min dari حَرَجٍۢ ۚ ḥarajin kesempitan مِّلَّةَ millata agama أَبِيكُمْ abīkum bapak kamu إِبْرَٰهِيمَ ۚ ib'rāhīma Ibrahim هُوَ huwa Dia سَمَّىٰكُمُ sammākumu menampakan kamu ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna orang-orang muslim مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum/dahulu وَفِى wafī dan dalam هَـٰذَا hādhā ini لِيَكُونَ liyakūna supaya adalah ٱلرَّسُولُ l-rasūlu Rasul شَهِيدًا shahīdan menjadi saksi عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian وَتَكُونُوا۟ watakūnū dan adalah kamu شُهَدَآءَ shuhadāa menjadi saksi عَلَى ʿalā atas ٱلنَّاسِ ۚ l-nāsi manusia فَأَقِيمُوا۟ fa-aqīmū maka dirikanlah ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat وَءَاتُوا۟ waātū dan tunaikanlah ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat وَٱعْتَصِمُوا۟ wa-iʿ'taṣimū dan berpegang teguhlah kamu بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah هُوَ huwa Dia مَوْلَىٰكُمْ ۖ mawlākum pelindung kamu فَنِعْمَ faniʿ'ma maka sebaik-baik ٱلْمَوْلَىٰ l-mawlā pelindung وَنِعْمَ waniʿ'ma dan sebaik-baik ٱلنَّصِيرُ l-naṣīru penolong 78

Dan berjihadlah kamu di jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrāhīm. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu 1 dan (begitu pula) dalam (Al-Qur`ān) ini supaya rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dia-lah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.