Tilawahku
Masuk
۞

الشعراء

Ash-Shu'ara

Penyair Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

طسٓمٓ tta-seen-meem Thaa siin miim

Ṭā Sīm mīm 1

🔊 Sedang diputar

تِلْكَ til'ka inilah ءَايَـٰتُ āyātu ayat-ayat ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi Al-Kitab ٱلْمُبِينِ l-mubīni nyata/menjelaskan

Inilah ayat-ayat Al-Qur`ān yang menerangkan.

🔊 Sedang diputar

لَعَلَّكَ laʿallaka boleh jadi kamu بَـٰخِعٌۭ bākhiʿun membinasakan نَّفْسَكَ nafsaka dirimu أَلَّا allā karena يَكُونُوا۟ yakūnū adalah mereka مُؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu karena mereka 1 tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

إِن in jika نَّشَأْ nasha Kami menghendaki نُنَزِّلْ nunazzil Kami turunkan عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka مِّنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit ءَايَةًۭ āyatan mukjizat فَظَلَّتْ faẓallat maka senantiasa أَعْنَـٰقُهُمْ aʿnāquhum kuduk-kuduk mereka لَهَا lahā kepadanya خَـٰضِعِينَ khāḍiʿīna tunduk

Jika kami kehendaki, niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak يَأْتِيهِم yatīhim datang kepada mereka مِّن min dari ذِكْرٍۢ dhik'rin suatu peringatan مِّنَ mina dari ٱلرَّحْمَـٰنِ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih مُحْدَثٍ muḥ'dathin baru إِلَّا illā kecuali كَانُوا۟ kānū adalah mereka عَنْهُ ʿanhu daripadanya مُعْرِضِينَ muʿ'riḍīna orang-orang yang berpaling

Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru 1 dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling darinya.

🔊 Sedang diputar

فَقَدْ faqad maka sesungguhnya كَذَّبُوا۟ kadhabū mereka telah mendustakan فَسَيَأْتِيهِمْ fasayatīhim maka kelak akan datang kepada mereka أَنۢبَـٰٓؤُا۟ anbāu berita-berita مَا apa yang كَانُوا۟ kānū mereka adalah بِهِۦ bihi kepadanya يَسْتَهْزِءُونَ yastahziūna mereka memperolok-olokan

Sungguh mereka telah mendustakan (Al-Qur`ān), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.

🔊 Sedang diputar

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan إِلَى ilā kepada ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi كَمْ kam berapa banyak أَنۢبَتْنَا anbatnā Kami telah tumbuhkan فِيهَا fīhā di dalamnya/di atasnya مِن min dari كُلِّ kulli macam-macam زَوْجٍۢ zawjin pasangan/jenis كَرِيمٍ karīmin mulia/baik

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian itu لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar tanda وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya, Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

وَإِذْ wa-idh dan ketika نَادَىٰ nādā menyeru رَبُّكَ rabbuka Tuhanmu مُوسَىٰٓ mūsā Musa أَنِ ani bahwa ٱئْتِ i'ti datangilah ٱلْقَوْمَ l-qawma kaum ٱلظَّـٰلِمِينَ l-ẓālimīna orang-orang yang zalim

Dan (ingatlah) ketika Tuhan-mu menyeru Musa (dengan firman-Nya), "Datangilah kaum yang zalim itu,

🔊 Sedang diputar

قَوْمَ qawma kaum فِرْعَوْنَ ۚ fir'ʿawna Fir'aun أَلَا alā mengapa tidak يَتَّقُونَ yattaqūna mereka bertakwa

(yaitu) kaum Firʻawn . Mengapa mereka tidak bertakwa?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata رَبِّ rabbi ya Tuhanku إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku أَخَافُ akhāfu takut أَن an bahwa يُكَذِّبُونِ yukadhibūni mereka akan mendustakan aku

Berkata Musa, "Ya Tuhan-ku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.

🔊 Sedang diputar

وَيَضِيقُ wayaḍīqu dan menjadi sempit صَدْرِى ṣadrī dadaku وَلَا walā dan tidak يَنطَلِقُ yanṭaliqu dapat berbicara/berkata لِسَانِى lisānī lisanku فَأَرْسِلْ fa-arsil maka utuslah إِلَىٰ ilā kepada هَـٰرُونَ hārūna Harun

Dan (karenanya), sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku, maka utuslah (Jibril) kepada Hārūn 1.

🔊 Sedang diputar

وَلَهُمْ walahum dan terhadap mereka عَلَىَّ ʿalayya atasku ذَنۢبٌۭ dhanbun berdosa فَأَخَافُ fa-akhāfu maka aku takut أَن an bahwa يَقْتُلُونِ yaqtulūni mereka membunuhku

Dan aku berdosa terhadap mereka 1, maka aku takut mereka akan membunuhku".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Allah) berfirman كَلَّا ۖ kallā tidak sekali-kali (jangan takut) فَٱذْهَبَا fa-idh'habā maka pergilah kamu berdua بِـَٔايَـٰتِنَآ ۖ biāyātinā dengan ayat-ayat Kami إِنَّا innā sesungguhnya Kami مَعَكُم maʿakum bersama kamu مُّسْتَمِعُونَ mus'tamiʿūna mendengarkan

Allah berfirman, "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),

🔊 Sedang diputar

فَأْتِيَا fatiyā maka datanglah kamu berdua فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun فَقُولَآ faqūlā lalu katakanlah إِنَّا innā sesungguhnya kami رَسُولُ rasūlu utusan رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Maka datanglah kamu berdua kepada Firʻawn dan katakanlah olehmu, "Sesungguhnya Kami adalah rasul Tuhan semesta alam,

🔊 Sedang diputar

أَنْ an bahwa أَرْسِلْ arsil lepaskan مَعَنَا maʿanā bersama kami بَنِىٓ banī Bani إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil

lepaskanlah Bani Isrā`īl (pergi) beserta kami".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata أَلَمْ alam tidakkah/bukankah نُرَبِّكَ nurabbika kami memelihara/mengasuhmu فِينَا fīnā dalam kami وَلِيدًۭا walīdan kanak-kanak وَلَبِثْتَ walabith'ta dan kamu tinggal فِينَا fīnā dalam kami مِنْ min dari عُمُرِكَ ʿumurika umurmu سِنِينَ sinīna beberapa tahun

Firʻawn menjawab, "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu 1.

🔊 Sedang diputar

وَفَعَلْتَ wafaʿalta dan kamu telah berbuat فَعْلَتَكَ faʿlataka perbuatanmu ٱلَّتِى allatī yang فَعَلْتَ faʿalta kamu telah lakukan/perbuat وَأَنتَ wa-anta dan kamu مِنَ mina dari/termasuk ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir/tak membalas budi

dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu 1 dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata فَعَلْتُهَآ faʿaltuhā saya telah melakukannya إِذًۭا idhan tatkala وَأَنَا۠ wa-anā dan saya مِنَ mina dari/termasuk ٱلضَّآلِّينَ l-ḍālīna orang-orang yang sesat

Berkata Musa, "Aku telah melakukannya, sedang aku pada waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.

🔊 Sedang diputar

فَفَرَرْتُ fafarartu maka saya lari مِنكُمْ minkum dari kamu لَمَّا lammā ketika خِفْتُكُمْ khif'tukum saya takut kepadamu فَوَهَبَ fawahaba lalu memberikan لِى kepadaku رَبِّى rabbī Tuhanku حُكْمًۭا ḥuk'man hikmah/ilmu وَجَعَلَنِى wajaʿalanī dan Dia menjadikan aku مِنَ mina dari/di antara ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para rasul

Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhan-ku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.

