Juz 27
Adh-Dhariyat (31-60), At-Tur (1-49), An-Najm (1-62), Al-Qamar (1-55), Ar-Rahman (1-78), Al-Waqi'ah (1-96), Al-Hadid (1-29)
۞ قَالَ qāla (Ibrahim)berkata فَمَا famā maka apakah خَطْبُكُمْ khaṭbukum pembicaraanmu أَيُّهَا ayyuhā wahai ٱلْمُرْسَلُونَ l-mur'salūna para utusan 31
Ibrāhīm bertanya, "Apakah urusanmu, hai para utusan?"
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّآ innā sesungguhnya kami أُرْسِلْنَآ ur'sil'nā kami di utus إِلَىٰ ilā kepada قَوْمٍۢ qawmin kaum مُّجْرِمِينَ muj'rimīna orang-orang yang berdosa 32
Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Lūṭ),
لِنُرْسِلَ linur'sila agar kami kirimkan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka حِجَارَةًۭ ḥijāratan batu-batu مِّن min dari طِينٍۢ ṭīnin tanah 33
agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah (yang keras),
مُّسَوَّمَةً musawwamatan yang ditandai عِندَ ʿinda di sisi رَبِّكَ rabbika Tuhanmu لِلْمُسْرِفِينَ lil'mus'rifīna untuk orang-orang yang melampaui batas 34
yang ditandai di sisi Tuhan-mu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas"1.
فَأَخْرَجْنَا fa-akhrajnā maka Kami keluarkan مَن man orang yang كَانَ kāna adalah فِيهَا fīhā didalamnya مِنَ mina dari ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman 35
Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Lūṭ itu.
فَمَا famā maka tidak وَجَدْنَا wajadnā kami dapati فِيهَا fīhā didalamnya غَيْرَ ghayra selain بَيْتٍۢ baytin sebuah rumah مِّنَ mina dari ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna orang-orang yang berserah diri 36
Dan Kami tidak mendapati di negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang yang berserah diri1.
وَتَرَكْنَا wataraknā dan kami tinggalkan فِيهَآ fīhā didalamnya ءَايَةًۭ āyatan tanda-tanda لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang يَخَافُونَ yakhāfūna mereka takut ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab ٱلْأَلِيمَ l-alīma pedih 37
Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda1 bagi orang-orang yang takut kepada siksa yang pedih.
وَفِى wafī dan pada مُوسَىٰٓ mūsā Musa إِذْ idh ketika أَرْسَلْنَـٰهُ arsalnāhu Kami mengutusnya إِلَىٰ ilā kepada فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/mu'jizat مُّبِينٍۢ mubīnin nyata 38
Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Firʻawn dengan membawa mukjizat yang nyata.
فَتَوَلَّىٰ fatawallā maka dia berpaling بِرُكْنِهِۦ biruk'nihi dengan kekuatannya وَقَالَ waqāla dan dia berkata سَـٰحِرٌ sāḥirun seorang tukang sihir أَوْ aw atau مَجْنُونٌۭ majnūnun seorang gila 39
Maka dia (Firʻawn ) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata, "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
فَأَخَذْنَـٰهُ fa-akhadhnāhu maka Kami ambil/siksa dia وَجُنُودَهُۥ wajunūdahu dan bala tentaranya فَنَبَذْنَـٰهُمْ fanabadhnāhum lalu Kami lemparkan mereka فِى fī ke dalam ٱلْيَمِّ l-yami laut وَهُوَ wahuwa dan dia مُلِيمٌۭ mulīmun seorang tercela 40
Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.
وَفِى wafī dan pada عَادٍ ʿādin 'Ad إِذْ idh ketika أَرْسَلْنَا arsalnā Kami kirimkan عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka ٱلرِّيحَ l-rīḥa angin ٱلْعَقِيمَ l-ʿaqīma membinasakan 41
Dan juga pada (kisah) ʻĀd ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,
مَا mā tidak تَذَرُ tadharu membiarkan مِن min dari شَىْءٍ shayin sesuatu أَتَتْ atat ia datang عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya إِلَّا illā kecuali جَعَلَتْهُ jaʿalathu ia jadikannya كَٱلرَّمِيمِ kal-ramīmi seperti abu/hancur 42
angin itu tidak membiarkan satu pun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.
وَفِى wafī dan pada ثَمُودَ thamūda kaum Tsamud إِذْ idh ketika قِيلَ qīla dikatakan لَهُمْ lahum kepada mereka تَمَتَّعُوا۟ tamattaʿū bersenang-senanglah حَتَّىٰ ḥattā sehingga حِينٍۢ ḥīnin suatu waktu 43
Dan pada (kisah) kaum Ṡamūd ketika dikatakan kepada mereka, "Bersenang-senanglah kalian sampai suatu waktu".
فَعَتَوْا۟ faʿataw maka mereka angkuh عَنْ ʿan dari أَمْرِ amri perintah رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka فَأَخَذَتْهُمُ fa-akhadhathumu maka menyambar ٱلصَّـٰعِقَةُ l-ṣāʿiqatu petir وَهُمْ wahum sedang mereka يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka melihat 44
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan-nya, lalu mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.
فَمَا famā maka tidak ٱسْتَطَـٰعُوا۟ is'taṭāʿū mereka kuasa مِن min dari قِيَامٍۢ qiyāmin berdiri/bangun وَمَا wamā dan tidak ada كَانُوا۟ kānū adalah mereka مُنتَصِرِينَ muntaṣirīna mendapat pertolongan 45
Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,
وَقَوْمَ waqawma dan kaum نُوحٍۢ nūḥin Nuh مِّن min dari قَبْلُ ۖ qablu sebelum itu إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka قَوْمًۭا qawman kaum فَـٰسِقِينَ fāsiqīna orang-orang yang fasik 46
dan (Kami membinasakan) kaum Nūḥ sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.
وَٱلسَّمَآءَ wal-samāa dan langit بَنَيْنَـٰهَا banaynāhā Kami bangun ia بِأَيْي۟دٍۢ bi-aydin dengan kekuasaan وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami لَمُوسِعُونَ lamūsiʿūna benar-benar luas 47
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi فَرَشْنَـٰهَا farashnāhā Kami hamparkannya فَنِعْمَ faniʿ'ma maka sebaik-baik ٱلْمَـٰهِدُونَ l-māhidūna yang menghamparkan 48
Dan bumi itu Kami hamparkan; maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).
وَمِن wamin dan dari كُلِّ kulli segala شَىْءٍ shayin sesuatu خَلَقْنَا khalaqnā Kami ciptakan زَوْجَيْنِ zawjayni berpasang-pasangan لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat 49
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.
فَفِرُّوٓا۟ fafirrū maka segeralah إِلَى ilā kepada ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُم lakum bagi kalian مِّنْهُ min'hu daripada-Nya نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan مُّبِينٌۭ mubīnun nyata 50
Maka segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
وَلَا walā dan jangan تَجْعَلُوا۟ tajʿalū kalian jadikan مَعَ maʿa beserta ٱللَّهِ l-lahi Allah إِلَـٰهًا ilāhan Tuhan ءَاخَرَ ۖ ākhara lain إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُم lakum bagi kalian مِّنْهُ min'hu darinya نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan مُّبِينٌۭ mubīnun nyata 51
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain disamping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.
كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah مَآ mā tidak أَتَى atā datang ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang مِن min dari قَبْلِهِم qablihim sebelum mereka مِّن min dari رَّسُولٍ rasūlin seorang rasul إِلَّا illā kecuali قَالُوا۟ qālū mereka berkata سَاحِرٌ sāḥirun seorang tukang sihir أَوْ aw atau مَجْنُونٌ majnūnun seorang gila 52
Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila".
أَتَوَاصَوْا۟ atawāṣaw apakah mereka saling berwasiat بِهِۦ ۚ bihi tentang itu بَلْ bal bahkan هُمْ hum mereka قَوْمٌۭ qawmun kaum طَاغُونَ ṭāghūna melampaui batas 53
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
فَتَوَلَّ fatawalla maka berpalinglah kamu عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka فَمَآ famā maka tidaklah أَنتَ anta kamu بِمَلُومٍۢ bimalūmin orang-orang yang tercela 54
Maka berpalinglah kamu dari mereka, dan kamu sekali-kali tidak tercela.
وَذَكِّرْ wadhakkir dan berilah peringatan فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya ٱلذِّكْرَىٰ l-dhik'rā peringatan itu تَنفَعُ tanfaʿu memberi manfaat ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman 55
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
وَمَا wamā dan tidaklah خَلَقْتُ khalaqtu Aku menciptakan ٱلْجِنَّ l-jina jin وَٱلْإِنسَ wal-insa dan manusia إِلَّا illā kecuali لِيَعْبُدُونِ liyaʿbudūni supaya mereka menyembah-Ku 56
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.
مَآ mā tidak أُرِيدُ urīdu Aku menghendaki مِنْهُم min'hum dari mereka مِّن min dari رِّزْقٍۢ riz'qin rezeki وَمَآ wamā dan tidak أُرِيدُ urīdu Aku menghendaki أَن an supaya يُطْعِمُونِ yuṭ'ʿimūni mereka memberi Aku makan 57
Aku tidak menghendaki rezeki sedikit pun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلرَّزَّاقُ l-razāqu Maha Pemberi rezeki ذُو dhū mempunyai ٱلْقُوَّةِ l-quwati kekuatan ٱلْمَتِينُ l-matīnu teguh/kokoh 58
Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi sangat kukuh.
فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang ظَلَمُوا۟ ẓalamū zalim ذَنُوبًۭا dhanūban bahagian(siksa) مِّثْلَ mith'la seperti ذَنُوبِ dhanūbi bahagian(siksa) أَصْحَـٰبِهِمْ aṣḥābihim teman-teman mereka فَلَا falā maka jangan يَسْتَعْجِلُونِ yastaʿjilūni mereka meminta disegerakan kepada-Ku 59
Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bagian (siksa) seperti bagian teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku menyegerakannya.
فَوَيْلٌۭ fawaylun maka kecelakaanlah لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar مِن min dari يَوْمِهِمُ yawmihimu pada hari mereka ٱلَّذِى alladhī yang يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka diancam 60
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka1.
وَٱلطُّورِ wal-ṭūri demi bukit 1
Demi bukit1,
وَكِتَـٰبٍۢ wakitābin dan kitab مَّسْطُورٍۢ masṭūrin tertulis 2
dan kitab yang ditulis,
فِى fī pada رَقٍّۢ raqqin lembaran مَّنشُورٍۢ manshūrin terbentang 3
pada lembaran yang terbuka,
وَٱلْبَيْتِ wal-bayti dan rumah ٱلْمَعْمُورِ l-maʿmūri dimakmurkan 4
dan demi Baitul Makmur1,
وَٱلسَّقْفِ wal-saqfi dan atap ٱلْمَرْفُوعِ l-marfūʿi ditinggikan 5
dan atap yang ditinggikan (langit),
وَٱلْبَحْرِ wal-baḥri dan laut ٱلْمَسْجُورِ l-masjūri mendidih 6
dan laut yang di dalam tanahnya ada api,
إِنَّ inna sesungguhnya عَذَابَ ʿadhāba azab رَبِّكَ rabbika Tuhanmu لَوَٰقِعٌۭ lawāqiʿun pasti terjadi 7
sesungguhnya azab Tuhan-mu pasti terjadi,
مَّا mā tidak ada لَهُۥ lahu baginya مِن min dari yang دَافِعٍۢ dāfiʿin menolak 8
tidak seorang pun yang dapat menolaknya,
يَوْمَ yawma pada hari تَمُورُ tamūru bergoncang ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit مَوْرًۭا mawran sungguh-sungguh bergoncang 9
pada hari ketika langit benar-benar berguncang,
وَتَسِيرُ watasīru dan berjalan ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung سَيْرًۭا sayran sungguh-sungguh berjalan 10
dan gunung benar-benar berjalan.
فَوَيْلٌۭ fawaylun maka kecelakaanlah يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 11
Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang هُمْ hum mereka فِى fī dalam خَوْضٍۢ khawḍin kesesatan يَلْعَبُونَ yalʿabūna mereka bermain-main 12
(yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan,
يَوْمَ yawma pada hari يُدَعُّونَ yudaʿʿūna mereka di dorong إِلَىٰ ilā kepada نَارِ nāri api neraka جَهَنَّمَ jahannama jahanam دَعًّا daʿʿan sungguh-sungguh di dorong 13
pada hari mereka didorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya.
هَـٰذِهِ hādhihi inilah ٱلنَّارُ l-nāru api/neraka ٱلَّتِى allatī yang كُنتُم kuntum kalian adalah بِهَا bihā dengannya تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan 14
(Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya".
أَفَسِحْرٌ afasiḥ'run maka apakah sihir هَـٰذَآ hādhā ini أَمْ am atau أَنتُمْ antum kamu لَا lā tidak تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu melihat 15
Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat?
ٱصْلَوْهَا iṣ'lawhā masuklah kedalam فَٱصْبِرُوٓا۟ fa-iṣ'birū maka bersabarlah kamu أَوْ aw atau لَا lā tidak تَصْبِرُوا۟ taṣbirū kamu sabar سَوَآءٌ sawāon sama saja عَلَيْكُمْ ۖ ʿalaykum atas kalian إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah تُجْزَوْنَ tuj'zawna kamu diberi balasan مَا mā apa yang كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu perbuat 16
Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa فِى fī dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga وَنَعِيمٍۢ wanaʿīmin dan kenikmatan 17
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan,
فَـٰكِهِينَ fākihīna mereka bersuka ria بِمَآ bimā dengan apa yang ءَاتَىٰهُمْ ātāhum memberikan kepada mereka رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka وَوَقَىٰهُمْ wawaqāhum dan memelihara mereka رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahanam 18
mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka.
