Juz 29
Al-Mulk (1-30), Al-Qalam (1-52), Al-Haqqah (1-52), Al-Ma'arij (1-44), Nuh (1-28), Al-Jinn (1-28), Al-Muzzammil (1-20), Al-Muddaththir (1-56), Al-Qiyamah (1-40), Al-Insan (1-31), Al-Mursalat (1-50)
تَبَـٰرَكَ tabāraka Maha Suci ٱلَّذِى alladhī yang بِيَدِهِ biyadihi di tangan-Nya ٱلْمُلْكُ l-mul'ku kerajaan وَهُوَ wahuwa dan Dia عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala شَىْءٍۢ shayin sesuatu قَدِيرٌ qadīrun Maha Kuasa 1
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa menciptakan ٱلْمَوْتَ l-mawta kematian وَٱلْحَيَوٰةَ wal-ḥayata dan kehidupan لِيَبْلُوَكُمْ liyabluwakum karena Dia akan mengujimu أَيُّكُمْ ayyukum siapa diantara kamu أَحْسَنُ aḥsanu lebih baik عَمَلًۭا ۚ ʿamalan perbuatan وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلْغَفُورُ l-ghafūru Maha Pengampun 2
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa menciptakan سَبْعَ sabʿa tujuh سَمَـٰوَٰتٍۢ samāwātin langit طِبَاقًۭا ۖ ṭibāqan berlapis-lapis مَّا mā tidak تَرَىٰ tarā kamu lihat فِى fī dalam/pada خَلْقِ khalqi penciptaan ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih مِن min dari تَفَـٰوُتٍۢ ۖ tafāwutin tidak seimbang فَٱرْجِعِ fa-ir'jiʿi maka kembalilah ٱلْبَصَرَ l-baṣara pandangan هَلْ hal apakah تَرَىٰ tarā kamu melihat مِن min dari فُطُورٍۢ fuṭūrin teratur/seimbang 3
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?
ثُمَّ thumma kemudian ٱرْجِعِ ir'jiʿi kembalilah ٱلْبَصَرَ l-baṣara pandangan كَرَّتَيْنِ karratayni dua kali ulang يَنقَلِبْ yanqalib berbalik/kembali إِلَيْكَ ilayka kepadamu ٱلْبَصَرُ l-baṣaru pandangan خَاسِئًۭا khāsi-an membingungkan وَهُوَ wahuwa dan ia حَسِيرٌۭ ḥasīrun lemah 4
Kemudian pandanglah sekali lagi, niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya زَيَّنَّا zayyannā Kami menghiasi ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia/yang dekat بِمَصَـٰبِيحَ bimaṣābīḥa dengan bintang-bintang وَجَعَلْنَـٰهَا wajaʿalnāhā dan Kami menjadikannya رُجُومًۭا rujūman pelempar لِّلشَّيَـٰطِينِ ۖ lilshayāṭīni terhadap syaitan-syaitan وَأَعْتَدْنَا wa-aʿtadnā dan Kami sediakan لَهُمْ lahum bagi mereka عَذَابَ ʿadhāba azab/siksa ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri neraka yang menyala-nyala 5
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
وَلِلَّذِينَ walilladhīna dan bagi orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar بِرَبِّهِمْ birabbihim kepada Tuhan mereka عَذَابُ ʿadhābu azab/siksa جَهَنَّمَ ۖ jahannama neraka jahannam وَبِئْسَ wabi'sa dan amat buruk ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali 6
Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhan-nya, memperoleh azab Jahanam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
إِذَآ idhā apabila أُلْقُوا۟ ul'qū mereka dilemparkan فِيهَا fīhā di dalamnya سَمِعُوا۟ samiʿū mereka mendengar لَهَا lahā baginya شَهِيقًۭا shahīqan jeritan وَهِىَ wahiya dan ia تَفُورُ tafūru mendidih 7
Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,
تَكَادُ takādu hampir-hampir تَمَيَّزُ tamayyazu terpecah belah مِنَ mina dari ٱلْغَيْظِ ۖ l-ghayẓi lantaran marah كُلَّمَآ kullamā setiap kali أُلْقِىَ ul'qiya dilempar فِيهَا fīhā di dalamnya فَوْجٌۭ fawjun sekumpulan سَأَلَهُمْ sa-alahum bertanya kepada mereka خَزَنَتُهَآ khazanatuhā penjaga-penjaganya أَلَمْ alam apakah tidak يَأْتِكُمْ yatikum datang kepadamu نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan 8
hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"
قَالُوا۟ qālū mereka berkata/menjawab بَلَىٰ balā ya benar قَدْ qad sesungguhnya جَآءَنَا jāanā telah datang kepada kami نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan فَكَذَّبْنَا fakadhabnā maka kami mendustakan وَقُلْنَا waqul'nā dan kami katakan مَا mā tidak نَزَّلَ nazzala menurunkan ٱللَّهُ l-lahu Allah مِن min dari شَىْءٍ shayin sesuatu إِنْ in tidaklah أَنتُمْ antum kamu إِلَّا illā kecuali فِى fī dalam ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan كَبِيرٍۢ kabīrin besar 9
Mereka menjawab, "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan, "Allah tidak menurunkan sesuatu pun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar".
وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata لَوْ law sekiranya كُنَّا kunnā adalah kami نَسْمَعُ nasmaʿu kami mendengarkan أَوْ aw atau نَعْقِلُ naʿqilu kami berakal مَا mā tidaklah كُنَّا kunnā kami فِىٓ fī dalam أَصْحَـٰبِ aṣḥābi penghuni ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri neraka yang menyala-nyala 10
Dan mereka berkata, "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu), niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala".
فَٱعْتَرَفُوا۟ fa-iʿ'tarafū maka mereka mengakui بِذَنۢبِهِمْ bidhanbihim dengan/akan dosa mereka فَسُحْقًۭا fasuḥ'qan maka kebinasaanlah لِّأَصْحَـٰبِ li-aṣḥābi bagi penghuni ٱلسَّعِيرِ l-saʿīri neraka yang menyala-nyala 11
Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يَخْشَوْنَ yakhshawna mereka takut رَبَّهُم rabbahum Tuhan mereka بِٱلْغَيْبِ bil-ghaybi dengan gaib/tidak kelihatan لَهُم lahum bagi mereka مَّغْفِرَةٌۭ maghfiratun ampunan وَأَجْرٌۭ wa-ajrun dan pahala كَبِيرٌۭ kabīrun besar 12
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhan-nya yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.
وَأَسِرُّوا۟ wa-asirrū dan rahasiakanlah قَوْلَكُمْ qawlakum perkataanmu أَوِ awi atau ٱجْهَرُوا۟ ij'harū keraskanlah بِهِۦٓ ۖ bihi dengannya إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia عَلِيمٌۢ ʿalīmun Maha mengetahui بِذَاتِ bidhāti dengan yang ada ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada 13
Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.
أَلَا alā apakah tidak/tidakkah يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui مَنْ man siapa/apa خَلَقَ khalaqa Dia ciptakan وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱللَّطِيفُ l-laṭīfu Maha Halus ٱلْخَبِيرُ l-khabīru Maha mengetahui 14
Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?
هُوَ huwa dan Dia ٱلَّذِى alladhī yang جَعَلَ jaʿala menjadikan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi ذَلُولًۭا dhalūlan mudah dipergunakan فَٱمْشُوا۟ fa-im'shū maka berjalanlah kamu فِى fī di/pada مَنَاكِبِهَا manākibihā segala penjuru وَكُلُوا۟ wakulū dan makanlah مِن min dari رِّزْقِهِۦ ۖ riz'qihi sebagian rizki-Nya وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepada-Nya ٱلنُّشُورُ l-nushūru dibangkitkan kembali 15
Dia-lah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.
ءَأَمِنتُم a-amintum apakah kamu merasa aman مَّن man siapa (Allah) فِى fī di ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit أَن an bahwa يَخْسِفَ yakhsifa Dia akan membenamkan بِكُمُ bikumu dengan/untuk kalian ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba هِىَ hiya ia/bumi تَمُورُ tamūru bergoncang 16
Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang?
أَمْ am atau أَمِنتُم amintum kamu merasa aman مَّن man siapa (Allah) فِى fī di ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit أَن an bahwa يُرْسِلَ yur'sila Dia akan mengirimkan عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian حَاصِبًۭا ۖ ḥāṣiban angin yang mengandung batu فَسَتَعْلَمُونَ fasataʿlamūna maka kelak kamu akan mengetahui كَيْفَ kayfa bagaimana نَذِيرِ nadhīri peringatan-Ku 17
Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya كَذَّبَ kadhaba telah mendustakan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang مِن min dari قَبْلِهِمْ qablihim sebelum mereka فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana كَانَ kāna adalah ia نَكِيرِ nakīri celaan-Ku/kemurkaan-Ku 18
Dan sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka alangkah hebatnya kemurkaan-Ku.
أَوَلَمْ awalam ataukah tidak يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan إِلَى ilā kepada ٱلطَّيْرِ l-ṭayri burung فَوْقَهُمْ fawqahum di atas mereka صَـٰٓفَّـٰتٍۢ ṣāffātin mengembangkan sayap وَيَقْبِضْنَ ۚ wayaqbiḍ'na dan ia mengatupkannya مَا mā tidak ada يُمْسِكُهُنَّ yum'sikuhunna yang menahan mereka إِلَّا illā kecuali ٱلرَّحْمَـٰنُ ۚ l-raḥmānu Maha Pengasih إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia بِكُلِّ bikulli dengan segala شَىْءٍۭ shayin sesuatu بَصِيرٌ baṣīrun Maha melihat 19
Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.
أَمَّنْ amman atau siapakah هَـٰذَا hādhā ini ٱلَّذِى alladhī yang هُوَ huwa dia جُندٌۭ jundun bala tentara لَّكُمْ lakum bagi kalian يَنصُرُكُم yanṣurukum dia menolongmu مِّن min dari دُونِ dūni selain ٱلرَّحْمَـٰنِ ۚ l-raḥmāni Maha Pengasih إِنِ ini tidaklah ٱلْكَـٰفِرُونَ l-kāfirūna orang-orang kafir إِلَّا illā kecuali فِى fī dalam غُرُورٍ ghurūrin keadaan tertipu 20
Atau siapakah dia yang menjadi tentara bagimu yang akan menolongmu selain dari Allah Yang Maha Pemurah? Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu.
أَمَّنْ amman atau siapakah هَـٰذَا hādhā ini ٱلَّذِى alladhī yang يَرْزُقُكُمْ yarzuqukum memberi rezeki kamu إِنْ in jika أَمْسَكَ amsaka Dia menahan رِزْقَهُۥ ۚ riz'qahu rezekinya بَل bal bahkan/tetapi لَّجُّوا۟ lajjū mereka terus-menerus فِى fī dalam عُتُوٍّۢ ʿutuwwin kesombongan وَنُفُورٍ wanufūrin dan lari/berpaling 21
Atau siapakah dia ini yang memberi kamu rezeki jika Allah menahan rezeki-Nya? Sebenarnya mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri?
أَفَمَن afaman maka apakah orang يَمْشِى yamshī dia berjalan مُكِبًّا mukibban tiarap/telengkup عَلَىٰ ʿalā di atas وَجْهِهِۦٓ wajhihi mukanya أَهْدَىٰٓ ahdā lebih mendapat petunjuk أَمَّن amman ataukah orang يَمْشِى yamshī dia berjalan سَوِيًّا sawiyyan sama lurus عَلَىٰ ʿalā di atas صِرَٰطٍۢ ṣirāṭin jalan مُّسْتَقِيمٍۢ mus'taqīmin yang lurus 22
Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapatkan petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?
قُلْ qul katakanlah هُوَ huwa Dia ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَنشَأَكُمْ ansha-akum menumbuhkan/menciptakan kamu وَجَعَلَ wajaʿala dan menjadikan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلسَّمْعَ l-samʿa pendengaran وَٱلْأَبْصَـٰرَ wal-abṣāra dan penglihatan وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۖ wal-afidata dan hati قَلِيلًۭا qalīlan sedikit مَّا mā apa تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur 23
Katakanlah, "Dia-lah yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.
قُلْ qul katakanlah هُوَ huwa Dia ٱلَّذِى alladhī yang ذَرَأَكُمْ dhara-akum menjadikan kamu berkembang biak فِى fī di muka ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepada-Nya تُحْشَرُونَ tuḥ'sharūna kamu akan dikumpulkan 24
Katakanlah, "Dia-lah yang menjadikan kamu berkembang biak di muka bumi, dan hanya kepada-Nya-lah kamu kelak dikumpulkan".
وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata مَتَىٰ matā kapan هَـٰذَا hādhā ini ٱلْوَعْدُ l-waʿdu janji/ancaman إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar 25
Dan mereka berkata, "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?"
قُلْ qul katakanlah إِنَّمَا innamā sesungguhnya ٱلْعِلْمُ l-ʿil'mu pengetahuan عِندَ ʿinda di sisi ٱللَّهِ l-lahi Allah وَإِنَّمَآ wa-innamā dan sesungguhnya أَنَا۠ anā Aku نَذِيرٌۭ nadhīrun seorang pemberi peringatan مُّبِينٌۭ mubīnun yang nyata 26
Katakanlah, "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan".
فَلَمَّا falammā maka ketika رَأَوْهُ ra-awhu mereka melihatnya (azab) زُلْفَةًۭ zul'fatan dekat سِيٓـَٔتْ sīat menjadi buruk/jelek وُجُوهُ wujūhu muka-muka ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَقِيلَ waqīla dan dikatakan هَـٰذَا hādhā ini ٱلَّذِى alladhī yang كُنتُم kuntum kalian adalah بِهِۦ bihi dengannya تَدَّعُونَ taddaʿūna kamu meminta 27
Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.
قُلْ qul katakanlah أَرَءَيْتُمْ ara-aytum adakah kamu perhatikan إِنْ in jika أَهْلَكَنِىَ ahlakaniya membinasakan aku ٱللَّهُ l-lahu Allah وَمَن waman dan orang-orang yang مَّعِىَ maʿiya bersamaku أَوْ aw atau رَحِمَنَا raḥimanā Dia memberi rahmat kami فَمَن faman maka barang siapa يُجِيرُ yujīru menolong/melindungi ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang yang kafir مِنْ min dari عَذَابٍ ʿadhābin azab أَلِيمٍۢ alīmin yang pedih 28
Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"
قُلْ qul katakanlah هُوَ huwa Dia ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Maha Pengasih ءَامَنَّا āmannā kami beriman بِهِۦ bihi kepada-Nya وَعَلَيْهِ waʿalayhi dan atas-Nya تَوَكَّلْنَا ۖ tawakkalnā kami bertawakal فَسَتَعْلَمُونَ fasataʿlamūna maka kelak kamu akan mengetahuinya مَنْ man siapa هُوَ huwa dia فِى fī dalam ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin kesesatan مُّبِينٍۢ mubīnin nyata 29
Katakanlah, "Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata".
قُلْ qul katakanlah أَرَءَيْتُمْ ara-aytum adakah kamu perhatikan إِنْ in jika أَصْبَحَ aṣbaḥa menjadi مَآؤُكُمْ māukum air kamu غَوْرًۭا ghawran masuk dalam tanah kering فَمَن faman maka siapa يَأْتِيكُم yatīkum mendatangkan kepadamu بِمَآءٍۢ bimāin dengan air مَّعِينٍۭ maʿīnin mata air/mengalir 30
Katakanlah, "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?".
نٓ ۚ noon Nun وَٱلْقَلَمِ wal-qalami demi qalam وَمَا wamā dan apa يَسْطُرُونَ yasṭurūna mereka tulis 1
Nūn1, demi pena dan apa yang mereka tulis,
مَآ mā tidakkah أَنتَ anta kamu بِنِعْمَةِ biniʿ'mati dengan ni'mat رَبِّكَ rabbika Tuhanmu بِمَجْنُونٍۢ bimajnūnin orang gila 2
berkat nikmat Tuhan-mu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya لَكَ laka bagimu لَأَجْرًا la-ajran benar-benar pahala غَيْرَ ghayra bukan/tidak مَمْنُونٍۢ mamnūnin terputus-putus 3
Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.
وَإِنَّكَ wa-innaka dan sesungguhnya kamu لَعَلَىٰ laʿalā benar-benar di atas خُلُقٍ khuluqin budi pekerti عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin luhur/agung 4
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.
فَسَتُبْصِرُ fasatub'ṣiru maka kelak kamu akan melihat وَيُبْصِرُونَ wayub'ṣirūna dan mereka akan melihat 5
Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir) pun akan melihat,
بِأَييِّكُمُ bi-ayyikumu siapa diantara kamu ٱلْمَفْتُونُ l-maftūnu yang di uji/gila 6
siapa di antara kamu yang gila.
