Tilawahku
Masuk
۞

الصافات

As-Saffat

Barisan-barisan Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

وَٱلصَّـٰٓفَّـٰتِ wal-ṣāfāti demi yang berbaris صَفًّۭا ṣaffan barisan teratur

Demi (rombongan) yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya 1,

🔊 Sedang diputar

فَٱلزَّٰجِرَٰتِ fal-zājirāti maka/dan yang melarang زَجْرًۭا zajran sebenar-benar larangan

dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat),

🔊 Sedang diputar

فَٱلتَّـٰلِيَـٰتِ fal-tāliyāti maka/dan yang membacakan ذِكْرًا dhik'ran peringatan/pengajaran

dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya إِلَـٰهَكُمْ ilāhakum Tuhanmu لَوَٰحِدٌۭ lawāḥidun benar-benar satu/esa

Sesungguhnya Tuhan-mu benar-benar Esa.

🔊 Sedang diputar

رَّبُّ rabbu Tuhan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَمَا wamā dan apa بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya وَرَبُّ warabbu dan Tuhan ٱلْمَشَـٰرِقِ l-mashāriqi tempat-tempat terbit matahari

Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami زَيَّنَّا zayyannā Kami telah menghiasi ٱلسَّمَآءَ l-samāa langit ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia بِزِينَةٍ bizīnatin dengan hiasan ٱلْكَوَاكِبِ l-kawākibi bintang-bintang

Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,

🔊 Sedang diputar

وَحِفْظًۭا waḥif'ẓan dan penjagaan مِّن min dari كُلِّ kulli setiap شَيْطَـٰنٍۢ shayṭānin syaitan مَّارِدٍۢ māridin durhaka

dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka,

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak يَسَّمَّعُونَ yassammaʿūna mereka dapat mendengarkan إِلَى ilā kepada ٱلْمَلَإِ l-mala-i pembesar-pembesar ٱلْأَعْلَىٰ l-aʿlā tertinggi وَيُقْذَفُونَ wayuq'dhafūna dan mereka dilempari مِن min dari كُلِّ kulli segala جَانِبٍۢ jānibin penjuru

setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.

🔊 Sedang diputar

دُحُورًۭا ۖ duḥūran terusir وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka عَذَابٌۭ ʿadhābun siksaan وَاصِبٌ wāṣibun tetap/kekal

Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali مَنْ man siapa (syaitan) خَطِفَ khaṭifa menyambar/mencuri ٱلْخَطْفَةَ l-khaṭfata sambaran فَأَتْبَعَهُۥ fa-atbaʿahu maka mengikutinya/ia dikejar شِهَابٌۭ shihābun nyala api ثَاقِبٌۭ thāqibun cemerlang

akan tetapi barang siapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan), maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.

🔊 Sedang diputar

فَٱسْتَفْتِهِمْ fa-is'taftihim maka tanyakanlah kepada mereka أَهُمْ ahum apakah mereka أَشَدُّ ashaddu sangat/lebih (kukuh) خَلْقًا khalqan ciptaan/kejadian أَم am atau مَّنْ man siapa (makhluk) خَلَقْنَآ ۚ khalaqnā telah Kami ciptakan إِنَّا innā sesungguhnya Kami خَلَقْنَـٰهُم khalaqnāhum Kami menciptakan mereka مِّن min dari طِينٍۢ ṭīnin tanah لَّازِبٍۭ lāzibin tanah liat

Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekah), "Apakah mereka yang lebih kukuh kejadiannya ataukah apa 1 yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.

🔊 Sedang diputar

بَلْ bal bahkan/tetapi عَجِبْتَ ʿajib'ta kamu menjadi heran وَيَسْخَرُونَ wayaskharūna dan/sedang mereka memperolok-olok/mengejek

Bahkan, kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila ذُكِّرُوا۟ dhukkirū mereka diberi peringatan لَا tidak يَذْكُرُونَ yadhkurūna mereka mau ingat/memperhatikan

Dan apabila mereka diberi pelajaran, mereka tiada mengingatnya.

