الهمزة
Al-Humazah
Pengumpat Makkiyah
Memuat audio qari…
وَيْلٌۭ waylun kecelakaan لِّكُلِّ likulli bagi setiap هُمَزَةٍۢ humazatin pengumpat لُّمَزَةٍ lumazatin pencela
Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela,
ٱلَّذِى alladhī yang جَمَعَ jamaʿa mengumpulkan مَالًۭا mālan harta وَعَدَّدَهُۥ waʿaddadahu dan dia menghitungnya
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya1,
يَحْسَبُ yaḥsabu dia mengira أَنَّ anna bahwasanya مَالَهُۥٓ mālahu hartanya أَخْلَدَهُۥ akhladahu mengekalkannya
dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya,
كَلَّا ۖ kallā sekali-kali tidak لَيُنۢبَذَنَّ layunbadhanna sungguh dia akan dilemparkan فِى fī dalam ٱلْحُطَمَةِ l-ḥuṭamati Hutamah
sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam ῌuṭamah.
وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu tahu مَا mā apa ٱلْحُطَمَةُ l-ḥuṭamatu Hutamah
Dan tahukah kamu apa ῌuṭamah itu?
نَارُ nāru api ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلْمُوقَدَةُ l-mūqadatu dinyalakan
(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan,
ٱلَّتِى allatī yang تَطَّلِعُ taṭṭaliʿu naik عَلَى ʿalā ke atas/sampai ٱلْأَفْـِٔدَةِ l-afidati hati
yang (membakar) sampai ke hati.
إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia (api) عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka مُّؤْصَدَةٌۭ mu'ṣadatun terikat/ditutup rapat
Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka,
فِى fī dalam/pada عَمَدٍۢ ʿamadin tiang مُّمَدَّدَةٍۭ mumaddadatin panjang
(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.