كُلُوا۟ kulū makanlah وَٱشْرَبُوا۟ wa-ish'rabū dan minumlah هَنِيٓـًٔۢا hanīan dengan enak بِمَا bimā terhadap apa كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan 19
(Dikatakan kepada mereka), "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan",
مُتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَىٰ ʿalā atas سُرُرٍۢ sururin dipan مَّصْفُوفَةٍۢ ۖ maṣfūfatin berbaris/teratur وَزَوَّجْنَـٰهُم wazawwajnāhum dan Kami jodohkan mereka بِحُورٍ biḥūrin jelita/bidadari عِينٍۢ ʿīnin mata 20
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَٱتَّبَعَتْهُمْ wa-ittabaʿathum dan mengikuti mereka ذُرِّيَّتُهُم dhurriyyatuhum anak cucu mereka بِإِيمَـٰنٍ biīmānin dalam keimanan أَلْحَقْنَا alḥaqnā Kami pertemukan بِهِمْ bihim dengan mereka ذُرِّيَّتَهُمْ dhurriyyatahum anak cucu mereka وَمَآ wamā dan tidak أَلَتْنَـٰهُم alatnāhum Kami mengurangi mereka مِّنْ min dari عَمَلِهِم ʿamalihim amal perbuatan mereka مِّن min dari شَىْءٍۢ ۚ shayin sedikit pun كُلُّ kullu tiap-tiap ٱمْرِئٍۭ im'ri-in seseorang بِمَا bimā dengan apa yang كَسَبَ kasaba ia kerjakan رَهِينٌۭ rahīnun terikat/tergantung 21
Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka1, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.
وَأَمْدَدْنَـٰهُم wa-amdadnāhum dan Kami tambah mereka بِفَـٰكِهَةٍۢ bifākihatin dengan buah-buahan وَلَحْمٍۢ walaḥmin dan daging مِّمَّا mimmā dari apa يَشْتَهُونَ yashtahūna mereka ingini 22
Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.
يَتَنَـٰزَعُونَ yatanāzaʿūna mereka saling mengedarkan فِيهَا fīhā didalamnya كَأْسًۭا kasan piala-piala لَّا lā tidak ada لَغْوٌۭ laghwun sesuatu yang sia-sia فِيهَا fīhā didalamnya وَلَا walā dan tidak ada تَأْثِيمٌۭ tathīmun perbuatan dosa 23
Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.
۞ وَيَطُوفُ wayaṭūfu dan berkeliling عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka غِلْمَانٌۭ ghil'mānun anak-anak muda لَّهُمْ lahum untuk mereka كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka لُؤْلُؤٌۭ lu'lu-on mutiara مَّكْنُونٌۭ maknūnun tersimpan 24
Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.
وَأَقْبَلَ wa-aqbala dan menghadap بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka عَلَىٰ ʿalā atas بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka saling tanya menanya 25
Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertanya.
قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami قَبْلُ qablu dahulu فِىٓ fī dalam أَهْلِنَا ahlinā keluarga kami مُشْفِقِينَ mush'fiqīna orang-orang yang takut 26
Mereka berkata, "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".
فَمَنَّ famanna maka memberi karunia ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami وَوَقَىٰنَا wawaqānā dan Dia memelihara kami عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلسَّمُومِ l-samūmi sangat panas 27
Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.
إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum نَدْعُوهُ ۖ nadʿūhu kami menyembah-Nya إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia هُوَ huwa Dia ٱلْبَرُّ l-baru Yang Melimpahkan Kebaikan ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang 28
Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.
فَذَكِّرْ fadhakkir maka berilah peringatan فَمَآ famā maka tidaklah أَنتَ anta kamu بِنِعْمَتِ biniʿ'mati dengan nikmat رَبِّكَ rabbika Tuhanmu بِكَاهِنٍۢ bikāhinin dengan dukun/tukang tenung وَلَا walā dan tidak مَجْنُونٍ majnūnin seorang gila 29
Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhan-mu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila.
أَمْ am ataukah/apakah يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan شَاعِرٌۭ shāʿirun seorang penyair نَّتَرَبَّصُ natarabbaṣu kita tunggu-tunggu بِهِۦ bihi dengannya رَيْبَ rayba ragu-ragu ٱلْمَنُونِ l-manūni zaman/masa 30
Bahkan mereka mengatakan, "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya".
قُلْ qul katakanlah تَرَبَّصُوا۟ tarabbaṣū tunggulah فَإِنِّى fa-innī maka sesungguhnya aku مَعَكُم maʿakum bersamamu مِّنَ mina dari ٱلْمُتَرَبِّصِينَ l-mutarabiṣīna orang-orang yanng menunggu 31
Katakanlah, "Tunggulah, maka sesungguhnya aku pun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu".
أَمْ am ataukah/apakah تَأْمُرُهُمْ tamuruhum memerintahkan mereka أَحْلَـٰمُهُم aḥlāmuhum pikiran-pikiran mereka بِهَـٰذَآ ۚ bihādhā dengan ini أَمْ am ataukah/apakah هُمْ hum mereka قَوْمٌۭ qawmun kaum طَاغُونَ ṭāghūna melampaui batas 32
Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?
أَمْ am ataukah/apakah يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan تَقَوَّلَهُۥ ۚ taqawwalahu ia mengada-adakannya بَل bal bahkan لَّا lā tidak يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka tidak beriman 33
Ataukah mereka mengatakan, "Dia (Muhammad) membuat-buatnya". Sebenarnya mereka tidak beriman.
فَلْيَأْتُوا۟ falyatū maka hendaklah mereka mendatangkan بِحَدِيثٍۢ biḥadīthin dengan perkataan مِّثْلِهِۦٓ mith'lihi serupa dengannya إِن in jika كَانُوا۟ kānū mereka adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar 34
Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al-Qur`ān itu jika mereka orang-orang yang benar.
أَمْ am ataukah/apakah خُلِقُوا۟ khuliqū mereka diciptakan مِنْ min dari غَيْرِ ghayri selain شَىْءٍ shayin sesuatu أَمْ am ataukah/apakah هُمُ humu mereka ٱلْخَـٰلِقُونَ l-khāliqūna yang menciptakan 35
Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?
أَمْ am ataukah/apakah خَلَقُوا۟ khalaqū mereka menciptakan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ ۚ wal-arḍa dan bumi بَل bal tetapi لَّا lā tidak يُوقِنُونَ yūqinūna mereka meyakini 36
Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).
أَمْ am ataukah/apakah عِندَهُمْ ʿindahum di sisi mereka خَزَآئِنُ khazāinu perbendaharaan رَبِّكَ rabbika Tuhanmu أَمْ am ataukah/apakah هُمُ humu mereka ٱلْمُصَۣيْطِرُونَ l-muṣayṭirūna yang berkuasa 37
Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhan-mu atau merekakah yang berkuasa?
أَمْ am ataukah/apakah لَهُمْ lahum bagi mereka سُلَّمٌۭ sullamun tangga يَسْتَمِعُونَ yastamiʿūna mereka mendengarkan فِيهِ ۖ fīhi padanya فَلْيَأْتِ falyati maka hendaklah mendatangkan مُسْتَمِعُهُم mus'tamiʿuhum orang yang mendengarkan diantara mereka بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/keterangan مُّبِينٍ mubīnin nyata 38
Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata.
أَمْ am ataukah/apakah لَهُ lahu bagi-Nya ٱلْبَنَـٰتُ l-banātu anak-anak perempuan وَلَكُمُ walakumu dan bagimu ٱلْبَنُونَ l-banūna anak-anak laki-laki 39
Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki?
أَمْ am atau تَسْـَٔلُهُمْ tasaluhum kamu meminta kepada mereka أَجْرًۭا ajran upah فَهُم fahum maka mereka مِّن min dari مَّغْرَمٍۢ maghramin hutang مُّثْقَلُونَ muth'qalūna orang-orang yang dibebani 40
Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan utang?
أَمْ am ataukah/apakah عِندَهُمُ ʿindahumu di sisi mereka ٱلْغَيْبُ l-ghaybu kegaiban فَهُمْ fahum lalu mereka يَكْتُبُونَ yaktubūna mereka menulis 41
Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya?
أَمْ am ataukah/apakah يُرِيدُونَ yurīdūna mereka hendak كَيْدًۭا ۖ kaydan tipu-daya فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar هُمُ humu mereka ٱلْمَكِيدُونَ l-makīdūna orang-orang yang kena tipu daya 42
Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu, merekalah yang kena tipu daya.
أَمْ am ataukah/apakah لَهُمْ lahum bagi mereka إِلَـٰهٌ ilāhun Tuhan غَيْرُ ghayru selain ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci ٱللَّهِ l-lahi Allah عَمَّا ʿammā dari apa yang يُشْرِكُونَ yush'rikūna mereka persekutukan 43
Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.
وَإِن wa-in dan jika يَرَوْا۟ yaraw mereka melihat كِسْفًۭا kis'fan sepotong/sebagian مِّنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit سَاقِطًۭا sāqiṭan jatuh يَقُولُوا۟ yaqūlū mereka mengatakan سَحَابٌۭ saḥābun awan مَّرْكُومٌۭ markūmun bertumpuk-tumpuk 44
Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan, "Itu adalah awan yang bertindih-tindih".
فَذَرْهُمْ fadharhum maka biarkanlah mereka حَتَّىٰ ḥattā sehingga يُلَـٰقُوا۟ yulāqū mereka menemui يَوْمَهُمُ yawmahumu hari mereka ٱلَّذِى alladhī yang فِيهِ fīhi pada hari itu يُصْعَقُونَ yuṣ'ʿaqūna mereka dibinasakan 45
Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan,
يَوْمَ yawma hari لَا lā tidak يُغْنِى yugh'nī berguna عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka كَيْدُهُمْ kayduhum tipu daya mereka شَيْـًۭٔا shayan sedikit pun وَلَا walā dan tidaklah هُمْ hum mereka يُنصَرُونَ yunṣarūna mereka di tolong 46
(yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikit pun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong.
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang ظَلَمُوا۟ ẓalamū zallim عَذَابًۭا ʿadhāban azab دُونَ dūna selain ذَٰلِكَ dhālika demikian itu/dari itu وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka لَا lā tidak يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui 47
Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain itu1. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
وَٱصْبِرْ wa-iṣ'bir dan bersabarlah لِحُكْمِ liḥuk'mi pada ketetapan رَبِّكَ rabbika Tuhanmu فَإِنَّكَ fa-innaka maka sesungguhnya kamu بِأَعْيُنِنَا ۖ bi-aʿyuninā pada pengawasan Kami وَسَبِّحْ wasabbiḥ dan bertasbihlah بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji رَبِّكَ rabbika Tuhanmu حِينَ ḥīna ketika تَقُومُ taqūmu kamu berdiri/bangun 48
Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhan-mu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhan-mu ketika kamu bangun berdiri,
وَمِنَ wamina dan dari ٱلَّيْلِ al-layli malam فَسَبِّحْهُ fasabbiḥ'hu maka bertasbihlah وَإِدْبَـٰرَ wa-id'bāra dan dibelakang/terbenam ٱلنُّجُومِ l-nujūmi bintang-bintang 49
dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar)1.
وَٱلنَّجْمِ wal-najmi demi bintang إِذَا idhā apabila هَوَىٰ hawā terbenam 1
Demi bintang ketika terbenam,
مَا mā tidak ضَلَّ ḍalla sesat صَاحِبُكُمْ ṣāḥibukum kawanmu وَمَا wamā dan tidak غَوَىٰ ghawā keliru/sesat 2
kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru,
وَمَا wamā dan tidak يَنطِقُ yanṭiqu dia mengucap/berkata عَنِ ʿani dari ٱلْهَوَىٰٓ l-hawā hawa nafsu 3
dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur`ān) menurut kemauan hawa nafsunya.
إِنْ in tidak lain هُوَ huwa dia إِلَّا illā kecuali وَحْىٌۭ waḥyun wahyu يُوحَىٰ yūḥā diwahyukan 4
Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya),
عَلَّمَهُۥ ʿallamahu mengajarkan kepadanya شَدِيدُ shadīdu sangat ٱلْقُوَىٰ l-quwā kuat 5
yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat,
ذُو dhū mempunyai مِرَّةٍۢ mirratin kekuatan/kecerdasan فَٱسْتَوَىٰ fa-is'tawā lalu dia cukup sempurna 6
yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli,
وَهُوَ wahuwa dan dia بِٱلْأُفُقِ bil-ufuqi di ufuk ٱلْأَعْلَىٰ l-aʿlā yang tinggi 7
sedang dia berada di ufuk yang tinggi.
ثُمَّ thumma kemudian دَنَا danā dia mendekat فَتَدَلَّىٰ fatadallā lalu dia turun 8
Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi,
فَكَانَ fakāna maka adalah dia قَابَ qāba ukuran/jarak قَوْسَيْنِ qawsayni dua busur panah أَوْ aw atau أَدْنَىٰ adnā lebih dekat 9
maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi).
فَأَوْحَىٰٓ fa-awḥā maka Dia mewahyukan إِلَىٰ ilā kepada عَبْدِهِۦ ʿabdihi hamba-Nya مَآ mā apa yang أَوْحَىٰ awḥā Dia wahyukan 10
Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan.
مَا mā tidak كَذَبَ kadhaba mendustakan ٱلْفُؤَادُ l-fuādu hati itu مَا mā apa رَأَىٰٓ raā dia lihat 11
Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya1.
أَفَتُمَـٰرُونَهُۥ afatumārūnahu apakah maka kamu membantahnya عَلَىٰ ʿalā atas مَا mā apa yang يَرَىٰ yarā dia lihat 12
Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya?
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya رَءَاهُ raāhu dia telah melihatnya نَزْلَةً nazlatan satu kali turun أُخْرَىٰ ukh'rā yang lain 13
Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
عِندَ ʿinda di sisi سِدْرَةِ sid'rati Sidratil ٱلْمُنتَهَىٰ l-muntahā Muntaha 14
(yaitu) di Sidratul Muntaha1.
عِندَهَا ʿindahā di sisinya جَنَّةُ jannatu surga ٱلْمَأْوَىٰٓ l-mawā tempat tinggal 15
Di dekatnya ada surga tempat tinggal,
إِذْ idh ketika يَغْشَى yaghshā meliputi ٱلسِّدْرَةَ l-sid'rata Sidratil مَا mā apa/sesuatu يَغْشَىٰ yaghshā yang meliputi 16
(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratul Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya.
مَا mā tidak زَاغَ zāgha berpaling ٱلْبَصَرُ l-baṣaru penglihatan وَمَا wamā dan tidak طَغَىٰ ṭaghā melampaui batas 17
Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.
لَقَدْ laqad sesungguhnya رَأَىٰ raā dia telah melihat مِنْ min dari/sebagian ءَايَـٰتِ āyāti tanda-tanda رَبِّهِ rabbihi Tuhannya ٱلْكُبْرَىٰٓ l-kub'rā paling besar 18
Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhan-nya yang paling besar.