إِنَّ inna sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu هُوَ huwa Dia أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَن biman pada siapa ضَلَّ ḍalla ia sesat عَن ʿan dari سَبِيلِهِۦ sabīlihi jalan-Nya وَهُوَ wahuwa dan Dia أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِٱلْمُهْتَدِينَ bil-muh'tadīna terhadap orang-orang yang mendapat petunjuk 7
Sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah yang paling mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dia-lah yang paling mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
فَلَا falā maka jangan تُطِعِ tuṭiʿi kamu taati ٱلْمُكَذِّبِينَ l-mukadhibīna orang-orang yang mendustakan 8
Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).
وَدُّوا۟ waddū mereka menginginkan لَوْ law sekiranya/supaya تُدْهِنُ tud'hinu kamu bersikap lemah lembut فَيُدْهِنُونَ fayud'hinūna maka mereka akan bersikap lemah lembut 9
Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).
وَلَا walā dan jangan تُطِعْ tuṭiʿ kamu taati كُلَّ kulla setiap حَلَّافٍۢ ḥallāfin banyak bersumpah مَّهِينٍ mahīnin yang hina 10
Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,
هَمَّازٍۢ hammāzin pencela مَّشَّآءٍۭ mashāin berjalan بِنَمِيمٍۢ binamīmin dengan fitnah 11
yang banyak mencela, yang kian kemari menghambur fitnah,
مَّنَّاعٍۢ mannāʿin menghalangi لِّلْخَيْرِ lil'khayri bagi kebaikan مُعْتَدٍ muʿ'tadin melampaui batas أَثِيمٍ athīmin dosa 12
yang sangat enggan berbuat baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,
عُتُلٍّۭ ʿutullin kaku kasar بَعْدَ baʿda sesudah ذَٰلِكَ dhālika demikian itu زَنِيمٍ zanīmin terkenal jahat 13
yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,
أَن an karena كَانَ kāna dia adalah ذَا dhā mempunyai مَالٍۢ mālin harta وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak 14
karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak1.
إِذَا idhā apabila تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan عَلَيْهِ ʿalayhi kepadanya ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami قَالَ qāla dia berkata أَسَـٰطِيرُ asāṭīru dongeng-dongeng ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu 15
Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata, "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala."
سَنَسِمُهُۥ sanasimuhu kelak akan Kami beri tanda dia عَلَى ʿalā atas ٱلْخُرْطُومِ l-khur'ṭūmi belalai 16
Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya)1.
إِنَّا innā sesungguhnya Kami بَلَوْنَـٰهُمْ balawnāhum Kami telah menguji mereka كَمَا kamā sebagaimana بَلَوْنَآ balawnā Kami telah menguji أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni/pemilik ٱلْجَنَّةِ l-janati surga إِذْ idh ketika أَقْسَمُوا۟ aqsamū mereka bersumpah لَيَصْرِمُنَّهَا layaṣrimunnahā sungguh mereka akan mematikannya مُصْبِحِينَ muṣ'biḥīna di pagi hari 17
Sesungguhnya Kami telah menguji mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya di pagi hari,
وَلَا walā dan tidak يَسْتَثْنُونَ yastathnūna mereka menyisihkan 18
dan mereka tidak mengucapkan, "Insyaallah ",
فَطَافَ faṭāfa maka mengepung عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya (kebun itu) طَآئِفٌۭ ṭāifun kepungan (malapetaka) مِّن min dari رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu وَهُمْ wahum dan mereka نَآئِمُونَ nāimūna orang-orang yang tidur 19
lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhan-mu ketika mereka sedang tidur,
فَأَصْبَحَتْ fa-aṣbaḥat maka jadilah ia/kebun itu كَٱلصَّرِيمِ kal-ṣarīmi seperti sudah di potong/petik 20
maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita1,
فَتَنَادَوْا۟ fatanādaw maka mereka panggil memanggil مُصْبِحِينَ muṣ'biḥīna di pagi hari 21
lalu mereka panggil memanggil di pagi hari,
أَنِ ani sesungguhnya ٱغْدُوا۟ igh'dū pergi diwaktu pagi عَلَىٰ ʿalā atas حَرْثِكُمْ ḥarthikum kebunmu إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰرِمِينَ ṣārimīna orang-orang yang memotong/memetik 22
"Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya".
فَٱنطَلَقُوا۟ fa-inṭalaqū maka mereka berjalan/pergi وَهُمْ wahum dan mereka يَتَخَـٰفَتُونَ yatakhāfatūna mereka saling berbisik 23
Maka pergilah mereka saling berbisik-bisikan.
أَن an bahwa لَّا lā jangan يَدْخُلَنَّهَا yadkhulannahā sekali-kali memasukinya ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian مِّسْكِينٌۭ mis'kīnun seorang miskin 24
"Pada hari ini janganlah ada seorang miskin pun masuk ke dalam kebunmu".
وَغَدَوْا۟ waghadaw dan mereka pergi pagi-pagi عَلَىٰ ʿalā atas حَرْدٍۢ ḥardin mencegah/menghalangi قَـٰدِرِينَ qādirīna orang-orang yang mampu 25
Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka mampu (menolongnya).
فَلَمَّا falammā maka tatkala رَأَوْهَا ra-awhā mereka melihatnya قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّا innā sesungguhnya Kami لَضَآلُّونَ laḍāllūna benar-benar orang-orang yang sesat 26
Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata, "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan),
بَلْ bal bahkan نَحْنُ naḥnu kami مَحْرُومُونَ maḥrūmūna orang-orang yang menghalangi 27
bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)"1.
قَالَ qāla berkata أَوْسَطُهُمْ awsaṭuhum paling baik antara mereka أَلَمْ alam tidakkah أَقُل aqul aku katakan لَّكُمْ lakum bagi kalian لَوْلَا lawlā mengapa tidak تُسَبِّحُونَ tusabbiḥūna kamu bertasbih 28
Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka, "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhan-mu)?1"
قَالُوا۟ qālū mereka berkata سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci رَبِّنَآ rabbinā Tuhan Kami إِنَّا innā sesungguhnya Kami كُنَّا kunnā adalah Kami ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna orang-orang yang zalim 29
Mereka mengucapkan, "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".
فَأَقْبَلَ fa-aqbala maka berhadapan بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka عَلَىٰ ʿalā atas بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian يَتَلَـٰوَمُونَ yatalāwamūna mereka saling cela mencela 30
Lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela mencela.
قَالُوا۟ qālū mereka berkata يَـٰوَيْلَنَآ yāwaylanā betapa celakanya kami إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami طَـٰغِينَ ṭāghīna orang-orang yang melampaui batas 31
Mereka berkata, "Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas".
عَسَىٰ ʿasā mudah-mudahan رَبُّنَآ rabbunā Tuhan kami أَن an akan يُبْدِلَنَا yub'dilanā mengganti kami خَيْرًۭا khayran lebih baik مِّنْهَآ min'hā daripadanya إِنَّآ innā sesungguhnya kami إِلَىٰ ilā kepada رَبِّنَا rabbinā Tuhan kami رَٰغِبُونَ rāghibūna orang-orang yang mengharap 32
Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.
كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian ٱلْعَذَابُ ۖ l-ʿadhābu siksaan/azab وَلَعَذَابُ walaʿadhābu dan sungguh siksaan/azab ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat أَكْبَرُ ۚ akbaru lebih besar لَوْ law jika كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui 33
Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui1.
إِنَّ inna sesungguhnya لِلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertakwa عِندَ ʿinda di sisi رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka جَنَّـٰتِ jannāti surga ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kenikmatan 34
Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhan-nya.
أَفَنَجْعَلُ afanajʿalu maka apakah Kami menjadikan ٱلْمُسْلِمِينَ l-mus'limīna orang-orang Islam كَٱلْمُجْرِمِينَ kal-muj'rimīna seperti orang-orang berdosa 35
Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?1
مَا mā mengapa لَكُمْ lakum bagi kalian كَيْفَ kayfa bagaimana تَحْكُمُونَ taḥkumūna kamu mengambil keputusan 36
Mengapa kamu (berbuat demikian), bagaimanakah kamu mengambil keputusan?
أَمْ am atau لَكُمْ lakum bagi kalian كِتَـٰبٌۭ kitābun kitab فِيهِ fīhi di dalamnya تَدْرُسُونَ tadrusūna kamu mempelajari 37
Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?
إِنَّ inna sesungguhnya لَكُمْ lakum bagi kalian فِيهِ fīhi di dalamnya لَمَا lamā untuk apa-apa تَخَيَّرُونَ takhayyarūna kamu memilih 38
Bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.
أَمْ am atau لَكُمْ lakum bagi kalian أَيْمَـٰنٌ aymānun sumpah/perjanjian عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami بَـٰلِغَةٌ bālighatun teguh إِلَىٰ ilā sampai يَوْمِ yawmi hari ٱلْقِيَـٰمَةِ ۙ l-qiyāmati kiamat إِنَّ inna sesungguhnya لَكُمْ lakum bagi kalian لَمَا lamā terhadap apa تَحْكُمُونَ taḥkumūna kamu putuskan 39
Atau apakah kamu memperoleh janji-janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?
سَلْهُمْ salhum tanyakan pada mereka أَيُّهُم ayyuhum siapa di antara mereka بِذَٰلِكَ bidhālika terhadap demikian itu زَعِيمٌ zaʿīmun bertanggung jawab 40
Tanyakanlah kepada mereka, "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?"
أَمْ am atau لَهُمْ lahum bagi mereka شُرَكَآءُ shurakāu sekutu-sekutu فَلْيَأْتُوا۟ falyatū maka hendaklah mereka mendatangkan بِشُرَكَآئِهِمْ bishurakāihim dengan sekutu-sekutu mereka إِن in jika كَانُوا۟ kānū mereka adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar 41
Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.
يَوْمَ yawma pada hari يُكْشَفُ yuk'shafu di buka/di singkap عَن ʿan dari سَاقٍۢ sāqin betis وَيُدْعَوْنَ wayud'ʿawna dan mereka di seru/di panggil إِلَى ilā kepada/untuk ٱلسُّجُودِ l-sujūdi bersujud فَلَا falā maka tidak يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka mampu/kuasa 42
Pada hari betis disingkapkan1 dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa2,
خَـٰشِعَةً khāshiʿatan tertunduk أَبْصَـٰرُهُمْ abṣāruhum pandangan mereka تَرْهَقُهُمْ tarhaquhum menimpa mereka ذِلَّةٌۭ ۖ dhillatun kehinaan وَقَدْ waqad dan sesungguhnya كَانُوا۟ kānū adalah mereka يُدْعَوْنَ yud'ʿawna mereka di seru/di panggil إِلَى ilā kepada/untuk ٱلسُّجُودِ l-sujūdi bersujud وَهُمْ wahum dan/sedang mereka سَـٰلِمُونَ sālimūna orang-orang sejahtera 43
(dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera1.
فَذَرْنِى fadharnī maka biarkan Aku وَمَن waman dan orang يُكَذِّبُ yukadhibu ia mendustakan بِهَـٰذَا bihādhā dengan ini ٱلْحَدِيثِ ۖ l-ḥadīthi cerita/perkataan سَنَسْتَدْرِجُهُم sanastadrijuhum kelak Kami menarik mereka berangsur-angsur مِّنْ min dari حَيْثُ ḥaythu sekira/secara لَا lā tidak يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui 44
Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al-Qur`ān). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui,
وَأُمْلِى wa-um'lī dan Aku beri waktu/tangguh لَهُمْ ۚ lahum kepada mereka إِنَّ inna sesungguhnya كَيْدِى kaydī tipu daya-KU/rencana-Ku مَتِينٌ matīnun teguh 45
dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.
أَمْ am atau تَسْـَٔلُهُمْ tasaluhum kamu meminta mereka أَجْرًۭا ajran upah فَهُم fahum lalu mereka مِّن min dari مَّغْرَمٍۢ maghramin hutang مُّثْقَلُونَ muth'qalūna orang-orang yang dibebani 46
Apakah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan utang?
أَمْ am atau عِندَهُمُ ʿindahumu di sisi mereka ٱلْغَيْبُ l-ghaybu yang gaib فَهُمْ fahum lalu mereka يَكْتُبُونَ yaktubūna mereka menulis 47
Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang gaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)?
فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah لِحُكْمِ liḥuk'mi terhadap ketetapan رَبِّكَ rabbika Tuhanmu وَلَا walā dan jangan تَكُن takun kamu jadi كَصَاحِبِ kaṣāḥibi seperti teman/orang ٱلْحُوتِ l-ḥūti ikan إِذْ idh ketika نَادَىٰ nādā ia menyeru/berdo'a وَهُوَ wahuwa dan ia مَكْظُومٌۭ makẓūmun amat marah 48
Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhan-mu, dan janganlah kamu seperti orang yang (Yūnus) berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).
لَّوْلَآ lawlā kalau tidak أَن an karena تَدَٰرَكَهُۥ tadārakahu mendapatkannya/ia نِعْمَةٌۭ niʿ'matun nikmat مِّن min dari رَّبِّهِۦ rabbihi Tuhannya لَنُبِذَ lanubidha tentu ia dicampakkan بِٱلْعَرَآءِ bil-ʿarāi tanah tandus/kosong وَهُوَ wahuwa dan ia مَذْمُومٌۭ madhmūmun tercela 49
Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhan-nya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.
فَٱجْتَبَـٰهُ fa-ij'tabāhu lalu memilihnya رَبُّهُۥ rabbuhu Tuhannya فَجَعَلَهُۥ fajaʿalahu maka Dia menjadikannya مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh 50
Lalu Tuhan-nya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.
وَإِن wa-in dan sesungguhnya يَكَادُ yakādu hampir ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar لَيُزْلِقُونَكَ layuz'liqūnaka benar-benar akan menggelincirkan kamu بِأَبْصَـٰرِهِمْ bi-abṣārihim dengan pandangan mereka لَمَّا lammā tatkala سَمِعُوا۟ samiʿū mereka mendengar ٱلذِّكْرَ l-dhik'ra peringatan/Al Qur'an وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya لَمَجْنُونٌۭ lamajnūnun benar-benar orang gila 51
Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka1, tatkala mereka mendengar Al-Qur`ān dan mereka berkata, "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila".
وَمَا wamā dan tidaklah هُوَ huwa ia إِلَّا illā kecuali ذِكْرٌۭ dhik'run peringatan/pelajaran لِّلْعَـٰلَمِينَ lil'ʿālamīna bagi alam semesta 52
Dan Al-Qur`ān itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.
ٱلْحَآقَّةُ al-ḥāqatu keadaan yang sebenarnya 1
Hari kiamat1,
مَا mā apakah ٱلْحَآقَّةُ l-ḥāqatu keadaan yang sebenarnya 2
apakah hari kiamat itu?
وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu mengetahui مَا mā apa ٱلْحَآقَّةُ l-ḥāqatu keadaan yang sebenarnya 3
Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?
كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan ثَمُودُ thamūdu kaum Tsamud وَعَادٌۢ waʿādun dan kaum 'Ad بِٱلْقَارِعَةِ bil-qāriʿati dengan yang mengejutkan/hari kiamat 4
Kaum Ṡamūd dan ʻĀd telah mendustakan hari kiamat1.
فَأَمَّا fa-ammā maka adapun ثَمُودُ thamūdu kaum Tsamud فَأُهْلِكُوا۟ fa-uh'likū maka mereka dibinasakan بِٱلطَّاغِيَةِ bil-ṭāghiyati dengan teriakan/kejadian luar biasa 5
Adapun kaum Ṡamūd, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa1.
وَأَمَّا wa-ammā dan adapun عَادٌۭ ʿādun kaum 'Ad فَأُهْلِكُوا۟ fa-uh'likū maka mereka dibinasakan بِرِيحٍۢ birīḥin dengan angin صَرْصَرٍ ṣarṣarin sangat dingin عَاتِيَةٍۢ ʿātiyatin amat kencang 6
Adapun kaum ʻĀd maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,
سَخَّرَهَا sakharahā dia menimpakannya(angin itu) عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka سَبْعَ sabʿa tujuh لَيَالٍۢ layālin malam وَثَمَـٰنِيَةَ wathamāniyata dan delapan أَيَّامٍ ayyāmin hari حُسُومًۭا ḥusūman terus menerus فَتَرَى fatarā kamu melihat ٱلْقَوْمَ l-qawma kaum فِيهَا fīhā padanya/pada waktu itu صَرْعَىٰ ṣarʿā mati bergelimpangan كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka أَعْجَازُ aʿjāzu batang نَخْلٍ nakhlin korma خَاوِيَةٍۢ khāwiyatin lapuk/tumbang 7
yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ʻĀd pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).
فَهَلْ fahal maka adakah تَرَىٰ tarā kamu melihat لَهُم lahum diantara mereka مِّنۢ min dari بَاقِيَةٍۢ bāqiyatin yang tertinggal/tersisa 8
Maka kamu tidak melihat seorang pun yang tinggal di antara mereka1.
وَجَآءَ wajāa dan telah datang فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun وَمَن waman dan orang-orang قَبْلَهُۥ qablahu sebelumnya وَٱلْمُؤْتَفِكَـٰتُ wal-mu'tafikātu dan negeri-negeri yang runtuh/terbalik بِٱلْخَاطِئَةِ bil-khāṭi-ati dengan kesalahan-kesalahan 9
Dan telah datang Firʻawn dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar1.
