Tilawahku
Masuk
۞

السجدة

As-Sajdah

Sujud Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

الٓمٓ alif-lam-meem Alif laam Miim

Alif Lām Mīm

🔊 Sedang diputar

تَنزِيلُ tanzīlu turunnya ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab (Al Qur'an) لَا tidak ada رَيْبَ rayba keraguan فِيهِ fīhi di dalamnya مِن min dari رَّبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Turunnya Al-Qur`ān yang tidak ada keraguan padanya (adalah) dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan ٱفْتَرَىٰهُ ۚ if'tarāhu ia mengada-adakannya بَلْ bal bahkan هُوَ huwa ia/itu(Al Qur'an) ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar مِن min dari رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu لِتُنذِرَ litundhira supaya kamu memberi peringatan قَوْمًۭا qawman kaum مَّآ belum أَتَىٰهُم atāhum datang kepada mereka مِّن min dari نَّذِيرٍۢ nadhīrin seorang pemberi peringatan مِّن min dari قَبْلِكَ qablika sebelum kamu لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka يَهْتَدُونَ yahtadūna mereka mendapat petunjuk

Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan, "Dia Muhammad mengada-adakannya". Sebenarnya, Al-Qur`ān itu adalah kebenaran (yang datang) dari Tuhan-mu agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk.

🔊 Sedang diputar

ٱللَّهُ al-lahu Allah ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa menciptakan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi وَمَا wamā dan apa yang بَيْنَهُمَا baynahumā antara keduanya فِى dalam سِتَّةِ sittati enam أَيَّامٍۢ ayyāmin masa ثُمَّ thumma kemudian ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju عَلَى ʿalā di atas ٱلْعَرْشِ ۖ l-ʿarshi 'Arsy مَا tidak ada لَكُم lakum bagi kalian مِّن min dari دُونِهِۦ dūnihi selain-Nya مِن min dari وَلِىٍّۢ waliyyin seorang penolong وَلَا walā dan tidak ada شَفِيعٍ ۚ shafīʿin seorang pemberi syafa'at أَفَلَا afalā apakah maka tidak تَتَذَكَّرُونَ tatadhakkarūna kamu memperhatikan

Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas arasy 264>1. Tidak ada bagi kamu selain dari-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafaat Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

🔊 Sedang diputar

يُدَبِّرُ yudabbiru Dia mengatur ٱلْأَمْرَ l-amra urusan مِنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit إِلَى ilā sampai ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi ثُمَّ thumma kemudian يَعْرُجُ yaʿruju ia naik إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya فِى dalam يَوْمٍۢ yawmin satu hari كَانَ kāna adalah مِقْدَارُهُۥٓ miq'dāruhu ukurannya أَلْفَ alfa seribu سَنَةٍۢ sanatin tahun مِّمَّا mimmā dari apa(menurut) تَعُدُّونَ taʿuddūna perhitunganmu

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya (lamanya) adalah seribu tahun menurut perhitunganmu 1.

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu عَـٰلِمُ ʿālimu yang mengetahui ٱلْغَيْبِ l-ghaybi yang gaib وَٱلشَّهَـٰدَةِ wal-shahādati dan yang nyata ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَحْسَنَ aḥsana Dia membuat bagus كُلَّ kulla setiap شَىْءٍ shayin sesuatu خَلَقَهُۥ ۖ khalaqahu Dia menciptakannya وَبَدَأَ wabada-a dan Dia memulai خَلْقَ khalqa ciptaan ٱلْإِنسَـٰنِ l-insāni manusia مِن min dari طِينٍۢ ṭīnin tanah

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian جَعَلَ jaʿala Dia menjadikan نَسْلَهُۥ naslahu keturunannya مِن min dari سُلَـٰلَةٍۢ sulālatin sari pati مِّن min dari مَّآءٍۢ māin air مَّهِينٍۢ mahīnin yang hina

Kemudian, Dia menjadikan keturunannya dari sari pati air yang hina (air mani).

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian سَوَّىٰهُ sawwāhu Dia menyempurnakannya وَنَفَخَ wanafakha dan Dia meniupkan فِيهِ fīhi kedalamnya مِن min dari رُّوحِهِۦ ۖ rūḥihi ruh-Nya وَجَعَلَ wajaʿala dan Dia menjadikan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلسَّمْعَ l-samʿa pendengaran وَٱلْأَبْصَـٰرَ wal-abṣāra dan penglihatan وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ wal-afidata dan hati قَلِيلًۭا qalīlan sedikit sekali مَّا apa تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur

Kemudian, Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

🔊 Sedang diputar

وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata أَءِذَا a-idhā apakah bila ضَلَلْنَا ḍalalnā kami telah sesat فِى dalam ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami لَفِى lafī sungguh dalam خَلْقٍۢ khalqin ciptaan جَدِيدٍۭ ۚ jadīdin baru بَلْ bal bahkan هُم hum mereka بِلِقَآءِ biliqāi dengan pertemuan رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka كَـٰفِرُونَ kāfirūna mereka ingkar

Dan mereka berkata, "Apakah bila kami telah lenyap (hancur) dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru1. Bahkan (sebenarnya), mereka ingkar akan menemui Tuhan-nya.