🔊 Sedang diputar

وَتِلْكَ watil'ka dan itu نِعْمَةٌۭ niʿ'matun nikmat/budi تَمُنُّهَا tamunnuhā kamu limpahkannya عَلَىَّ ʿalayya atasku/kepadaku أَنْ an bahwa عَبَّدتَّ ʿabbadtta kamu memperhambakan بَنِىٓ banī Bani إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil

Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Isrā`īl".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla berkata فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun وَمَا wamā apa/siapa رَبُّ rabbu Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam itu

Firʻawn bertanya, "Siapa Tuhan semesta alam itu?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata رَبُّ rabbu Tuhan/Pemelihara ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَمَا wamā dan apa-apa بَيْنَهُمَآ ۖ baynahumā diantara keduanya إِن in jika كُنتُم kuntum kalian adalah مُّوقِنِينَ mūqinīna orang-orang yang meyakini/mempercayai

Musa menjawab, "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhan-mu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata لِمَنْ liman kepada orang-orang حَوْلَهُۥٓ ḥawlahu di sekelilingnya أَلَا alā apakah tidak تَسْتَمِعُونَ tastamiʿūna kamu mendengarkan

Berkata Firʻawn kepada orang-orang sekelilingnya, "Apakah kamu tidak mendengarkan?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian وَرَبُّ warabbu dan Tuhan ءَابَآئِكُمُ ābāikumu bapak-bapak/nenek moyang kamu ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna yang dahulu

Musa berkata (pula), "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata إِنَّ inna sesungguhnya رَسُولَكُمُ rasūlakumu kerasulanmu ٱلَّذِىٓ alladhī yang أُرْسِلَ ur'sila diutus إِلَيْكُمْ ilaykum kepada kamu لَمَجْنُونٌۭ lamajnūnun benar-benar orang gila

Firʻawn berkata, "Sesungguhnya rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata رَبُّ rabbu Tuhan ٱلْمَشْرِقِ l-mashriqi timur وَٱلْمَغْرِبِ wal-maghribi dan barat وَمَا wamā dan apa-apa بَيْنَهُمَآ ۖ baynahumā diantara keduanya إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

Musa berkata, "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya; (Itulah Tuhan-mu) jika kamu mempergunakan akal".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata لَئِنِ la-ini sungguh jika ٱتَّخَذْتَ ittakhadhta kamu menjadikan إِلَـٰهًا ilāhan Tuhan غَيْرِى ghayrī selain aku لَأَجْعَلَنَّكَ la-ajʿalannaka pasti aku akan menjadikan kamu مِنَ mina dari ٱلْمَسْجُونِينَ l-masjūnīna orang-orang yang terpenjara

Firʻawn berkata, "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata أَوَلَوْ awalaw apakah jika جِئْتُكَ ji'tuka aku datangkan kepadamu بِشَىْءٍۢ bishayin dengan sesuatu مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

Musa berkata, "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata فَأْتِ fati maka datangkanlah بِهِۦٓ bihi dengannya إِن in jika كُنتَ kunta kamu adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰدِقِينَ l-ṣādiqīna orang-orang yang benar

Firʻawn berkata, "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar".

🔊 Sedang diputar

فَأَلْقَىٰ fa-alqā lalu (Musa)melemparkan عَصَاهُ ʿaṣāhu tongkatnya فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba هِىَ hiya ia/tongkat itu ثُعْبَانٌۭ thuʿ'bānun ular مُّبِينٌۭ mubīnun yang nyata

Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.

🔊 Sedang diputar

وَنَزَعَ wanazaʿa dan (Musa) menarik يَدَهُۥ yadahu tangannya فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba هِىَ hiya ia/tangan itu بَيْضَآءُ bayḍāu putih لِلنَّـٰظِرِينَ lilnnāẓirīna bagi orang-orang yang melihat

Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata لِلْمَلَإِ lil'mala-i kepada pembesar-pembesar حَوْلَهُۥٓ ḥawlahu di sekelilingnya إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذَا hādhā ini لَسَـٰحِرٌ lasāḥirun benar-benar ahli sihir عَلِيمٌۭ ʿalīmun yang pandai

Firʻawn berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya, "Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai,

🔊 Sedang diputar

يُرِيدُ yurīdu ia hendak أَن an bahwa يُخْرِجَكُم yukh'rijakum mengeluarkan/mengusir kamu مِّنْ min dari أَرْضِكُم arḍikum bumimu/negerimu بِسِحْرِهِۦ bisiḥ'rihi dengan sihirnya فَمَاذَا famādhā maka apakah تَأْمُرُونَ tamurūna kamu anjurkan

ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"

🔊 Sedang diputar

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata أَرْجِهْ arjih tangguhkan dia وَأَخَاهُ wa-akhāhu dan saudaranya وَٱبْعَثْ wa-ib'ʿath dan utuslah فِى di ٱلْمَدَآئِنِ l-madāini kota-kota ini حَـٰشِرِينَ ḥāshirīna mereka berkumpul

Mereka menjawab, "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir),

🔊 Sedang diputar

يَأْتُوكَ yatūka mereka akan mendatangkan kepadamu بِكُلِّ bikulli dengan tiap-tiap/semua سَحَّارٍ saḥḥārin ahli sihir عَلِيمٍۢ ʿalīmin yang pandai

niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu".

🔊 Sedang diputar

فَجُمِعَ fajumiʿa maka dikumpulkan ٱلسَّحَرَةُ l-saḥaratu ahli sihir لِمِيقَـٰتِ limīqāti pada waktu-waktu يَوْمٍۢ yawmin hari مَّعْلُومٍۢ maʿlūmin diketahui/tertentu

Lalu, dikumpulkanlah ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan pada hari yang maklum 1,

🔊 Sedang diputar

وَقِيلَ waqīla dan dikatakan لِلنَّاسِ lilnnāsi kepada manusia (orang banyak) هَلْ hal apakah أَنتُم antum kamu مُّجْتَمِعُونَ muj'tamiʿūna orang-orang yang berkumpul

dan dikatakan kepada orang banyak, "Berkumpullah kamu sekalian,

🔊 Sedang diputar

لَعَلَّنَا laʿallanā boleh jadi/semoga kita نَتَّبِعُ nattabiʿu kita mengikuti ٱلسَّحَرَةَ l-saḥarata ahli-ahli sihir إِن in sesungguhnya كَانُوا۟ kānū (jika) mereka adalah هُمُ humu mereka ٱلْغَـٰلِبِينَ l-ghālibīna orang-orang yang menang

semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang 1"

🔊 Sedang diputar

فَلَمَّا falammā maka tatkala جَآءَ jāa datang ٱلسَّحَرَةُ l-saḥaratu ahli-ahli sihir قَالُوا۟ qālū mereka berkata لِفِرْعَوْنَ lifir'ʿawna kepada Fir'aun أَئِنَّ a-inna apakah sesungguhnya لَنَا lanā bagi kami لَأَجْرًا la-ajran sungguh ada upah إِن in sesungguhnya كُنَّا kunnā jika kami adalah نَحْنُ naḥnu kami ٱلْغَـٰلِبِينَ l-ghālibīna orang-orang yang menang

Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, mereka pun bertanya kepada Firʻawn , "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata نَعَمْ naʿam ya وَإِنَّكُمْ wa-innakum dan sesungguhnya kamu إِذًۭا idhan kalau demikian لَّمِنَ lamina sungguh dari/termasuk ٱلْمُقَرَّبِينَ l-muqarabīna orang-orang yang dekat

Firʻawn menjawab, "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla berkata لَهُم lahum kepada mereka مُّوسَىٰٓ mūsā Musa أَلْقُوا۟ alqū lemparkanlah/jatuhkanlah مَآ apa-apa أَنتُم antum kamu مُّلْقُونَ mul'qūna lemparkan

Berkatalah Musa kepada mereka, "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".