فَعَصَوْا۟ faʿaṣaw maka mereka mendurhakai رَسُولَ rasūla rasul رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka فَأَخَذَهُمْ fa-akhadhahum maka Dia menyiksa mereka أَخْذَةًۭ akhdhatan siksaan رَّابِيَةً rābiyatan sangat keras 10
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.
إِنَّا innā sesungguhnya Kami لَمَّا lammā tatkala طَغَا ṭaghā naik/pasang ٱلْمَآءُ l-māu air حَمَلْنَـٰكُمْ ḥamalnākum kami bawa kamu فِى fī dalam ٱلْجَارِيَةِ l-jāriyati kapal 11
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu ke dalam bahtera1,
لِنَجْعَلَهَا linajʿalahā karena Kami akan menjadikannya لَكُمْ lakum bagi kalian تَذْكِرَةًۭ tadhkiratan peringatan/pengajaran وَتَعِيَهَآ wataʿiyahā dan menjaga/memperhatikannya أُذُنٌۭ udhunun telinga وَٰعِيَةٌۭ wāʿiyatun menjaga/memperhatikan 12
agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
فَإِذَا fa-idhā maka apabila نُفِخَ nufikha ditiup فِى fī pada ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala نَفْخَةٌۭ nafkhatun tiupan وَٰحِدَةٌۭ wāḥidatun satu/sekali 13
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup1,
وَحُمِلَتِ waḥumilati dan diangkat ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi وَٱلْجِبَالُ wal-jibālu dan gunung-gunung فَدُكَّتَا fadukkatā lalu dihancurkan keduanya دَكَّةًۭ dakkatan kehancuran وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan satu/sekali 14
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
فَيَوْمَئِذٍۢ fayawma-idhin maka pada hari itu وَقَعَتِ waqaʿati terjadi ٱلْوَاقِعَةُ l-wāqiʿatu kejadian 15
Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,
وَٱنشَقَّتِ wa-inshaqqati dan terbelahlah ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فَهِىَ fahiya maka ia يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu وَاهِيَةٌۭ wāhiyatun lemah 16
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.
وَٱلْمَلَكُ wal-malaku dan malaikat عَلَىٰٓ ʿalā di atas أَرْجَآئِهَا ۚ arjāihā penjuru-penjuru langit وَيَحْمِلُ wayaḥmilu dan membawa عَرْشَ ʿarsha Arsy رَبِّكَ rabbika Tuhanmu فَوْقَهُمْ fawqahum di atas mereka يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari ini ثَمَـٰنِيَةٌۭ thamāniyatun delapan 17
Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung arasy Tuhan-mu di atas (kepala) mereka.
يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu تُعْرَضُونَ tuʿ'raḍūna kamu dihadapkan لَا lā tidak تَخْفَىٰ takhfā tersembunyi مِنكُمْ minkum dari kamu خَافِيَةٌۭ khāfiyatun tersembunyi 18
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhan-mu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).
فَأَمَّا fa-ammā maka adapun مَنْ man orang أُوتِىَ ūtiya diberikan كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya بِيَمِينِهِۦ biyamīnihi di tangan kanannya فَيَقُولُ fayaqūlu maka ia berkata هَآؤُمُ hāumu marilah/ambillah ٱقْرَءُوا۟ iq'raū bacalah كِتَـٰبِيَهْ kitābiyah kitab 19
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya1 dari sebelah kanannya, maka dia berkata, "Ambillah, bacalah kitabku (ini)".
إِنِّى innī sesungguhnya aku ظَنَنتُ ẓanantu aku sangka/yakin أَنِّى annī bahwasanya aku مُلَـٰقٍ mulāqin menemui حِسَابِيَهْ ḥisābiyah perhitungan 20
Sesungguhnya aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.
فَهُوَ fahuwa dan dia/orang itu فِى fī dalam عِيشَةٍۢ ʿīshatin kehidupan رَّاضِيَةٍۢ rāḍiyatin yang diridhoi 21
Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai,
فِى fī di dalam جَنَّةٍ jannatin surga عَالِيَةٍۢ ʿāliyatin yang tinggi 22
dalam surga yang tinggi,
قُطُوفُهَا quṭūfuhā buah-buahannya دَانِيَةٌۭ dāniyatun dekat 23
buah-buahannya dekat,
كُلُوا۟ kulū makanlah وَٱشْرَبُوا۟ wa-ish'rabū dan minumlah هَنِيٓـًٔۢا hanīan dengan senang/penuh kepuasan بِمَآ bimā dengan apa/disebabkan أَسْلَفْتُمْ aslaftum kamu lalui/sediakan فِى fī pada ٱلْأَيَّامِ l-ayāmi hari-hari ٱلْخَالِيَةِ l-khāliyati telah lalu 24
(kepada mereka dikatakan), "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu".
وَأَمَّا wa-ammā dan adapun مَنْ man orang yang أُوتِىَ ūtiya diberikan كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya بِشِمَالِهِۦ bishimālihi di tangan kirinya فَيَقُولُ fayaqūlu maka dia berkata يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī Alangkah baiknya لَمْ lam tidak أُوتَ ūta diberikan aku كِتَـٰبِيَهْ kitābiyah kitab 25
Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata, "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).
وَلَمْ walam dan tidak أَدْرِ adri aku mengetahui مَا mā apa حِسَابِيَهْ ḥisābiyah perhitungan 26
Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku,
يَـٰلَيْتَهَا yālaytahā seandainya itu (kematian) كَانَتِ kānati adalah ia ٱلْقَاضِيَةَ l-qāḍiyata putusan/penyelesaian 27
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.
مَآ mā tidak أَغْنَىٰ aghnā memberi manfaat عَنِّى ʿannī dariku/kepadaku مَالِيَهْ ۜ māliyah harta 28
Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.
هَلَكَ halaka telah binasa/lenyap عَنِّى ʿannī daripadaku سُلْطَـٰنِيَهْ sul'ṭāniyah kekuasaanku 29
Telah hilang kekuasaanku dariku".
خُذُوهُ khudhūhu peganglah ia/tangkaplah ia فَغُلُّوهُ faghullūhu lalu belenggulah ia 30
(Allah berfirman), "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.
ثُمَّ thumma kemudian ٱلْجَحِيمَ l-jaḥīma neraka jahim صَلُّوهُ ṣallūhu masukkanlah ia 31
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
ثُمَّ thumma kemudian فِى fī pada سِلْسِلَةٍۢ sil'silatin rantai ذَرْعُهَا dharʿuhā hastanya/panjangnya سَبْعُونَ sabʿūna tujuh puluh ذِرَاعًۭا dhirāʿan hasta فَٱسْلُكُوهُ fa-us'lukūhu maka masukkan/belitkan 32
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya كَانَ kāna adalah ia لَا lā tidak يُؤْمِنُ yu'minu beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar 33
Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.
وَلَا walā dan tidak يَحُضُّ yaḥuḍḍu ia menganjurkan عَلَىٰ ʿalā untuk طَعَامِ ṭaʿāmi memberi makan ٱلْمِسْكِينِ l-mis'kīni orang-orang miskin 34
Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin."
فَلَيْسَ falaysa maka tidak لَهُ lahu baginya ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini هَـٰهُنَا hāhunā di sini حَمِيمٌۭ ḥamīmun seorang teman 35
Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini.
وَلَا walā dan tidak ada طَعَامٌ ṭaʿāmun makanan إِلَّا illā kecuali مِنْ min dari غِسْلِينٍۢ ghis'līnin kotoran/nanah dan darah 36
Dan tiada (pula) makanan sedikit pun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.
لَّا lā tidak ada يَأْكُلُهُۥٓ yakuluhu yang memakannya إِلَّا illā kecuali ٱلْخَـٰطِـُٔونَ l-khāṭiūna orang-orang yang bersalah/berdosa 37
Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.
فَلَآ falā maka أُقْسِمُ uq'simu Aku bersumpah بِمَا bimā dengan apa تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu lihat 38
Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.
وَمَا wamā dan apa yang لَا lā tidak تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu lihat 39
Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia (Al Qur'an) لَقَوْلُ laqawlu benar-benar perkataan رَسُولٍۢ rasūlin rasul كَرِيمٍۢ karīmin yang mulia 40
Sesungguhnya Al-Qur`ān itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) rasul yang mulia,
وَمَا wamā dan tidaklah هُوَ huwa ia (Al Qur'an) بِقَوْلِ biqawli dengan perkataan شَاعِرٍۢ ۚ shāʿirin seorang penyair قَلِيلًۭا qalīlan sedikit مَّا mā tidak تُؤْمِنُونَ tu'minūna kamu beriman 41
dan Al-Qur`ān itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.
وَلَا walā dan tidak بِقَوْلِ biqawli perkataan كَاهِنٍۢ ۚ kāhinin dukun/tukang tenung قَلِيلًۭا qalīlan sedikit مَّا mā tidak تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat mengambil pelajaran 42
Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran darinya.
تَنزِيلٌۭ tanzīlun diturunkan مِّن min dari رَّبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam 43
Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.
وَلَوْ walaw dan seandaiannya تَقَوَّلَ taqawwala dia mengadakan perkataan عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami بَعْضَ baʿḍa sebagian ٱلْأَقَاوِيلِ l-aqāwīli perkataan 44
Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
لَأَخَذْنَا la-akhadhnā niscaya Kami ambil مِنْهُ min'hu darinya بِٱلْيَمِينِ bil-yamīni dengan tangan kanan 45
niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya1.
ثُمَّ thumma kemudian لَقَطَعْنَا laqaṭaʿnā pasti Kami potong مِنْهُ min'hu daripadanya ٱلْوَتِينَ l-watīna urat jantung 46
Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
فَمَا famā maka tidak مِنكُم minkum dari kamu مِّنْ min dari أَحَدٍ aḥadin seorang عَنْهُ ʿanhu daripadanya حَـٰجِزِينَ ḥājizīna orang-orang yang menahan/menghalangi 47
Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.
وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya لَتَذْكِرَةٌۭ latadhkiratun benar-benar peringatan لِّلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertakwa 48
Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami لَنَعْلَمُ lanaʿlamu benar-benar Kami mengetahui أَنَّ anna bahwa مِنكُم minkum diantara kamu مُّكَذِّبِينَ mukadhibīna orang-orang yang mendustakan 49
Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya).
وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya ia (Al Qur'an) لَحَسْرَةٌ laḥasratun benar-benar penyesalan عَلَى ʿalā atas ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir 50
Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).
وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya (Al Qur'an) لَحَقُّ laḥaqqu nyata-nyata kebenaran ٱلْيَقِينِ l-yaqīni yang diyakini 51
Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar kebenaran yang diyakini.
فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar/Agung 52
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang Maha Besar.
سَأَلَ sa-ala bertanya سَآئِلٌۢ sāilun seorang penanya بِعَذَابٍۢ biʿadhābin dengan/tentang azab وَاقِعٍۢ wāqiʿin jatuh/terjadi 1
Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi,
لِّلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna untuk orang-orang kafir لَيْسَ laysa tidak لَهُۥ lahu baginya دَافِعٌۭ dāfiʿun menolak 2
untuk orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya,
مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah ذِى dhī mempunyai ٱلْمَعَارِجِ l-maʿāriji tempat-tempat naik 3
(yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.
تَعْرُجُ taʿruju naik ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu Malaikat وَٱلرُّوحُ wal-rūḥu dan Roh/Jibril إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya فِى fī dalam يَوْمٍۢ yawmin sehari كَانَ kāna adalah مِقْدَارُهُۥ miq'dāruhu ukurannya/kadarnya خَمْسِينَ khamsīna lima puluh أَلْفَ alfa ribu سَنَةٍۢ sanatin tahun 4
Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun1.
فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah صَبْرًۭا ṣabran kesabaran جَمِيلًا jamīlan bagus/baik 5
Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka يَرَوْنَهُۥ yarawnahu mereka mamandangnya (azab) بَعِيدًۭا baʿīdan jauh 6
Sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu jauh (mustahil).
وَنَرَىٰهُ wanarāhu dan Kami memandangnya (azab) قَرِيبًۭا qarīban dekat 7
Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).
يَوْمَ yawma pada hari تَكُونُ takūnu adalah ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit كَٱلْمُهْلِ kal-muh'li seperti leburan perak 8
Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak.
وَتَكُونُ watakūnu dan adalah ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung كَٱلْعِهْنِ kal-ʿih'ni seperti bulu 9
Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan).
وَلَا walā dan tidak يَسْـَٔلُ yasalu menanyakan حَمِيمٌ ḥamīmun teman akrab حَمِيمًۭا ḥamīman teman akrab 10
Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya.
يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ yubaṣṣarūnahum mereka saling melihat mereka يَوَدُّ yawaddu ingin ٱلْمُجْرِمُ l-muj'rimu orang yang berdosa لَوْ law sekiranya يَفْتَدِى yaftadī ia menebus مِنْ min dari عَذَابِ ʿadhābi azab يَوْمِئِذٍۭ yawmi-idhin pada hari itu بِبَنِيهِ bibanīhi dengan anak-anaknya 11
Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,
وَصَـٰحِبَتِهِۦ waṣāḥibatihi dan isterinya وَأَخِيهِ wa-akhīhi dan saudaranya 12
dan istrinya, dan saudaranya,
وَفَصِيلَتِهِ wafaṣīlatihi dan keluarganya ٱلَّتِى allatī yang تُـْٔوِيهِ tu'wīhi melindunginya 13
dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).
وَمَن waman dan orang فِى fī di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi جَمِيعًۭا jamīʿan seluruhnya ثُمَّ thumma kemudian يُنجِيهِ yunjīhi ia menyelamatkannya 14
Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.
كَلَّآ ۖ kallā sekali-kali tidak إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia لَظَىٰ laẓā api yang menyala-nyala 15
Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak,
نَزَّاعَةًۭ nazzāʿatan mencabut/mengelupas لِّلشَّوَىٰ lilshawā bagi kulit kepala 16
yang mengelupaskan kulit kepala,
تَدْعُوا۟ tadʿū ia memanggil مَنْ man orang أَدْبَرَ adbara dia membelakang وَتَوَلَّىٰ watawallā dan dia berpaling 17
yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).
وَجَمَعَ wajamaʿa dan dia mengumpulkan فَأَوْعَىٰٓ fa-awʿā lalu dia menyimpannya 18
serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya1.
۞ إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia خُلِقَ khuliqa diciptakan هَلُوعًا halūʿan keluh-kesah/loba-kikir 19
Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.
إِذَا idhā apabila مَسَّهُ massahu menimpanya ٱلشَّرُّ l-sharu kejahatan/kesusahan جَزُوعًۭا jazūʿan berkeluh-kesah 20
Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila مَسَّهُ massahu menimpanya/mendapatkan ٱلْخَيْرُ l-khayru kebaikan مَنُوعًا manūʿan menahan/amat kikir 21
dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir,
إِلَّا illā kecuali ٱلْمُصَلِّينَ l-muṣalīna orang-orang yang menegakkan sholat 22
kecuali orang-orang yang mengerjakan salat,
ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang هُمْ hum mereka عَلَىٰ ʿalā atas صَلَاتِهِمْ ṣalātihim sholat mereka دَآئِمُونَ dāimūna orang-orang yang menetapi 23
yang mereka itu tetap mengerjakan salatnya,
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang فِىٓ fī pada أَمْوَٰلِهِمْ amwālihim harta mereka حَقٌّۭ ḥaqqun hak/bagian مَّعْلُومٌۭ maʿlūmun tertentu 24
dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,
لِّلسَّآئِلِ lilssāili untuk orang yang meminta وَٱلْمَحْرُومِ wal-maḥrūmi dan orang yang kekurangan 25
bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang يُصَدِّقُونَ yuṣaddiqūna membenarkan/mempercayai بِيَوْمِ biyawmi dengan hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan 26
dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُم hum mereka مِّنْ min dari/terhadap عَذَابِ ʿadhābi azab رَبِّهِم rabbihim Tuhan mereka مُّشْفِقُونَ mush'fiqūna orang-orang yang takut 27
dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhan-nya.
إِنَّ inna sesungguhnya عَذَابَ ʿadhāba siksaan/azab رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka غَيْرُ ghayru lain/tidak مَأْمُونٍۢ mamūnin orang yang merasa aman 28
Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang yang pergi هُمْ hum mereka لِفُرُوجِهِمْ lifurūjihim bagi kemaluan mereka حَـٰفِظُونَ ḥāfiẓūna orang-orang yang memelihara/menjaga 29
Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,
إِلَّا illā kecuali عَلَىٰٓ ʿalā atas/terhadap أَزْوَٰجِهِمْ azwājihim isteri-isteri mereka أَوْ aw atau مَا mā apa مَلَكَتْ malakat yang dimiliki أَيْمَـٰنُهُمْ aymānuhum tangan kanan mereka فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka غَيْرُ ghayru bukan/tidak مَلُومِينَ malūmīna tercela 30
kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki1, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
فَمَنِ famani maka barang siapa ٱبْتَغَىٰ ib'taghā mencari وَرَآءَ warāa belakang/selain ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu هُمُ humu mereka ٱلْعَادُونَ l-ʿādūna orang-orang yang melampaui batas 31
Barang siapa mencari yang di balik itu1, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُمْ hum mereka لِأَمَـٰنَـٰتِهِمْ li-amānātihim bagi amanat mereka وَعَهْدِهِمْ waʿahdihim dan janji mereka رَٰعُونَ rāʿūna orang-orang yang memelihara 32
Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُم hum mereka بِشَهَـٰدَٰتِهِمْ bishahādātihim dengan kesaksian mereka قَآئِمُونَ qāimūna orang-orang yang menegakkan 33
Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُمْ hum mereka عَلَىٰ ʿalā atas صَلَاتِهِمْ ṣalātihim sholat mereka يُحَافِظُونَ yuḥāfiẓūna mereka memelihara/menjaga 34
Dan orang-orang yang memelihara salatnya.
أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu فِى fī dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin sorga مُّكْرَمُونَ muk'ramūna orang-orang yang dimuliakan 35
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
فَمَالِ famāli maka mengapa ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar قِبَلَكَ qibalaka datang ke arahmu مُهْطِعِينَ muh'ṭiʿīna bersegera 36
Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,
عَنِ ʿani dari ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan وَعَنِ waʿani dan dari ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri عِزِينَ ʿizīna berkelompok-kelompok 37
dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?1
أَيَطْمَعُ ayaṭmaʿu apakah ingin كُلُّ kullu setiap ٱمْرِئٍۢ im'ri-in seseorang مِّنْهُمْ min'hum dari mereka أَن an akan يُدْخَلَ yud'khala ia masuk جَنَّةَ jannata sorga نَعِيمٍۢ naʿīmin penuh kenikmatan 38
Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?
كَلَّآ ۖ kallā sekali-kali tidak إِنَّا innā sesungguhnya Kami خَلَقْنَـٰهُم khalaqnāhum Kami ciptakan mereka مِّمَّا mimmā dari apa يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka ketahui 39
Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).1
فَلَآ falā maka أُقْسِمُ uq'simu Aku bersumpah بِرَبِّ birabbi dengan Tuhan/pemelihara ٱلْمَشَـٰرِقِ l-mashāriqi timur وَٱلْمَغَـٰرِبِ wal-maghāribi dan barat إِنَّا innā sesungguhnya Kami لَقَـٰدِرُونَ laqādirūna sungguh Maha Kuasa 40
Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an untuk نُّبَدِّلَ nubaddila Kami mengganti خَيْرًۭا khayran lebih baik مِّنْهُمْ min'hum dari mereka وَمَا wamā dan tidaklah نَحْنُ naḥnu Kami بِمَسْبُوقِينَ bimasbūqīna dengan dikalahkan 41
Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.
فَذَرْهُمْ fadharhum maka biarkan mereka يَخُوضُوا۟ yakhūḍū mereka tenggelam وَيَلْعَبُوا۟ wayalʿabū dan mereka main-main حَتَّىٰ ḥattā sehingga يُلَـٰقُوا۟ yulāqū mereka menemui يَوْمَهُمُ yawmahumu hari mereka ٱلَّذِى alladhī yang يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka dijanjikan 42
Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,
يَوْمَ yawma pada hari يَخْرُجُونَ yakhrujūna mereka keluar مِنَ mina dari ٱلْأَجْدَاثِ l-ajdāthi kubur سِرَاعًۭا sirāʿan dengan cepat كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka إِلَىٰ ilā kepada نُصُبٍۢ nuṣubin berhala-berhala يُوفِضُونَ yūfiḍūna mereka pergi dengan segera 43
(yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),
خَـٰشِعَةً khāshiʿatan menundukkan أَبْصَـٰرُهُمْ abṣāruhum pandangan mereka تَرْهَقُهُمْ tarhaquhum meliputi/menimpa mereka ذِلَّةٌۭ ۚ dhillatun kerendahan/kehinaan ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu ٱلْيَوْمُ l-yawmu hari ٱلَّذِى alladhī yang كَانُوا۟ kānū adalah mereka يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka diancam/dijanjikan 44
dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus نُوحًا nūḥan Nuh إِلَىٰ ilā kepada قَوْمِهِۦٓ qawmihi kaumnya أَنْ an bahwa أَنذِرْ andhir berilah peringatan قَوْمَكَ qawmaka kaummu مِن min dari قَبْلِ qabli sebelum أَن an bahwa يَأْتِيَهُمْ yatiyahum akan datang kepada mereka عَذَابٌ ʿadhābun azab أَلِيمٌۭ alīmun pedih 1
Sesungguhnya Kami telah mengutus Nūḥ kepada kaumnya (dengan memerintahkan), "Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih".
قَالَ qāla dia (Nuh) berkata يَـٰقَوْمِ yāqawmi wahai kaumku إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian نَذِيرٌۭ nadhīrun pemberi peringatan مُّبِينٌ mubīnun jelas/menjelaskan 2
Nūḥ berkata, "Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepada kamu,
أَنِ ani hendaklah ٱعْبُدُوا۟ uʿ'budū kamu menyembah ٱللَّهَ l-laha Allah وَٱتَّقُوهُ wa-ittaqūhu dan bertakwalah kepada-Nya وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatilah aku 3
(yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku,
يَغْفِرْ yaghfir mengampuni لَكُم lakum bagi kalian مِّن min dari ذُنُوبِكُمْ dhunūbikum dosa-dosamu وَيُؤَخِّرْكُمْ wayu-akhir'kum dan Dia menangguhkan kamu إِلَىٰٓ ilā sampai أَجَلٍۢ ajalin waktu مُّسَمًّى ۚ musamman tertentu إِنَّ inna sesungguhnya أَجَلَ ajala waktu/ketentuan ٱللَّهِ l-lahi Allah إِذَا idhā apabila جَآءَ jāa bila telah datang لَا lā tidak يُؤَخَّرُ ۖ yu-akharu ditangguhkan لَوْ law jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui 4
niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu1 sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui".
قَالَ qāla (Nuh) berkata رَبِّ rabbi ya Tuhanku إِنِّى innī sesungguhnya Aku دَعَوْتُ daʿawtu aku telah menyeru قَوْمِى qawmī kaumku لَيْلًۭا laylan malam وَنَهَارًۭا wanahāran dan siang 5
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang,
فَلَمْ falam maka tidak يَزِدْهُمْ yazid'hum menambah mereka دُعَآءِىٓ duʿāī seruanku إِلَّا illā kecuali فِرَارًۭا firāran lari 6
maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran).
وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya aku كُلَّمَا kullamā setiap kali دَعَوْتُهُمْ daʿawtuhum aku menyeru mereka لِتَغْفِرَ litaghfira agar Engkau mengampuni لَهُمْ lahum kepada mereka جَعَلُوٓا۟ jaʿalū mereka menjadikan (memasukkan) أَصَـٰبِعَهُمْ aṣābiʿahum jari-jari mereka فِىٓ fī dalam ءَاذَانِهِمْ ādhānihim telinga mereka وَٱسْتَغْشَوْا۟ wa-is'taghshaw dan mereka menutup ثِيَابَهُمْ thiyābahum baju mereka وَأَصَرُّوا۟ wa-aṣarrū dan mereka berkekalan/tetap وَٱسْتَكْبَرُوا۟ wa-is'takbarū dan mereka menyombongkan diri ٱسْتِكْبَارًۭا is'tik'bāran sangat sombong 7
Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya, dan menutupkan bajunya (ke mukanya), dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.
ثُمَّ thumma kemudian إِنِّى innī sesungguhnya aku دَعَوْتُهُمْ daʿawtuhum aku telah menyeru mereka جِهَارًۭا jihāran terang-terangan 8
Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan1,
ثُمَّ thumma kemudian إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku أَعْلَنتُ aʿlantu aku telah nyatakan/terang-terangan لَهُمْ lahum kepada mereka وَأَسْرَرْتُ wa-asrartu dan aku merahasiakan لَهُمْ lahum kepada mereka إِسْرَارًۭا is'rāran rahasia/diam-diam 9
kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan terang-terangan dan dengan diam-diam1,
فَقُلْتُ faqul'tu maka aku katakan ٱسْتَغْفِرُوا۟ is'taghfirū mohonlah ampun رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia كَانَ kāna adalah dia غَفَّارًۭا ghaffāran Maha Pengampun 10
maka aku katakan kepada mereka, `Mohonlah ampun kepada Tuhan-mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun,
يُرْسِلِ yur'sili Dia akan mengirimkan ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit (hujan) عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian مِّدْرَارًۭا mid'rāran lebat 11
niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat,
وَيُمْدِدْكُم wayum'did'kum dan Dia memanjangkan/memberimu بِأَمْوَٰلٍۢ bi-amwālin dengan harta وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak وَيَجْعَل wayajʿal dan dia menjadikan لَّكُمْ lakum bagi kalian جَنَّـٰتٍۢ jannātin kebun-kebun وَيَجْعَل wayajʿal dan Dia menjadikan لَّكُمْ lakum bagi kalian أَنْهَـٰرًۭا anhāran sungai-sungai 12
dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.
مَّا mā mengapa لَكُمْ lakum bagi kalian لَا lā tidak تَرْجُونَ tarjūna kamu mengharapkan لِلَّهِ lillahi bagi Allah وَقَارًۭا waqāran kebesaran 13
Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah?
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya خَلَقَكُمْ khalaqakum menciptakan kalian أَطْوَارًا aṭwāran beberapa tingkatan 14
Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian.1
أَلَمْ alam tidaklah تَرَوْا۟ taraw kamu perhatikan كَيْفَ kayfa bagaimana خَلَقَ khalaqa telah menciptakan ٱللَّهُ l-lahu Allah سَبْعَ sabʿa tujuh سَمَـٰوَٰتٍۢ samāwātin langit طِبَاقًۭا ṭibāqan bertingkat-tingkat 15
Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?
وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia telah menjadikan ٱلْقَمَرَ l-qamara bulan فِيهِنَّ fīhinna padanya نُورًۭا nūran cahaya وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia telah menjadikan ٱلشَّمْسَ l-shamsa matahari سِرَاجًۭا sirājan pelita 16
Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita?
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah أَنۢبَتَكُم anbatakum menumbuhkan kamu مِّنَ mina dari ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi نَبَاتًۭا nabātan pertumbuhan 17
Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya,
ثُمَّ thumma kemudian يُعِيدُكُمْ yuʿīdukum Dia mengembalikan kamu فِيهَا fīhā kedalamnya وَيُخْرِجُكُمْ wayukh'rijukum dan Dia mengeluarkan kamu إِخْرَاجًۭا ikh'rājan pengeluaran 18
kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (darinya pada hari kiamat) dengan sebenar-benarnya.
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah جَعَلَ jaʿala menjadikan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi بِسَاطًۭا bisāṭan hamparan 19
Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,
لِّتَسْلُكُوا۟ litaslukū supaya kamu melalui مِنْهَا min'hā dari padanya سُبُلًۭا subulan jalan-jalan فِجَاجًۭا fijājan luas 20
supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu".
قَالَ qāla berkata نُوحٌۭ nūḥun Nuh رَّبِّ rabbi ya Tuhanku إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka عَصَوْنِى ʿaṣawnī mereka mendurhakai aku وَٱتَّبَعُوا۟ wa-ittabaʿū dan mereka mengikuti مَن man orang لَّمْ lam tidak يَزِدْهُ yazid'hu menambah kepadanya مَالُهُۥ māluhu hartanya وَوَلَدُهُۥٓ wawaladuhu dan anak-anaknya إِلَّا illā kecuali خَسَارًۭا khasāran kerugian 21
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka,
وَمَكَرُوا۟ wamakarū dan mereka membuat tipu daya مَكْرًۭا makran tipu daya كُبَّارًۭا kubbāran yang besar 22
dan melakukan tipu-daya yang amat besar".
وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata لَا lā jangan sekali-kali تَذَرُنَّ tadharunna kamu meninggalkan ءَالِهَتَكُمْ ālihatakum tuhan-tuhan kamu وَلَا walā dan janganlah sekali-kali تَذَرُنَّ tadharunna kamu tinggalkan وَدًّۭا waddan wadd وَلَا walā dan jangan سُوَاعًۭا suwāʿan suwa' وَلَا walā dan jangan يَغُوثَ yaghūtha yagus وَيَعُوقَ wayaʿūqa dan ya'uq وَنَسْرًۭا wanasran dan nasr 23
Dan mereka berkata, "Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) wadd, dan jangan pula Suwāʻ, Yagūṡ, Yaʻūq, dan Nasr"1.
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya أَضَلُّوا۟ aḍallū mereka telah menyesatkan كَثِيرًۭا ۖ kathīran kebanyakan وَلَا walā dan jangan تَزِدِ tazidi Engkau tambahkan ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim إِلَّا illā kecuali ضَلَـٰلًۭا ḍalālan kesesatan 24
Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kesesatan.
مِّمَّا mimmā dari apa/disebabkan خَطِيٓـَٔـٰتِهِمْ khaṭīātihim kesalahan-kesalahan mereka أُغْرِقُوا۟ ugh'riqū mereka ditenggelamkan فَأُدْخِلُوا۟ fa-ud'khilū lalu mereka dimasukkan نَارًۭا nāran api/neraka فَلَمْ falam maka يَجِدُوا۟ yajidū mereka tidak mendapatkan لَهُم lahum bagi mereka مِّن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah أَنصَارًۭا anṣāran penolong 25
Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Allah1.
وَقَالَ waqāla dan berkata نُوحٌۭ nūḥun Nuh رَّبِّ rabbi ya Tuhanku لَا lā jangan تَذَرْ tadhar Engkau tinggalkan/biarkan عَلَى ʿalā diatas ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi مِنَ mina dari ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir دَيَّارًا dayyāran menetap 26
Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.
إِنَّكَ innaka sesungguhnya إِن in jika تَذَرْهُمْ tadharhum Engkau biarkan mereka يُضِلُّوا۟ yuḍillū mereka akan menyesatkan عِبَادَكَ ʿibādaka hamba-hamba-Mu وَلَا walā dan tidak يَلِدُوٓا۟ yalidū mereka melahirkan إِلَّا illā kecuali فَاجِرًۭا fājiran durhaka كَفَّارًۭا kaffāran sangat kufur 27
Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir.
رَّبِّ rabbi ya Tuhanku ٱغْفِرْ igh'fir ampunilah لِى lī aku وَلِوَٰلِدَىَّ waliwālidayya dan bagi kedua orang tuaku وَلِمَن waliman dan bagi orang دَخَلَ dakhala ia masuk بَيْتِىَ baytiya rumahku مُؤْمِنًۭا mu'minan dengan beriman وَلِلْمُؤْمِنِينَ walil'mu'minīna dan bagi orang-orang laki-laki yang beriman وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan orang-orang perempuan yang beriman وَلَا walā dan jangan تَزِدِ tazidi Engkau tambahkan ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim إِلَّا illā kecuali تَبَارًۢا tabāran kebinasaan 28
Ya Tuhan-ku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".
قُلْ qul katakanlah أُوحِىَ ūḥiya diwahyukan إِلَىَّ ilayya kepadaku أَنَّهُ annahu bahwasanya ٱسْتَمَعَ is'tamaʿa mendengarkan نَفَرٌۭ nafarun sekumpulan مِّنَ mina dari ٱلْجِنِّ l-jini jin فَقَالُوٓا۟ faqālū lalu mereka berkata إِنَّا innā sesungguhnya kami سَمِعْنَا samiʿ'nā kami telah mendengar قُرْءَانًا qur'ānan Al Qur'an عَجَبًۭا ʿajaban menakjubkan/mengagungkan 1
Katakanlah (hai Muhammad), "Telah diwahyukan kepadaku bahwasanya sekumpulan jin telah mendengarkan (Al-Qur`ān), lalu mereka berkata, "Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al-Qur`ān yang menakjubkan,
يَهْدِىٓ yahdī ia memberi petunjuk إِلَى ilā kepada ٱلرُّشْدِ l-rush'di jalan yang benar فَـَٔامَنَّا faāmannā maka kami beriman بِهِۦ ۖ bihi kepadanya وَلَن walan dan tidak نُّشْرِكَ nush'rika kami mempersekutukan بِرَبِّنَآ birabbinā dengan Tuhan kami أَحَدًۭا aḥadan seseorang 2
(yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhan kami,
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya تَعَـٰلَىٰ taʿālā Maha Tinggi جَدُّ jaddu kebesaran رَبِّنَا rabbinā Tuhan kami مَا mā tidak ٱتَّخَذَ ittakhadha Dia mengambil صَـٰحِبَةًۭ ṣāḥibatan teman/isteri وَلَا walā dan tidak وَلَدًۭا waladan beranak 3
dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak.