أَفَرَءَيْتُمُ afara-aytumu apakah maka kamu perhatikan ٱللَّـٰتَ l-lāta Al Lata وَٱلْعُزَّىٰ wal-ʿuzā dan Al 'Uzza 19
Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al-Lāta dan Al-ʻUzzā,
وَمَنَوٰةَ wamanata dan Manah ٱلثَّالِثَةَ l-thālithata yang ketiga ٱلْأُخْرَىٰٓ l-ukh'rā yang lain/hina 20
dan Manāh yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)1?
أَلَكُمُ alakumu apakah bagimu ٱلذَّكَرُ l-dhakaru laki-laki وَلَهُ walahu dan bagi-Nya ٱلْأُنثَىٰ l-unthā perempuan 21
Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan?
تِلْكَ til'ka itu إِذًۭا idhan jika demikian قِسْمَةٌۭ qis'matun pembagian ضِيزَىٰٓ ḍīzā tidak adil 22
Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.
إِنْ in tidak lain هِىَ hiya dia إِلَّآ illā kecuali أَسْمَآءٌۭ asmāon nama-nama سَمَّيْتُمُوهَآ sammaytumūhā kamu menamainya أَنتُمْ antum kamu وَءَابَآؤُكُم waābāukum dan bapak-bapakmu مَّآ mā tidak أَنزَلَ anzala menurunkan ٱللَّهُ l-lahu Allah بِهَا bihā dengannya مِن min dari سُلْطَـٰنٍ ۚ sul'ṭānin kekuasaan إِن in tidak lain يَتَّبِعُونَ yattabiʿūna mereka mengikuti إِلَّا illā kecuali ٱلظَّنَّ l-ẓana sangkaan وَمَا wamā dan apa yang تَهْوَى tahwā menginginkan ٱلْأَنفُسُ ۖ l-anfusu hawa nafsu وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya جَآءَهُم jāahum telah datang kepada mereka مِّن min dari رَّبِّهِمُ rabbihimu Tuhan mereka ٱلْهُدَىٰٓ l-hudā petunjuk 23
Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keterangan pun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka.
أَمْ am ataukah/apakah لِلْإِنسَـٰنِ lil'insāni bagi manusia مَا mā apa yang تَمَنَّىٰ tamannā ia inginkan 24
Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya?
فَلِلَّهِ falillahi maka kepunyaan Allah ٱلْـَٔاخِرَةُ l-ākhiratu kehidupan akhirat وَٱلْأُولَىٰ wal-ūlā dan kehidupan dunia 25
(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia.
۞ وَكَم wakam dan berapa banyak مِّن min dari مَّلَكٍۢ malakin malaikat فِى fī di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) لَا lā tidak تُغْنِى tugh'nī berguna شَفَـٰعَتُهُمْ shafāʿatuhum pertolongan mereka شَيْـًٔا shayan sedikitpun إِلَّا illā kecuali مِنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah أَن an bahwa يَأْذَنَ yadhana memberi izin ٱللَّهُ l-lahu Allah لِمَن liman bagi siapa يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki وَيَرْضَىٰٓ wayarḍā dan Dia ridhai 26
Dan berapa banyaknya malaikat di langit, syafaat mereka sedikit pun tidak berguna, kecuali sesudah Allah mengijinkan bagi orang yang dikehendaki dan diridai-(Nya).
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang لَا lā tidak يُؤْمِنُونَ yu'minūna beriman بِٱلْـَٔاخِرَةِ bil-ākhirati kepada akhirat لَيُسَمُّونَ layusammūna sungguh mereka menamakan ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ l-malāikata malaikat تَسْمِيَةَ tasmiyata nama ٱلْأُنثَىٰ l-unthā perempuan 27
Sesungguhnya orang-orang yang tiada beriman kepada kehidupan akhirat, mereka benar-benar menamakan malaikat itu dengan nama perempuan.
وَمَا wamā dan tidak لَهُم lahum mereka mempunyai بِهِۦ bihi dengannya مِنْ min dari عِلْمٍ ۖ ʿil'min pengetahuan إِن in tidak lain يَتَّبِعُونَ yattabiʿūna mereka mengikuti إِلَّا illā kecuali ٱلظَّنَّ ۖ l-ẓana sangkaan وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱلظَّنَّ l-ẓana sankaan لَا lā tidak يُغْنِى yugh'nī berguna مِنَ mina dari ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran شَيْـًۭٔا shayan sedikitpun 28
Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuan pun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikit pun terhadap kebenaran.
فَأَعْرِضْ fa-aʿriḍ maka berpalinglah عَن ʿan dari مَّن man siapa yang تَوَلَّىٰ tawallā dia berpaling عَن ʿan dari ذِكْرِنَا dhik'rinā mengingat Kami وَلَمْ walam dan tidak يُرِدْ yurid dia menghendaki إِلَّا illā kecuali ٱلْحَيَوٰةَ l-ḥayata kehidupan ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia 29
Maka berpalinglah, (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi.
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu مَبْلَغُهُم mablaghuhum kesudahan mereka مِّنَ mina dari ٱلْعِلْمِ ۚ l-ʿil'mi penegtahuan إِنَّ inna sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu هُوَ huwa Dia أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَن biman kepada siapa ضَلَّ ḍalla dia tersesat عَن ʿan dari سَبِيلِهِۦ sabīlihi jalan-Nya وَهُوَ wahuwa dan Dia أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَنِ bimani kepada siapa ٱهْتَدَىٰ ih'tadā mendapat petunjuk 30
Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.
وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah مَا mā apa yang فِى fī ada di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَمَا wamā dan apa yang فِى fī ada di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi لِيَجْزِىَ liyajziya Dia akan memberi balasan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أَسَـٰٓـُٔوا۟ asāū mereka berbuat jahat بِمَا bimā terhadap apa عَمِلُوا۟ ʿamilū mereka kerjakan وَيَجْزِىَ wayajziya dan dia akan memberi balasan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أَحْسَنُوا۟ aḥsanū mereka berbuat baik بِٱلْحُسْنَى bil-ḥus'nā denganyang lebih baik 31
Dan hanya kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang lebih baik (surga).
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يَجْتَنِبُونَ yajtanibūna mereka menjauhi كَبَـٰٓئِرَ kabāira besar ٱلْإِثْمِ l-ith'mi dosa وَٱلْفَوَٰحِشَ wal-fawāḥisha dan perbuatan keji إِلَّا illā kecuali ٱللَّمَمَ ۚ l-lamama teringat sepintas lalu إِنَّ inna sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu وَٰسِعُ wāsiʿu Maha Luas ٱلْمَغْفِرَةِ ۚ l-maghfirati ampunan هُوَ huwa Dia أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian إِذْ idh ketika أَنشَأَكُم ansha-akum Dia menjadikan kamu مِّنَ mina dari ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَإِذْ wa-idh dan ketika أَنتُمْ antum kamu أَجِنَّةٌۭ ajinnatun janin فِى fī dalam بُطُونِ buṭūni perut أُمَّهَـٰتِكُمْ ۖ ummahātikum ibu-ibu kamu فَلَا falā maka jangan تُزَكُّوٓا۟ tuzakkū kamu menganggap suci أَنفُسَكُمْ ۖ anfusakum diri kalian sendiri هُوَ huwa Dia أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَنِ bimani dengan siapa ٱتَّقَىٰٓ ittaqā yang bertakwa 32
(Yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhan-mu maha luas ampunan-Nya. Dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dia-lah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa.
أَفَرَءَيْتَ afara-ayta maka apakah kamu memperhatikan ٱلَّذِى alladhī orang yang تَوَلَّىٰ tawallā dia berpaling 33
Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Qur`ān)?
وَأَعْطَىٰ wa-aʿṭā dan Dia memberi قَلِيلًۭا qalīlan sedikit وَأَكْدَىٰٓ wa-akdā dan Dia menahan/tidak memberi 34
Serta memberi sedikit dan tidak mau memberi lagi?
أَعِندَهُۥ aʿindahu apakah di sisi عِلْمُ ʿil'mu pengetahuan ٱلْغَيْبِ l-ghaybi gaib فَهُوَ fahuwa maka dia يَرَىٰٓ yarā dia melihat 35
Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)?
أَمْ am ataukah/apakah لَمْ lam belum يُنَبَّأْ yunabba diberitakan dia بِمَا bimā dengan apa فِى fī dalam صُحُفِ ṣuḥufi lembaran-lembaran مُوسَىٰ mūsā Musa 36
Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa?
وَإِبْرَٰهِيمَ wa-ib'rāhīma dan Ibrahim ٱلَّذِى alladhī yang وَفَّىٰٓ waffā dia sempurnakan 37
dan lembaran-lembaran Ibrāhīm yang selalu menyempurnakan janji?
أَلَّا allā bahwa tidak تَزِرُ taziru kamu memikul dosa وَازِرَةٌۭ wāziratun orang yang berdosa وِزْرَ wiz'ra beban/dosa أُخْرَىٰ ukh'rā orang lain 38
(yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,
وَأَن wa-an dan bahwa لَّيْسَ laysa tidak لِلْإِنسَـٰنِ lil'insāni bagi manusia إِلَّا illā kecuali مَا mā apa yang سَعَىٰ saʿā ia usahakan 39
dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya,
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya سَعْيَهُۥ saʿyahu usahanya سَوْفَ sawfa kelak يُرَىٰ yurā diperlihatkan 40
dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya).
ثُمَّ thumma kemudian يُجْزَىٰهُ yuj'zāhu diberi balasan kepadanya ٱلْجَزَآءَ l-jazāa balasan ٱلْأَوْفَىٰ l-awfā cukup/sempurna 41
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْمُنتَهَىٰ l-muntahā akhir tujuan 42
dan bahwasanya kepada Tuhan-mulah kesudahan (segala sesuatu),
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya هُوَ huwa Dia أَضْحَكَ aḍḥaka menjadikan ia tertawa وَأَبْكَىٰ wa-abkā dan menjadikan ia menangis 43
dan bahwasanya Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya هُوَ huwa Dia أَمَاتَ amāta mematikan وَأَحْيَا wa-aḥyā dan menghidupkan 44
dan bahwasanya Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan,
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya خَلَقَ khalaqa Dia menciptakan ٱلزَّوْجَيْنِ l-zawjayni berpasangan ٱلذَّكَرَ l-dhakara laki-laki وَٱلْأُنثَىٰ wal-unthā dan perempuan 45
dan bahwasanya Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan.
مِن min dari نُّطْفَةٍ nuṭ'fatin air mani إِذَا idhā apabila تُمْنَىٰ tum'nā dipancarkan 46
dari air mani, apabila dipancarkan.
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasanya عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya ٱلنَّشْأَةَ l-nashata kejadian ٱلْأُخْرَىٰ l-ukh'rā yang lain 47
Dan bahwasanya Dia-lah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati),
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya هُوَ huwa Dia أَغْنَىٰ aghnā memberikan kekayaan وَأَقْنَىٰ wa-aqnā dan memberikan kecukupan 48
dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya هُوَ huwa dia رَبُّ rabbu Tuhan ٱلشِّعْرَىٰ l-shiʿ'rā bintang syi'ra 49
dan bahwasanya Dia-lah Tuhan (yang memiliki) bintang Syiʻrā1,
وَأَنَّهُۥٓ wa-annahu dan bahwasanya أَهْلَكَ ahlaka Dia telah membinasakan عَادًا ʿādan kaum'Ad ٱلْأُولَىٰ l-ūlā dahulu 50
dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum ʻĀd yang pertama,
وَثَمُودَا۟ wathamūdā dan kaum Tsamud فَمَآ famā maka tidak أَبْقَىٰ abqā Dia tertinggal 51
dan kaum Ṡamūd. Maka tidak seorang pun yang ditinggalkan-Nya (hidup).
وَقَوْمَ waqawma dan kaum نُوحٍۢ nūḥin Nuh مِّن min dari قَبْلُ ۖ qablu sebelum itu إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka هُمْ hum mereka أَظْلَمَ aẓlama lebih zalim وَأَطْغَىٰ wa-aṭghā dan lebih durhaka 52
Dan kaum Nūḥ sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,
وَٱلْمُؤْتَفِكَةَ wal-mu'tafikata dan Mu'tafikah أَهْوَىٰ ahwā Dia hancurkan 53
dan negeri-negeri kaum Lūṭ yang telah dihancurkan Allah1,
فَغَشَّىٰهَا faghashāhā maka Dia menutupinya مَا mā apa(azab) غَشَّىٰ ghashā menutupi/menimpa 54
lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka terhadap ءَالَآءِ ālāi atas رَبِّكَ rabbika Tuhanmu تَتَمَارَىٰ tatamārā ragu 55
Maka terhadap nikmat Tuhan-mu yang manakah kamu ragu-ragu?
هَـٰذَا hādhā Ini نَذِيرٌۭ nadhīrun pemberi peringatan مِّنَ mina dari ٱلنُّذُرِ l-nudhuri antara pemberi peringatan ٱلْأُولَىٰٓ l-ūlā terdahulu 56
Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu.
أَزِفَتِ azifati telah dekat ٱلْـَٔازِفَةُ l-āzifatu kiamat 57
Telah dekat terjadinya hari kiamat.
لَيْسَ laysa tidak لَهَا lahā padanya مِن min dari دُونِ dūni sisi ٱللَّهِ l-lahi Allah كَاشِفَةٌ kāshifatun menyatakan 58
Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.
أَفَمِنْ afamin maka apakah هَـٰذَا hādhā ini ٱلْحَدِيثِ l-ḥadīthi pemberitaan تَعْجَبُونَ taʿjabūna kamu heran 59
Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?
وَتَضْحَكُونَ wataḍḥakūna dan kamu mentertawakan وَلَا walā dan tidak تَبْكُونَ tabkūna menangis 60
Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis?
وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian سَـٰمِدُونَ sāmidūna melengahkan 61
Sedang kamu melengahkan(nya)?
فَٱسْجُدُوا۟ fa-us'judū maka bersujudlah لِلَّهِ lillahi kepada Allah وَٱعْبُدُوا۟ ۩ wa-uʿ'budū dan sembahlah (Dia) 62
Maka bersujudlah kepada Allah dan sembahlah (Dia).
ٱقْتَرَبَتِ iq'tarabati Telah dekat ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu saat itu وَٱنشَقَّ wa-inshaqqa telah terbelah ٱلْقَمَرُ l-qamaru bulan 1
Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan1.