🔊 Sedang diputar

فَأَلْقَوْا۟ fa-alqaw maka mereka menjatuhkan حِبَالَهُمْ ḥibālahum tali-tali mereka وَعِصِيَّهُمْ waʿiṣiyyahum dan tongkat-tongkat mereka وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata بِعِزَّةِ biʿizzati dengan kekuasaan فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun إِنَّا innā sesungguhnya kami لَنَحْنُ lanaḥnu pasti kami ٱلْغَـٰلِبُونَ l-ghālibūna orang-orang yang menang

Lalu mereka melemparkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata, "Demi kekuasaan Firʻawn , sesungguhnya kami benar-benar akan menang".

🔊 Sedang diputar

فَأَلْقَىٰ fa-alqā lalu menjatuhkan مُوسَىٰ mūsā Musa عَصَاهُ ʿaṣāhu tongkatnya فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba هِىَ hiya ia (tongkat itu) تَلْقَفُ talqafu menelan مَا apa-apa يَأْفِكُونَ yafikūna mereka adakan

Kemudian, Musa melemparkan tongkatnya, maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu 1.

🔊 Sedang diputar

فَأُلْقِىَ fa-ul'qiya maka terjatuhlah/tersungkurlah ٱلسَّحَرَةُ l-saḥaratu ahli-ahli sihir سَـٰجِدِينَ sājidīna mereka bersujud

Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah).

🔊 Sedang diputar

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata ءَامَنَّا āmannā kami beriman بِرَبِّ birabbi kepada Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,

🔊 Sedang diputar

رَبِّ rabbi Tuhan مُوسَىٰ mūsā Musa وَهَـٰرُونَ wahārūna dan Harun

(yaitu) Tuhan Musa dan Hārūn".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Fir'aun) berkata ءَامَنتُمْ āmantum apakah kamu beriman لَهُۥ lahu kepadanya/Musa قَبْلَ qabla sebelum أَنْ an bahwa ءَاذَنَ ādhana aku memberi izin لَكُمْ ۖ lakum bagi kalian إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia لَكَبِيرُكُمُ lakabīrukumu benar-benar pembesar/pemimpinmu ٱلَّذِى alladhī yang عَلَّمَكُمُ ʿallamakumu mengajar kamu ٱلسِّحْرَ l-siḥ'ra sihir فَلَسَوْفَ falasawfa maka pasti nanti تَعْلَمُونَ ۚ taʿlamūna (kalian) mengetahui لَأُقَطِّعَنَّ la-uqaṭṭiʿanna sungguh aku memotong أَيْدِيَكُمْ aydiyakum tanganmu وَأَرْجُلَكُم wa-arjulakum dan kaki-kakimu مِّنْ min dari/dengan خِلَـٰفٍۢ khilāfin yang berlainan/bersilang وَلَأُصَلِّبَنَّكُمْ wala-uṣallibannakum dan sungguh-sungguh aku akan menyalibmu أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semuanya

Firʻawn berkata, "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu, maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan 1 dan aku akan menyalibmu semuanya".

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata لَا tidak ضَيْرَ ۖ ḍayra kemudaratan إِنَّآ innā sesungguhnya kami إِلَىٰ ilā kepada رَبِّنَا rabbinā Tuhan kami مُنقَلِبُونَ munqalibūna orang-orang yang kembali

Mereka berkata, "Tidak ada kemudaratan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya kami نَطْمَعُ naṭmaʿu kami sangat menginginkan أَن an bahwa يَغْفِرَ yaghfira akan mengampuni لَنَا lanā bagi kami رَبُّنَا rabbunā Tuhan kami خَطَـٰيَـٰنَآ khaṭāyānā kesalahan-kesalahan kami أَن an karena كُنَّآ kunnā kami adalah أَوَّلَ awwala pertama-tama ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".

🔊 Sedang diputar

۞ وَأَوْحَيْنَآ wa-awḥaynā dan Kami wahyukan إِلَىٰ ilā kepada مُوسَىٰٓ mūsā Musa أَنْ an agar أَسْرِ asri pergilah diwaktu malam بِعِبَادِىٓ biʿibādī dengan hamba-hamba-Ku إِنَّكُم innakum sesungguhnya kalian مُّتَّبَعُونَ muttabaʿūna orang-orang yang diikuti

Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa, "Pergilah pada malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Isrā`īl) karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli".

🔊 Sedang diputar

فَأَرْسَلَ fa-arsala lalu mengirimkan فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun فِى di ٱلْمَدَآئِنِ l-madāini kota-kota حَـٰشِرِينَ ḥāshirīna mereka berkumpul

Kemudian, Firʻawn mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu لَشِرْذِمَةٌۭ lashir'dhimatun sungguh kelompok/golongan قَلِيلُونَ qalīlūna mereka sedikit/kecil

(Firʻawn berkata), "Sesungguhnya mereka (Bani Isrā`īl) benar-benar golongan kecil,

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُمْ wa-innahum dan sesungguhnya mereka لَنَا lanā bagi kita لَغَآئِظُونَ laghāiẓūna benar-benar marah

dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya kita لَجَمِيعٌ lajamīʿun benar-benar semua حَـٰذِرُونَ ḥādhirūna berjaga-jaga

dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga".

🔊 Sedang diputar

فَأَخْرَجْنَـٰهُم fa-akhrajnāhum maka Kami keluarkan mereka مِّن min dari جَنَّـٰتٍۢ jannātin taman-taman وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air

Maka, Kami keluarkan Firʻawn dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,

🔊 Sedang diputar

وَكُنُوزٍۢ wakunūzin dan perbendaharaan وَمَقَامٍۢ wamaqāmin dan kedudukan كَرِيمٍۢ karīmin yang mulia

dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia 1,

🔊 Sedang diputar

كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah وَأَوْرَثْنَـٰهَا wa-awrathnāhā dan Kami wariskannya بَنِىٓ banī Bani إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil

demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Isrā`īl 1.

🔊 Sedang diputar

فَأَتْبَعُوهُم fa-atbaʿūhum maka mereka dapat menyusul (Bani Israil) مُّشْرِقِينَ mush'riqīna diwaktu matahari terbit

Maka Firʻawn dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka pada waktu matahari terbit.

🔊 Sedang diputar

فَلَمَّا falammā maka setelah تَرَٰٓءَا tarāā saling melihat ٱلْجَمْعَانِ l-jamʿāni kedua kumpulan/golongan قَالَ qāla berkatalah أَصْحَـٰبُ aṣḥābu pengikut-pengikut مُوسَىٰٓ mūsā Musa إِنَّا innā sesungguhnya kita لَمُدْرَكُونَ lamud'rakūna pasti orang-orang yang tersusul

Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa, "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Musa) berkata كَلَّآ ۖ kallā tidak sekali-kali إِنَّ inna sesungguhnya مَعِىَ maʿiya besertaku رَبِّى rabbī Tuhanku سَيَهْدِينِ sayahdīni Dia akan memberi petunjuk padaku

Musa menjawab, "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhan-ku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku".

🔊 Sedang diputar

فَأَوْحَيْنَآ fa-awḥaynā maka Kami wahyukan إِلَىٰ ilā kepada مُوسَىٰٓ mūsā Musa أَنِ ani agar ٱضْرِب iḍ'rib pukullah بِّعَصَاكَ biʿaṣāka dengan tongkatmu ٱلْبَحْرَ ۖ l-baḥra lautan فَٱنفَلَقَ fa-infalaqa lalu terbelahlah فَكَانَ fakāna maka adalah كُلُّ kullu tiap-tiap فِرْقٍۢ fir'qin bagian/belahan كَٱلطَّوْدِ kal-ṭawdi seperti gunung ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Lalu, Kami wahyukan kepada Musa, "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.

🔊 Sedang diputar

وَأَزْلَفْنَا wa-azlafnā dan Kami dekatkan ثَمَّ thamma disana ٱلْـَٔاخَرِينَ l-ākharīna yang lain

Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain 1.