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila رَأَوْا۟ ra-aw mereka melihat ءَايَةًۭ āyatan tanda-tanda يَسْتَسْخِرُونَ yastaskhirūna mereka memperolok-olok

Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan.

🔊 Sedang diputar

وَقَالُوٓا۟ waqālū dan mereka berkata إِنْ in tidak هَـٰذَآ hādhā ini إِلَّا illā kecuali سِحْرٌۭ siḥ'run sihir مُّبِينٌ mubīnun nyata

Dan mereka berkata, "Ini tiada lain hanyalah sihir yang nyata.

🔊 Sedang diputar

أَءِذَا a-idhā apakah bila مِتْنَا mit'nā kami telah mati وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah/menjadi تُرَابًۭا turāban debu/tanah وَعِظَـٰمًا waʿiẓāman dan tulang-belulang أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami لَمَبْعُوثُونَ lamabʿūthūna benar-benar akan dibangkitkan

Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang belulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)?

🔊 Sedang diputar

أَوَءَابَآؤُنَا awaābāunā atau bapak-bapak kami ٱلْأَوَّلُونَ l-awalūna yang terdahulu

Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)"?

🔊 Sedang diputar

قُلْ qul katakanlah نَعَمْ naʿam ya وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian دَٰخِرُونَ dākhirūna terhina

Katakanlah, "Ya, dan kamu akan terhina".

🔊 Sedang diputar

فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah هِىَ hiya ia/kebangkitan زَجْرَةٌۭ zajratun hentakan/teriakan وَٰحِدَةٌۭ wāḥidatun satu/sekali فَإِذَا fa-idhā maka tiba-tiba هُمْ hum mereka يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka melihat

Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya dengan satu teriakan saja, maka tiba-tiba mereka meIihatnya.

🔊 Sedang diputar

وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata يَـٰوَيْلَنَا yāwaylanā betapa celakanya kami هَـٰذَا hādhā ini يَوْمُ yawmu hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan

Dan mereka berkata, "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan.

🔊 Sedang diputar

هَـٰذَا hādhā ini يَوْمُ yawmu hari ٱلْفَصْلِ l-faṣli pemisah/keputusan ٱلَّذِى alladhī yang كُنتُم kuntum kalian adalah بِهِۦ bihi dengannya تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan

Inilah hari keputusan 1 yang kamu selalu mendustakannya 2.

🔊 Sedang diputar

۞ ٱحْشُرُوا۟ uḥ'shurū kumpulkanlah ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ظَلَمُوا۟ ẓalamū (mereka) zalim وَأَزْوَٰجَهُمْ wa-azwājahum dan isteri-isteri mereka وَمَا wamā dan apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْبُدُونَ yaʿbudūna mereka sembah

(kepada malaikat diperintahkan), "Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,

🔊 Sedang diputar

مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah فَٱهْدُوهُمْ fa-ih'dūhum maka tunjukkan mereka إِلَىٰ ilā kepada صِرَٰطِ ṣirāṭi jalan ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi jahim/naraka

selain Allah, maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.

🔊 Sedang diputar

وَقِفُوهُمْ ۖ waqifūhum berhentikanlah mereka إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka مَّسْـُٔولُونَ masūlūna mereka ditanya

Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya,

🔊 Sedang diputar

مَا mengapa لَكُمْ lakum bagi kalian لَا tidak تَنَاصَرُونَ tanāṣarūna kamu tolong-menolong

"Mengapa kamu tidak tolong-menolong?"

🔊 Sedang diputar

بَلْ bal bahkan/tetapi هُمُ humu mereka ٱلْيَوْمَ l-yawma pada hari itu مُسْتَسْلِمُونَ mus'taslimūna mereka menyerahkan diri

Bahkan, mereka pada hari itu menyerah diri.

🔊 Sedang diputar

وَأَقْبَلَ wa-aqbala dan menghadap بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka عَلَىٰ ʿalā atas بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian yang lain يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka bertanya-tanya

Sebagian dan mereka menghadap kepada sebagian yang lain berbantah-bantahan.