🔊 Sedang diputar

۞ قُلْ qul katakanlah يَتَوَفَّىٰكُم yatawaffākum akan mewafatkan kamu مَّلَكُ malaku malaikat ٱلْمَوْتِ l-mawti maut ٱلَّذِى alladhī yang وُكِّلَ wukkila diserahi بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian ثُمَّ thumma kemudian إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian تُرْجَعُونَ tur'jaʿūna kalian dikembalikan

Katakanlah, "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhan-mulah kamu akan dikembalikan.

🔊 Sedang diputar

وَلَوْ walaw dan sekiranya تَرَىٰٓ tarā kamu melihat إِذِ idhi ketika ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang ynag berdosa نَاكِسُوا۟ nākisū mereka menundukkan رُءُوسِهِمْ ruūsihim kepala mereka عِندَ ʿinda di sisi رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka رَبَّنَآ rabbanā ya Tuhan kami أَبْصَرْنَا abṣarnā kami telah melihat وَسَمِعْنَا wasamiʿ'nā dan kami telah mendengar فَٱرْجِعْنَا fa-ir'jiʿ'nā maka kembalikanlah kami نَعْمَلْ naʿmal kami akan mengerjakan صَـٰلِحًا ṣāliḥan amal shaleh إِنَّا innā sesungguhnya kami مُوقِنُونَ mūqinūna orang-orang yang yakin

Dan (alangkah ngerinya), jika sekiranya kamu melihat mereka ketika orang-orang yang berdosa itu menundukkan kepalanya di hadapan Tuhan-nya, (mereka berkata), "Ya Tuhan kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembalikanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal saleh; sesungguhnya kami adalah orang-orang yang yakin".

🔊 Sedang diputar

وَلَوْ walaw dan jika شِئْنَا shi'nā Kami menghendaki لَـَٔاتَيْنَا laātaynā niscaya Kami memberikan كُلَّ kulla setiap نَفْسٍ nafsin jiwa هُدَىٰهَا hudāhā petunjuknya وَلَـٰكِنْ walākin akan tetapi حَقَّ ḥaqqa telah pasti ٱلْقَوْلُ l-qawlu ketetapan مِنِّى minnī dari-Ku لَأَمْلَأَنَّ la-amla-anna sungguh akan Aku penuhi جَهَنَّمَ jahannama neraka jahanam مِنَ mina dari ٱلْجِنَّةِ l-jinati jin وَٱلنَّاسِ wal-nāsi dan manusia أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semuanya/bersama-sama

Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan dari pada-Ku, "Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka jahanam itu dengan jin dan manusia bersama-sama.

🔊 Sedang diputar

فَذُوقُوا۟ fadhūqū maka rasakanlah بِمَا bimā dengan apa نَسِيتُمْ nasītum kamu telah melupakan لِقَآءَ liqāa pertemuan يَوْمِكُمْ yawmikum harimu هَـٰذَآ hādhā ini إِنَّا innā sesungguhnya Kami نَسِينَـٰكُمْ ۖ nasīnākum Kami melupakan kamu وَذُوقُوا۟ wadhūqū dan rasakanlah عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلْخُلْدِ l-khul'di kekal بِمَا bimā dengan apa/sebab كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Maka rasailah olehmu (siksa ini) disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dengan harimu ini (hari kiamat). Sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan".

🔊 Sedang diputar

إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah يُؤْمِنُ yu'minu beriman بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang إِذَا idhā apabila ذُكِّرُوا۟ dhukkirū mereka diperingatkan بِهَا bihā dengannya خَرُّوا۟ kharrū mereka menyungkur سُجَّدًۭا sujjadan sujud وَسَبَّحُوا۟ wasabbaḥū dan mereka bertasbih بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka وَهُمْ wahum dan mereka لَا tidak يَسْتَكْبِرُونَ ۩ yastakbirūna mereka menyombongkan diri

Sesungguhnya orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat (Kami) mereka menyungkur sujud1 dan bertasbih serta memuji Tuhan-nya, sedang mereka tidak menyombongkan diri.