🔊 Sedang diputar

وَأَنجَيْنَا wa-anjaynā dan Kami selamatkan مُوسَىٰ mūsā Musa وَمَن waman dan orang-orang مَّعَهُۥٓ maʿahu bersamanya أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semuanya

Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian أَغْرَقْنَا aghraqnā Kami tenggelamkan ٱلْـَٔاخَرِينَ l-ākharīna yang lain

Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian itu لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar suatu tanda وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

وَٱتْلُ wa-ut'lu dan bacakanlah عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka نَبَأَ naba-a kisah إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim

Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrāhīm.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh tatkala قَالَ qāla dia berkata لِأَبِيهِ li-abīhi kepada bapaknya وَقَوْمِهِۦ waqawmihi dan kaumnya مَا apa تَعْبُدُونَ taʿbudūna yang kamu sembah

Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah?"

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata نَعْبُدُ naʿbudu kami menyembah أَصْنَامًۭا aṣnāman berhala-berhala فَنَظَلُّ fanaẓallu maka kami senantiasa لَهَا lahā kepadanya عَـٰكِفِينَ ʿākifīna senantiasa tekun

Mereka menjawab, "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata هَلْ hal apakah يَسْمَعُونَكُمْ yasmaʿūnakum mereka mendengarkan kamu إِذْ idh ketika تَدْعُونَ tadʿūna kamu menyeru

Berkata Ibrāhīm, "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?,

🔊 Sedang diputar

أَوْ aw atau يَنفَعُونَكُمْ yanfaʿūnakum mereka memberi manfaat kepadamu أَوْ aw atau يَضُرُّونَ yaḍurrūna mereka memberi mudarat

atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudarat?"

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata بَلْ bal bahkan وَجَدْنَآ wajadnā kami dapati ءَابَآءَنَا ābāanā bapak-bapak/nenek moyang kami كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian يَفْعَلُونَ yafʿalūna mereka kerjakan/berbuat

Mereka menjawab, "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata أَفَرَءَيْتُم afara-aytum apakah maka kamu telah memperhatikan مَّا apa كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah

Ibrāhīm berkata, "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah,

🔊 Sedang diputar

أَنتُمْ antum kamu وَءَابَآؤُكُمُ waābāukumu dan bapak-bapak/nenek moyangmu ٱلْأَقْدَمُونَ l-aqdamūna terdahulu

kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?,

🔊 Sedang diputar

فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka عَدُوٌّۭ ʿaduwwun musuh لِّىٓ bagiku إِلَّا illā kecuali رَبَّ rabba Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَنِى khalaqanī telah menciptakan aku فَهُوَ fahuwa maka Dia يَهْدِينِ yahdīni memberi petunjuk kepadaku

(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dia-lah yang menunjuki aku,

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِى wa-alladhī dan yang هُوَ huwa Dia يُطْعِمُنِى yuṭ'ʿimunī memberi makan kepadaku وَيَسْقِينِ wayasqīni dan memberi minum aku

dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila مَرِضْتُ mariḍ'tu aku sakit فَهُوَ fahuwa maka Dia يَشْفِينِ yashfīni mengobati/menyembuhkan aku

dan apabila aku sakit, Dia-lah Yang menyembuhkan aku,

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِى wa-alladhī dan yang يُمِيتُنِى yumītunī Dia mematikan aku ثُمَّ thumma kemudian يُحْيِينِ yuḥ'yīni Dia menghidupkan aku

dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِىٓ wa-alladhī dan yang أَطْمَعُ aṭmaʿu sangat aku inginkan أَن an bahwa يَغْفِرَ yaghfira Dia akan mengampuni لِى bagiku خَطِيٓـَٔتِى khaṭīatī kesalahanku يَوْمَ yawma hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan/kiamat

dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat".

🔊 Sedang diputar

رَبِّ rabbi ya Tuhanku هَبْ hab berilah لِى bagiku/aku حُكْمًۭا ḥuk'man hikmah/ilmu pengetahuan وَأَلْحِقْنِى wa-alḥiq'nī dan masukkan aku بِٱلصَّـٰلِحِينَ bil-ṣāliḥīna dengan orang-orang yang saleh

(Ibrāhīm berdoa), "Ya Tuhan-ku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,

🔊 Sedang diputar

وَٱجْعَل wa-ij'ʿal dan jadikan لِّى bagiku/aku لِسَانَ lisāna buah tutur صِدْقٍۢ ṣid'qin benar/baik فِى dalam/bagi ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang yang kemudian

dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,

🔊 Sedang diputar

وَٱجْعَلْنِى wa-ij'ʿalnī dan jadikanlah aku مِن min dari/termasuk وَرَثَةِ warathati yang mewarisi جَنَّةِ jannati surga ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi penuh kenikmatan

dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,

🔊 Sedang diputar

وَٱغْفِرْ wa-igh'fir dan ampunilah لِأَبِىٓ li-abī bagi bapakku إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia كَانَ kāna adalah dia مِنَ mina dari/termasuk ٱلضَّآلِّينَ l-ḍālīna orang-orang yang sesat

dan ampunilah bapakku karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan janganlah تُخْزِنِى tukh'zinī Engkau hinakan aku يَوْمَ yawma pada hari يُبْعَثُونَ yub'ʿathūna mereka dibangkitkan

dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma di hari لَا tidak يَنفَعُ yanfaʿu berguna مَالٌۭ mālun harta وَلَا walā dan tidak بَنُونَ banūna anak-anak laki-laki

(yaitu) pada hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali مَنْ man orang أَتَى atā datang/menghadap ٱللَّهَ l-laha Allah بِقَلْبٍۢ biqalbin dengan hati سَلِيمٍۢ salīmin selamat/bersih

kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

🔊 Sedang diputar

وَأُزْلِفَتِ wa-uz'lifati dan didekatkan ٱلْجَنَّةُ l-janatu surga لِلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna kepada orang-orang yang bertakwa

dan (pada hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,

🔊 Sedang diputar

وَبُرِّزَتِ waburrizati dan diperlihatkan ٱلْجَحِيمُ l-jaḥīmu neraka Jahim لِلْغَاوِينَ lil'ghāwīna kepada orang-orang yang sesat

dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",

🔊 Sedang diputar

وَقِيلَ waqīla dan dikatakan لَهُمْ lahum kepada mereka أَيْنَ ayna dimanakah مَا apakah كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah

dan dikatakan kepada mereka, "Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)

🔊 Sedang diputar

مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah هَلْ hal apakah يَنصُرُونَكُمْ yanṣurūnakum mereka dapat menolong kamu أَوْ aw atau يَنتَصِرُونَ yantaṣirūna menolong diri mereka

selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"

🔊 Sedang diputar

فَكُبْكِبُوا۟ fakub'kibū maka dijungkirkan فِيهَا fīhā kedalamnya (dalam neraka) هُمْ hum mereka وَٱلْغَاوُۥنَ wal-ghāwūna dan/bersama orang-orang yang sesat

Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,

🔊 Sedang diputar

وَجُنُودُ wajunūdu dan bala tentara إِبْلِيسَ ib'līsa iblis أَجْمَعُونَ ajmaʿūna semuanya

dan bala tentara iblis semuanya.

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata وَهُمْ wahum sedang mereka فِيهَا fīhā di dalamnya (neraka) يَخْتَصِمُونَ yakhtaṣimūna mereka bertengkar

Mereka berkata, sedang mereka bertengkar di dalam neraka,

🔊 Sedang diputar

تَٱللَّهِ tal-lahi demi Allah إِن in sesungguhnya كُنَّا kunnā adalah لَفِى lafī dalam ضَلَـٰلٍۢ ḍalālin benar-benar dalam kesesatan مُّبِينٍ mubīnin yang nyata

"demi Allah, sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh apabila نُسَوِّيكُم nusawwīkum kita mempersamakan kamu بِرَبِّ birabbi dengan Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam".