🔊 Sedang diputar

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَأْتُونَنَا tatūnanā kamu datang kepada kami عَنِ ʿani dari ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan

Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka), "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan" 1.

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata/menjawab بَل bal bahkan/sebenarnya لَّمْ lam tidak تَكُونُوا۟ takūnū kalian menjadi مُؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Pemimpin-pemimpin mereka menjawab, "Sebenarnya, kamulah yang tidak beriman".

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak كَانَ kāna ada لَنَا lanā bagi kami عَلَيْكُم ʿalaykum atas kalian مِّن min dari سُلْطَـٰنٍۭ ۖ sul'ṭānin kekuasaan بَلْ bal bahkan/tetapi كُنتُمْ kuntum kalian adalah قَوْمًۭا qawman kaum طَـٰغِينَ ṭāghīna durhaka

Dan sekali-kali, kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.

🔊 Sedang diputar

فَحَقَّ faḥaqqa maka pastilah عَلَيْنَا ʿalaynā atas kita/kami قَوْلُ qawlu perkataan/putusan رَبِّنَآ ۖ rabbinā Tuhan kami/kita إِنَّا innā sesungguhnya kami لَذَآئِقُونَ ladhāiqūna sungguh akan merasakan

Maka pastilah putusan (azab) Tuhan kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).

🔊 Sedang diputar

فَأَغْوَيْنَـٰكُمْ fa-aghwaynākum maka kami telah menyesatkan kamu إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami غَـٰوِينَ ghāwīna orang-orang yang tersesat

Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.

🔊 Sedang diputar

فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu فِى dalam ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab مُشْتَرِكُونَ mush'tarikūna orang-orang yang bersekutu

Maka sesungguhnya, mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya kami كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah نَفْعَلُ nafʿalu Kami berbuat بِٱلْمُجْرِمِينَ bil-muj'rimīna terhadap orang-orang yang berdosa

Sesungguhnya demikianlah, Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوٓا۟ kānū adalah mereka إِذَا idhā apabila قِيلَ qīla dikatakan لَهُمْ lahum kepada mereka لَآ tidak ada إِلَـٰهَ ilāha Tuhan إِلَّا illā kecuali ٱللَّهُ l-lahu Allah يَسْتَكْبِرُونَ yastakbirūna mereka menyombongkan diri

Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka, "Lāilāha illallāh" (Tiada Tuhan yang berhak disembah, melainkan Allah) mereka menyombongkan diri.

🔊 Sedang diputar

وَيَقُولُونَ wayaqūlūna dan mereka berkata أَئِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami لَتَارِكُوٓا۟ latārikū sungguh akan meninggikan ءَالِهَتِنَا ālihatinā tuhan-tuhan kami لِشَاعِرٍۢ lishāʿirin karena seorang penyair مَّجْنُونٍۭ majnūnin orang gila

dan mereka berkata, "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila?"

🔊 Sedang diputar

بَلْ bal bahkan/tetapi جَآءَ jāa dia telah datang بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan kebenaran وَصَدَّقَ waṣaddaqa dan dia membenarkan ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Sebenarnya, dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan rasul-rasul (sebelumnya).

🔊 Sedang diputar

إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian لَذَآئِقُوا۟ ladhāiqū pasti akan merasakan ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab ٱلْأَلِيمِ l-alīmi pedih

Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak تُجْزَوْنَ tuj'zawna kamu diberi balasan إِلَّا illā kecuali مَا apa كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

Dan kamu tidak diberi pembalasan, melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلْمُخْلَصِينَ l-mukh'laṣīna orang-orang yang ikhlas/dibersihkan

tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).

🔊 Sedang diputar

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu لَهُمْ lahum bagi mereka (memperoleh) رِزْقٌۭ riz'qun rezeki مَّعْلُومٌۭ maʿlūmun tertentu

Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu,

🔊 Sedang diputar

فَوَٰكِهُ ۖ fawākihu buah-buahan وَهُم wahum dan mereka مُّكْرَمُونَ muk'ramūna orang-orang yang dimuliakan

yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan.