🔊 Sedang diputar

تَتَجَافَىٰ tatajāfā menjauhkan جُنُوبُهُمْ junūbuhum lambung mereka عَنِ ʿani dari ٱلْمَضَاجِعِ l-maḍājiʿi tempat berbaring/tidur يَدْعُونَ yadʿūna mereka berdo'a رَبَّهُمْ rabbahum Tuhan mereka خَوْفًۭا khawfan rasa takut وَطَمَعًۭا waṭamaʿan dan berharap وَمِمَّا wamimmā dan dari apa/rezeki رَزَقْنَـٰهُمْ razaqnāhum Kami berikan rezeki mereka يُنفِقُونَ yunfiqūna mereka menafkahkan

Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya1, sedang mereka berdoa kepada Tuhan-nya dengan rasa takut dan harap dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang kami berikan kepada mereka.

🔊 Sedang diputar

فَلَا falā maka tidak تَعْلَمُ taʿlamu mengetahui نَفْسٌۭ nafsun seseorang مَّآ apa yang أُخْفِىَ ukh'fiya disembunyikan لَهُم lahum untuk mereka مِّن min dari قُرَّةِ qurrati menyejukkan أَعْيُنٍۢ aʿyunin pandangan mata جَزَآءًۢ jazāan pembalasan بِمَا bimā terhadap apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedapkan padangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

🔊 Sedang diputar

أَفَمَن afaman apakah maka orang كَانَ kāna adalah dia مُؤْمِنًۭا mu'minan orang yang beriman كَمَن kaman seperti orang كَانَ kāna adalah dia فَاسِقًۭا ۚ fāsiqan orang yang fasik لَّا tidak يَسْتَوُۥنَ yastawūna mereka sama

Maka apakah orang beriman seperti orang yang fasik (kafir)? Mereka tidak sama.

🔊 Sedang diputar

أَمَّا ammā adapun ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū mereka beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti shaleh فَلَهُمْ falahum maka bagi mereka جَنَّـٰتُ jannātu surga ٱلْمَأْوَىٰ l-mawā tempat kediaman نُزُلًۢا nuzulan diturunkan/pembalasan بِمَا bimā terhadap apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka kerjakan

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka bagi mereka surga-surga tempat kediaman sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan.

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang فَسَقُوا۟ fasaqū fasik فَمَأْوَىٰهُمُ famawāhumu maka tempat kediaman mereka ٱلنَّارُ ۖ l-nāru api/neraka كُلَّمَآ kullamā setiap kali أَرَادُوٓا۟ arādū mereka hendak أَن an bahwa يَخْرُجُوا۟ yakhrujū mereka akan keluar مِنْهَآ min'hā darinya أُعِيدُوا۟ uʿīdū mereka dikembalikan فِيهَا fīhā didalamnya وَقِيلَ waqīla dan dikatakan لَهُمْ lahum kepada mereka ذُوقُوا۟ dhūqū rasakanlah عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلنَّارِ l-nāri api/neraka ٱلَّذِى alladhī yang كُنتُم kuntum kalian adalah بِهِۦ bihi kepadanya تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu dustakan

Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya".

🔊 Sedang diputar

وَلَنُذِيقَنَّهُم walanudhīqannahum dan sungguh Kami rasakan kepada mereka مِّنَ mina dari sebagian ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab ٱلْأَدْنَىٰ l-adnā dekat دُونَ dūna bukan ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab ٱلْأَكْبَرِ l-akbari besar لَعَلَّهُمْ laʿallahum agar mereka يَرْجِعُونَ yarjiʿūna mereka kembali

Dan Sesungguhnya, Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat); mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar).

🔊 Sedang diputar

وَمَنْ waman dan barang siapa أَظْلَمُ aẓlamu lebih zalim مِمَّن mimman dari pada orang ذُكِّرَ dhukkira diperingatkan بِـَٔايَـٰتِ biāyāti dengan ayat-ayat رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya ثُمَّ thumma kemudian أَعْرَضَ aʿraḍa dia berpaling عَنْهَآ ۚ ʿanhā dari padanya إِنَّا innā sesungguhnya Kami مِنَ mina dari ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa مُنتَقِمُونَ muntaqimūna yang menyiksa

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhan-nya, kemudian ia berpaling darinya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang berdosa.

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya ءَاتَيْنَا ātaynā Kami telah berikan مُوسَى mūsā Musa ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab فَلَا falā maka jangan تَكُن takun kamu adalah فِى dalam مِرْيَةٍۢ mir'yatin keragu-raguan مِّن min dari لِّقَآئِهِۦ ۖ liqāihi menemuinya وَجَعَلْنَـٰهُ wajaʿalnāhu dan Kami menjadikannya هُدًۭى hudan petunjuk لِّبَنِىٓ libanī bagi Bani إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil

Dan Sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Alkitab (Taurat), maka janganlah kamu (Muhammad) ragu menerima (Al-Qur`ān itu) dan Kami jadikan Alkitab (Taurat) itu petunjuk bagi Bani Isrā`īl 1.