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan tidak أَضَلَّنَآ aḍallanā menyesatkan kita إِلَّا illā kecuali ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdusta

Dan tiadalah yang menyesatkan kami, kecuali orang-orang yang berdosa.

🔊 Sedang diputar

فَمَا famā maka/karena itu tidak ada لَنَا lanā bagi kita مِن min dari شَـٰفِعِينَ shāfiʿīna pemberi syafa'at

Maka kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorang pun,

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan tidak ada صَدِيقٍ ṣadīqin sahabat حَمِيمٍۢ ḥamīmin setia/akrab

dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,

🔊 Sedang diputar

فَلَوْ falaw maka sekiranya أَنَّ anna bahwa لَنَا lanā bagi kita كَرَّةًۭ karratan sekali lagi فَنَكُونَ fanakūna maka kita adalah/menjadi مِنَ mina dari ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia), niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman".

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar tanda-tanda وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya, Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan قَوْمُ qawmu kaum نُوحٍ nūḥin Nuh ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Kaum Nūḥ telah mendustakan para rasul.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla berkata لَهُمْ lahum kepada mereka أَخُوهُمْ akhūhum saudara mereka نُوحٌ nūḥun Nuh أَلَا alā mengapa tidak تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

Ketika saudara mereka (Nūḥ) berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?

🔊 Sedang diputar

إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian رَسُولٌ rasūlun seorang Rasul أَمِينٌۭ amīnun kepercayaan

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan aku tidak أَسْـَٔلُكُمْ asalukum meminta kepadamu عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنْ min dari أَجْرٍ ۖ ajrin upah إِنْ in tidak lain أَجْرِىَ ajriya upahku إِلَّا illā kecuali عَلَىٰ ʿalā atas/dari رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku".

🔊 Sedang diputar

۞ قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata أَنُؤْمِنُ anu'minu apakah kami akan beriman لَكَ laka kepadamu وَٱتَّبَعَكَ wa-ittabaʿaka dan mengikuti kamu ٱلْأَرْذَلُونَ l-ardhalūna orang-orang yang hina

Mereka berkata, "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Nuh) berkata وَمَا wamā dan tidak ada عِلْمِى ʿil'mī pengetahuanku بِمَا bimā dengan/tentang apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

Nūḥ menjawab, "Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?

🔊 Sedang diputar

إِنْ in tidak lain حِسَابُهُمْ ḥisābuhum perhitungan mereka إِلَّا illā kecuali عَلَىٰ ʿalā atas رَبِّى ۖ rabbī Tuhanku لَوْ law jikalau تَشْعُرُونَ tashʿurūna menyadari/mengerti

Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Tuhan-ku, kalau kamu menyadari.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan tidaklah أَنَا۠ anā aku بِطَارِدِ biṭāridi dengan mengusir ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.

🔊 Sedang diputar

إِنْ in tidak lain أَنَا۠ anā aku إِلَّا illā kecuali/hanyalah نَذِيرٌۭ nadhīrun pemberi peringatan مُّبِينٌۭ mubīnun yang nyata

Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan".

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata لَئِن la-in sungguh jika لَّمْ lam tidak تَنتَهِ tantahi kamu berhenti يَـٰنُوحُ yānūḥu Hai Nuh لَتَكُونَنَّ latakūnanna pasti kamu menjadi/adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمَرْجُومِينَ l-marjūmīna orang-orang yang dirajam

Mereka berkata, "Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nūḥ, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Nuh)berkata رَبِّ rabbi ya Tuhanku إِنَّ inna sesungguhnya قَوْمِى qawmī kaumku كَذَّبُونِ kadhabūni telah mendustakan aku

Nūḥ berkata, "Ya Tuhan-ku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku;

🔊 Sedang diputar

فَٱفْتَحْ fa-if'taḥ maka bukakan/putuskanlah بَيْنِى baynī antaraku وَبَيْنَهُمْ wabaynahum dan antara mereka فَتْحًۭا fatḥan suatu keputusan وَنَجِّنِى wanajjinī dan selamatkanlah aku وَمَن waman dan orang مَّعِىَ maʿiya besertaku مِنَ mina dari ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku".

🔊 Sedang diputar

فَأَنجَيْنَـٰهُ fa-anjaynāhu maka Kami selamatkan dia وَمَن waman dan orang مَّعَهُۥ maʿahu besertanya فِى di dalam ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu ٱلْمَشْحُونِ l-mashḥūni penuh muatan

Maka, Kami selamatkan Nūḥ dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian أَغْرَقْنَا aghraqnā Kami tenggelamkan بَعْدُ baʿdu sesudah itu ٱلْبَاقِينَ l-bāqīna orang-orang yang tinggal

Kemudian sesudah itu, Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian itu لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar tanda-tanda وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya Tuhan-mu Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan عَادٌ ʿādun kaum 'Ad ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Kaum ‘Ād telah mendustakan para rasul.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla berkata لَهُمْ lahum kepada mereka أَخُوهُمْ akhūhum saudara mereka هُودٌ hūdun Hud أَلَا alā mengapa tidak تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

Ketika saudara mereka Hūd berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?

🔊 Sedang diputar

إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian رَسُولٌ rasūlun seorang Rasul أَمِينٌۭ amīnun kepercayaan

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan tidak أَسْـَٔلُكُمْ asalukum aku meminta kepadamu عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنْ min dari أَجْرٍ ۖ ajrin upah إِنْ in tidak lain أَجْرِىَ ajriya upahku إِلَّا illā kecuali/hanyalah عَلَىٰ ʿalā atas رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

أَتَبْنُونَ atabnūna mengapa kamu membangun بِكُلِّ bikulli pada tiap-tiap رِيعٍ rīʿin tempat yang tinggi ءَايَةًۭ āyatan suatu tanda تَعْبَثُونَ taʿbathūna kamu berlaku sia-sia

Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main 1,

🔊 Sedang diputar

وَتَتَّخِذُونَ watattakhidhūna dan kamu mengambil/menjadikan مَصَانِعَ maṣāniʿa gedung-gedung لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تَخْلُدُونَ takhludūna kamu kekal

dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)?

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila بَطَشْتُم baṭashtum kamu menampar/menyiksa بَطَشْتُمْ baṭashtum kamu menampar/menyiksa جَبَّارِينَ jabbārīna orang-orang yang kejam/bengis

Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

🔊 Sedang diputar

وَٱتَّقُوا۟ wa-ittaqū dan bertakwalah kamu ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَمَدَّكُم amaddakum telah memanjangkan/menganugerahkan kepadamu بِمَا bimā dengan apa تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.

🔊 Sedang diputar

أَمَدَّكُم amaddakum Dia telah memanjangkan/menganugerahkan kepadamu بِأَنْعَـٰمٍۢ bi-anʿāmin dengan binatang ternak وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak

Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak dan anak-anak,

🔊 Sedang diputar

وَجَنَّـٰتٍۢ wajannātin dan kebun-kebun وَعُيُونٍ waʿuyūnin dan mata air

dan kebun-kebun dan mata air,

🔊 Sedang diputar

إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku أَخَافُ akhāfu aku takut عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian عَذَابَ ʿadhāba azab يَوْمٍ yawmin hari عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin yang besar

sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar".

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata سَوَآءٌ sawāon sama saja عَلَيْنَآ ʿalaynā atas kami أَوَعَظْتَ awaʿaẓta apakah kamu memberi nasehat أَمْ am atau لَمْ lam tidak تَكُن takun ada kamu مِّنَ mina dari ٱلْوَٰعِظِينَ l-wāʿiẓīna orang-orang yang memberi nasehat

Mereka menjawab, "Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasihat atau tidak memberi nasihat,

🔊 Sedang diputar

إِنْ in tidak هَـٰذَآ hādhā lain ini إِلَّا illā kecuali/hanyalah خُلُقُ khuluqu adat kebiasaan ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu

(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak نَحْنُ naḥnu kami بِمُعَذَّبِينَ bimuʿadhabīna dengan orang-orang yang diazab

dan kami sekali-kali tidak akan di "azab".