وَإِن wa-in Dan jika يَرَوْا۟ yaraw melihat ءَايَةًۭ āyatan tanda (mu'jizat) يُعْرِضُوا۟ yuʿ'riḍū mereka berpaling وَيَقُولُوا۟ wayaqūlū berkata سِحْرٌۭ siḥ'run (Ini adalah) sihir مُّسْتَمِرٌّۭ mus'tamirrun yang terus menerus 2
Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata, "(Ini adalah) sihir yang terus menerus".
وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū Dan mereka mendustakan وَٱتَّبَعُوٓا۟ wa-ittabaʿū dan mengikuti أَهْوَآءَهُمْ ۚ ahwāahum nafsu mereka وَكُلُّ wakullu sedang tiap-tiap أَمْرٍۢ amrin urusan مُّسْتَقِرٌّۭ mus'taqirrun ada ketetapannya 3
Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya1.
وَلَقَدْ walaqad Dan sesungguhnya جَآءَهُم jāahum telah datang مِّنَ mina dari ٱلْأَنۢبَآءِ l-anbāi beberapa kisah مَا mā yang/apa-apa فِيهِ fīhi di dalamnya مُزْدَجَرٌ muz'dajarun terdapat cegahan (dari kekafiran) 4
Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran),
حِكْمَةٌۢ ḥik'matun itulah suatu hikmat بَـٰلِغَةٌۭ ۖ bālighatun yang sempurna فَمَا famā maka apa-apa تُغْنِ tugh'ni tiada berguna ٱلنُّذُرُ l-nudhuru peringatan-peringatan 5
Itulah suatu hikmah yang sempurna, maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).
فَتَوَلَّ fatawalla Maka berpalinglah عَنْهُمْ ۘ ʿanhum dari mereka يَوْمَ yawma hari (ketika) يَدْعُ yadʿu seorang penyeru ٱلدَّاعِ l-dāʿi menyeru إِلَىٰ ilā kepada شَىْءٍۢ shayin sesuatu نُّكُرٍ nukurin yang tidak menyenangkan 6
Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),
خُشَّعًا khushaʿan sambil menundukkan أَبْصَـٰرُهُمْ abṣāruhum pandangan-pandangan يَخْرُجُونَ yakhrujūna mereka keluar مِنَ mina dari ٱلْأَجْدَاثِ l-ajdāthi kuburan كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan جَرَادٌۭ jarādun belalang مُّنتَشِرٌۭ muntashirun beterbangan 7
sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan,
مُّهْطِعِينَ muh'ṭiʿīna datang dengan cepat إِلَى ilā kepada ٱلدَّاعِ ۖ l-dāʿi penyeru يَقُولُ yaqūlu berkata ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna Orang-orang kafir هَـٰذَا hādhā ini يَوْمٌ yawmun hari عَسِرٌۭ ʿasirun berat 8
mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata, "Ini adalah hari yang berat".
۞ كَذَّبَتْ kadhabat mendustakan قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka قَوْمُ qawmu kaum نُوحٍۢ nūḥin Nuh فَكَذَّبُوا۟ fakadhabū mendustakan عَبْدَنَا ʿabdanā hamba Kami وَقَالُوا۟ waqālū mengatakan مَجْنُونٌۭ majnūnun seorang gila وَٱزْدُجِرَ wa-uz'dujira ancaman 9
Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kaum Nūḥ, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nūḥ) dan mengatakan, "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman".
فَدَعَا fadaʿā Maka dia mengadu رَبَّهُۥٓ rabbahu Rabbnya أَنِّى annī aku ini مَغْلُوبٌۭ maghlūbun orang yang dikalahkan فَٱنتَصِرْ fa-intaṣir maka tolonglah (aku) 10
Maka dia mengadu kepada Tuhan-nya, "Bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu tolonglah (aku)".
فَفَتَحْنَآ fafataḥnā Maka Kami bukakan أَبْوَٰبَ abwāba pintu-pintu ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit بِمَآءٍۢ bimāin dengan air مُّنْهَمِرٍۢ mun'hamirin yang tercurah 11
Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.
وَفَجَّرْنَا wafajjarnā memancarkan ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi عُيُونًۭا ʿuyūnan mata air فَٱلْتَقَى fal-taqā maka bertemulah ٱلْمَآءُ l-māu air-air عَلَىٰٓ ʿalā atas أَمْرٍۢ amrin urusan قَدْ qad sesungguhnya قُدِرَ qudira ditetapkan 12
Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan.
وَحَمَلْنَـٰهُ waḥamalnāhu dan Kami angkut عَلَىٰ ʿalā atas ذَاتِ dhāti memiliki أَلْوَٰحٍۢ alwāḥin papan وَدُسُرٍۢ wadusurin dan kayu 13
Dan Kami angkut Nūḥ ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,
تَجْرِى tajrī berlayar بِأَعْيُنِنَا bi-aʿyuninā dengan pemeliharaan Kami جَزَآءًۭ jazāan balasan لِّمَن liman bagi orang-orang كَانَ kāna adalah كُفِرَ kufira diingkari 14
Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai balasan bagi orang-orang yang diingkari (Nūḥ).
وَلَقَد walaqad dan sesungguhnya تَّرَكْنَـٰهَآ taraknāhā Kami telah jadikan ءَايَةًۭ āyatan pelajaran فَهَلْ fahal maka adakah مِن min dari مُّدَّكِرٍۢ muddakirin mengambil pelajaran 15
Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
فَكَيْفَ fakayfa maka alangkah كَانَ kāna adalah عَذَابِى ʿadhābī azab-Ku وَنُذُرِ wanudhuri dan ancamanKu 16
Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya يَسَّرْنَا yassarnā telah Kami mudahkan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al-Qur'an لِلذِّكْرِ lildhik'ri untuk peringatan فَهَلْ fahal maka adakah مِن min dari مُّدَّكِرٍۢ muddakirin orang-orang yang memikirkan 17
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan عَادٌۭ ʿādun kaum 'Ad فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana/alangkah كَانَ kāna adalah عَذَابِى ʿadhābī azab-Ku وَنُذُرِ wanudhuri dan peringatan/ancaman-Ku 18
Kaum ʻĀd pun telah mendustakan (pula). Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengirimkan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka رِيحًۭا rīḥan angin صَرْصَرًۭا ṣarṣaran sangat kencang فِى fī pada يَوْمِ yawmi hari نَحْسٍۢ naḥsin na'as/sial مُّسْتَمِرٍّۢ mus'tamirrin tetap/terus menerus 19
Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus,
تَنزِعُ tanziʿu ia mencabut/menggelimpangkan ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka أَعْجَازُ aʿjāzu batang نَخْلٍۢ nakhlin korma مُّنقَعِرٍۢ munqaʿirin tercabut/tumbang 20
yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok kurma yang tumbang.
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimanakah كَانَ kāna adalah عَذَابِى ʿadhābī azab-Ku وَنُذُرِ wanudhuri dan peringatan/ancaman-Ku 21
Maka betapakah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya يَسَّرْنَا yassarnā Kami mudahkan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Quran لِلذِّكْرِ lildhik'ri untuk peringatan/pelajaran فَهَلْ fahal maka adakah مِن min dari مُّدَّكِرٍۢ muddakirin orang-orang yang memikirkan 22
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan ثَمُودُ thamūdu kaum Samud بِٱلنُّذُرِ bil-nudhuri dengan peringatan/ancaman 23
Kaum Ṡamūd pun telah mendustakan ancaman-ancaman (itu).
فَقَالُوٓا۟ faqālū maka mereka berkata أَبَشَرًۭا abasharan apakah sesorang manusia مِّنَّا minnā dari antar kita وَٰحِدًۭا wāḥidan satu/sendiri نَّتَّبِعُهُۥٓ nattabiʿuhu kita mengikutinya إِنَّآ innā sesungguhnya إِذًۭا idhan apabila لَّفِى lafī benar-benar dalam ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan وَسُعُرٍ wasuʿurin dan dalam siksaan/gila 24
Maka mereka berkata, "Bagaimana kita akan mengikuti saja seorang manusia (biasa) di antara kita? Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila",
أَءُلْقِىَ a-ul'qiya apakah diturunkan ٱلذِّكْرُ l-dhik'ru peringatan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/kepadanya مِنۢ min dari بَيْنِنَا bayninā antara kita بَلْ bal tetapi/bahkan هُوَ huwa dia كَذَّابٌ kadhābun pendusta أَشِرٌۭ ashirun sombong 25
Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong".
سَيَعْلَمُونَ sayaʿlamūna mereka akan mengetahui غَدًۭا ghadan besok مَّنِ mani dari ٱلْكَذَّابُ l-kadhābu amat pendusta ٱلْأَشِرُ l-ashiru sombong 26
Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.
إِنَّا innā sesungguhnya Kami مُرْسِلُوا۟ mur'silū mengirimkan ٱلنَّاقَةِ l-nāqati unta betina فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah/cobaan لَّهُمْ lahum bagi mereka فَٱرْتَقِبْهُمْ fa-ir'taqib'hum maka tungguhlah mereka وَٱصْطَبِرْ wa-iṣ'ṭabir dan bersabarlah 27
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah.
وَنَبِّئْهُمْ wanabbi'hum dan beritakan kepada mereka أَنَّ anna sesungguhnya/bahwasanya ٱلْمَآءَ l-māa air قِسْمَةٌۢ qis'matun terbagi بَيْنَهُمْ ۖ baynahum diantara mereka كُلُّ kullu tiap-tiap شِرْبٍۢ shir'bin minum مُّحْتَضَرٌۭ muḥ'taḍarun dihadiri 28
Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu)1; tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran).
فَنَادَوْا۟ fanādaw maka mereka memanggil صَاحِبَهُمْ ṣāḥibahum kawan mereka فَتَعَاطَىٰ fataʿāṭā lalu ia berbuat nekat فَعَقَرَ faʿaqara maka ia memunuh/melukai 29
Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya.
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimanakah كَانَ kāna adalah عَذَابِى ʿadhābī azab-Ku وَنُذُرِ wanudhuri dan peringatan-Ku 30
Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
إِنَّآ innā sesungguhnya أَرْسَلْنَا arsalnā Kami kirimkan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka صَيْحَةًۭ ṣayḥatan suara keras وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan satu/sekali فَكَانُوا۟ fakānū maka jadilah mereka كَهَشِيمِ kahashīmi seperti rumput kering ٱلْمُحْتَظِرِ l-muḥ'taẓiri pengumpul binatang/pemelihara ternak 31
Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya يَسَّرْنَا yassarnā Kami mudahkan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Quran لِلذِّكْرِ lildhik'ri untuk peringatan/pelajaran فَهَلْ fahal maka adakah مِن min dari مُّدَّكِرٍۢ muddakirin orang yang memikirkan 32
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan قَوْمُ qawmu kaum لُوطٍۭ lūṭin Lut بِٱلنُّذُرِ bil-nudhuri dengan peringatan/ancaman 33
Kaum Lūṭ pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya).
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَرْسَلْنَا arsalnā Kami kirimkan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka حَاصِبًا ḥāṣiban angin yang mengandung batu إِلَّآ illā kecuali ءَالَ āla atas لُوطٍۢ ۖ lūṭin Lut نَّجَّيْنَـٰهُم najjaynāhum Kami selamatkan mereka بِسَحَرٍۢ bisaḥarin diakhir malam/sebelum fajar 34
Sesungguhnya Kami telah mengembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lūṭ. Mereka Kami selamatkan sebelum diwaktu sebelum fajar menyingsing,
نِّعْمَةًۭ niʿ'matan ni'mat مِّنْ min dari عِندِنَا ۚ ʿindinā sisi Kami كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah نَجْزِى najzī Kami memberi balasan مَن man orang شَكَرَ shakara ia bersyukur 35
sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya أَنذَرَهُم andharahum ia memperingatkan mereka بَطْشَتَنَا baṭshatanā balasan/azab Kami فَتَمَارَوْا۟ fatamāraw maka (tetapi) mereka membantah/mendustakan بِٱلنُّذُرِ bil-nudhuri dengan peringatan/ancaman 36
Dan sesungguhnya dia (Lūṭ) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya رَٰوَدُوهُ rāwadūhu mereka membujuknya عَن ʿan dari ضَيْفِهِۦ ḍayfihi tamunya فَطَمَسْنَآ faṭamasnā lalu Kami butakan أَعْيُنَهُمْ aʿyunahum mata-mata mereka فَذُوقُوا۟ fadhūqū maka rasakanlah عَذَابِى ʿadhābī azab-Ku وَنُذُرِ wanudhuri dan peringatan/ancaman 37
Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya صَبَّحَهُم ṣabbaḥahum mengenai/menimpa mereka بُكْرَةً buk'ratan pagi hari عَذَابٌۭ ʿadhābun azab مُّسْتَقِرٌّۭ mus'taqirrun tetap 38
Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal.
فَذُوقُوا۟ fadhūqū maka rasakanlah عَذَابِى ʿadhābī azab-Ku وَنُذُرِ wanudhuri dan peringatan 39
Maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku1.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya يَسَّرْنَا yassarnā Kami mudahkan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Quran لِلذِّكْرِ lildhik'ri untuk peringatan/pelajaran فَهَلْ fahal maka adakah مِن min dari مُّدَّكِرٍۢ muddakirin orang-orang yang memikirkan 40
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur`ān untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya جَآءَ jāa datang ءَالَ āla keluarga/kaum فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun ٱلنُّذُرُ l-nudhuru pemberi peringatan/ancaman 41
Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Firʻawn ancaman-ancaman.
كَذَّبُوا۟ kadhabū mereka telah mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā pada ayat-ayat Kami كُلِّهَا kullihā semuanya فَأَخَذْنَـٰهُمْ fa-akhadhnāhum maka Kami ambil/azab mereka أَخْذَ akhdha dengan azab عَزِيزٍۢ ʿazīzin Maha Perkasa مُّقْتَدِرٍ muq'tadirin Maha Kuasa 42
Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat Kami kesemuanya1, lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa
أَكُفَّارُكُمْ akuffārukum apakah orang-orang kafir dari kamu خَيْرٌۭ khayrun lebih baik مِّنْ min dari أُو۟لَـٰٓئِكُمْ ulāikum mereka itu أَمْ am atau لَكُم lakum bagi kalian بَرَآءَةٌۭ barāatun berlepas diri فِى fī pada ٱلزُّبُرِ l-zuburi Kitab-Kitab terdahulu 43
Apakah orang-orang kafirmu, (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu1, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu?