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya كَانَ kāna adalah يَقُولُ yaqūlu mengatakan سَفِيهُنَا safīhunā orang bodoh diantara kami عَلَى ʿalā atas/terhadap ٱللَّهِ l-lahi Allah شَطَطًۭا shaṭaṭan melampaui batas 4
Dan bahwasanya orang yang kurang akal dari kami selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas terhadap Allah,1
وَأَنَّا wa-annā dan sesungguhnya kami ظَنَنَّآ ẓanannā kami mengira أَن an bahwa لَّن lan tidak akan تَقُولَ taqūla mengatakan ٱلْإِنسُ l-insu manusia وَٱلْجِنُّ wal-jinu dan jin عَلَى ʿalā terhadap ٱللَّهِ l-lahi Allah كَذِبًۭا kadhiban dusta 5
dan sesungguhnya kami mengira bahwa manusia dan jin sekali-kali tidak akan mengatakan perkataan yang dusta terhadap Allah.
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasanya كَانَ kāna adalah رِجَالٌۭ rijālun beberapa orang laki-laki مِّنَ mina dari ٱلْإِنسِ l-insi manusia يَعُوذُونَ yaʿūdhūna mereka minta perlindungan بِرِجَالٍۢ birijālin kepada beberapa laki-laki مِّنَ mina dari ٱلْجِنِّ l-jini jin فَزَادُوهُمْ fazādūhum maka mereka menjadikan bertambah رَهَقًۭا rahaqan durhaka/sombong 6
Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.1
وَأَنَّهُمْ wa-annahum dan bahwasannya mereka ظَنُّوا۟ ẓannū mereka menyangka كَمَا kamā sebagai mana ظَنَنتُمْ ẓanantum persangkaanmu أَن an bahwa لَّن lan tidak akan يَبْعَثَ yabʿatha membangkitkan ٱللَّهُ l-lahu Allah أَحَدًۭا aḥadan seorang 7
Dan sesungguhnya mereka (jin) menyangka sebagaimana persangkaan kamu (orang-orang kafir Mekah), bahwa Allah sekali-kali tidak akan membangkitkan seorang (rasul) pun,
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami لَمَسْنَا lamasnā kami meraba-raba/intip ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit فَوَجَدْنَـٰهَا fawajadnāhā maka kami mendapatnya مُلِئَتْ muli-at dipenuhi حَرَسًۭا ḥarasan penjagaan شَدِيدًۭا shadīdan sangat/keras وَشُهُبًۭا washuhuban dan suluh api yang menyala 8
dan sesungguhnya kami telah mencoba mengetahui (rahasia) langit, maka kami mendapatinya penuh dengan penjagaan yang kuat dan panah-panah api,
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami كُنَّا kunnā adalah kami نَقْعُدُ naqʿudu kami duduk مِنْهَا min'hā daripadanya (langit) مَقَـٰعِدَ maqāʿida tempat-tempat duduk لِلسَّمْعِ ۖ lilssamʿi untuk mendengarkan فَمَن faman maka barangsiapa يَسْتَمِعِ yastamiʿi ia mendengarkan ٱلْـَٔانَ l-āna sekarang يَجِدْ yajid ia mendapati لَهُۥ lahu baginya شِهَابًۭا shihāban suluh api yang menyala رَّصَدًۭا raṣadan mengintai 9
dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang1 barang siapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu), tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami لَا lā tidak نَدْرِىٓ nadrī kami mengetahui أَشَرٌّ asharrun apakah keburukan أُرِيدَ urīda dikehendaki بِمَن biman bagi orang فِى fī di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi أَمْ am atau أَرَادَ arāda menghendaki بِهِمْ bihim pada mereka رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka رَشَدًۭا rashadan pimpinan/kebaikan 10
Dan sesungguhnya kami tidak mengetahui (dengan adanya penjagaan itu), apakah keburukan yang dikehendaki bagi orang yang di bumi ataukah Tuhan mereka menghendaki kebaikan bagi mereka.
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami مِنَّا minnā sebagian dari kami ٱلصَّـٰلِحُونَ l-ṣāliḥūna orang-orang yang saleh وَمِنَّا waminnā dan sebagian dari kami دُونَ dūna tidak ذَٰلِكَ ۖ dhālika demikian كُنَّا kunnā adalah kami طَرَآئِقَ ṭarāiqa jalan-jalan قِدَدًۭا qidadan berbeda-beda 11
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda.
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami ظَنَنَّآ ẓanannā kami menyangka/yakin أَن an bahwa لَّن lan tidak نُّعْجِزَ nuʿ'jiza kami dapat melemahkan/melepaskan diri ٱللَّهَ l-laha Allah فِى fī di muka ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَلَن walan dan tidak نُّعْجِزَهُۥ nuʿ'jizahu kami melemahkan/melepaskan diri daripada-Nya هَرَبًۭا haraban lari 12
Dan sesungguhnya kami mengetahui bahwa kami sekali-kali tidak akan dapat melepaskan diri (dari kekuasaan) Allah di muka bumi dan sekali-kali tidak (pula) dapat melepaskan diri (dari)-Nya dengan lari.
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami لَمَّا lammā tatkala سَمِعْنَا samiʿ'nā kami mendengar ٱلْهُدَىٰٓ l-hudā petunjuk ءَامَنَّا āmannā kami beriman بِهِۦ ۖ bihi dengannya/kepadanya فَمَن faman maka barang siapa يُؤْمِنۢ yu'min ia beriman بِرَبِّهِۦ birabbihi kepada Tuhannya فَلَا falā maka tidak يَخَافُ yakhāfu ia takut بَخْسًۭا bakhsan pengurangan وَلَا walā dan tidak رَهَقًۭا rahaqan kedurhakaan/penganiayaan 13
Dan sesungguhnya kami tatkala mendengar petunjuk (Al-Qur`ān), kami beriman kepadanya. Barang siapa beriman kepada Tuhan-nya, maka ia tidak takut akan pengurangan pahala dan tidak (takut pula) akan penambahan dosa dan kesalahan.
وَأَنَّا wa-annā dan bahwasannya kami مِنَّا minnā sebagian dari kami ٱلْمُسْلِمُونَ l-mus'limūna orang-orang yang patuh وَمِنَّا waminnā dan sebagian dari kami ٱلْقَـٰسِطُونَ ۖ l-qāsiṭūna orang-orang yang sesat/menyimpang dari kebenaran فَمَنْ faman maka barang siapa أَسْلَمَ aslama ia patuh فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu تَحَرَّوْا۟ taḥarraw mereka menuju/memilih رَشَدًۭا rashadan pimpinan/jalan yang lurus 14
Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barang siapa yang yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus.
وَأَمَّا wa-ammā dan adapun ٱلْقَـٰسِطُونَ l-qāsiṭūna orang-orang yang sesat/menyimpang dari kebebasan فَكَانُوا۟ fakānū maka mereka adalah/menjadi لِجَهَنَّمَ lijahannama untuk neraka Jahannam حَطَبًۭا ḥaṭaban kayu bakar 15
Adapun orang-orang yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi kayu api bagi neraka Jahanam".
وَأَلَّوِ wa-allawi dan bahwa jika ٱسْتَقَـٰمُوا۟ is'taqāmū mereka tegak عَلَى ʿalā atas ٱلطَّرِيقَةِ l-ṭarīqati jalan itu لَأَسْقَيْنَـٰهُم la-asqaynāhum pasti Kami beri minum mereka مَّآءً māan air غَدَقًۭا ghadaqan melimpah 16
Dan bahwasanya, jikalau mereka tetap berjalan lurus di atas jalan itu (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak).
لِّنَفْتِنَهُمْ linaftinahum untuk Kami beri cobaan mereka فِيهِ ۚ fīhi padanya وَمَن waman dan barang siapa يُعْرِضْ yuʿ'riḍ ia berpaling عَن ʿan dari ذِكْرِ dhik'ri peringatan رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya يَسْلُكْهُ yasluk'hu Dia akan memasukkannya عَذَابًۭا ʿadhāban azab صَعَدًۭا ṣaʿadan sukar/berat 17
Untuk Kami beri cobaan kepada mereka padanya. Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan Tuhan-nya, niscaya akan dimasukkan-Nya ke dalam azab yang amat berat.
وَأَنَّ wa-anna dan bahwasannya ٱلْمَسَـٰجِدَ l-masājida masjid-masjid itu لِلَّهِ lillahi kepunyaan Allah فَلَا falā maka jangan تَدْعُوا۟ tadʿū kamu menyembah/berseru مَعَ maʿa beserta ٱللَّهِ l-lahi Allah أَحَدًۭا aḥadan seseorang/sesuatu 18
Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorang pun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.
وَأَنَّهُۥ wa-annahu dan bahwasannya لَمَّا lammā tatkala قَامَ qāma berdiri عَبْدُ ʿabdu hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah يَدْعُوهُ yadʿūhu ia menyeru-Nya/menyembah-Nya كَادُوا۟ kādū hampir mereka يَكُونُونَ yakūnūna adalah mereka عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya لِبَدًۭا libadan berkerumun 19
Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri menyembah-Nya (mengerjakan ibadah), hampir saja jin-jin itu berdesakan mengerumuninya.
قُلْ qul katakanlah إِنَّمَآ innamā sesungguhnya adalah أَدْعُوا۟ adʿū aku menyeru/menyembah رَبِّى rabbī Tuhanku وَلَآ walā dan tidak أُشْرِكُ ush'riku aku persekutukan بِهِۦٓ bihi dengan-Nya أَحَدًۭا aḥadan seseorang/sesuatu 20
Katakanlah, "Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhan-ku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya".
قُلْ qul katakanlah إِنِّى innī sesungguhnya لَآ lā tidak أَمْلِكُ amliku aku kuasa لَكُمْ lakum bagi kalian ضَرًّۭا ḍarran mudarat/bahaya وَلَا walā dan tidak رَشَدًۭا rashadan pimpinan/kemanfaatan 21
Katakanlah, "Sesungguhnya aku tidak kuasa mendatangkan sesuatu kemudaratan pun kepadamu dan tidak (pula) suatu kemanfaatan".
قُلْ qul katakanlah إِنِّى innī sesungguhnya لَن lan tidak dapat يُجِيرَنِى yujīranī melindungiku مِنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah أَحَدٌۭ aḥadun seseorang/satu وَلَنْ walan dan tidak أَجِدَ ajida aku mendapatkan مِن min dari دُونِهِۦ dūnihi selain-Nya مُلْتَحَدًا mul'taḥadan tempat lari/berlindung 22
Katakanlah, "Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorang pun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali tiada akan memperoleh tempat berlindung selain dari-Nya.
إِلَّا illā kecuali بَلَـٰغًۭا balāghan penyampaian مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah وَرِسَـٰلَـٰتِهِۦ ۚ warisālātihi dan risholat-Nya/amanat-amanat-Nya وَمَن waman dan barangsiapa يَعْصِ yaʿṣi mendurhakai ٱللَّهَ l-laha Allah وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasul-Nya فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya لَهُۥ lahu baginya نَارَ nāra api/neraka جَهَنَّمَ jahannama Jahannam خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal فِيهَآ fīhā di dalamnya أَبَدًا abadan selama-lamanya 23
Akan tetapi, (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga إِذَا idhā apabila/tatkala رَأَوْا۟ ra-aw mereka melihat مَا mā apa يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka dijanjikan/diancam فَسَيَعْلَمُونَ fasayaʿlamūna maka mereka akan mengetahui مَنْ man siapa أَضْعَفُ aḍʿafu lebih lemah نَاصِرًۭا nāṣiran penolong/pembantu وَأَقَلُّ wa-aqallu dan lebih sedikit عَدَدًۭا ʿadadan bilangan 24
Sehingga apabila mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka, maka mereka akan mengetahui siapakah yang lebih lemah penolongnya dan lebih sedikit bilangannya".
قُلْ qul katakanlah إِنْ in tidak أَدْرِىٓ adrī aku mengetahui أَقَرِيبٌۭ aqarībun apakah dekat مَّا mā apa (azab) تُوعَدُونَ tūʿadūna kamu dijanjikan/diancam أَمْ am atau يَجْعَلُ yajʿalu menjadikan لَهُۥ lahu baginya رَبِّىٓ rabbī Tuhanku أَمَدًا amadan masa yang panjang 25
Katakanlah, "Aku tidak mengetahui, apakah azab yang diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhan-ku menjadikan bagi (kedatangan) azab itu masa yang panjang?
عَـٰلِمُ ʿālimu Maha Mengetahui ٱلْغَيْبِ l-ghaybi yang gaib فَلَا falā maka tidak يُظْهِرُ yuẓ'hiru Dia menerangkan/menyatakan عَلَىٰ ʿalā atas غَيْبِهِۦٓ ghaybihi kegaiban-Nya أَحَدًا aḥadan seseorang 26
(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang gaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang gaib itu.
إِلَّا illā kecuali مَنِ mani siapa/orang ٱرْتَضَىٰ ir'taḍā Dia meridhai مِن min dari رَّسُولٍۢ rasūlin rasul فَإِنَّهُۥ fa-innahu maka sesungguhnya Dia يَسْلُكُ yasluku menjalankan/mengadakan مِنۢ min dari بَيْنِ bayni antara يَدَيْهِ yadayhi kedua tangannya/hadapannya وَمِنْ wamin dan dari خَلْفِهِۦ khalfihi belakangnya رَصَدًۭا raṣadan pengintai/penjaga 27
Kecuali kepada rasul yang diridai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.
لِّيَعْلَمَ liyaʿlama karena Dia hendak mengetahui أَن an bahwa قَدْ qad sesungguhnya أَبْلَغُوا۟ ablaghū mereka telah menyampaikan رِسَـٰلَـٰتِ risālāti amanat/risalah رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka وَأَحَاطَ wa-aḥāṭa dan Dia meliputi بِمَا bimā terhadap apa لَدَيْهِمْ ladayhim di sisi/pada mereka وَأَحْصَىٰ wa-aḥṣā dan Dia menghitung كُلَّ kulla tiap-tiap/segala شَىْءٍ shayin sesuatu عَدَدًۢا ʿadadan bilangan/satu persatu 28
Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhan-nya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلْمُزَّمِّلُ l-muzamilu orang yang berselimut 1
Hai orang yang berselimut (Muhammad),
قُمِ qumi bangunlah ٱلَّيْلَ al-layla malam hari إِلَّا illā kecuali قَلِيلًۭا qalīlan sedikit 2
bangunlah (untuk salat) di malam hari1, kecuali sedikit (darinya),
نِّصْفَهُۥٓ niṣ'fahu seperduanya أَوِ awi atau ٱنقُصْ unquṣ kurang مِنْهُ min'hu daripada قَلِيلًا qalīlan sedikit 3
(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.
أَوْ aw atau زِدْ zid lebih عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya وَرَتِّلِ warattili dan bacalah ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Qur'an تَرْتِيلًا tartīlan perlahan-lahan 4
atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur`ān itu dengan perlahan-lahan.
إِنَّا innā sesungguhnya سَنُلْقِى sanul'qī Kami akan menurunkan عَلَيْكَ ʿalayka atasmu/kepadamu قَوْلًۭا qawlan perkataan ثَقِيلًا thaqīlan berat 5
Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.
إِنَّ inna sesungguhnya نَاشِئَةَ nāshi-ata bangun ٱلَّيْلِ al-layli malam هِىَ hiya ia/adalah أَشَدُّ ashaddu sangat/lebih وَطْـًۭٔا waṭan kuat وَأَقْوَمُ wa-aqwamu dan lebih teguh/terkesan قِيلًا qīlan ucapan/bacaan 6
Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.
إِنَّ inna sesungguhnya لَكَ laka bagimu فِى fī pada ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang hari سَبْحًۭا sabḥan pekerjaan/urusan طَوِيلًۭا ṭawīlan panjang/banyak 7
Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).
وَٱذْكُرِ wa-udh'kuri dan sebutlah ٱسْمَ is'ma nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu وَتَبَتَّلْ watabattal dan beribadatlah إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya تَبْتِيلًۭا tabtīlan sungguh-sungguh beribadat 8
Sebutlah nama Tuhan-mu, dan beribadahlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.
رَّبُّ rabbu Tuhan/pemelihara ٱلْمَشْرِقِ l-mashriqi timur وَٱلْمَغْرِبِ wal-maghribi dan barat لَآ lā tidak ada إِلَـٰهَ ilāha tuhan إِلَّا illā kecuali هُوَ huwa Dia فَٱتَّخِذْهُ fa-ittakhidh'hu maka ambillah/jadikan Dia وَكِيلًۭا wakīlan pelindung 9
(Dia-lah) Tuhan masyrik dan magrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung.
وَٱصْبِرْ wa-iṣ'bir dan bersabarlah عَلَىٰ ʿalā atas مَا mā apa يَقُولُونَ yaqūlūna mereka katakan وَٱهْجُرْهُمْ wa-uh'jur'hum dan pindahlah/jauhilah mereka هَجْرًۭا hajran pindah جَمِيلًۭا jamīlan yang baik 10
Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.
وَذَرْنِى wadharnī dan biarkan Aku وَٱلْمُكَذِّبِينَ wal-mukadhibīna dan orang-orang yang mendustakan أُو۟لِى ulī mempunyai ٱلنَّعْمَةِ l-naʿmati kenikmatan/kemewahan وَمَهِّلْهُمْ wamahhil'hum dan beri tempo mereka قَلِيلًا qalīlan sedikit/sebentar 11
Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.