🔊 Sedang diputar

فَكَذَّبُوهُ fakadhabūhu maka mereka mendustakannya فَأَهْلَكْنَـٰهُمْ ۗ fa-ahlaknāhum lalu kami binasakan mereka إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian itu لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar tanda-tanda وَمَا wamā dan/tetapi tidak كَانَ kāna adalah أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Maka mereka mendustakan Hūd, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya Tuhan-mu, Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan ثَمُودُ thamūdu kamu Samud ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para rasul

Kaum Ṡamūd telah mendustakan rasul-rasul.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla berkata لَهُمْ lahum kepada mereka أَخُوهُمْ akhūhum saudara mereka صَـٰلِحٌ ṣāliḥun Saleh أَلَا alā mengapa tidak تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

Ketika saudara mereka Ṣālīḥ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?

🔊 Sedang diputar

إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian رَسُولٌ rasūlun seorang Rasul أَمِينٌۭ amīnun kepercayaan

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan aku tidak أَسْـَٔلُكُمْ asalukum meminta kepadamu عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنْ min dari أَجْرٍ ۖ ajrin upah إِنْ in tidak lain أَجْرِىَ ajriya upahku إِلَّا illā kecuali/hanyalah عَلَىٰ ʿalā atas رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

أَتُتْرَكُونَ atut'rakūna apakah kamu akan dibiarkan فِى dalam مَا apa (disini) هَـٰهُنَآ hāhunā dengan aman ءَامِنِينَ āminīna orang-orang yang aman

Adakah kamu akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,

🔊 Sedang diputar

فِى di dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin kebun-kebun وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air

di dalam kebun-kebun serta mata air,

🔊 Sedang diputar

وَزُرُوعٍۢ wazurūʿin dan tanam-tanaman وَنَخْلٍۢ wanakhlin dan pohon-pohon korma طَلْعُهَا ṭalʿuhā mayangnya هَضِيمٌۭ haḍīmun lembut

dan tanam-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut.

🔊 Sedang diputar

وَتَنْحِتُونَ watanḥitūna dan kamu memahat مِنَ mina dari ٱلْجِبَالِ l-jibāli gunung-gunung بُيُوتًۭا buyūtan rumah-rumah فَـٰرِهِينَ fārihīna dengan rajin

Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk dijadikan rumah-rumah dengan rajin;

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan janganlah تُطِيعُوٓا۟ tuṭīʿū kamu mentaati أَمْرَ amra perintah ٱلْمُسْرِفِينَ l-mus'rifīna orang-orang yang melewati batas

dan janganlah kamu menaati perintah orang-orang yang melewati batas,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يُفْسِدُونَ yuf'sidūna (mereka) membuat kerusakan فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi وَلَا walā dan mereka tidak يُصْلِحُونَ yuṣ'liḥūna mengadakan perbaikan

yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan".

🔊 Sedang diputar

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah أَنتَ anta kamu مِنَ mina dari ٱلْمُسَحَّرِينَ l-musaḥarīna orang-orang yang kena sihir

Mereka berkata, "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir;

🔊 Sedang diputar

مَآ tidak lain أَنتَ anta kamu إِلَّا illā kecuali بَشَرٌۭ basharun seorang manusia مِّثْلُنَا mith'lunā seperti kami فَأْتِ fati maka datangkanlah بِـَٔايَةٍ biāyatin dengan suatu ayat/mukjizat إِن in jika كُنتَ kunta kamu adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰدِقِينَ l-ṣādiqīna orang-orang yang benar

Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar".

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Saleh) berkata هَـٰذِهِۦ hādhihi ini نَاقَةٌۭ nāqatun seekor unta betina لَّهَا lahā baginya شِرْبٌۭ shir'bun minuman وَلَكُمْ walakum dan bagimu شِرْبُ shir'bu minuman يَوْمٍۢ yawmin hari مَّعْلُومٍۢ maʿlūmin tertentu

Ṣālīḥ menjawab, "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air pada hari yang tertentu.

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan janganlah تَمَسُّوهَا tamassūhā kamu menyentuhnya بِسُوٓءٍۢ bisūin dengan kejahatan فَيَأْخُذَكُمْ fayakhudhakum maka akan menimpa kamu عَذَابُ ʿadhābu azab يَوْمٍ yawmin hari عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin yang besar

Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar".

🔊 Sedang diputar

فَعَقَرُوهَا faʿaqarūhā lalu mereka melukai/membunuhnya فَأَصْبَحُوا۟ fa-aṣbaḥū maka jadilah mereka نَـٰدِمِينَ nādimīna orang-orang yang menyesal

Kemudian, mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,

🔊 Sedang diputar

فَأَخَذَهُمُ fa-akhadhahumu maka menimpa mereka ٱلْعَذَابُ ۗ l-ʿadhābu azab إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian itu لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar suatu bukti وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

maka mereka ditimpa azab. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Penyayang

Dan sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan قَوْمُ qawmu kaum لُوطٍ lūṭin Lut ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para rasul

Kaum Lūṭ telah mendustakan rasul-rasul,

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla berkata لَهُمْ lahum kepada mereka أَخُوهُمْ akhūhum saudara mereka لُوطٌ lūṭun Lut أَلَا alā mengapa tidak تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

ketika saudara mereka Lūṭ berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?"

🔊 Sedang diputar

إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian رَسُولٌ rasūlun seorang Rasul أَمِينٌۭ amīnun kepercayaan

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan aku tidak أَسْـَٔلُكُمْ asalukum meminta kepadamu عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنْ min dari أَجْرٍ ۖ ajrin upah إِنْ in tidak lain أَجْرِىَ ajriya upahku إِلَّا illā kecuali/hanyalah عَلَىٰ ʿalā atas رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semeta alam.

🔊 Sedang diputar

أَتَأْتُونَ atatūna mengapa kamu mendatangi ٱلذُّكْرَانَ l-dhuk'rāna jenis lelaki مِنَ mina dari/diantara ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam (manusia)

Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,

🔊 Sedang diputar

وَتَذَرُونَ watadharūna dan kamu ditinggalkan مَا apa خَلَقَ khalaqa yang telah menciptakan لَكُمْ lakum bagi kalian رَبُّكُم rabbukum Tuhan kalian مِّنْ min dari أَزْوَٰجِكُم ۚ azwājikum isteri-isterimu بَلْ bal bahkan أَنتُمْ antum kamu قَوْمٌ qawmun kaum عَادُونَ ʿādūna melampaui batas

dan kamu tinggalkan istri-istri yang dijadikan oleh Tuhan-mu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas".

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata لَئِن la-in sesungguhnya jika لَّمْ lam kamu tidak تَنتَهِ tantahi berhenti يَـٰلُوطُ yālūṭu Hai Luth لَتَكُونَنَّ latakūnanna niscaya kamu adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمُخْرَجِينَ l-mukh'rajīna orang-orang yang diusir

Mereka menjawab, "Hai Lūṭ, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Lut) berkata إِنِّى innī sesungguhnya aku لِعَمَلِكُم liʿamalikum kepada perbuatanmu مِّنَ mina dari ٱلْقَالِينَ l-qālīna orang-orang yang sangat benci

Lūṭ berkata, "Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu".

🔊 Sedang diputar

رَبِّ rabbi ya Tuhanku نَجِّنِى najjinī selamatkanlah aku وَأَهْلِى wa-ahlī dan keluargaku مِمَّا mimmā dari apa يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

(Lūṭ berdoa), "Ya Tuhan-ku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan".