🔊 Sedang diputar

فِى dalam جَنَّـٰتِ jannāti sorga ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi penuh nikmat

di dalam surga-surga yang penuh nikmat.

🔊 Sedang diputar

عَلَىٰ ʿalā atas سُرُرٍۢ sururin dipan/singgasana مُّتَقَـٰبِلِينَ mutaqābilīna mereka berhadap-hadapan

di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan.

🔊 Sedang diputar

يُطَافُ yuṭāfu dikelilingkan/diedarkan عَلَيْهِم ʿalayhim atas/kepada mereka بِكَأْسٍۢ bikasin piala مِّن min dari مَّعِينٍۭ maʿīnin mata air

Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir.

🔊 Sedang diputar

بَيْضَآءَ bayḍāa putih لَذَّةٍۢ ladhatin sedap rasanya لِّلشَّـٰرِبِينَ lilshāribīna bagi orang-orang yang meminum

(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.

🔊 Sedang diputar

لَا tidak فِيهَا fīhā di dalamnya غَوْلٌۭ ghawlun kerusakan/memabukkan وَلَا walā dan tidak هُمْ hum mereka عَنْهَا ʿanhā daripadanya يُنزَفُونَ yunzafūna mereka dihalangi

Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya.

🔊 Sedang diputar

وَعِندَهُمْ waʿindahum dan di sisi mereka قَـٰصِرَٰتُ qāṣirātu tidak liar pandangan ٱلطَّرْفِ l-ṭarfi ujung/mata عِينٌۭ ʿīnun mata/jelita

Di sisi mereka, ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya,

🔊 Sedang diputar

كَأَنَّهُنَّ ka-annahunna seakan-akan mereka بَيْضٌۭ bayḍun telor مَّكْنُونٌۭ maknūnun terpelihara/tersimpan baik

seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.

🔊 Sedang diputar

فَأَقْبَلَ fa-aqbala Maka menghadap بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka عَلَىٰ ʿalā atas بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian yang lain يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka bertanya-tanya

Lalu, sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain sambil bercakap-cakap.

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla berkata قَآئِلٌۭ qāilun seorang yang berkata مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka إِنِّى innī sesungguhnya aku كَانَ kāna adalah لِى bagiku (mempunyai) قَرِينٌۭ qarīnun teman

Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman,

🔊 Sedang diputar

يَقُولُ yaqūlu (teman itu) berkata أَءِنَّكَ a-innaka apakah sesungguhnya kamu لَمِنَ lamina sungguh dari/termasuk ٱلْمُصَدِّقِينَ l-muṣadiqīna orang-orang yang membenarkan

yang berkata, "Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?

🔊 Sedang diputar

أَءِذَا a-idhā apakah bila مِتْنَا mit'nā kita telah mati وَكُنَّا wakunnā dan adalah kita تُرَابًۭا turāban debu/tanah وَعِظَـٰمًا waʿiẓāman dan tulang belulang أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kita لَمَدِينُونَ lamadīnūna sungguh diberi pembalasan

Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla ia berkata هَلْ hal apakah/maukah أَنتُم antum kamu مُّطَّلِعُونَ muṭṭaliʿūna orang-orang yang melihat

Berkata pulalah ia, "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"

🔊 Sedang diputar

فَٱطَّلَعَ fa-iṭṭalaʿa maka ia melihat/menjenguk فَرَءَاهُ faraāhu lalu ia melihatnya فِى di/pada سَوَآءِ sawāi tengah ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka yang menyala-nyala

Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala.

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla ia berkata تَٱللَّهِ tal-lahi demi Allah إِن in jika كِدتَّ kidtta hampir-hampir kamu لَتُرْدِينِ latur'dīni sungguh kamu mencelakakan aku

Ia berkata (pula), "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku,

🔊 Sedang diputar

وَلَوْلَا walawlā dan jika tidak نِعْمَةُ niʿ'matu nikmat رَبِّى rabbī Tuhanku لَكُنتُ lakuntu pastilah aku adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمُحْضَرِينَ l-muḥ'ḍarīna orang-orang yang dihadapkan

jikalau tidaklah karena nikmat Tuhan-ku, pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).