أَمْ am atau يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan نَحْنُ naḥnu kami جَمِيعٌۭ jamīʿun semua/bersatu/golongan مُّنتَصِرٌۭ muntaṣirun dapat menolong/menang 44
Atau apakah mereka mengatakan, "Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang".
سَيُهْزَمُ sayuh'zamu akan dihacurkan/dikalahkan ٱلْجَمْعُ l-jamʿu semua/golongan وَيُوَلُّونَ wayuwallūna dan mereka berpaling/mundur ٱلدُّبُرَ l-dubura belakang 45
Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.
بَلِ bali bahkan ٱلسَّاعَةُ l-sāʿatu hari kiamat مَوْعِدُهُمْ mawʿiduhum dijanjikan pada mereka وَٱلسَّاعَةُ wal-sāʿatu dan hari kiamat أَدْهَىٰ adhā lebih buruk/dahsyat وَأَمَرُّ wa-amarru dan lebih pahit 46
Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa فِى fī dalam ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan وَسُعُرٍۢ wasuʿurin dan dalam siksaan/gila 47
Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka.
يَوْمَ yawma pada hari يُسْحَبُونَ yus'ḥabūna mereka diseret فِى fī pada ٱلنَّارِ l-nāri api neraka عَلَىٰ ʿalā atas وُجُوهِهِمْ wujūhihim muka-muka mereka ذُوقُوا۟ dhūqū rasakanlah مَسَّ massa sentuhan سَقَرَ saqara api/neraka 48
(Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka), "Rasakanlah sentuhan api neraka!"
إِنَّا innā sesunguhnya كُلَّ kulla setiap شَىْءٍ shayin sesuatu خَلَقْنَـٰهُ khalaqnāhu Kami menciptakannya بِقَدَرٍۢ biqadarin dengan/menurut ukuran 49
Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.
وَمَآ wamā dan tidaklah أَمْرُنَآ amrunā perintah Kami إِلَّا illā kecuali وَٰحِدَةٌۭ wāḥidatun satu/sekali كَلَمْحٍۭ kalamḥin seperti/secepat kejapan بِٱلْبَصَرِ bil-baṣari dengan pandangan mata 50
Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya أَهْلَكْنَآ ahlaknā telah Kami binasakan أَشْيَاعَكُمْ ashyāʿakum orang yang serupa dengan kamu فَهَلْ fahal maka adakah مِن min dari مُّدَّكِرٍۢ muddakirin orang yang memikirkan 51
Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?
وَكُلُّ wakullu dan setiap شَىْءٍۢ shayin sesuatu فَعَلُوهُ faʿalūhu telah mereka kerjakannya فِى fī dalam ٱلزُّبُرِ l-zuburi kitab 52
Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan1.
وَكُلُّ wakullu dan setiap صَغِيرٍۢ ṣaghīrin yang kecil وَكَبِيرٍۢ wakabīrin dan yang besar مُّسْتَطَرٌ mus'taṭarun tertulis 53
Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa فِى fī dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga/kebun-kebun وَنَهَرٍۢ wanaharin dan sungai-sungai 54
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai,
فِى fī dalam مَقْعَدِ maqʿadi tempat duduk صِدْقٍ ṣid'qin kebenaran عِندَ ʿinda disisi مَلِيكٍۢ malīkin yang menguasi/Raja (Tuhan) مُّقْتَدِرٍۭ muq'tadirin berkuasa 55
di tempat yang disenangi1 di sisi Tuhan Yang Berkuasa.
ٱلرَّحْمَـٰنُ al-raḥmānu Yang Maha Pengasih 1
(Tuhan) Yang Maha Pemurah,
عَلَّمَ ʿallama Dia telah mengajarkan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Quran 2
Yang telah mengajarkan Al-Qur`ān .
خَلَقَ khalaqa Dia telah menciptakan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia 3
Dia menciptakan manusia,
عَلَّمَهُ ʿallamahu Dia mengajarkannya ٱلْبَيَانَ l-bayāna jelas/terang 4
mengajarnya pandai berbicara.
ٱلشَّمْسُ al-shamsu matahari وَٱلْقَمَرُ wal-qamaru dan bulan بِحُسْبَانٍۢ biḥus'bānin dengan/menurut perhitungan 5
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
وَٱلنَّجْمُ wal-najmu dan bintang/tumbuh-tumbuhan وَٱلشَّجَرُ wal-shajaru dan pohon-pohonan يَسْجُدَانِ yasjudāni keduanya tunduk/sujud 6
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan, kedua-duanya tunduk kepada-Nya.
وَٱلسَّمَآءَ wal-samāa dan langit رَفَعَهَا rafaʿahā Dia tinggikannya وَوَضَعَ wawaḍaʿa dan Dia letakkan ٱلْمِيزَانَ l-mīzāna timbangan 7
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
أَلَّا allā supaya jangan تَطْغَوْا۟ taṭghaw kamu melampui batas فِى fī dalam ٱلْمِيزَانِ l-mīzāni neraca/timbangan 8
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
وَأَقِيمُوا۟ wa-aqīmū dan dirikanlah ٱلْوَزْنَ l-wazna neraca/timbangan بِٱلْقِسْطِ bil-qis'ṭi dengan adil وَلَا walā dan janganlah تُخْسِرُوا۟ tukh'sirū kamu mengurangi ٱلْمِيزَانَ l-mīzāna neraca/timbangan 9
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi وَضَعَهَا waḍaʿahā Dia letakkan/hamparkannya لِلْأَنَامِ lil'anāmi untuk makhluk 10
Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya).
فِيهَا fīhā didalamnya/padanya فَـٰكِهَةٌۭ fākihatun buah-buahan وَٱلنَّخْلُ wal-nakhlu dan pohon kurma ذَاتُ dhātu yang mempunyai ٱلْأَكْمَامِ l-akmāmi kelopak mayang 11
Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
وَٱلْحَبُّ wal-ḥabu dan biji-bijian ذُو dhū mempunyai ٱلْعَصْفِ l-ʿaṣfi kulit وَٱلرَّيْحَانُ wal-rayḥānu dan harum baunya 12
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 13
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
خَلَقَ khalaqa Dia menciptakan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia مِن min dari صَلْصَـٰلٍۢ ṣalṣālin tanah liat كَٱلْفَخَّارِ kal-fakhāri seperti tembikar 14
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
وَخَلَقَ wakhalaqa dan Dia menciptakan ٱلْجَآنَّ l-jāna jin مِن min dari مَّارِجٍۢ mārijin nyala api مِّن min dari نَّارٍۢ nārin api 15
dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhan kamu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 16
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
رَبُّ rabbu Tuhan/Pemelihara ٱلْمَشْرِقَيْنِ l-mashriqayni dua timur/dua tempat terbit matahari وَرَبُّ warabbu dan Tuhan/Pemelihara ٱلْمَغْرِبَيْنِ l-maghribayni dua barat/dua tempat terbenamnya matahari 17
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 18
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
مَرَجَ maraja Dia alirkan ٱلْبَحْرَيْنِ l-baḥrayni dua lautan يَلْتَقِيَانِ yaltaqiyāni keduanya bertemu 19
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya بَرْزَخٌۭ barzakhun batas لَّا lā tidak يَبْغِيَانِ yabghiyāni keduanya melampui 20
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 21
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يَخْرُجُ yakhruju keluar مِنْهُمَا min'humā dari keduanya ٱللُّؤْلُؤُ l-lu'lu-u mutiara وَٱلْمَرْجَانُ wal-marjānu dan marjan 22
Dari keduanya keluar mutiara dan merjan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua mendustakan 23
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
وَلَهُ walahu dan bagi-Nya ٱلْجَوَارِ l-jawāri kapal-kapal ٱلْمُنشَـَٔاتُ l-munshaātu yang timbul/tinggi فِى fī pada ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan كَٱلْأَعْلَـٰمِ kal-aʿlāmi laksana gunung-gunung 24
Dan kepunyaan-Nya-lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 25
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
كُلُّ kullu tiap-tiap/segala مَنْ man siapa/apa عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya فَانٍۢ fānin binasa 26
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
وَيَبْقَىٰ wayabqā dan tetap/kekal وَجْهُ wajhu wajah/zat رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ذُو dhū mempunyai ٱلْجَلَـٰلِ l-jalāli kebesaran وَٱلْإِكْرَامِ wal-ik'rāmi dan kemuliaan 27
Dan tetap kekal Wajah Tuhan-mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 28
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يَسْـَٔلُهُۥ yasaluhu akan meminta kepada-Nya مَن man orang/makhluk فِى fī pada ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi كُلَّ kulla setiap يَوْمٍ yawmin hari هُوَ huwa Dia فِى fī pada شَأْنٍۢ shanin kesibukan/urusan 29
Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 30
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
سَنَفْرُغُ sanafrughu Kami akan berurusan/bertindak لَكُمْ lakum bagi kalian أَيُّهَ ayyuha wahai ٱلثَّقَلَانِ l-thaqalāni manusia dan jin 31
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu, hai manusia dan jin.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 32
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يَـٰمَعْشَرَ yāmaʿshara hai jama'ah ٱلْجِنِّ l-jini jin وَٱلْإِنسِ wal-insi dan manusia إِنِ ini jika ٱسْتَطَعْتُمْ is'taṭaʿtum kamu mampu/sanggup أَن an bahwa تَنفُذُوا۟ tanfudhū kamu menembus/melintasi مِنْ min dari أَقْطَارِ aqṭāri penjuru ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi فَٱنفُذُوا۟ ۚ fa-unfudhū maka tembuslah/lintasilah لَا lā tidak تَنفُذُونَ tanfudhūna kamu menembusnya إِلَّا illā kecuali بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/kekuatan 33
Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 34
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يُرْسَلُ yur'salu akan dikirimkan عَلَيْكُمَا ʿalaykumā atas kamu berdua شُوَاظٌۭ shuwāẓun nyala مِّن min dari نَّارٍۢ nārin api وَنُحَاسٌۭ wanuḥāsun dan cairan tembaga فَلَا falā maka tidak تَنتَصِرَانِ tantaṣirāni kamu berdua menolong/menyelamatkan diri 35
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga, maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya).
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 36
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فَإِذَا fa-idhā maka apabila ٱنشَقَّتِ inshaqqati terbelah ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فَكَانَتْ fakānat lalu adalah/menjadi ia وَرْدَةًۭ wardatan mawar merah كَٱلدِّهَانِ kal-dihāni seperti minyak 37
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 38
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فَيَوْمَئِذٍۢ fayawma-idhin maka pada hari itu لَّا lā tidak يُسْـَٔلُ yus'alu ditanya عَن ʿan atas ذَنۢبِهِۦٓ dhanbihi dosanya إِنسٌۭ insun manusia وَلَا walā dan tidak جَآنٌّۭ jānnun jin 39
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 40
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يُعْرَفُ yuʿ'rafu diketahui/dikenal ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa بِسِيمَـٰهُمْ bisīmāhum dengan tanda-tanda mereka فَيُؤْخَذُ fayu'khadhu lalu dipegang/diambil بِٱلنَّوَٰصِى bil-nawāṣī dengan umbun-umbun وَٱلْأَقْدَامِ wal-aqdāmi dan kaki-kaki 41
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 42
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
هَـٰذِهِۦ hādhihi inilah جَهَنَّمُ jahannamu neraka jahanam ٱلَّتِى allatī yang يُكَذِّبُ yukadhibu mendustakan بِهَا bihā dengannya/padanya ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa 43
Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
يَطُوفُونَ yaṭūfūna mereka berkeliling بَيْنَهَا baynahā diantaranya وَبَيْنَ wabayna dan antara حَمِيمٍ ḥamīmin air mendidih ءَانٍۢ ānin sangat panas 44
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 45
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
وَلِمَنْ waliman dan bagi orang خَافَ khāfa ia takut مَقَامَ maqāma tempat berdiri/menghadap رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya جَنَّتَانِ jannatāni dan surga 46
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhan-nya ada dua surga1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 47
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
ذَوَاتَآ dhawātā keduanya mempunyai أَفْنَانٍۢ afnānin bermacam-macam ragam 48
Kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 49
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā didalam keduanya عَيْنَانِ ʿaynāni dua mata air تَجْرِيَانِ tajriyāni mengalir keduanya 50
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 51
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā di dalam keduanya مِن min dari كُلِّ kulli setiap/segala فَـٰكِهَةٍۢ fākihatin buah-buahan زَوْجَانِ zawjāni berpasangan 52
Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 53
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
مُتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَىٰ ʿalā atas فُرُشٍۭ furushin permadani بَطَآئِنُهَا baṭāinuhā sebelah dalamnya مِنْ min dari إِسْتَبْرَقٍۢ ۚ is'tabraqin sutera وَجَنَى wajanā dan memetik ٱلْجَنَّتَيْنِ l-janatayni dua surga دَانٍۢ dānin dekat 54
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 55
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِنَّ fīhinna didalammya mereka (bidadari) قَـٰصِرَٰتُ qāṣirātu pendek/menundukkan ٱلطَّرْفِ l-ṭarfi pandangan لَمْ lam tidak يَطْمِثْهُنَّ yaṭmith'hunna menyetentuh mereka إِنسٌۭ insun manusia قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka وَلَا walā dan tidak جَآنٌّۭ jānnun jin 56
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 57
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
كَأَنَّهُنَّ ka-annahunna seakan-akan mereka ٱلْيَاقُوتُ l-yāqūtu yakut وَٱلْمَرْجَانُ wal-marjānu dan marjan 58
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan merjan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 59
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
هَلْ hal bukankah جَزَآءُ jazāu balasan ٱلْإِحْسَـٰنِ l-iḥ'sāni kebaikan إِلَّا illā kecuali ٱلْإِحْسَـٰنُ l-iḥ'sānu kebaikan 60
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 61
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
وَمِن wamin dan dari دُونِهِمَا dūnihimā selain keduanya جَنَّتَانِ jannatāni dua surga 62
Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 63
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
مُدْهَآمَّتَانِ mud'hāmmatāni keduanya hijau tua 64
Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 65
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā di dalam keduanya عَيْنَانِ ʿaynāni dua mata air نَضَّاخَتَانِ naḍḍākhatāni memancarkan keduanya 66
Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 67
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā di dalam keduanya فَـٰكِهَةٌۭ fākihatun buah-buahan وَنَخْلٌۭ wanakhlun dan kurma وَرُمَّانٌۭ warummānun dan delima 68
Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 69
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِنَّ fīhinna di dalamnya mereka خَيْرَٰتٌ khayrātun baik-baik حِسَانٌۭ ḥisānun bagus-bagus/cantik-cantik 70
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 71
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
حُورٌۭ ḥūrun yang putih/jelita مَّقْصُورَٰتٌۭ maqṣūrātun tersimpan/terpingit فِى fī dalam ٱلْخِيَامِ l-khiyāmi mahligai/rumah 72
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 73
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
لَمْ lam tidak/belum يَطْمِثْهُنَّ yaṭmith'hunna menyentuh mereka إِنسٌۭ insun manusia قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka وَلَا walā dan tidak جَآنٌّۭ jānnun jin 74
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan 75
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
مُتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَىٰ ʿalā diatas رَفْرَفٍ rafrafin bantal-bantal خُضْرٍۢ khuḍ'rin hijau وَعَبْقَرِىٍّ waʿabqariyyin dan permandani حِسَانٍۢ ḥisānin bagus indah 76
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu dustakan 77
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
تَبَـٰرَكَ tabāraka Maha Tinggi/Agung ٱسْمُ us'mu nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ذِى dhī memiliki/mempunyai ٱلْجَلَـٰلِ l-jalāli Kebesaran وَٱلْإِكْرَامِ wal-ik'rāmi dan Kemuliaan 78
Maha Agung nama Tuhan-mu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia.