🔊 Sedang diputar

فَنَجَّيْنَـٰهُ fanajjaynāhu maka Kami selamatkan dia وَأَهْلَهُۥٓ wa-ahlahu dan keluarganya أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semua

Lalu, Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عَجُوزًۭا ʿajūzan perempuan tua فِى dalam ٱلْغَـٰبِرِينَ l-ghābirīna orang-orang yang tinggal

kecuali seorang perempuan tua (istrinya) yang termasuk dalam golongan yang tinggal.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian دَمَّرْنَا dammarnā Kami binasakan ٱلْـَٔاخَرِينَ l-ākharīna yang lain

Kemudian, Kami binasakan yang lain.

🔊 Sedang diputar

وَأَمْطَرْنَا wa-amṭarnā dan Kami hujani عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka مَّطَرًۭا ۖ maṭaran hujan فَسَآءَ fasāa maka amat jelek مَطَرُ maṭaru hujan ٱلْمُنذَرِينَ l-mundharīna orang-orang yang diberi peringatan

Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu), maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian itu لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar bukti وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesunguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya Tuhan-mu, benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

كَذَّبَ kadhaba telah mendustakan أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penduduk لْـَٔيْكَةِ al'aykati Aikah ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para rasul

Penduduk Aikah 1 telah mendustakan rasul-rasul;

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla berkata لَهُمْ lahum kepada mereka شُعَيْبٌ shuʿaybun Syu'aib أَلَا alā mengapa tidak تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

ketika Syuʻayb berkata kepada mereka, "Mengapa kamu tidak bertakwa?

🔊 Sedang diputar

إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian رَسُولٌ rasūlun seorang Rasul أَمِينٌۭ amīnun kepercayaan

Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

🔊 Sedang diputar

فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُونِ wa-aṭīʿūni dan taatlah kepadaku

maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan aku tidak أَسْـَٔلُكُمْ asalukum meminta kepadamu عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنْ min dari أَجْرٍ ۖ ajrin upah إِنْ in tidak lain أَجْرِىَ ajriya upahku إِلَّا illā kecuali/hanyalah عَلَىٰ ʿalā atas رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

۞ أَوْفُوا۟ awfū sempurnakanlah ٱلْكَيْلَ l-kayla takaran وَلَا walā dan janganlah تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمُخْسِرِينَ l-mukh'sirīna orang-orang yang merugikan

Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan

🔊 Sedang diputar

وَزِنُوا۟ wazinū dan timbanglah بِٱلْقِسْطَاسِ bil-qis'ṭāsi dengan neraca/timbangan ٱلْمُسْتَقِيمِ l-mus'taqīmi yang lurus

dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan janganlah تَبْخَسُوا۟ tabkhasū kamu merugikan ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia أَشْيَآءَهُمْ ashyāahum sesuatu/hak-hak mereka وَلَا walā dan janganlah تَعْثَوْا۟ taʿthaw kamu melewati batas فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi muka bumi مُفْسِدِينَ muf'sidīna orang-orang yang membuat kerusakan

Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan

🔊 Sedang diputar

وَٱتَّقُوا۟ wa-ittaqū dan bertakwalah kamu ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَكُمْ khalaqakum menciptakan kalian وَٱلْجِبِلَّةَ wal-jibilata dan ummat-ummat ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna terdahulu

dan bertakwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu".

🔊 Sedang diputar

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah أَنتَ anta kamu مِنَ mina dari ٱلْمُسَحَّرِينَ l-musaḥarīna orang-orang yang kena sihir

Mereka berkata, "Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir,

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan tidaklah أَنتَ anta kamu إِلَّا illā kecuali/melainkan بَشَرٌۭ basharun seorang manusia مِّثْلُنَا mith'lunā seperti kami وَإِن wa-in dan sesungguhnya نَّظُنُّكَ naẓunnuka kami kira kamu لَمِنَ lamina benar-benar termasuk ٱلْكَـٰذِبِينَ l-kādhibīna orang-orang yang berdusta

dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.

🔊 Sedang diputar

فَأَسْقِطْ fa-asqiṭ maka jatuhkanlah عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami كِسَفًۭا kisafan potongan-potongan مِّنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit إِن in jika كُنتَ kunta kamu adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰدِقِينَ l-ṣādiqīna orang-orang yang benar

Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Syu'aib) berkata رَبِّىٓ rabbī Tuhanku أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَا bimā dengan/terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Syuʻayb berkata, "Tuhan-ku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan".

🔊 Sedang diputar

فَكَذَّبُوهُ fakadhabūhu lalu mereka mendustakannya فَأَخَذَهُمْ fa-akhadhahum maka menimpa mereka عَذَابُ ʿadhābu azab يَوْمِ yawmi pada hari ٱلظُّلَّةِ ۚ l-ẓulati naungan/awan gelap إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia كَانَ kāna adalah عَذَابَ ʿadhāba azab يَوْمٍ yawmin hari عَظِيمٍ ʿaẓīmin yang besar

Kemudian, mereka mendustakan Syuʻayb, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada ذَٰلِكَ dhālika yang demikian لَـَٔايَةًۭ ۖ laāyatan benar-benar suatu bukti وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada أَكْثَرُهُم aktharuhum kebanyakan mereka مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu لَهُوَ lahuwa benar-benar Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Dan sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya ia لَتَنزِيلُ latanzīlu benar-benar diturunkan رَبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Dan sesungguhnya Al-Qur`ān ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam,

🔊 Sedang diputar

نَزَلَ nazala (dibawa) turun بِهِ bihi dengannya (Al-Qur'an) ٱلرُّوحُ l-rūḥu Ruhul ٱلْأَمِينُ l-amīnu Amin

dia dibawa turun oleh Ar-Rūḥ Al-‘Amīn (Jibril),

🔊 Sedang diputar

عَلَىٰ ʿalā atas/kedalam قَلْبِكَ qalbika hatimu لِتَكُونَ litakūna agar kamu ada/menjadi مِنَ mina dari/diantara ٱلْمُنذِرِينَ l-mundhirīna orang-orang yang memberi peringatan

ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,

🔊 Sedang diputar

بِلِسَانٍ bilisānin dengan lisan/bahasa عَرَبِىٍّۢ ʿarabiyyin Arab مُّبِينٍۢ mubīnin yang nyata

dengan bahasa Arab yang jelas.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya ia (Al Qur'an) لَفِى lafī benar-benar dalam زُبُرِ zuburi kitab-kitab ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna terdahulu

Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar (tersebut) dalam kitab-kitab orang yang dahulu.

🔊 Sedang diputar

أَوَلَمْ awalam dan apakah tidak يَكُن yakun adalah/menjadi لَّهُمْ lahum bagi mereka ءَايَةً āyatan ayat/bukti أَن an bahwa يَعْلَمَهُۥ yaʿlamahu mengetahuinya عُلَمَـٰٓؤُا۟ ʿulamāu ulama بَنِىٓ banī Bani إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil

Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka bahwa para ulama Bani Isrā`īl mengetahuinya?

🔊 Sedang diputar

وَلَوْ walaw dan kalau نَزَّلْنَـٰهُ nazzalnāhu Kami menurunkannya عَلَىٰ ʿalā atas بَعْضِ baʿḍi sebagian ٱلْأَعْجَمِينَ l-aʿjamīna bukan bangsa Arab

Dan kalau Al-Qur`ān itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab,

🔊 Sedang diputar

فَقَرَأَهُۥ faqara-ahu lalu dia membacakannya عَلَيْهِم ʿalayhim atas/kepada mereka مَّا tidak كَانُوا۟ kānū ada mereka بِهِۦ bihi dengannya/kepadanya مُؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.

🔊 Sedang diputar

كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikianlah سَلَكْنَـٰهُ salaknāhu Kami masukkan ia فِى kedalam قُلُوبِ qulūbi hati ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa

Demikianlah, Kami masukkan Al-Qur`ān ke dalam hati orang-orang yang durhaka.