إِنَّ inna sesungguhnya لَدَيْنَآ ladaynā pada sisi Kami أَنكَالًۭا ankālan belenggu-belenggu وَجَحِيمًۭا wajaḥīman dan api yang menyala-nyala 12
Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang menyala-nyala.
وَطَعَامًۭا waṭaʿāman dan makanan ذَا dhā menyumbat/memiliki غُصَّةٍۢ ghuṣṣatin kerongkongan وَعَذَابًا waʿadhāban dan siksa/azab أَلِيمًۭا alīman pedih 13
Dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.
يَوْمَ yawma hari تَرْجُفُ tarjufu bergoncang ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi وَٱلْجِبَالُ wal-jibālu dan gunung-gunung وَكَانَتِ wakānati dan adalah/jadilah ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung كَثِيبًۭا kathīban tumpukan pasir مَّهِيلًا mahīlan licin/bertaburan 14
Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang beterbangan.
إِنَّآ innā sesungguhnya أَرْسَلْنَآ arsalnā Kami telah mengutus إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu رَسُولًۭا rasūlan seorang rasul شَـٰهِدًا shāhidan menjadi saksi عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian كَمَآ kamā sebagaimana أَرْسَلْنَآ arsalnā Kami telah mengutus إِلَىٰ ilā kepada فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun رَسُولًۭا rasūlan seorang rasul 15
Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang rasul kepada Firʻawn .
فَعَصَىٰ faʿaṣā maka mendurhakai فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun ٱلرَّسُولَ l-rasūla rasul itu فَأَخَذْنَـٰهُ fa-akhadhnāhu lalu Kami siksa dia أَخْذًۭا akhdhan siksaan وَبِيلًۭا wabīlan yang berat 16
Maka Firʻawn mendurhakai rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.
فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa/memelihara diri إِن in jika كَفَرْتُمْ kafartum kamu kafir/ingkar يَوْمًۭا yawman hari يَجْعَلُ yajʿalu menjadikan ٱلْوِلْدَٰنَ l-wil'dāna anak-anak muda شِيبًا shīban beruban 17
Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.
ٱلسَّمَآءُ al-samāu langit مُنفَطِرٌۢ munfaṭirun terbelah بِهِۦ ۚ bihi karenanya/hari itu كَانَ kāna adalah وَعْدُهُۥ waʿduhu janji-Nya مَفْعُولًا mafʿūlan terlaksana 18
Langit (pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah. Adalah janji-Nya itu pasti terlaksana.
إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذِهِۦ hādhihi ini تَذْكِرَةٌۭ ۖ tadhkiratun peringatan فَمَن faman maka barang siapa شَآءَ shāa menghendaki ٱتَّخَذَ ittakhadha ia mengambil إِلَىٰ ilā kepada رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya سَبِيلًا sabīlan jalan 19
Sesungguhnya ini adalah suatu peringatan. Maka barang siapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan (yang menyampaikannya) kepada Tuhan-nya.
۞ إِنَّ inna sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui أَنَّكَ annaka bahwa kamu تَقُومُ taqūmu kamu berdiri أَدْنَىٰ adnā kurang مِن min dari ثُلُثَىِ thuluthayi dua pertiga ٱلَّيْلِ al-layli malam وَنِصْفَهُۥ waniṣ'fahu dan/atau separuhnya وَثُلُثَهُۥ wathuluthahu dan/atau sepertiganya وَطَآئِفَةٌۭ waṭāifatun dan segolongan مِّنَ mina dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang مَعَكَ ۚ maʿaka bersama kamu وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah يُقَدِّرُ yuqaddiru menetapkan ٱلَّيْلَ al-layla malam وَٱلنَّهَارَ ۚ wal-nahāra dan siang عَلِمَ ʿalima Dia mengetahui أَن an bahwa لَّن lan tidak dapat تُحْصُوهُ tuḥ'ṣūhu menentukannya فَتَابَ fatāba maka Dia menerima taubat عَلَيْكُمْ ۖ ʿalaykum atas kalian فَٱقْرَءُوا۟ fa-iq'raū maka bacalah مَا mā apa تَيَسَّرَ tayassara kamu mudah مِنَ mina dari ٱلْقُرْءَانِ ۚ l-qur'āni Al Qur'an ini عَلِمَ ʿalima Dia mengetahui أَن an bahwa سَيَكُونُ sayakūnu akan ada مِنكُم minkum diantara kamu مَّرْضَىٰ ۙ marḍā orang-orang yang sakit وَءَاخَرُونَ waākharūna dan yang lain يَضْرِبُونَ yaḍribūna mereka berjalan فِى fī di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi يَبْتَغُونَ yabtaghūna mereka mencari مِن min dari فَضْلِ faḍli karunia ٱللَّهِ ۙ l-lahi Allah وَءَاخَرُونَ waākharūna dan yang lain يُقَـٰتِلُونَ yuqātilūna mereka berperang فِى fī di/pada سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah فَٱقْرَءُوا۟ fa-iq'raū maka bacalah مَا mā apa تَيَسَّرَ tayassara kamu mudah مِنْهُ ۚ min'hu daripadanya وَأَقِيمُوا۟ wa-aqīmū dan dirikanlah ٱلصَّلَوٰةَ l-ṣalata sholat وَءَاتُوا۟ waātū dan tunaikan ٱلزَّكَوٰةَ l-zakata zakat وَأَقْرِضُوا۟ wa-aqriḍū dan berikan pinjaman ٱللَّهَ l-laha Allah قَرْضًا qarḍan pinjaman حَسَنًۭا ۚ ḥasanan yang baik وَمَا wamā dan apa تُقَدِّمُوا۟ tuqaddimū kamu kerjakan لِأَنفُسِكُم li-anfusikum untuk dirimu مِّنْ min dari خَيْرٍۢ khayrin kebaikan تَجِدُوهُ tajidūhu kamu perolehnya عِندَ ʿinda di sisi ٱللَّهِ l-lahi Allah هُوَ huwa Dia خَيْرًۭا khayran baik وَأَعْظَمَ wa-aʿẓama dan lebih besar أَجْرًۭا ۚ ajran pahala وَٱسْتَغْفِرُوا۟ wa-is'taghfirū dan mohon ampunlah ٱللَّهَ ۖ l-laha Allah إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun رَّحِيمٌۢ raḥīmun Maha penyayang 20
Sesungguhnya Tuhan-mu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (salat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam, atau sepertiganya, dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur`ān. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur`ān dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat, dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu, niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلْمُدَّثِّرُ l-mudathiru orang yang berkemul 1
Hai orang yang berkemul (berselimut),
قُمْ qum bangunlah فَأَنذِرْ fa-andhir lalu berilah peringatan 2
bangunlah, lalu berilah peringatan!
وَرَبَّكَ warabbaka dan Tuhanmu فَكَبِّرْ fakabbir maka besarkan/agungkan 3
dan Tuhan-mu agungkanlah.
وَثِيَابَكَ wathiyābaka dan pakaianmu فَطَهِّرْ faṭahhir maka bersihkan 4
dan pakaianmu bersihkanlah,
وَٱلرُّجْزَ wal-ruj'za dan perbuatan dosa فَٱهْجُرْ fa-uh'jur maka tinggalkan 5
dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah,
وَلَا walā dan jangan تَمْنُن tamnun kamu memberi/anugerah تَسْتَكْثِرُ tastakthiru kamu mengharap lebih banyak 6
dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
وَلِرَبِّكَ walirabbika dan untuk Tuhanmu فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah 7
Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhan-mu, bersabarlah.
فَإِذَا fa-idhā maka apabila نُقِرَ nuqira ditiup فِى fī pada ٱلنَّاقُورِ l-nāqūri sangkakala 8
Apabila ditiup sangkakala,
فَذَٰلِكَ fadhālika maka demikian itu يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu يَوْمٌ yawmun hari عَسِيرٌ ʿasīrun sulit 9
maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit,
عَلَى ʿalā atas/bagi ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir غَيْرُ ghayru tidak يَسِيرٍۢ yasīrin mudah 10
bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.
ذَرْنِى dharnī biarkan Aku وَمَنْ waman dan orang خَلَقْتُ khalaqtu Aku ciptakan وَحِيدًۭا waḥīdan satu/sendiri 11
Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang1 yang Aku telah menciptakannya sendirian.
وَجَعَلْتُ wajaʿaltu dan Aku jadikan لَهُۥ lahu baginya مَالًۭا mālan harta مَّمْدُودًۭا mamdūdan panjang/banyak 12
Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak,
وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak شُهُودًۭا shuhūdan saksi-saksi/hadir 13
dan anak-anak yang selalu bersama dia,
وَمَهَّدتُّ wamahhadttu dan Aku lapangkan (rizki) لَهُۥ lahu baginya تَمْهِيدًۭا tamhīdan selapang-lapangnya 14
dan Ku-lapangkan baginya (rezeki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya,
ثُمَّ thumma kemudian يَطْمَعُ yaṭmaʿu dia ingin sekali أَنْ an bahwa/supaya أَزِيدَ azīda Aku menambahnya 15
kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.
كَلَّآ ۖ kallā sekali-kali tidak إِنَّهُۥ innahu karena sesungguhnya كَانَ kāna adalah لِـَٔايَـٰتِنَا liāyātinā kepada ayat-ayat Kami عَنِيدًۭا ʿanīdan menentang 16
Sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur`ān).
سَأُرْهِقُهُۥ sa-ur'hiquhu akan aku timpakan صَعُودًا ṣaʿūdan siksaan yang payah/berat 17
Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya فَكَّرَ fakkara dia telah memikirkan وَقَدَّرَ waqaddara dan telah menetapkan 18
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya),
فَقُتِلَ faqutila maka celakalah ia كَيْفَ kayfa bagaimanakah قَدَّرَ qaddara dia menetapkan 19
maka celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?
ثُمَّ thumma sesungguhnya قُتِلَ qutila celakalah dia كَيْفَ kayfa bagaimanakah قَدَّرَ qaddara dia menetapkan 20
kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?
ثُمَّ thumma kemudian نَظَرَ naẓara dia memperhatikan/memikirkan 21
kemudian dia memikirkan,
ثُمَّ thumma kemudian عَبَسَ ʿabasa dia bermasam muka وَبَسَرَ wabasara dan dia merengut 22
sesudah itu dia bermasam muka dan merengut,
ثُمَّ thumma kemudian أَدْبَرَ adbara dia berpaling وَٱسْتَكْبَرَ wa-is'takbara dan dia menyombongkan diri 23
kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
فَقَالَ faqāla lalu dia berkata إِنْ in tidaklah هَـٰذَآ hādhā ini إِلَّا illā kecuali سِحْرٌۭ siḥ'run sihir يُؤْثَرُ yu'tharu diceritakan/dipelajari 24
lalu dia berkata, "(Al-Qur`ān) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),
إِنْ in tidaklah هَـٰذَآ hādhā ini إِلَّا illā kecuali قَوْلُ qawlu perkataan ٱلْبَشَرِ l-bashari manusia 25
ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".
سَأُصْلِيهِ sa-uṣ'līhi akan Aku masukkan dia سَقَرَ saqara neraka saqar 26
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu mengetahui مَا mā apa سَقَرُ saqaru neraka saqar 27
Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu?
لَا lā tidak تُبْقِى tub'qī ia meninggalkan وَلَا walā dan tidak تَذَرُ tadharu ia membiarkan 28
Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan1.
لَوَّاحَةٌۭ lawwāḥatun yang membakar لِّلْبَشَرِ lil'bashari bagi manusia 29
(Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.
عَلَيْهَا ʿalayhā di atasnya تِسْعَةَ tis'ʿata sembilan عَشَرَ ʿashara belas 30
Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
وَمَا wamā dan tidak جَعَلْنَآ jaʿalnā Kami jadikan أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni/penjaga ٱلنَّارِ l-nāri neraka إِلَّا illā kecuali مَلَـٰٓئِكَةًۭ ۙ malāikatan malaikat وَمَا wamā dan tidak جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan عِدَّتَهُمْ ʿiddatahum bilangan mereka إِلَّا illā kecuali فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah/cobaan لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar لِيَسْتَيْقِنَ liyastayqina supaya meyakini ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab وَيَزْدَادَ wayazdāda dan bertambah ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman إِيمَـٰنًۭا ۙ īmānan keimanan وَلَا walā dan tidak يَرْتَابَ yartāba ragu-ragu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۙ wal-mu'minūna dan orang-orang yang beriman وَلِيَقُولَ waliyaqūla dan supaya mengatakan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang فِى fī dalam قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka مَّرَضٌۭ maraḍun penyakit وَٱلْكَـٰفِرُونَ wal-kāfirūna dan orang-orang kafir مَاذَآ mādhā apakah أَرَادَ arāda menghendaki ٱللَّهُ l-lahu Allah بِهَـٰذَا bihādhā dengan ini مَثَلًۭا ۚ mathalan perumpamaan كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah يُضِلُّ yuḍillu menyesatkan ٱللَّهُ l-lahu Allah مَن man siapa/orang يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki وَيَهْدِى wayahdī dan Dia memberi petunjuk مَن man siapa/orang يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki وَمَا wamā dan tidak يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui جُنُودَ junūda bala tentara رَبِّكَ rabbika Tuhanmu إِلَّا illā kecuali هُوَ ۚ huwa Dia وَمَا wamā dan tidaklah هِىَ hiya ia إِلَّا illā kecuali ذِكْرَىٰ dhik'rā peringatan لِلْبَشَرِ lil'bashari bagi manusia 31
Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Alkitab menjadi yakin, dan supaya orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang diberi Alkitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan), "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhan-mu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.
كَلَّا kallā sekali-kali tidak وَٱلْقَمَرِ wal-qamari demi bulan 32
Sekali-kali tidak1, demi bulan,
وَٱلَّيْلِ wa-al-layli dan malam إِذْ idh tatkala أَدْبَرَ adbara mundur/berlalu 33
dan malam ketika telah berlalu,
وَٱلصُّبْحِ wal-ṣub'ḥi dan subuh إِذَآ idhā tatkala أَسْفَرَ asfara terbit/terang 34
dan subuh apabila mulai terang.
إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia (saqar) لَإِحْدَى la-iḥ'dā salah satu ٱلْكُبَرِ l-kubari amat besar 35
Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar,
نَذِيرًۭا nadhīran peringatan لِّلْبَشَرِ lil'bashari bagi manusia 36
sebagai ancaman bagi manusia.
لِمَن liman bagi siapa شَآءَ shāa menghendaki مِنكُمْ minkum diantara kamu أَن an bahwa يَتَقَدَّمَ yataqaddama akan maju أَوْ aw atau يَتَأَخَّرَ yata-akhara akan mundur 37
(Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur1.
كُلُّ kullu tiap-tiap نَفْسٍۭ nafsin jiwa/diri بِمَا bimā terhadap apa كَسَبَتْ kasabat ia usahakan/ia perbuat رَهِينَةٌ rahīnatun tergadai/terikat 38
Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,
إِلَّآ illā kecuali أَصْحَـٰبَ aṣḥāba kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan 39
kecuali golongan kanan,
فِى fī dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin sorga يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka saling bertanya 40
berada di dalam surga, mereka tanya menanya,
عَنِ ʿani dari/tentang ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa 41
tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,
مَا mā apa yang سَلَكَكُمْ salakakum memasukkan kamu فِى fī dalam سَقَرَ saqara neraka saqar 42
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
قَالُوا۟ qālū mereka berkata لَمْ lam tidak ada نَكُ naku kami مِنَ mina dari ٱلْمُصَلِّينَ l-muṣalīna orang-orang yang mengerjakan sholat 43
Mereka menjawab, "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat,
وَلَمْ walam dan tidak ada نَكُ naku kami نُطْعِمُ nuṭ'ʿimu kami memberi makan ٱلْمِسْكِينَ l-mis'kīna orang-orang miskin 44
dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,
وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah نَخُوضُ nakhūḍu kami mencela/memperolok-olok مَعَ maʿa bersama ٱلْخَآئِضِينَ l-khāiḍīna orang-orang yang mencela/memperolok-olok 45
dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,
وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah نُكَذِّبُ nukadhibu kami mendustakan بِيَوْمِ biyawmi dengan hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan 46
dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga أَتَىٰنَا atānā datang kepada kami ٱلْيَقِينُ l-yaqīnu kepastian 47
hingga datang kepada kami kematian".
فَمَا famā maka tidak تَنفَعُهُمْ tanfaʿuhum berguna kepada mereka شَفَـٰعَةُ shafāʿatu pertolongan/syafaat ٱلشَّـٰفِعِينَ l-shāfiʿīna orang-orang yang memberi pertolongan/syafaat 48
Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafaat dari orang-orang yang memberikan syafaat.
فَمَا famā maka mengapa لَهُمْ lahum bagi mereka عَنِ ʿani dari ٱلتَّذْكِرَةِ l-tadhkirati peringatan مُعْرِضِينَ muʿ'riḍīna orang-orang yang berpaling 49
Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?
كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka حُمُرٌۭ ḥumurun keledai مُّسْتَنفِرَةٌۭ mus'tanfiratun yang terkejut 50
seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut,
فَرَّتْ farrat ia lari مِن min dari قَسْوَرَةٍۭ qaswaratin singa 51
lari daripada singa.
بَلْ bal bahkan يُرِيدُ yurīdu menghendaki كُلُّ kullu tiap-tiap ٱمْرِئٍۢ im'ri-in seseorang مِّنْهُمْ min'hum di antara mereka أَن an untuk يُؤْتَىٰ yu'tā diberi ia صُحُفًۭا ṣuḥufan lembaran-lembaran مُّنَشَّرَةًۭ munasharatan ditebarkan/terbuka 52
Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka.
كَلَّا ۖ kallā sekali-kali tidak بَل bal bahkan لَّا lā tidak يَخَافُونَ yakhāfūna mereka takut ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata hari akhirat 53
Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.
كَلَّآ kallā sekali-kali tidak إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia تَذْكِرَةٌۭ tadhkiratun peringatan/pelajaran 54
Sekali-kali tidak demikian halnya. Sesungguhnya Al-Qur`ān itu adalah peringatan.
فَمَن faman maka barangsiapa شَآءَ shāa dia menghendaki ذَكَرَهُۥ dhakarahu dia mengingatnya 55
Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia mengambil pelajaran darinya (Al-Qur`ān).
وَمَا wamā dan tidak يَذْكُرُونَ yadhkurūna mereka mengingat إِلَّآ illā kecuali أَن an bahwa يَشَآءَ yashāa menghendaki ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah هُوَ huwa Dia أَهْلُ ahlu berhak/patut ٱلتَّقْوَىٰ l-taqwā takwa/taat وَأَهْلُ wa-ahlu dan berhak/patut ٱلْمَغْفِرَةِ l-maghfirati ampunan 56
Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dia (Allah) adalah Tuhan Yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan berhak memberi ampun.
لَآ lā benar-benar أُقْسِمُ uq'simu aku bersumpah بِيَوْمِ biyawmi dengan hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat 1
Aku bersumpah demi hari kiamat,
وَلَآ walā dan benar-benar أُقْسِمُ uq'simu aku bersumpah بِٱلنَّفْسِ bil-nafsi dengan jiwa ٱللَّوَّامَةِ l-lawāmati mencela/menyesali 2
dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)1.
أَيَحْسَبُ ayaḥsabu apakah mengira ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia أَلَّن allan bahwa tidak نَّجْمَعَ najmaʿa Kami mengumpulkan عِظَامَهُۥ ʿiẓāmahu tulang-belulangnya 3
Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?
بَلَىٰ balā yang benar/bahkan قَـٰدِرِينَ qādirīna berkuasa عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an dari نُّسَوِّىَ nusawwiya Kami menyempurnakan بَنَانَهُۥ banānahu jari-jemarinya 4
Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.
بَلْ bal bahkan يُرِيدُ yurīdu menghendaki ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia لِيَفْجُرَ liyafjura untuk membuat durhaka أَمَامَهُۥ amāmahu di hadapannya/di masa depan 5
Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.
يَسْـَٔلُ yasalu ia bertanya أَيَّانَ ayyāna bilakah يَوْمُ yawmu hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat 6
Ia bertanya, "Bilakah hari kiamat itu?"
فَإِذَا fa-idhā maka tatkala بَرِقَ bariqa bingung/takut ٱلْبَصَرُ l-baṣaru pandangan/mata 7
Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
وَخَسَفَ wakhasafa dan gelap/hilang cahaya ٱلْقَمَرُ l-qamaru bulan 8
dan apabila bulan telah hilang cahayanya,
وَجُمِعَ wajumiʿa dan dikumpulkan ٱلشَّمْسُ l-shamsu matahari وَٱلْقَمَرُ wal-qamaru dan bulan 9
dan matahari dan bulan dikumpulkan,
يَقُولُ yaqūlu berkata ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu أَيْنَ ayna dimana/kemana ٱلْمَفَرُّ l-mafaru tempat lari 10
pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?"
كَلَّا kallā sekali-kali tidak لَا lā tidak وَزَرَ wazara tempat lari/berlindung 11
sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!
إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكَ rabbika Tuhanmu يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu ٱلْمُسْتَقَرُّ l-mus'taqaru tempat menetap/kembali 12
Hanya kepada Tuhan-mu sajalah pada hari itu tempat kembali.
يُنَبَّؤُا۟ yunabba-u diberitahukan ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia يَوْمَئِذٍۭ yawma-idhin pada hari itu بِمَا bimā tentang apa قَدَّمَ qaddama dia kerjakan/dahulukan وَأَخَّرَ wa-akhara dia akhirkan/lalaikan 13
Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
بَلِ bali bahkan ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia عَلَىٰ ʿalā atas نَفْسِهِۦ nafsihi dirinya بَصِيرَةٌۭ baṣīratun melihat terang (menjadi saksi) 14
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri1,
وَلَوْ walaw walaupun/meskipun أَلْقَىٰ alqā dia lemparkan/kemukakan مَعَاذِيرَهُۥ maʿādhīrahu uzurnya/alasan-alasannya 15
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
لَا lā jangan تُحَرِّكْ tuḥarrik kamu gerakkan بِهِۦ bihi dengannya/padanya لِسَانَكَ lisānaka lisanmu/lidahmu لِتَعْجَلَ litaʿjala karena kamu hendak bersegera بِهِۦٓ bihi dengannya/padanya 16
Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al-Qur`ān karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya1.
إِنَّ inna sesungguhnya عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami جَمْعَهُۥ jamʿahu mengumpulkannya وَقُرْءَانَهُۥ waqur'ānahu dan membacakannya 17
Sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.
فَإِذَا fa-idhā maka apabila قَرَأْنَـٰهُ qaranāhu Kami telah membacakannya فَٱتَّبِعْ fa-ittabiʿ maka ikutilah قُرْءَانَهُۥ qur'ānahu bacaannya 18
Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.
ثُمَّ thumma kemudian إِنَّ inna sesungguhnya عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami بَيَانَهُۥ bayānahu penjelasannya 19
Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kami-lah penjelasannya.
كَلَّا kallā tidak sekali-kali بَلْ bal bahkan/tetapi تُحِبُّونَ tuḥibbūna kamu mencintai ٱلْعَاجِلَةَ l-ʿājilata yang cepat 20
Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,
وَتَذَرُونَ watadharūna dan kamu meninggalkan ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata akhirat 21
dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.
وُجُوهٌۭ wujūhun wajah-wajah يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu نَّاضِرَةٌ nāḍiratun berseri-seri 22
Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.
إِلَىٰ ilā kepada رَبِّهَا rabbihā Tuhannya نَاظِرَةٌۭ nāẓiratun melihat 23
Kepada Tuhan-nyalah mereka melihat.
وَوُجُوهٌۭ wawujūhun dan wajah-wajah يَوْمَئِذٍۭ yawma-idhin pada hari itu بَاسِرَةٌۭ bāsiratun masam/muram 24
Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,
تَظُنُّ taẓunnu ia mengira أَن an bahwa يُفْعَلَ yuf'ʿala akan dibuat/ditimpakan بِهَا bihā dengannya/kepadanya فَاقِرَةٌۭ fāqiratun kebinasaan/malapetaka besar 25
mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.
كَلَّآ kallā sekali-kali tidak إِذَا idhā apabila بَلَغَتِ balaghati ia telah sampai ٱلتَّرَاقِىَ l-tarāqiya kerongkongan 26
Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,
وَقِيلَ waqīla dan dikatakan مَنْ ۜ man siapa رَاقٍۢ rāqin menjampi/mengobati 27
dan dikatakan (kepadanya), "Siapakah yang dapat menyembuhkan?"
وَظَنَّ waẓanna dan dia menyangka أَنَّهُ annahu sesungguhnya ia/itu ٱلْفِرَاقُ l-firāqu berpisah 28
Dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),
وَٱلْتَفَّتِ wal-tafati dan bertaut/berbelit ٱلسَّاقُ l-sāqu betis بِٱلسَّاقِ bil-sāqi dengan betis 29
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan)1,
إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكَ rabbika Tuhanmu يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu ٱلْمَسَاقُ l-masāqu tempat kembali 30
kepada Tuhan-mulah pada hari itu kamu dihalau.
فَلَا falā maka/karena tidak صَدَّقَ ṣaddaqa dia membenarkan وَلَا walā dan tidak صَلَّىٰ ṣallā dia mengerjakan sholat 31
Dan ia tidak mau membenarkan (rasul dan Al-Qur`ān) dan tidak mau mengerjakan salat,
وَلَـٰكِن walākin tetapi كَذَّبَ kadhaba dia mendustakan وَتَوَلَّىٰ watawallā dan dia berpaling 32
tetapi ia mendustakan (rasul) dan berpaling (dari kebenaran),
ثُمَّ thumma kemudian ذَهَبَ dhahaba dia pergi إِلَىٰٓ ilā kepada أَهْلِهِۦ ahlihi ahlinya/keluarganya يَتَمَطَّىٰٓ yatamaṭṭā dengan sombong 33
kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).
أَوْلَىٰ awlā lebih utama/kecelakaan لَكَ laka bagimu فَأَوْلَىٰ fa-awlā maka lebih utama/kecelakaan 34
Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,
ثُمَّ thumma kemudian أَوْلَىٰ awlā lebih utama/kecelakaan لَكَ laka bagimu فَأَوْلَىٰٓ fa-awlā maka lebih utama/kecelakaan 35
kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu1.
أَيَحْسَبُ ayaḥsabu apakah mengira ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia أَن an bahwa يُتْرَكَ yut'raka ia ditinggalkan سُدًى sudan begitu saja 36
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)?
أَلَمْ alam bukankah يَكُ yaku ia adalah نُطْفَةًۭ nuṭ'fatan setetes مِّن min dari مَّنِىٍّۢ maniyyin air mani يُمْنَىٰ yum'nā ditumpahkan 37
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
ثُمَّ thumma kemudian كَانَ kāna adalah dia عَلَقَةًۭ ʿalaqatan segumpal darah فَخَلَقَ fakhalaqa lalu Dia ciptakan فَسَوَّىٰ fasawwā lalu Dia sempurnakan 38
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
فَجَعَلَ fajaʿala maka/lalu Dia jadikan مِنْهُ min'hu daripadanya ٱلزَّوْجَيْنِ l-zawjayni dua jodoh/pasang ٱلذَّكَرَ l-dhakara laki-laki وَٱلْأُنثَىٰٓ wal-unthā dan perempuan 39
lalu Allah menjadikan darinya sepasang, laki-laki dan perempuan.
أَلَيْسَ alaysa tidakkah ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِقَـٰدِرٍ biqādirin berkuasa عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an bahwa يُحْـِۧىَ yuḥ'yiya menghidupkan ٱلْمَوْتَىٰ l-mawtā orang mati 40
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
هَلْ hal apakah/bukankah أَتَىٰ atā telah datang عَلَى ʿalā atas ٱلْإِنسَـٰنِ l-insāni manusia حِينٌۭ ḥīnun waktu مِّنَ mina dari ٱلدَّهْرِ l-dahri masa لَمْ lam tidaklah يَكُن yakun dia شَيْـًۭٔا shayan sesuatu مَّذْكُورًا madhkūran yang disebut 1
Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?
إِنَّا innā sesungguhnya Kami خَلَقْنَا khalaqnā Kami telah menciptakan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia مِن min dari نُّطْفَةٍ nuṭ'fatin setetes mani أَمْشَاجٍۢ amshājin bercampur نَّبْتَلِيهِ nabtalīhi Kami mengujinya فَجَعَلْنَـٰهُ fajaʿalnāhu maka Kami jadikan ia سَمِيعًۢا samīʿan mendengar بَصِيرًا baṣīran melihat 2
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur1 yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.
إِنَّا innā sesungguhnya Kami هَدَيْنَـٰهُ hadaynāhu Kami beri petunjuk padanya ٱلسَّبِيلَ l-sabīla jalan إِمَّا immā terkadang/adakalanya شَاكِرًۭا shākiran bersyukur وَإِمَّا wa-immā dan terkadang كَفُورًا kafūran kufur/ingkar 3
Sesungguhnya Kami telah menunjukinya jalan yang lurus; ada yang bersyukur dan ada pula yang kafir.
إِنَّآ innā sesungguhnya kami أَعْتَدْنَا aʿtadnā Kami menyediakan لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir سَلَـٰسِلَا۟ salāsilā rantai-rantai وَأَغْلَـٰلًۭا wa-aghlālan dan belenggu-belenggu وَسَعِيرًا wasaʿīran dan neraka yang menyala-nyala 4
Sesungguhnya Kami menyediakan bagi orang-orang kafir rantai, belenggu, dan neraka yang menyala-nyala.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْأَبْرَارَ l-abrāra yang berbuat baik يَشْرَبُونَ yashrabūna mereka akan minum مِن min dari كَأْسٍۢ kasin piala/gelas كَانَ kāna adalah ia مِزَاجُهَا mizājuhā campurannya كَافُورًا kāfūran air kafur 5
Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kāfūr1,
عَيْنًۭا ʿaynan mata air يَشْرَبُ yashrabu minuman بِهَا bihā padanya عِبَادُ ʿibādu hamba-hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah يُفَجِّرُونَهَا yufajjirūnahā mereka memancarkannya/mengalirkannya تَفْجِيرًۭا tafjīran dengan pancaran/aliran 6
(yaitu) mata air (dalam surga) yang darinya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.
يُوفُونَ yūfūna mereka memenuhi بِٱلنَّذْرِ bil-nadhri dengan nazar وَيَخَافُونَ wayakhāfūna dan mereka takut يَوْمًۭا yawman hari كَانَ kāna adalah ia شَرُّهُۥ sharruhu bahayanya/azabnya مُسْتَطِيرًۭا mus'taṭīran merata kemana-mana 7
Mereka menunaikan nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.
وَيُطْعِمُونَ wayuṭ'ʿimūna dan mereka memberi makan ٱلطَّعَامَ l-ṭaʿāma makanan عَلَىٰ ʿalā atas حُبِّهِۦ ḥubbihi yang disukainya مِسْكِينًۭا mis'kīnan orang miskin وَيَتِيمًۭا wayatīman dan anak yatim وَأَسِيرًا wa-asīran dan tawanan 8
Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan.
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah نُطْعِمُكُمْ nuṭ'ʿimukum kami memberi makan kepadamu لِوَجْهِ liwajhi karena mengharap keridhaan ٱللَّهِ l-lahi Allah لَا lā tidak نُرِيدُ nurīdu kami mengharap مِنكُمْ minkum dari kamu جَزَآءًۭ jazāan balasan وَلَا walā dan tidak شُكُورًا shukūran terima kasih 9
Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
إِنَّا innā sesungguhnya kami نَخَافُ nakhāfu kami takut مِن min dari رَّبِّنَا rabbinā Tuhan kami يَوْمًا yawman suatu hari عَبُوسًۭا ʿabūsan bermuka masam قَمْطَرِيرًۭا qamṭarīran penuh kesulitan 10
Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di hari itu) orang-orang bermuka masam penuh kesulitan.
فَوَقَىٰهُمُ fawaqāhumu maka memelihara mereka ٱللَّهُ l-lahu Allah شَرَّ sharra kejelekan/kesusahan ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu ٱلْيَوْمِ l-yawmi hari وَلَقَّىٰهُمْ walaqqāhum dan Dia menemukan/memberikan pada mereka نَضْرَةًۭ naḍratan pandangan/kejernihan وَسُرُورًۭا wasurūran dan kegembiraan 11
Maka Tuhan memelihara mereka dari kesusahan hari itu, dan memberikan kepada mereka kejernihan (wajah) dan kegembiraan hati.
وَجَزَىٰهُم wajazāhum dan Dia memberi balasan pada mereka بِمَا bimā dengan apa/sebab صَبَرُوا۟ ṣabarū mereka sabar جَنَّةًۭ jannatan sorga وَحَرِيرًۭا waḥarīran dan sutera 12
Dan Dia memberi balasan kepada mereka karena kesabaran mereka (dengan) surga dan (pakaian) sutra,
مُّتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka duduk bersandar فِيهَا fīhā didalamnya عَلَى ʿalā atas ٱلْأَرَآئِكِ ۖ l-arāiki pelaminan/dipan لَا lā tidak يَرَوْنَ yarawna mereka melihat فِيهَا fīhā didalamnya شَمْسًۭا shamsan matahari وَلَا walā dan tidak زَمْهَرِيرًۭا zamharīran kedinginan yang sangat 13
di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.
وَدَانِيَةً wadāniyatan dan dekat عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka ظِلَـٰلُهَا ẓilāluhā naungannya وَذُلِّلَتْ wadhullilat dan didekatkan/dimudahkan قُطُوفُهَا quṭūfuhā buah-buahnya تَذْلِيلًۭا tadhlīlan sedekat-dekatnya/semudah-mudahnya 14
Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya.