🔊 Sedang diputar

أَفَمَا afamā apakah maka tidak نَحْنُ naḥnu kami/kita بِمَيِّتِينَ bimayyitīna dengan mati

Maka apakah kita tidak akan mati?

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali مَوْتَتَنَا mawtatanā kematian kita/kami ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama وَمَا wamā dan tidak نَحْنُ naḥnu kami/kita بِمُعَذَّبِينَ bimuʿadhabīna dengan orang yang disiksa

melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia) dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)?

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذَا hādhā ini لَهُوَ lahuwa benar-benar ia ٱلْفَوْزُ l-fawzu keuntungan/kemenangan ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu besar

Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar.

🔊 Sedang diputar

لِمِثْلِ limith'li untuk seperti هَـٰذَا hādhā ini فَلْيَعْمَلِ falyaʿmali maka hendaklah berusaha ٱلْعَـٰمِلُونَ l-ʿāmilūna orang-orang yang bekerja

Untuk kemenangan serupa ini, hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja"

🔊 Sedang diputar

أَذَٰلِكَ adhālika apakah yang demikian itu خَيْرٌۭ khayrun lebih baik نُّزُلًا nuzulan hidangan/tempat أَمْ am ataukah شَجَرَةُ shajaratu pohon ٱلزَّقُّومِ l-zaqūmi zaqqum

(Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zakum1.

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami جَعَلْنَـٰهَا jaʿalnāhā Kami menjadikannya فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah/cobaan لِّلظَّـٰلِمِينَ lilẓẓālimīna bagi orang-orang yang zalim

Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zakum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia شَجَرَةٌۭ shajaratun pohon تَخْرُجُ takhruju keluar فِىٓ dari أَصْلِ aṣli asal/dasar ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka yang menyala

Sesungguhnya dia adalah sebatang pohon yang ke luar dari dasar neraka Jaḥīm.

🔊 Sedang diputar

طَلْعُهَا ṭalʿuhā dahannya/buahnya كَأَنَّهُۥ ka-annahu seakan-akan seperti رُءُوسُ ruūsu kepala ٱلشَّيَـٰطِينِ l-shayāṭīni syaitan

mayangnya seperti kepala setan-setan.

🔊 Sedang diputar

فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka لَـَٔاكِلُونَ laākilūna benar-benar mereka memakan مِنْهَا min'hā dari padanya (buah pohon) فَمَالِـُٔونَ famāliūna maka mereka memenuhi مِنْهَا min'hā dari padanya (buah pohon) ٱلْبُطُونَ l-buṭūna perut-perut

Maka sesungguhnya, mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zakum itu.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian إِنَّ inna sesungguhnya لَهُمْ lahum bagi mereka عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya لَشَوْبًۭا lashawban pasti dipakaikan/dicampurkan مِّنْ min dari حَمِيمٍۢ ḥamīmin air yang sangat panas/mendidih

Kemudian sesudah makan buah pohon zakum itu, pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengan air yang sangat panas.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian إِنَّ inna sesungguhnya مَرْجِعَهُمْ marjiʿahum kembali mereka لَإِلَى la-ilā benar-benar kepada ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka

Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jaḥīm.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka أَلْفَوْا۟ alfaw mereka mendapati ءَابَآءَهُمْ ābāahum bapak-bapak mereka ضَآلِّينَ ḍāllīna sesat

Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaaan sesat.

🔊 Sedang diputar

فَهُمْ fahum maka mereka عَلَىٰٓ ʿalā atas ءَاثَـٰرِهِمْ āthārihim jejak mereka يُهْرَعُونَ yuh'raʿūna mereka sangat bersegera

Lalu, mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu.

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya ضَلَّ ḍalla telah sesat قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka أَكْثَرُ aktharu kebanyakan ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu

Dan sesungguhnya telah sesat sebelum mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus فِيهِم fīhim kepada mereka مُّنذِرِينَ mundhirīna pemberi peringatan

dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan (rasul-rasul) di kalangan mereka.