🔊 Sedang diputar

لَا tidak يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman بِهِۦ bihi dengannya/kepadanya حَتَّىٰ ḥattā sehingga يَرَوُا۟ yarawū mereka melihat ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab ٱلْأَلِيمَ l-alīma sangat pedih

Mereka tidak beriman kepadanya hingga mereka melihat azab yang pedih,

🔊 Sedang diputar

فَيَأْتِيَهُم fayatiyahum maka datang kepada mereka بَغْتَةًۭ baghtatan dengan tiba-tiba وَهُمْ wahum dan/sedang mereka لَا tidak يَشْعُرُونَ yashʿurūna mereka menyadari

maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,

🔊 Sedang diputar

فَيَقُولُوا۟ fayaqūlū lalu mereka berkata هَلْ hal apakah نَحْنُ naḥnu kami مُنظَرُونَ munẓarūna orang-orang yang diberi tangguh

lalu mereka berkata, "Apakah kami dapat diberi tangguh?"

🔊 Sedang diputar

أَفَبِعَذَابِنَا afabiʿadhābinā apakah maka azab dengan Kami يَسْتَعْجِلُونَ yastaʿjilūna mereka meminta disegerakan

Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?

🔊 Sedang diputar

أَفَرَءَيْتَ afara-ayta apakah maka pendapatmu إِن in jika مَّتَّعْنَـٰهُمْ mattaʿnāhum Kami beri kesenangan mereka سِنِينَ sinīna bertahun-tahun

Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian جَآءَهُم jāahum datang kepada mereka مَّا apa (azab) كَانُوا۟ kānū adalah mereka يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka diancam

Kemudian, datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,

🔊 Sedang diputar

مَآ tidak أَغْنَىٰ aghnā mencukupi/berguna عَنْهُم ʿanhum dari mereka مَّا apa كَانُوا۟ kānū yang mereka adalah يُمَتَّعُونَ yumattaʿūna mereka menikmati

niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan Kami tidak أَهْلَكْنَا ahlaknā membinasakan مِن min dari قَرْيَةٍ qaryatin suatu negeri إِلَّا illā kecuali/melainkan لَهَا lahā baginya مُنذِرُونَ mundhirūna orang-orang yang memberi peringatan

Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeri pun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;

🔊 Sedang diputar

ذِكْرَىٰ dhik'rā peringatan وَمَا wamā dan tidak كُنَّا kunnā kami adalah ظَـٰلِمِينَ ẓālimīna yang berbuat zalim

untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak تَنَزَّلَتْ tanazzalat (dibawa) turun بِهِ bihi dengannya (Al Qur'an ٱلشَّيَـٰطِينُ l-shayāṭīnu syaitan

Dan Al-Qur`ān itu bukanlah dibawa turun oleh setan-setan.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak يَنۢبَغِى yanbaghī patut لَهُمْ lahum bagi mereka وَمَا wamā dan tidaklah يَسْتَطِيعُونَ yastaṭīʿūna mereka kuasa

Dan tidaklah patut mereka membawa turun Al-Qur`ān itu dan mereka pun tidak akan kuasa.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka عَنِ ʿani daripada ٱلسَّمْعِ l-samʿi mendengar لَمَعْزُولُونَ lamaʿzūlūna benar-benar mereka dijauhkan

Sesungguhnya, mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar Al-Qur`ān itu.

🔊 Sedang diputar

فَلَا falā maka jangan تَدْعُ tadʿu kamu menyeru/menyembah مَعَ maʿa beserta/disamping ٱللَّهِ l-lahi Allah إِلَـٰهًا ilāhan tuhan ءَاخَرَ ākhara yang lain فَتَكُونَ fatakūna maka kamu adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمُعَذَّبِينَ l-muʿadhabīna orang-orang yang diazab

Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang diazab.

🔊 Sedang diputar

وَأَنذِرْ wa-andhir dan berilah peringatan عَشِيرَتَكَ ʿashīrataka kerabat-kerabatmu ٱلْأَقْرَبِينَ l-aqrabīna yang terdekat

Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,

🔊 Sedang diputar

وَٱخْفِضْ wa-ikh'fiḍ dan rendahkanlah جَنَاحَكَ janāḥaka sayapmu/dirimu لِمَنِ limani terhadap orang-orang ٱتَّبَعَكَ ittabaʿaka mengikutimu مِنَ mina dari ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.

🔊 Sedang diputar

فَإِنْ fa-in maka jika عَصَوْكَ ʿaṣawka mereka mendurhakaimu فَقُلْ faqul maka katakanlah إِنِّى innī sesungguhnya aku بَرِىٓءٌۭ barīon berlepas diri مِّمَّا mimmā dari apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah, "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan"

🔊 Sedang diputar

وَتَوَكَّلْ watawakkal dan bertawakallah kamu عَلَى ʿalā atas/kepada ٱلْعَزِيزِ l-ʿazīzi Maha Perkasa ٱلرَّحِيمِ l-raḥīmi Maha Penyayang

Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِى alladhī yang يَرَىٰكَ yarāka melihat kamu حِينَ ḥīna ketika تَقُومُ taqūmu kamu berdiri

Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang),

🔊 Sedang diputar

وَتَقَلُّبَكَ wataqallubaka dan gerak-gerik badanmu فِى diantara ٱلسَّـٰجِدِينَ l-sājidīna orang-orang yang sujud

dan (melihat pula) perubahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia هُوَ huwa Dia ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui

Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

🔊 Sedang diputar

هَلْ hal apakah أُنَبِّئُكُمْ unabbi-ukum akan Aku terangkan kepadamu عَلَىٰ ʿalā atas/kepada مَن man siapa تَنَزَّلُ tanazzalu turun ٱلشَّيَـٰطِينُ l-shayāṭīnu syaitan-syaitan

Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa setan-setan itu turun?

🔊 Sedang diputar

تَنَزَّلُ tanazzalu (mereka) turun عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli tiap-tiap أَفَّاكٍ affākin pendusta أَثِيمٍۢ athīmin berdosa

Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,

🔊 Sedang diputar

يُلْقُونَ yul'qūna mereka melemparkan/menyampaikan ٱلسَّمْعَ l-samʿa pendengaran وَأَكْثَرُهُمْ wa-aktharuhum dan kebanyakan mereka كَـٰذِبُونَ kādhibūna orang-orang yang berdusta

mereka menghadapkan pendengaran (kepada setan) itu dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.

🔊 Sedang diputar

وَٱلشُّعَرَآءُ wal-shuʿarāu dan penyair-penyair يَتَّبِعُهُمُ yattabiʿuhumu mengikuti mereka ٱلْغَاوُۥنَ l-ghāwūna orang-orang yang sesat

Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.

🔊 Sedang diputar

أَلَمْ alam tidakkah تَرَ tara kamu melihat أَنَّهُمْ annahum bahwasanya mereka فِى di كُلِّ kulli tiap-tiap وَادٍۢ wādin lembah يَهِيمُونَ yahīmūna mereka mengembara

Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah 1,

🔊 Sedang diputar

وَأَنَّهُمْ wa-annahum dan bahwasanya mereka يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan مَا apa لَا yang tidak يَفْعَلُونَ yafʿalūna mereka mengerjakan

dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka berbuat/beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh وَذَكَرُوا۟ wadhakarū dan mereka mengingat ٱللَّهَ l-laha Allah كَثِيرًۭا kathīran banyak وَٱنتَصَرُوا۟ wa-intaṣarū dan mereka mendapat pertolongan مِنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah مَا apa ظُلِمُوا۟ ۗ ẓulimū mereka teraniaya وَسَيَعْلَمُ wasayaʿlamu dan pasti akan mengetahui ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ظَلَمُوٓا۟ ẓalamū (mereka) zalim أَىَّ ayya dimana/mana مُنقَلَبٍۢ munqalabin tempat kembali يَنقَلِبُونَ yanqalibūna mereka kembali

kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.

Ayat /227