إِذَا idhā apabila وَقَعَتِ waqaʿati jatuh/terjadi ٱلْوَاقِعَةُ l-wāqiʿatu kejadian/peristiwa yang besar 1
Apabila terjadi hari kiamat,
لَيْسَ laysa tidak لِوَقْعَتِهَا liwaqʿatihā bagi/tentang terjadinya كَاذِبَةٌ kādhibatun seseorang yang mendustakan 2
terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal).
خَافِضَةٌۭ khāfiḍatun yang merendahkan رَّافِعَةٌ rāfiʿatun yang meninggikan 3
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
إِذَا idhā apabila رُجَّتِ rujjati digoncangkan ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi رَجًّۭا rajjan goncangan yang keras 4
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,
وَبُسَّتِ wabussati dan dihancurkan ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung بَسًّۭا bassan sehancur-hancurnya 5
dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,
فَكَانَتْ fakānat dan adalah/jadilah ia هَبَآءًۭ habāan debu مُّنۢبَثًّۭا munbathan berterbangan 6
maka jadilah ia debu yang beterbangan,
وَكُنتُمْ wakuntum dan kalian أَزْوَٰجًۭا azwājan pasangan/golongan ثَلَـٰثَةًۭ thalāthatan tiga 7
dan kamu menjadi tiga golongan.
فَأَصْحَـٰبُ fa-aṣḥābu maka kaum/golongan ٱلْمَيْمَنَةِ l-maymanati kanan مَآ mā apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلْمَيْمَنَةِ l-maymanati kanan 8
Yaitu golongan kanan1. Alangkah mulianya golongan kanan itu.
وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan kaum/golongan ٱلْمَشْـَٔمَةِ l-mashamati celaka/kiri مَآ mā apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلْمَشْـَٔمَةِ l-mashamati kiri 9
Dan golongan kiri1. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
وَٱلسَّـٰبِقُونَ wal-sābiqūna dan orang-orang terdahulu ٱلسَّـٰبِقُونَ l-sābiqūna orang-orang terdahulu 10
Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah ٱلْمُقَرَّبُونَ l-muqarabūna orang-orang yang dekat 11
Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).
فِى fī pada جَنَّـٰتِ jannāti surga/taman ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kenikmatan 12
Berada dalam surga kenikmatan.
ثُلَّةٌۭ thullatun rombongan/golongan besar مِّنَ mina dari ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang pertama/dahulu 13
Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
وَقَلِيلٌۭ waqalīlun dan sedikit مِّنَ mina dari ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang kemudian 14
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian1.
عَلَىٰ ʿalā di atas سُرُرٍۢ sururin divan مَّوْضُونَةٍۢ mawḍūnatin tersulam/bertahtakan emas permata 15
Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata,
مُّتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَيْهَا ʿalayhā diatasnya مُتَقَـٰبِلِينَ mutaqābilīna mereka berhadap-hadapan 16
seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.
يَطُوفُ yaṭūfu mengelilingi عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka وِلْدَٰنٌۭ wil'dānun anak-anak muda مُّخَلَّدُونَ mukhalladūna kekal/tetap 17
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
بِأَكْوَابٍۢ bi-akwābin dengan cangkir-cangkir وَأَبَارِيقَ wa-abārīqa dan cerek-cerek وَكَأْسٍۢ wakasin dan piala-piala مِّن min dari مَّعِينٍۢ maʿīnin mata air 18
dengan membawa gelas, cerek, dan seloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,
لَّا lā tidak يُصَدَّعُونَ yuṣaddaʿūna mereka sakit kepala/pening عَنْهَا ʿanhā dari padanya/karenanya وَلَا walā dan tidak يُنزِفُونَ yunzifūna mereka mabuk 19
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,
وَفَـٰكِهَةٍۢ wafākihatin dan buah-buahan مِّمَّا mimmā dari apa يَتَخَيَّرُونَ yatakhayyarūna mereka pilih 20
dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,
وَلَحْمِ walaḥmi dan daging طَيْرٍۢ ṭayrin burung مِّمَّا mimmā dari apa يَشْتَهُونَ yashtahūna mereka inginkan 21
dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.
وَحُورٌ waḥūrun dan bidadari عِينٌۭ ʿīnun bermata jeli 22
Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli,
كَأَمْثَـٰلِ ka-amthāli seperti/laksana ٱللُّؤْلُؤِ l-lu'lu-i mutiara ٱلْمَكْنُونِ l-maknūni tersimpan baik 23
laksana mutiara yang tersimpan baik.
جَزَآءًۢ jazāan balasan بِمَا bimā bagi apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka telah kerjakan 24
Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.
لَا lā tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar فِيهَا fīhā didalamnya لَغْوًۭا laghwan sia-sia وَلَا walā dan tidak تَأْثِيمًا tathīman menimbulkan dosa 25
Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,
إِلَّا illā kecuali قِيلًۭا qīlan perkataan سَلَـٰمًۭا salāman selamat/sejahtera سَلَـٰمًۭا salāman selamat/sejahtera 26
akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.
وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan مَآ mā apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan 27
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.
فِى fī pada سِدْرٍۢ sid'rin pohon bidara مَّخْضُودٍۢ makhḍūdin tidak berduri 28
Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,
وَطَلْحٍۢ waṭalḥin dan pohon pisang مَّنضُودٍۢ manḍūdin bersusun-susun 29
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),
وَظِلٍّۢ waẓillin dan naungan مَّمْدُودٍۢ mamdūdin memanjang/terbentang luas 30
dan naungan yang terbentang luas,
وَمَآءٍۢ wamāin dan air مَّسْكُوبٍۢ maskūbin tercurah 31
dan air yang tercurah,
وَفَـٰكِهَةٍۢ wafākihatin dan buah-buahan كَثِيرَةٍۢ kathīratin yang banyak 32
dan buah-buahan yang banyak,
لَّا lā tidak مَقْطُوعَةٍۢ maqṭūʿatin terputus وَلَا walā dan tidak مَمْنُوعَةٍۢ mamnūʿatin tercegah/terlarang 33
yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya,
وَفُرُشٍۢ wafurushin dan hamparan/kasur-kasur مَّرْفُوعَةٍ marfūʿatin ditinggikan/tebal empuk 34
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَنشَأْنَـٰهُنَّ anshanāhunna Kami jadikan mereka إِنشَآءًۭ inshāan dengan kejadian 35
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung1,
فَجَعَلْنَـٰهُنَّ fajaʿalnāhunna maka Kami jadikan mereka أَبْكَارًا abkāran gadis-gadis perawan 36
dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan,
عُرُبًا ʿuruban penuh cinta أَتْرَابًۭا atrāban sebaya 37
penuh cinta lagi sebaya umurnya,
لِّأَصْحَـٰبِ li-aṣḥābi untuk kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan 38
(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,
ثُلَّةٌۭ thullatun rombongan/golongan besar مِّنَ mina dari ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang pertama/terdahulu 39
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
وَثُلَّةٌۭ wathullatun rombongan/golongan besar مِّنَ mina dari ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang kemudian 40
dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.
وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan kaum/golongan ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri مَآ mā apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri 41
Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu.
فِى fī pada سَمُومٍۢ samūmin angin amat panas وَحَمِيمٍۢ waḥamīmin dan air yang sangat mendidih 42
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih,
وَظِلٍّۢ waẓillin dan naungan مِّن min dari يَحْمُومٍۢ yaḥmūmin asap hitam 43
dan dalam naungan asap yang hitam.
لَّا lā tidak بَارِدٍۢ bāridin sejuk وَلَا walā dan tidak كَرِيمٍ karīmin enak/menyenangkan 44
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka قَبْلَ qabla sebelum ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu مُتْرَفِينَ mut'rafīna dalam kesenangan/kemewahan 45
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah.
وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka يُصِرُّونَ yuṣirrūna mereka tetap/terus-menerus عَلَى ʿalā atas ٱلْحِنثِ l-ḥinthi pelanggaran/dosa ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar 46
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.
وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan أَئِذَا a-idhā apakah apabila مِتْنَا mit'nā kami telah mati وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah/menjadi تُرَابًۭا turāban tanah وَعِظَـٰمًا waʿiẓāman dan tulang-belulang أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami لَمَبْعُوثُونَ lamabʿūthūna sungguh akan dibangkitkan 47
Dan mereka selalu mengatakan, "Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?
أَوَءَابَآؤُنَا awaābāunā nenek moyang kita? ٱلْأَوَّلُونَ l-awalūna terdahulu 48
Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?"
قُلْ qul katakanlah إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu وَٱلْـَٔاخِرِينَ wal-ākhirīna dan orang-orang yang kemudian 49
Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian,
لَمَجْمُوعُونَ lamajmūʿūna sungguh mereka dikumpulkan إِلَىٰ ilā atas مِيقَـٰتِ mīqāti waktu-waktu tertentu يَوْمٍۢ yawmin hari مَّعْلُومٍۢ maʿlūmin diketahui/ditentukan 50
benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.
ثُمَّ thumma kemudian إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian أَيُّهَا ayyuhā hai ٱلضَّآلُّونَ l-ḍālūna orang-orang yang sesat ٱلْمُكَذِّبُونَ l-mukadhibūna orang-orang pendusta 51
Kemudian sesungguhnya kamu, hai orang yang sesat lagi mendustakan,
لَـَٔاكِلُونَ laākilūna pasti memakan مِن min dari شَجَرٍۢ shajarin pohon مِّن min dari زَقُّومٍۢ zaqqūmin zaqqum 52
benar-benar akan memakan pohon zakum,
فَمَالِـُٔونَ famāliūna maka menjadi penuh مِنْهَا min'hā dari padanya ٱلْبُطُونَ l-buṭūna perut-perut 53
dan akan memenuhi perutmu dengannya.
فَشَـٰرِبُونَ fashāribūna maka akan meminum عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنَ mina dari ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air panas yang mendidih 54
Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.
فَشَـٰرِبُونَ fashāribūna maka akan meminum شُرْبَ shur'ba minuman ٱلْهِيمِ l-hīmi unta 55
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.
هَـٰذَا hādhā inilah نُزُلُهُمْ nuzuluhum pemberian/hidangan mereka يَوْمَ yawma hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan 56
Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".
نَحْنُ naḥnu Kami خَلَقْنَـٰكُمْ khalaqnākum Kami menciptakan kamu فَلَوْلَا falawlā maka mengapa tidak تُصَدِّقُونَ tuṣaddiqūna kamu membenarkan 57
Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?
أَفَرَءَيْتُم afara-aytum maka apakah kamu perhatikan مَّا mā apa تُمْنُونَ tum'nūna kamu tumpahkan/pancarkan 58
Maka terangkanlah kepada-Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan.
ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu تَخْلُقُونَهُۥٓ takhluqūnahu kamu menciptakannya أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلْخَـٰلِقُونَ l-khāliqūna yang menciptakannya 59
Kamukah yang menciptakannya, atau Kami-kah yang menciptakannya?
نَحْنُ naḥnu Kami قَدَّرْنَا qaddarnā Kami telah menentukan بَيْنَكُمُ baynakumu diantara kamu ٱلْمَوْتَ l-mawta kematian وَمَا wamā dan tidaklah نَحْنُ naḥnu Kami بِمَسْبُوقِينَ bimasbūqīna dengan dikalahkan 60
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali tidak akan dapat dikalahkan,
عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an bahwa نُّبَدِّلَ nubaddila menggantikan أَمْثَـٰلَكُمْ amthālakum yang serupa kamu وَنُنشِئَكُمْ wanunshi-akum dan menciptakan kamu فِى fī pada مَا mā apa لَا lā tidak تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui 61
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya عَلِمْتُمُ ʿalim'tumu kamu telah mengetahui ٱلنَّشْأَةَ l-nashata penciptaan ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama فَلَوْلَا falawlā maka mengapa tidak تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat/mengambil pelajaran 62
Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?
أَفَرَءَيْتُم afara-aytum maka apakah kamu perhatikan مَّا mā apa تَحْرُثُونَ taḥruthūna kamu tanam 63
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam?
ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu تَزْرَعُونَهُۥٓ tazraʿūnahu kamu menanamnya أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلزَّٰرِعُونَ l-zāriʿūna penanam(nya) 64
Kamukah yang menumbuhkannya atau Kami-kah yang menumbuhkannya?
لَوْ law jika نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki لَجَعَلْنَـٰهُ lajaʿalnāhu niscaya Kami jadikan dia حُطَـٰمًۭا ḥuṭāman hancur/kering فَظَلْتُمْ faẓaltum maka jadilah kamu تَفَكَّهُونَ tafakkahūna kamu meratap/menyesal 65
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang.
إِنَّا innā sesungguhnya kami لَمُغْرَمُونَ lamugh'ramūna sungguh yang menanggung hutang 66
(Sambil berkata), "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian,
بَلْ bal bahkan نَحْنُ naḥnu kami مَحْرُومُونَ maḥrūmūna orang yang tidak berusaha 67
bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa."