🔊 Sedang diputar

فَٱنظُرْ fa-unẓur maka perhatikan كَيْفَ kayfa bagaimana كَانَ kāna adalah عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu akibat/kesudahan ٱلْمُنذَرِينَ l-mundharīna orang-orang yang diberi peringatan

Maka perhatikanlah, bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلْمُخْلَصِينَ l-mukh'laṣīna ikhlas/suci

Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa tidak akan diazab).

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya نَادَىٰنَا nādānā telah menyeru Kami نُوحٌۭ nūḥun Nuh فَلَنِعْمَ falaniʿ'ma maka sebaik-baik ٱلْمُجِيبُونَ l-mujībūna yang memperkenankan

Sesungguhnya Nūḥ telah menyeru Kami, maka sesungguhnya sebaik-baik yang memperkenankan (adalah Kami).

🔊 Sedang diputar

وَنَجَّيْنَـٰهُ wanajjaynāhu dan Kami telah menyelamatkannya وَأَهْلَهُۥ wa-ahlahu dan keluarganya مِنَ mina dari ٱلْكَرْبِ l-karbi bencana ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi besar

Dan Kami telah menyelamatkannya dan pengikutnya dari bencana yang besar.

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan ذُرِّيَّتَهُۥ dhurriyyatahu keturunannya هُمُ humu mereka ٱلْبَاقِينَ l-bāqīna orang-orang yang tetap

Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.

🔊 Sedang diputar

وَتَرَكْنَا wataraknā dan Kami tinggikan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya فِى pada ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang yang kemudian

Dan Kami abadikan untuk Nūḥ itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;

🔊 Sedang diputar

سَلَـٰمٌ salāmun kesejahteraan عَلَىٰ ʿalā atas نُوحٍۢ nūḥin Nuh فِى di ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna seluruh alam

"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nūḥ di seluruh alam".

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia مِنْ min dari/termasuk عِبَادِنَا ʿibādinā hamba-hamba Kami ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya dia termasuk di antara hamba-hamba Kami yang beriman.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian أَغْرَقْنَا aghraqnā Kami tenggelamkan ٱلْـَٔاخَرِينَ l-ākharīna yang lain

Kemudian, Kami tenggelamkan orang-orang yang lain.

🔊 Sedang diputar

۞ وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya مِن min dari/termasuk شِيعَتِهِۦ shīʿatihi golongannya لَإِبْرَٰهِيمَ la-ib'rāhīma benar-benar Ibrahim

Dan sesungguhnya Ibrāhīm benar-benar termasuk golongannya (Nūḥ) 1.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika جَآءَ jāa dia datang رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya بِقَلْبٍۢ biqalbin dengan hati سَلِيمٍ salīmin selamat/suci

(lngatlah) ketika ia datang kepada Tuhan-nya dengan hati yang suci1.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla dia berkata لِأَبِيهِ li-abīhi kepada bapaknya وَقَوْمِهِۦ waqawmihi dan kaumnya مَاذَا mādhā apakah تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah

(Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu?

🔊 Sedang diputar

أَئِفْكًا a-if'kan apakah kebohongan ءَالِهَةًۭ ālihatan tuhan دُونَ dūna selain ٱللَّهِ l-lahi Allah تُرِيدُونَ turīdūna kamu menghendaki

Apakah kamu menghendaki sembahan-sembahan selain Allah dengan jalan berbohong?

🔊 Sedang diputar

فَمَا famā maka apakah ظَنُّكُم ẓannukum anggapanmu بِرَبِّ birabbi dengan/terhadap Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Maka apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?"

🔊 Sedang diputar

فَنَظَرَ fanaẓara maka dia memandang نَظْرَةًۭ naẓratan pandangan فِى pada ٱلنُّجُومِ l-nujūmi bintang-bintang

Lalu, ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang.

🔊 Sedang diputar

فَقَالَ faqāla lalu di berkata إِنِّى innī sesungguhnya aku سَقِيمٌۭ saqīmun sakit

Kemudian, ia berkata, "Sesungguhnya aku sakit".