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan مِنْهُمْ min'hum diantara mereka أَئِمَّةًۭ a-immatan pemimpin-pemimpin يَهْدُونَ yahdūna mereka memberikan petunjuk بِأَمْرِنَا bi-amrinā dengan perintah Kami لَمَّا lammā ketika صَبَرُوا۟ ۖ ṣabarū mereka sabar وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami يُوقِنُونَ yūqinūna mereka meyakini

Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar 1. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat Kami.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya رَبَّكَ rabbaka Tuhanmu هُوَ huwa Dia يَفْصِلُ yafṣilu memberikan keputusan بَيْنَهُمْ baynahum diantara mereka يَوْمَ yawma hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat فِيمَا fīmā tentang apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka فِيهِ fīhi didalamnya يَخْتَلِفُونَ yakhtalifūna mereka perselisihkan

Sesungguhnya Tuhan-mu Dia-lah yang memberikan keputusan di antara mereka pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka perselisihkan padanya.

🔊 Sedang diputar

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak يَهْدِ yahdi menjadi petunjuk لَهُمْ lahum bagi mereka كَمْ kam berapa banyak أَهْلَكْنَا ahlaknā telah Kami binasakan مِن min dari قَبْلِهِم qablihim sebelum mereka مِّنَ mina dari ٱلْقُرُونِ l-qurūni ummat-ummat يَمْشُونَ yamshūna mereka berjalan فِى dalam مَسَـٰكِنِهِمْ ۚ masākinihim tempat-tempat kediaman mereka إِنَّ inna sesungguhnya فِى pada yang ذَٰلِكَ dhālika demikian itu لَـَٔايَـٰتٍ ۖ laāyātin benar-benar tanda-tanda أَفَلَا afalā maka apakah tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar

Dan apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah Kami binasakan, sedangkan mereka sendiri berjalan di tempat-tempat kediaman mereka itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah). Maka apakah mereka tidak mendengarkan (memperhatikan)?

🔊 Sedang diputar

أَوَلَمْ awalam ataukah tidak يَرَوْا۟ yaraw mereka memperhatikan أَنَّا annā bahwasanya Kami نَسُوقُ nasūqu Kami mencurahkan ٱلْمَآءَ l-māa air إِلَى ilā ke ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi ٱلْجُرُزِ l-juruzi tandus فَنُخْرِجُ fanukh'riju lalu Kami keluarkan بِهِۦ bihi dengannya زَرْعًۭا zarʿan tanaman-tanaman تَأْكُلُ takulu memakan مِنْهُ min'hu dari padanya أَنْعَـٰمُهُمْ anʿāmuhum binatang ternak mereka وَأَنفُسُهُمْ ۖ wa-anfusuhum dan mereka sendiri أَفَلَا afalā maka apakah tidak يُبْصِرُونَ yub'ṣirūna mereka memperhatikan

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwasanya Kami menghalau (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan dengan air hujan itu tanam-tanaman yang darinya (dapat) makan binatang-binatang ternak mereka dan mereka sendiri. Maka apakah mereka tidak memperhatikan?

🔊 Sedang diputar

وَيَقُولُونَ wayaqūlūna maka mereka berkata مَتَىٰ matā kapan هَـٰذَا hādhā ini ٱلْفَتْحُ l-fatḥu kemenangan إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Dan mereka bertanya, "Bilakah kemenangan itu (datang) jika kamu memang orang-orang yang benar?"

🔊 Sedang diputar

قُلْ qul katakanlah يَوْمَ yawma pada hari ٱلْفَتْحِ l-fatḥi kemenangan لَا tidak يَنفَعُ yanfaʿu berguna ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar إِيمَـٰنُهُمْ īmānuhum iman mereka وَلَا walā dan tidaklah هُمْ hum mereka يُنظَرُونَ yunẓarūna mereka diberi tangguh

Katakanlah, "Pada hari kemenangan 1 itu tidak berguna bagi orang-orang kafir iman mereka dan tidak pula mereka diberi tangguh."

🔊 Sedang diputar

فَأَعْرِضْ fa-aʿriḍ maka berpalinglah عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka وَٱنتَظِرْ wa-intaẓir dan tunggulah إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka مُّنتَظِرُونَ muntaẓirūna orang-orang yang menunggu

Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu 1.

Ayat /30