أَفَرَءَيْتُمُ afara-aytumu maka apakah kamu memperhatikan ٱلْمَآءَ l-māa air ٱلَّذِى alladhī yang تَشْرَبُونَ tashrabūna kamu minum 68
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.
ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu أَنزَلْتُمُوهُ anzaltumūhu kamu menurunkannya مِنَ mina dari ٱلْمُزْنِ l-muz'ni mendung/awan أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلْمُنزِلُونَ l-munzilūna yang menurunkan 69
Kamukah yang menurunkannya dari awan atau Kami-kah yang menurunkannya?
لَوْ law jika نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki جَعَلْنَـٰهُ jaʿalnāhu Kami jadikannya أُجَاجًۭا ujājan asin فَلَوْلَا falawlā maka mengapa tidak تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur 70
Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?
أَفَرَءَيْتُمُ afara-aytumu maka apakah kamu memperhatikan ٱلنَّارَ l-nāra api ٱلَّتِى allatī yang تُورُونَ tūrūna kamu nyalakan 71
Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu).
ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu أَنشَأْتُمْ anshatum kamu menumbuhkan شَجَرَتَهَآ shajaratahā kayunya أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلْمُنشِـُٔونَ l-munshiūna yang menumbuhkannya 72
Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kami-kah yang menjadikannya?
نَحْنُ naḥnu Kami جَعَلْنَـٰهَا jaʿalnāhā Kami menjadikannya تَذْكِرَةًۭ tadhkiratan peringatan/pengajaran وَمَتَـٰعًۭا wamatāʿan dan kesenangan/bahan yang berguna لِّلْمُقْوِينَ lil'muq'wīna bagi orang-orang yang musafir 73
Kami menjadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.
فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar/Agung 74
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang Maha Besar.
۞ فَلَآ falā maka tidak أُقْسِمُ uq'simu aku bersumpah بِمَوَٰقِعِ bimawāqiʿi dengan tempat turun ٱلنُّجُومِ l-nujūmi bintang-bintang 75
Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
وَإِنَّهُۥ wa-innahu sesungguhnya ia لَقَسَمٌۭ laqasamun sungguh sumpah لَّوْ law jika تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui عَظِيمٌ ʿaẓīmun besar 76
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui,
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia لَقُرْءَانٌۭ laqur'ānun sungguh Al Qur'an كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia 77
Sesungguhnya Al-Qur`ān ini adalah bacaan yang sangat mulia,
فِى fī pada كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab مَّكْنُونٍۢ maknūnin terpelihara baik 78
pada kitab yang terpelihara (Lawḥ Maḥfūẓ),
لَّا lā tidak يَمَسُّهُۥٓ yamassuhu menyentuhnya إِلَّا illā kecuali ٱلْمُطَهَّرُونَ l-muṭaharūna orang-orang yang disucikan 79
tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan.
تَنزِيلٌۭ tanzīlun penurunan/diturunkan مِّن min dari رَّبِّ rabbi Tuhan/Pemelihara ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam 80
Diturunkan dari Tuhan semesta alam.
أَفَبِهَـٰذَا afabihādhā maka apakah dengan ini ٱلْحَدِيثِ l-ḥadīthi pembicaraan أَنتُم antum kamu مُّدْهِنُونَ mud'hinūna berpaling/menganggap remeh 81
Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Qur`ān ini?,
وَتَجْعَلُونَ watajʿalūna dan kamu menjadikan رِزْقَكُمْ riz'qakum rezki kamu أَنَّكُمْ annakum sesungguhnya kamu تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan 82
kamu (mengganti) rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah).
فَلَوْلَآ falawlā mengapa tidak إِذَا idhā tatkala بَلَغَتِ balaghati telah sampai ٱلْحُلْقُومَ l-ḥul'qūma kerongkongan 83
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,
وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian حِينَئِذٍۢ ḥīna-idhin ketika itu تَنظُرُونَ tanẓurūna kalian melihat 84
padahal kamu ketika itu melihat,
وَنَحْنُ wanaḥnu dan Kami أَقْرَبُ aqrabu lebih dekat إِلَيْهِ ilayhi kepadanya مِنكُمْ minkum dari pada kamu وَلَـٰكِن walākin tetapi لَّا lā tidak تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna melihat 85
dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,
فَلَوْلَآ falawlā maka mengapa tidak إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah غَيْرَ ghayra bukan/tidak مَدِينِينَ madīnīna menyerah pada kekuasaan/dikuasai 86
maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah),
تَرْجِعُونَهَآ tarjiʿūnahā kamu mengembalikan إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar 87
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
فَأَمَّآ fa-ammā maka adapun إِن in jika كَانَ kāna adalah مِنَ mina dari ٱلْمُقَرَّبِينَ l-muqarabīna orang yang didekatkan 88
adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah),
فَرَوْحٌۭ farawḥun maka kesenangan/ketentraman وَرَيْحَانٌۭ warayḥānun dan kepuasan وَجَنَّتُ wajannatu dan surga نَعِيمٍۢ naʿīmin kenikmatan 89
maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga kenikmatan.
وَأَمَّآ wa-ammā dan adapun إِن in bahwa كَانَ kāna adalah مِنْ min dari أَصْحَـٰبِ aṣḥābi kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan 90
Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
فَسَلَـٰمٌۭ fasalāmun maka keselamatan لَّكَ laka bagimu مِنْ min dari أَصْحَـٰبِ aṣḥābi kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan 91
maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.
وَأَمَّآ wa-ammā dan adapun إِن in jika كَانَ kāna dia adalah مِنَ mina dari ٱلْمُكَذِّبِينَ l-mukadhibīna orang-orang yang mendustakan ٱلضَّآلِّينَ l-ḍālīna orang-orang yang sesat 92
Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,
فَنُزُلٌۭ fanuzulun maka hidangan مِّنْ min dari حَمِيمٍۢ ḥamīmin air panas mendidih 93
maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
وَتَصْلِيَةُ wataṣliyatu dan dimasukkan جَحِيمٍ jaḥīmin neraka 94
dan dibakar di dalam neraka.
إِنَّ inna sesungguhnya ia هَـٰذَا hādhā ini لَهُوَ lahuwa sungguh ia حَقُّ ḥaqqu hak/benar ٱلْيَقِينِ l-yaqīni keyakinan 95
Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.
فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar/Maha Agung 96
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang Maha Besar.
سَبَّحَ sabbaḥa bertasbih لِلَّهِ lillahi kepada Allah مَا mā apa فِى fī pada ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana 1
Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
لَهُۥ lahu bagi-Nya مُلْكُ mul'ku kerajaan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi يُحْىِۦ yuḥ'yī Dia yang menghidupkan وَيُمِيتُ ۖ wayumītu Dia yang mematikan وَهُوَ wahuwa dan Dia عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala/semuanya شَىْءٍۢ shayin sesuatu قَدِيرٌ qadīrun berkuasa 2
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
هُوَ huwa Dia ٱلْأَوَّلُ l-awalu Yang Pertama وَٱلْـَٔاخِرُ wal-ākhiru dan Yang Akhir وَٱلظَّـٰهِرُ wal-ẓāhiru dan Yang Zahir وَٱلْبَاطِنُ ۖ wal-bāṭinu dan Yang Batin وَهُوَ wahuwa dan Dia بِكُلِّ bikulli dengan segala/semua شَىْءٍ shayin sesuatu عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui 3
Dia-lah Yang Awal dan Yang Akhir; Yang Zahir dan Yang Batin1; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
هُوَ huwa dan Dia ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa menciptakan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi فِى fī pada سِتَّةِ sittati enam أَيَّامٍۢ ayyāmin hari ثُمَّ thumma kemudian ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju عَلَى ʿalā atas ٱلْعَرْشِ ۚ l-ʿarshi 'Arasy يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui مَا mā apa يَلِجُ yaliju masuk فِى fī pada ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَمَا wamā dan apa يَخْرُجُ yakhruju yang keluar مِنْهَا min'hā dari padanya وَمَا wamā dan apa يَنزِلُ yanzilu yang turun مِنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit وَمَا wamā dan apa يَعْرُجُ yaʿruju yang keluar فِيهَا ۖ fīhā dari padanya وَهُوَ wahuwa dan Dia مَعَكُمْ maʿakum bersamamu أَيْنَ ayna dimana مَا mā apa كُنتُمْ ۚ kuntum kalian adalah وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā dengan apa-apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat 4
Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari; Kemudian Dia bersemayam di atas arasy1. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya2. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
لَّهُۥ lahu bagiNya مُلْكُ mul'ku kerjaan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi وَإِلَى wa-ilā dan kepada ٱللَّهِ l-lahi Allah تُرْجَعُ tur'jaʿu dikembalikan ٱلْأُمُورُ l-umūru urusan 5
Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.
يُولِجُ yūliju Dia memasukkan ٱلَّيْلَ al-layla malam فِى fī pada ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang وَيُولِجُ wayūliju dan Dia memasukkan ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang فِى fī pada ٱلَّيْلِ ۚ al-layli malam وَهُوَ wahuwa dan Dia عَلِيمٌۢ ʿalīmun mengetahui بِذَاتِ bidhāti dengan yang ada ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada 6
Dia-lah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam1. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
ءَامِنُوا۟ āminū berimanlah kamu بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya وَأَنفِقُوا۟ wa-anfiqū dan belanjakanlah/nafkahkan مِمَّا mimmā dari apa-apa جَعَلَكُم jaʿalakum Dia jadikan kamu مُّسْتَخْلَفِينَ mus'takhlafīna orang-orang yang menguasai فِيهِ ۖ fīhi padanya فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman مِنكُمْ minkum diantara kamu وَأَنفَقُوا۟ wa-anfaqū dan mereka membelanjakan/menafkahkan لَهُمْ lahum bagi mereka أَجْرٌۭ ajrun pahala كَبِيرٌۭ kabīrun besar 7
Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya1. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.
وَمَا wamā dan apa-apa لَكُمْ lakum bagi kalian لَا lā tidak تُؤْمِنُونَ tu'minūna kamu beriman بِٱللَّهِ ۙ bil-lahi kepada Allah وَٱلرَّسُولُ wal-rasūlu dan rasul يَدْعُوكُمْ yadʿūkum menyeru kamu لِتُؤْمِنُوا۟ litu'minū agar kamu beriman بِرَبِّكُمْ birabbikum kepada Tuhan kamu وَقَدْ waqad dan sesungguhnya أَخَذَ akhadha Dia telah mengambil مِيثَـٰقَكُمْ mīthāqakum perjanjian إِن in jika كُنتُم kuntum kalian adalah مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman 8
Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhan-mu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu1 jika kamu adalah orang-orang yang beriman.
هُوَ huwa Dia ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang يُنَزِّلُ yunazzilu menurunkan عَلَىٰ ʿalā atas عَبْدِهِۦٓ ʿabdihi hamba-Nya ءَايَـٰتٍۭ āyātin ayat-ayat بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin dengan jelas/terang لِّيُخْرِجَكُم liyukh'rijakum Dia hendak mengeluarkan kamu مِّنَ mina dari ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti kegelapan إِلَى ilā atas/kepada ٱلنُّورِ ۚ l-nūri cahaya وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian لَرَءُوفٌۭ laraūfun benar-benar Maha Penyantun رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang 9
Dia-lah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Qur`ān) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.
وَمَا wamā dan apa-apa لَكُمْ lakum bagi kalian أَلَّا allā kecuali تُنفِقُوا۟ tunfiqū kamu membelanjakan/menafkahkan فِى fī pada سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah وَلِلَّهِ walillahi dan Allah مِيرَٰثُ mīrāthu mewarisi ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi لَا lā tidak يَسْتَوِى yastawī sama مِنكُم minkum dari kamu مَّنْ man siapa أَنفَقَ anfaqa membelanjakan/menafkahkan مِن min dari قَبْلِ qabli sebelum ٱلْفَتْحِ l-fatḥi kemenangan/penaklukan وَقَـٰتَلَ ۚ waqātala dan ia berperang أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika seperti itulah أَعْظَمُ aʿẓamu lebih tinggi دَرَجَةًۭ darajatan derajat مِّنَ mina dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أَنفَقُوا۟ anfaqū menafkahkan مِنۢ min dari بَعْدُ baʿdu setelah وَقَـٰتَلُوا۟ ۚ waqātalū dan mereka berperang وَكُلًّۭا wakullan dan makanlah وَعَدَ waʿada telah menjajikan ٱللَّهُ l-lahu Allah ٱلْحُسْنَىٰ ۚ l-ḥus'nā lebih baik وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui 10
Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
مَّن man siapa ذَا dhā mempunyai ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang يُقْرِضُ yuq'riḍu memberi pinjaman ٱللَّهَ l-laha Allah قَرْضًا qarḍan pinjaman حَسَنًۭا ḥasanan kebaikan فَيُضَـٰعِفَهُۥ fayuḍāʿifahu maka Dia akan melipat-gandakannya لَهُۥ lahu baginya وَلَهُۥٓ walahu dan baginya أَجْرٌۭ ajrun pahala كَرِيمٌۭ karīmun yang besar 11
Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak,
يَوْمَ yawma hari تَرَى tarā kamu melihat ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang beriman وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan orang-orang perempuan beriman يَسْعَىٰ yasʿā berjalan/bersinar نُورُهُم nūruhum cahaya mereka بَيْنَ bayna diantara أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka وَبِأَيْمَـٰنِهِم wabi-aymānihim dan disebelah kanan mereka بُشْرَىٰكُمُ bush'rākumu berita gembira untuk mu ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini جَنَّـٰتٌۭ jannātun surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai خَـٰلِدِينَ khālidīna kekal فِيهَا ۚ fīhā padanya ذَٰلِكَ dhālika itulah هُوَ huwa dia ٱلْفَوْزُ l-fawzu kemenangan/keuntungan ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar 12
(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka), "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang banyak".