وَيُطَافُ wayuṭāfu dan diedarkan عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka بِـَٔانِيَةٍۢ biāniyatin dengan bejana-bejana مِّن min dari فِضَّةٍۢ fiḍḍatin perak وَأَكْوَابٍۢ wa-akwābin dan piala-piala كَانَتْ kānat adalah ia قَوَارِيرَا۠ qawārīrā kaca-kaca 15
Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca,
قَوَارِيرَا۟ qawārīrā kaca-kaca مِن min dari فِضَّةٍۢ fiḍḍatin perak قَدَّرُوهَا qaddarūhā mereka mengukurnya تَقْدِيرًۭا taqdīran dengan ukuran 16
(yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.
وَيُسْقَوْنَ wayus'qawna dan mereka diberi minum فِيهَا fīhā didalamnya كَأْسًۭا kasan piala/gelas كَانَ kāna adalah ia مِزَاجُهَا mizājuhā campurannya زَنجَبِيلًا zanjabīlan jahe 17
Di dalam surga itu, mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.
عَيْنًۭا ʿaynan mata air فِيهَا fīhā di dalamnya (di dalam sorga) تُسَمَّىٰ tusammā dinamakan سَلْسَبِيلًۭا salsabīlan salsabil 18
(Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan Salsabīl.
۞ وَيَطُوفُ wayaṭūfu dan mengelilingi عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas atas mereka وِلْدَٰنٌۭ wil'dānun anak-anak muda مُّخَلَّدُونَ mukhalladūna mereka kekal/tetap إِذَا idhā apabila رَأَيْتَهُمْ ra-aytahum kamu melihat mereka حَسِبْتَهُمْ ḥasib'tahum kamu mengira mereka لُؤْلُؤًۭا lu'lu-an mutiara مَّنثُورًۭا manthūran bertaburan 19
Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka mutiara yang bertaburan.
وَإِذَا wa-idhā dan apabila رَأَيْتَ ra-ayta kamu melihat ثَمَّ thamma di sana رَأَيْتَ ra-ayta kamu melihat نَعِيمًۭا naʿīman kenikmatan وَمُلْكًۭا wamul'kan dan kerajaan كَبِيرًا kabīran yang besar 20
Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.
عَـٰلِيَهُمْ ʿāliyahum mereka memakai ثِيَابُ thiyābu pakaian سُندُسٍ sundusin sutera halus خُضْرٌۭ khuḍ'run yang hijau وَإِسْتَبْرَقٌۭ ۖ wa-is'tabraqun dan sutera tebal وَحُلُّوٓا۟ waḥullū dan mereka diberi perhiasan أَسَاوِرَ asāwira gelang-gelang مِن min dari فِضَّةٍۢ fiḍḍatin perak وَسَقَىٰهُمْ wasaqāhum dan memberi minum mereka رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka شَرَابًۭا sharāban minuman طَهُورًا ṭahūran suci/bersih 21
Mereka memakai pakaian sutra halus yang hijau dan sutra tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.
إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذَا hādhā ini كَانَ kāna adalah ia لَكُمْ lakum bagi kalian جَزَآءًۭ jazāan balasan وَكَانَ wakāna dan adalah سَعْيُكُم saʿyukum usahamu مَّشْكُورًا mashkūran disyukuri 22
Sesungguhnya ini adalah balasan untukmu, dan usahamu adalah disyukuri (diberi balasan).
إِنَّا innā sesungguhnya Kami نَحْنُ naḥnu Kami نَزَّلْنَا nazzalnā Kami telah turunkan عَلَيْكَ ʿalayka atasmu ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Qur'an تَنزِيلًۭا tanzīlan turun 23
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur`ān kepadamu (hai Muhammad) dengan berangsur-angsur.
فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah kamu لِحُكْمِ liḥuk'mi bagi/untuk hukum رَبِّكَ rabbika Tuhanmu وَلَا walā dan jangan تُطِعْ tuṭiʿ kamu ikuti مِنْهُمْ min'hum di antara mereka ءَاثِمًا āthiman orang yang berdosa أَوْ aw atau كَفُورًۭا kafūran orang yang kafir 24
Maka bersabarlah kamu untuk (melaksanakan) ketetapan Tuhan-mu, dan janganlah kamu ikuti orang yang berdosa dan orang yang kafir di antara mereka.
وَٱذْكُرِ wa-udh'kuri dan ingatlah/sebutlah ٱسْمَ is'ma nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu بُكْرَةًۭ buk'ratan di waktu pagi وَأَصِيلًۭا wa-aṣīlan dan petang 25
Dan sebutlah nama Tuhan-mu pada (waktu) pagi dan petang.
وَمِنَ wamina dan dari ٱلَّيْلِ al-layli sebagian malam فَٱسْجُدْ fa-us'jud maka bersujudlah لَهُۥ lahu kepada-Nya وَسَبِّحْهُ wasabbiḥ'hu dan bertasbihlah kepada-Nya لَيْلًۭا laylan malam طَوِيلًا ṭawīlan panjang 26
Dan pada sebagian dari malam, maka sujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.
إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu يُحِبُّونَ yuḥibbūna mereka mencintai ٱلْعَاجِلَةَ l-ʿājilata cepat-cepat/kehidupan وَيَذَرُونَ wayadharūna dan mereka meninggalkan وَرَآءَهُمْ warāahum di belakang mereka يَوْمًۭا yawman hari ثَقِيلًۭا thaqīlan yang berat 27
Sesungguhnya mereka (orang kafir) menyukai kehidupan dunia dan mereka tidak mempedulikan kesudahan mereka, pada hari yang berat (hari akhirat).
نَّحْنُ naḥnu Kami خَلَقْنَـٰهُمْ khalaqnāhum Kami menciptakan mereka وَشَدَدْنَآ washadadnā dan Kami kuatkan أَسْرَهُمْ ۖ asrahum tubuh mereka وَإِذَا wa-idhā dan apabila شِئْنَا shi'nā Kami menghendaki بَدَّلْنَآ baddalnā Kami mengganti أَمْثَـٰلَهُمْ amthālahum serupa mereka تَبْدِيلًا tabdīlan penggantian 28
Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian tubuh mereka, apabila Kami menghendaki, Kami sungguh-sungguh mengganti (mereka) dengan orang-orang yang serupa dengan mereka.
إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذِهِۦ hādhihi ini تَذْكِرَةٌۭ ۖ tadhkiratun peringatan/pengajaran فَمَن faman maka barang siapa شَآءَ shāa dia menghendaki ٱتَّخَذَ ittakhadha dia mengambil إِلَىٰ ilā kepada رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya سَبِيلًۭا sabīlan jalan 29
Sesungguhnya (ayat-ayat) ini adalah suatu peringatan, maka barang siapa menghendaki (kebaikan bagi dirinya), niscaya dia mengambil jalan kepada Tuhan-nya.
وَمَا wamā dan tidak تَشَآءُونَ tashāūna kamu menghendaki إِلَّآ illā kecuali أَن an bahwa يَشَآءَ yashāa menghendaki ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah كَانَ kāna adalah ia عَلِيمًا ʿalīman Maha Mengetahui حَكِيمًۭا ḥakīman Maha Bijaksana 30
Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
يُدْخِلُ yud'khilu Dia memasukkan مَن man siapa يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki فِى fī dalam رَحْمَتِهِۦ ۚ raḥmatihi rahmat-Nya وَٱلظَّـٰلِمِينَ wal-ẓālimīna dan orang-orang zalim أَعَدَّ aʿadda Dia sediakan لَهُمْ lahum bagi mereka عَذَابًا ʿadhāban azab أَلِيمًۢا alīman pedih 31
Dan memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya (surga). Dan bagi orang-orang zalim disediakan-Nya azab yang pedih.
وَٱلْمُرْسَلَـٰتِ wal-mur'salāti demi yang dikirim عُرْفًۭا ʿur'fan kebaikan 1
Demi malaikat-malaikat yang diutus untuk membawa kebaikan,
فَٱلْعَـٰصِفَـٰتِ fal-ʿāṣifāti lalu yang bertiup عَصْفًۭا ʿaṣfan keras/kencang 2
dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya1,
وَٱلنَّـٰشِرَٰتِ wal-nāshirāti dan yang menyebarkan نَشْرًۭا nashran sebaran seluas-luasnya 3
dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Tuhan-nya) dengan seluas-luasnya1,
فَٱلْفَـٰرِقَـٰتِ fal-fāriqāti lalu yang membedakan/memisahkan فَرْقًۭا farqan sebeda-bedanya 4
dan (malaikat-malaikat) yang membedakan (antara yang hak dan yang batil) dengan sejelas-jelasnya,
فَٱلْمُلْقِيَـٰتِ fal-mul'qiyāti lalu yang menyampaikan ذِكْرًا dhik'ran peringatan/pengajaran 5
dan (malaikat-malaikat) yang menyampaikan wahyu,
عُذْرًا ʿudh'ran alasan/pembelaan أَوْ aw atau نُذْرًا nudh'ran peringatan 6
untuk menolak alasan-alasan atau memberi peringatan,
إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah تُوعَدُونَ tūʿadūna kamu dijanjikan لَوَٰقِعٌۭ lawāqiʿun pasti terjadi 7
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu itu pasti terjadi.
فَإِذَا fa-idhā maka apabila ٱلنُّجُومُ l-nujūmu bintang-bintang طُمِسَتْ ṭumisat dihapuskan 8
Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فُرِجَتْ furijat dibelah 9
dan apabila langit telah dibelah,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung نُسِفَتْ nusifat dihancurkan 10
dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلرُّسُلُ l-rusulu rasul-rasul أُقِّتَتْ uqqitat ditetapkan waktunya 11
dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu (mereka)1.
لِأَىِّ li-ayyi untuk manakah يَوْمٍ yawmin hari أُجِّلَتْ ujjilat ditentukan/ditangguhkan 12
(Niscaya dikatakan kepada mereka), "Sampai hari apakah ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?"
لِيَوْمِ liyawmi untuk/sampai hari ٱلْفَصْلِ l-faṣli keputusan 13
Sampai hari keputusan.
وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka tahukah kamu مَا mā apakah يَوْمُ yawmu hari ٱلْفَصْلِ l-faṣli keputusan 14
Dan tahukah kamu apakah hari keputusan itu?
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 15
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
أَلَمْ alam tidaklah/bukanlah نُهْلِكِ nuh'liki Kami telah membinasakan ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang yang dahulu 16
Bukankah Kami telah membinasakan orang-orang yang dahulu?
ثُمَّ thumma kemudian نُتْبِعُهُمُ nut'biʿuhumu Kami ikutkan/iringi mereka ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang yang kemudian 17
Lalu Kami iringkan (azab Kami terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.
كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikianlah نَفْعَلُ nafʿalu Kami berbuat بِٱلْمُجْرِمِينَ bil-muj'rimīna terhadap orang-orang berdosa 18
Demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa.
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 19
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
أَلَمْ alam tidaklah/bukankah نَخْلُقكُّم nakhluqkkum Kami menciptakan مِّن min dari مَّآءٍۢ māin air مَّهِينٍۢ mahīnin yang hina 20
Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?1
فَجَعَلْنَـٰهُ fajaʿalnāhu lalu Kami jadikannya فِى fī dalam قَرَارٍۢ qarārin tempat مَّكِينٍ makīnin kokoh 21
kemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kukuh (rahim),
إِلَىٰ ilā kepada/sampai قَدَرٍۢ qadarin ketentuan/waktu مَّعْلُومٍۢ maʿlūmin ditentukan 22
sampai waktu yang ditentukan,
فَقَدَرْنَا faqadarnā lalu Kami tentukan فَنِعْمَ faniʿ'ma maka sebaik-baik ٱلْقَـٰدِرُونَ l-qādirūna yang menentukan 23
lalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 24
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
أَلَمْ alam tidakkah/bukankah نَجْعَلِ najʿali Kami menjadikan ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi كِفَاتًا kifātan tempat berkumpul 25
Bukankah Kami menjadikan bumi (tempat) berkumpul,
أَحْيَآءًۭ aḥyāan orang-orang yang hidup وَأَمْوَٰتًۭا wa-amwātan dan orang-orang yang mati 26
orang-orang hidup dan orang-orang mati?1
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan فِيهَا fīhā padanya رَوَٰسِىَ rawāsiya gunung-gunung شَـٰمِخَـٰتٍۢ shāmikhātin yang tinggi وَأَسْقَيْنَـٰكُم wa-asqaynākum dan Kami beri minum kamu مَّآءًۭ māan air فُرَاتًۭا furātan tawar 27
dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air yang tawar?
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 28
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
ٱنطَلِقُوٓا۟ inṭaliqū pergilah kamu إِلَىٰ ilā kepada مَا mā apa كُنتُم kuntum kalian adalah بِهِۦ bihi dengannya/padanya تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan 29
(Dikatakan kepada mereka pada hari kiamat), "Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya.
ٱنطَلِقُوٓا۟ inṭaliqū pergilah kamu إِلَىٰ ilā kepada ظِلٍّۢ ẓillin naungan ذِى dhī mempunyai ثَلَـٰثِ thalāthi tiga شُعَبٍۢ shuʿabin cabang 30
Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang,1
لَّا lā tidak ظَلِيلٍۢ ẓalīlin menaungi وَلَا walā dan tidak يُغْنِى yugh'nī berguna/menolak مِنَ mina dari ٱللَّهَبِ l-lahabi nyala api neraka 31
yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka".
إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia تَرْمِى tarmī melemparkan بِشَرَرٍۢ bishararin bunga api كَٱلْقَصْرِ kal-qaṣri seperti istana/gedung tinggi 32
Sesungguhnya neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana,
كَأَنَّهُۥ ka-annahu seolah-olah ia جِمَـٰلَتٌۭ jimālatun unta-unta صُفْرٌۭ ṣuf'run kuning 33
Seolah-olah ia iringan unta yang kuning.
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 34
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
هَـٰذَا hādhā ini يَوْمُ yawmu hari لَا lā tidak يَنطِقُونَ yanṭiqūna mereka dapat bicara 35
Ini adalah hari, yang mereka tidak dapat berbicara (pada hari itu),
وَلَا walā dan tidak يُؤْذَنُ yu'dhanu diizinkan لَهُمْ lahum bagi mereka فَيَعْتَذِرُونَ fayaʿtadhirūna maka/sehingga mereka minta uzur 36
dan tidak diizinkan kepada mereka minta uzur sehingga mereka (dapat) minta uzur.
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari ini لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 37
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
هَـٰذَا hādhā ini يَوْمُ yawmu hari ٱلْفَصْلِ ۖ l-faṣli keputusan جَمَعْنَـٰكُمْ jamaʿnākum Kami mengumpulkan kamu وَٱلْأَوَّلِينَ wal-awalīna dan orang-orang terdahulu 38
Ini adalah hari keputusan; (pada hari ini) Kami mengumpulkan kamu dan orang-orang terdahulu.
فَإِن fa-in maka jika كَانَ kāna adalah لَكُمْ lakum bagi kalian كَيْدٌۭ kaydun tipu daya فَكِيدُونِ fakīdūni maka tipu dayalah Aku 39
Jika kamu mempunyai tipu daya, maka lakukanlah tipu dayamu itu terhadap-Ku.
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 40
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa فِى fī dalam ظِلَـٰلٍۢ ẓilālin naungan وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air 41
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam naungan (yang teduh) dan (di sekitar) mata air-mata air.
وَفَوَٰكِهَ wafawākiha dan buah-buahan مِمَّا mimmā dari apa يَشْتَهُونَ yashtahūna mereka inginkan 42
Dan (mendapat) buah-buahan dari (macam-macam) yang mereka ingini.
كُلُوا۟ kulū makanlah وَٱشْرَبُوا۟ wa-ish'rabū dan minumlah kamu هَنِيٓـًٔۢا hanīan dengan senang/sepuas hati بِمَا bimā dengan apa/karena apa كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu telah kerjakan 43
(Dikatakan kepada mereka), "Makan dan minumlah kamu dengan enak karena apa yang telah kamu kerjakan".
إِنَّا innā sesungguhnya Kami كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik 44
Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 45
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
كُلُوا۟ kulū makanlah وَتَمَتَّعُوا۟ watamattaʿū dan bersenang-senanglah kamu قَلِيلًا qalīlan sedikit/sebentar إِنَّكُم innakum sesungguhnya kalian مُّجْرِمُونَ muj'rimūna orang-orang yang berdosa 46
(Dikatakan kepada orang-orang kafir), "Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek; sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa".
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 47
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
وَإِذَا wa-idhā dan apabila قِيلَ qīla dikatakan لَهُمُ lahumu kepada mereka ٱرْكَعُوا۟ ir'kaʿū tunduklah لَا lā tidak يَرْكَعُونَ yarkaʿūna mereka tunduk 48
Dan apabila dikatakan kepada mereka, "Rukuklah", niscaya mereka tidak mau rukuk.1
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan 49
Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang manakah حَدِيثٍۭ ḥadīthin perkataan بَعْدَهُۥ baʿdahu sesudahnya (Al Qur'an) يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka akan beriman 50
Maka kepada perkataan apakah selain Al-Qur`ān ini mereka akan beriman?