يَوْمَ yawma hari يَقُولُ yaqūlu berkata ٱلْمُنَـٰفِقُونَ l-munāfiqūna orang-orang munafik laki-laki وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتُ wal-munāfiqātu dan orang-orang munafik perempuan لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman ٱنظُرُونَا unẓurūnā tungguhlah kami نَقْتَبِسْ naqtabis kami mengambil مِن min dari نُّورِكُمْ nūrikum cahaya kamu قِيلَ qīla dikatakan ٱرْجِعُوا۟ ir'jiʿū kembalilah وَرَآءَكُمْ warāakum belakangmu فَٱلْتَمِسُوا۟ fal-tamisū maka carilah نُورًۭا nūran cahaya فَضُرِبَ faḍuriba lalu dijadikan/diadakan بَيْنَهُم baynahum diantara mereka بِسُورٍۢ bisūrin dengan dinding لَّهُۥ lahu baginya بَابٌۢ bābun pintu بَاطِنُهُۥ bāṭinuhu didalamnya/dibatin فِيهِ fīhi didalamnya ٱلرَّحْمَةُ l-raḥmatu rahmat وَظَـٰهِرُهُۥ waẓāhiruhu dan luarnya مِن min dari قِبَلِهِ qibalihi pihaknya/sisinya ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab 13
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka), "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.
يُنَادُونَهُمْ yunādūnahum (orang-orang munafik) memanggil mereka أَلَمْ alam tidaklah نَكُن nakun adalah kami مَّعَكُمْ ۖ maʿakum bersamamu قَالُوا۟ qālū dan berkata بَلَىٰ balā ya benar وَلَـٰكِنَّكُمْ walākinnakum tetapi kamu فَتَنتُمْ fatantum kamu telah membinasakan أَنفُسَكُمْ anfusakum diri kalian sendiri وَتَرَبَّصْتُمْ watarabbaṣtum dan kamu menunggu-nunggu وَٱرْتَبْتُمْ wa-ir'tabtum dan kamu ragu-ragu وَغَرَّتْكُمُ wagharratkumu dan menipu kamu ٱلْأَمَانِىُّ l-amāniyu angan-angan kosong حَتَّىٰ ḥattā sehingga جَآءَ jāa datang أَمْرُ amru ketetapan ٱللَّهِ l-lahi Allah وَغَرَّكُم wagharrakum menipu kamu بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah ٱلْغَرُورُ l-gharūru para penipu 14
Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata, "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab, "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami), dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (setan) yang amat penipu.
فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari لَا lā tidak يُؤْخَذُ yu'khadhu diambil/diterima مِنكُمْ minkum dari kamu فِدْيَةٌۭ fid'yatun tebusan وَلَا walā dan tidak مِنَ mina dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ ۚ kafarū kafir/ingkar مَأْوَىٰكُمُ mawākumu tempat tinggal kamu ٱلنَّارُ ۖ l-nāru api/neraka هِىَ hiya ia/itu مَوْلَىٰكُمْ ۖ mawlākum perlindungan kamu وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali 15
Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali".
۞ أَلَمْ alam apakah tidak يَأْنِ yani datang لِلَّذِينَ lilladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman أَن an bahwa تَخْشَعَ takhshaʿa tunduk قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka لِذِكْرِ lidhik'ri untuk mengingat ٱللَّهِ l-lahi Allah وَمَا wamā dan apa نَزَلَ nazala menurunkan مِنَ mina dari ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran وَلَا walā dan tidak يَكُونُوا۟ yakūnū adalah mereka كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum فَطَالَ faṭāla lalu panjang عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka ٱلْأَمَدُ l-amadu masa فَقَسَتْ faqasat maka keras قُلُوبُهُمْ ۖ qulūbuhum hati mereka وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik 16
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Alkitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
ٱعْلَمُوٓا۟ iʿ'lamū ketahuilah أَنَّ anna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُحْىِ yuḥ'yī menghidupkan ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi بَعْدَ baʿda sesudah مَوْتِهَا ۚ mawtihā matinya قَدْ qad sesungguhnya بَيَّنَّا bayyannā Kami telah menjelaskan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلْـَٔايَـٰتِ l-āyāti keterangan-keterangan لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal 17
Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُصَّدِّقِينَ l-muṣadiqīna orang-orang laki-laki yang benar وَٱلْمُصَّدِّقَـٰتِ wal-muṣadiqāti dan orang-orang perempuan yang benar وَأَقْرَضُوا۟ wa-aqraḍū dan mereka memberi pinjaman ٱللَّهَ l-laha Allah قَرْضًا qarḍan pinjaman حَسَنًۭا ḥasanan kebaikan/yang baik يُضَـٰعَفُ yuḍāʿafu akan dilipat gandakan لَهُمْ lahum untuk mereka وَلَهُمْ walahum dan untuk mereka أَجْرٌۭ ajrun pahala كَرِيمٌۭ karīmun mulia 18
Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرُسُلِهِۦٓ warusulihi dan rasul Nya أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu هُمُ humu mereka ٱلصِّدِّيقُونَ ۖ l-ṣidīqūna orang-orang yang benar وَٱلشُّهَدَآءُ wal-shuhadāu dan orang-orang yang menjadi saksi عِندَ ʿinda disisi رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka لَهُمْ lahum bagi mereka أَجْرُهُمْ ajruhum pahala mereka وَنُورُهُمْ ۖ wanūruhum dan cahaya mereka وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā dengan ayat-ayat Kami أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka 19
Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, mereka itu orang-orang Ṣiddīqīn1 dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.
ٱعْلَمُوٓا۟ iʿ'lamū ketahuilah أَنَّمَا annamā sesungguhnya hanyalah ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia لَعِبٌۭ laʿibun permainan وَلَهْوٌۭ walahwun dan senda gurau وَزِينَةٌۭ wazīnatun dan perhiasan وَتَفَاخُرٌۢ watafākhurun dan bermegah-megahan بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu وَتَكَاثُرٌۭ watakāthurun dan berbangga-banggaan فِى fī pada/tentang ٱلْأَمْوَٰلِ l-amwāli harta وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ wal-awlādi dan anak-anak كَمَثَلِ kamathali seperti perumpamaan غَيْثٍ ghaythin hujan أَعْجَبَ aʿjaba mengagumkan ٱلْكُفَّارَ l-kufāra orang-orang kafir/petani نَبَاتُهُۥ nabātuhu tanaman-tanamannya ثُمَّ thumma kemudian يَهِيجُ yahīju ia menjadi kering فَتَرَىٰهُ fatarāhu maka kamu melihatnya مُصْفَرًّۭا muṣ'farran kuning ثُمَّ thumma kemudian يَكُونُ yakūnu adalah ia حُطَـٰمًۭا ۖ ḥuṭāman hancur وَفِى wafī dan pada ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat عَذَابٌۭ ʿadhābun azab شَدِيدٌۭ shadīdun pedih وَمَغْفِرَةٌۭ wamaghfiratun dan ampunan مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ wariḍ'wānun dan keridaan وَمَا wamā dan tidaklah ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan ٱلدُّنْيَآ l-dun'yā dunia إِلَّا illā kecuali مَتَـٰعُ matāʿu kesenangan ٱلْغُرُورِ l-ghurūri tipuan 20
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan, dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
سَابِقُوٓا۟ sābiqū berlomba-lombalah kamu إِلَىٰ ilā kepada مَغْفِرَةٍۢ maghfiratin ampunan مِّن min dari رَّبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian وَجَنَّةٍ wajannatin dan surga عَرْضُهَا ʿarḍuhā luasnya كَعَرْضِ kaʿarḍi seperti luas ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi أُعِدَّتْ uʿiddat dijanjikan/disediakan لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرُسُلِهِۦ ۚ warusulihi dan rasul Nya ذَٰلِكَ dhālika itulah فَضْلُ faḍlu karunia ٱللَّهِ l-lahi Allah يُؤْتِيهِ yu'tīhi diberikannya مَن man siapa يَشَآءُ ۚ yashāu yang dikehendaki وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah ذُو dhū mempunyai ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar 21
Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhan-mu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
مَآ mā tidak أَصَابَ aṣāba menimpa مِن min dari مُّصِيبَةٍۢ muṣībatin bencana فِى fī pada ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَلَا walā dan tidak فِىٓ fī pada أَنفُسِكُمْ anfusikum diri kalian sendiri إِلَّا illā kecuali فِى fī pada كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab مِّن min dari قَبْلِ qabli sebelum أَن an bahwa نَّبْرَأَهَآ ۚ nabra-ahā Kami menciptakannya إِنَّ inna sesungguhnya ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu عَلَى ʿalā atas ٱللَّهِ l-lahi Allah يَسِيرٌۭ yasīrun mudah 22
Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lawḥ Maḥfūẓ) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
لِّكَيْلَا likaylā supaya jangan تَأْسَوْا۟ tasaw kamu berduka-cita عَلَىٰ ʿalā atas مَا mā apa-apa فَاتَكُمْ fātakum luput dari kamu وَلَا walā dan janganlah تَفْرَحُوا۟ tafraḥū kamu gembira بِمَآ bimā terhadap apa ءَاتَىٰكُمْ ۗ ātākum Dia berikan kepadamu وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah لَا lā tidak يُحِبُّ yuḥibbu mencintai/menyukai كُلَّ kulla setiap/segala مُخْتَالٍۢ mukh'tālin sombong فَخُورٍ fakhūrin membanggakan diri 23
(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira1 terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يَبْخَلُونَ yabkhalūna (mereka) kikir وَيَأْمُرُونَ wayamurūna dan mereka menyuruh ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia بِٱلْبُخْلِ ۗ bil-bukh'li dengan berbuat kikir وَمَن waman dan barang siapa يَتَوَلَّ yatawalla berpaling فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji 24
(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barang siapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
لَقَدْ laqad sesungguhnya أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus رُسُلَنَا rusulanā rasul-rasul Kami بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan-keterangan nyata وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami menurunkan مَعَهُمُ maʿahumu bersama mereka ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab وَٱلْمِيزَانَ wal-mīzāna dan timbangan لِيَقُومَ liyaqūma supaya menegakkan ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia بِٱلْقِسْطِ ۖ bil-qis'ṭi dengan adil وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan/jadikan ٱلْحَدِيدَ l-ḥadīda besi فِيهِ fīhi padanya بَأْسٌۭ basun kekuatan شَدِيدٌۭ shadīdun yang sangat وَمَنَـٰفِعُ wamanāfiʿu dan manfaat لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia وَلِيَعْلَمَ waliyaʿlama dan hendak mengetahui ٱللَّهُ l-lahu Allah مَن man siapa يَنصُرُهُۥ yanṣuruhu menolong-Nya وَرُسُلَهُۥ warusulahu dan rasul-rasul-Nya بِٱلْغَيْبِ ۚ bil-ghaybi dengan gaib/tidak kelihatan إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah قَوِىٌّ qawiyyun Maha Kuat عَزِيزٌۭ ʿazīzun Maha Perkasa 25
Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Alkitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus نُوحًۭا nūḥan Nuh وَإِبْرَٰهِيمَ wa-ib'rāhīma dan Ibrahim وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan فِى fī pada ذُرِّيَّتِهِمَا dhurriyyatihimā anak cucu/keturunan mereka ٱلنُّبُوَّةَ l-nubuwata kenabian وَٱلْكِتَـٰبَ ۖ wal-kitāba dan Al Kitab فَمِنْهُم famin'hum dan diantara mereka مُّهْتَدٍۢ ۖ muh'tadin mendapat petunjuk وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنْهُمْ min'hum dari mereka فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik 26
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nūḥ dan Ibrāhīm dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Alkitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.
ثُمَّ thumma kemudian قَفَّيْنَا qaffaynā Kami ikutkan/iringi عَلَىٰٓ ʿalā atas ءَاثَـٰرِهِم āthārihim jejak/belakang mereka بِرُسُلِنَا birusulinā dengan rasul-rasul Kami وَقَفَّيْنَا waqaffaynā dan Kami ikutkan/iringkan بِعِيسَى biʿīsā dengan Isa ٱبْنِ ib'ni anak مَرْيَمَ maryama Maryam وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan Kami berikannya ٱلْإِنجِيلَ l-injīla Injil وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan فِى fī dalam قُلُوبِ qulūbi hati ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ٱتَّبَعُوهُ ittabaʿūhu mengikutinya رَأْفَةًۭ rafatan rasa satun وَرَحْمَةًۭ waraḥmatan dan kasih sayang وَرَهْبَانِيَّةً warahbāniyyatan dan rahbaniyah/kependetaan ٱبْتَدَعُوهَا ib'tadaʿūhā mereka adakan مَا mā apa-apa كَتَبْنَـٰهَا katabnāhā Kami mewajibkannya عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka إِلَّا illā kecuali ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari رِضْوَٰنِ riḍ'wāni keridaan ٱللَّهِ l-lahi Allah فَمَا famā maka tidak رَعَوْهَا raʿawhā memeliharanya حَقَّ ḥaqqa sebenar-benarnya رِعَايَتِهَا ۖ riʿāyatihā pemeliharaan فَـَٔاتَيْنَا faātaynā maka Kami berikan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman مِنْهُمْ min'hum diantara mereka أَجْرَهُمْ ۖ ajrahum pahala mereka وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنْهُمْ min'hum dari mereka فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik 27
Kemudian Kami iringkan di belakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami iringkan (pula) ʻIsa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbāniyyah1 padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā hai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertakwalah ٱللَّهَ l-laha Allah وَءَامِنُوا۟ waāminū dan berimanlah بِرَسُولِهِۦ birasūlihi kepada rasul-rasulnya يُؤْتِكُمْ yu'tikum Dia akan memberikan kepada kamu كِفْلَيْنِ kif'layni dua bagian مِن min dari رَّحْمَتِهِۦ raḥmatihi rahmat-Nya وَيَجْعَل wayajʿal dan Dia menjadikan لَّكُمْ lakum bagi kalian نُورًۭا nūran cahaya تَمْشُونَ tamshūna kamu berjalan بِهِۦ bihi padanya وَيَغْفِرْ wayaghfir dan mengampuni لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang 28
Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
لِّئَلَّا li-allā agar supaya يَعْلَمَ yaʿlama mengetahui أَهْلُ ahlu ahli ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab أَلَّا allā bahwa tidak يَقْدِرُونَ yaqdirūna mereka berkuasa عَلَىٰ ʿalā atas شَىْءٍۢ shayin segala sesuatu مِّن min dari فَضْلِ faḍli karunia ٱللَّهِ ۙ l-lahi Allah وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱلْفَضْلَ l-faḍla karunia بِيَدِ biyadi ditangan ٱللَّهِ l-lahi Allah يُؤْتِيهِ yu'tīhi Dia berikan مَن man siapa يَشَآءُ ۚ yashāu yang dikehendaki وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah ذُو dhū memiliki ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar 29
(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikit pun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.