🔊 Sedang diputar

فَتَوَلَّوْا۟ fatawallaw maka mereka berpaling عَنْهُ ʿanhu daripadanya مُدْبِرِينَ mud'birīna membelakang

Lalu, mereka berpaling darinya dengan membelakang.

🔊 Sedang diputar

فَرَاغَ farāgha maka dia pergi إِلَىٰٓ ilā kepada ءَالِهَتِهِمْ ālihatihim berhala-berhala mereka فَقَالَ faqāla lalu dia berkata أَلَا alā apakah tidak تَأْكُلُونَ takulūna kamu makan

Kemudian, ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka, lalu ia berkata, "Apakah kamu tidak makan 1?

🔊 Sedang diputar

مَا kenapa لَكُمْ lakum bagi kalian لَا tidak تَنطِقُونَ tanṭiqūna mengucap/menjawab

Mengapa kamu tidak menjawab?"

🔊 Sedang diputar

فَرَاغَ farāgha maka dia pergi عَلَيْهِمْ ʿalayhim kepada mereka ضَرْبًۢا ḍarban dengan pukulan/memukul بِٱلْيَمِينِ bil-yamīni dengan tangan kanan

Lalu, dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat).

🔊 Sedang diputar

فَأَقْبَلُوٓا۟ fa-aqbalū maka/kemudian mereka menghadap/datang إِلَيْهِ ilayhi kepadanya يَزِفُّونَ yaziffūna mereka bergegas

Kemudian, kaumnya datang kepadanya dengan bergegas.

🔊 Sedang diputar

قَالَ qāla (Ibrahim) berkata أَتَعْبُدُونَ ataʿbudūna apakah kamu menyembah مَا apa (patung) تَنْحِتُونَ tanḥitūna kamu pahat

Ibrāhīm berkata, "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?

🔊 Sedang diputar

وَٱللَّهُ wal-lahu dan/padahal Allah خَلَقَكُمْ khalaqakum menciptakan kalian وَمَا wamā dan apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu perbuat

Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu".

🔊 Sedang diputar

قَالُوا۟ qālū mereka berkata ٱبْنُوا۟ ib'nū bangunkanlah/dirikanlah لَهُۥ lahu untuknya (Ibrahim) بُنْيَـٰنًۭا bun'yānan suatu bangunan فَأَلْقُوهُ fa-alqūhu lalu lemparkan dia فِى pada ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi api yang menyala

Mereka berkata, "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrāhīm, lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu".

🔊 Sedang diputar

فَأَرَادُوا۟ fa-arādū maka mereka menghendaki بِهِۦ bihi dengannya/kepadanya كَيْدًۭا kaydan tipu-daya فَجَعَلْنَـٰهُمُ fajaʿalnāhumu lalu Kami jadikan mereka ٱلْأَسْفَلِينَ l-asfalīna orang-orang yang hina

Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina 1.

🔊 Sedang diputar

وَقَالَ waqāla dan (Ibrahim) berkata إِنِّى innī sesungguhnya aku ذَاهِبٌ dhāhibun pergi إِلَىٰ ilā kepada رَبِّى rabbī Tuhanku سَيَهْدِينِ sayahdīni Dia akan memberi petunjuk kepadaku

Dan Ibrāhīm berkata, "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Tuhan-ku dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku 1.

🔊 Sedang diputar

رَبِّ rabbi Tuhanku هَبْ hab berilah لِى kepadaku مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh

Ya Tuhan-ku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

🔊 Sedang diputar

فَبَشَّرْنَـٰهُ fabasharnāhu maka Kami beri kabar gembira kepadanya بِغُلَـٰمٍ bighulāmin dengan seorang anak حَلِيمٍۢ ḥalīmin penyantun/berbudi

Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar 1 .

🔊 Sedang diputar

فَلَمَّا falammā maka tatkala بَلَغَ balagha (anak itu) sampai مَعَهُ maʿahu bersamanya (Ibrahim) ٱلسَّعْىَ l-saʿya berusaha قَالَ qāla (Ibrahim) berkata يَـٰبُنَىَّ yābunayya Wahai keturunan إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku أَرَىٰ arā aku melihat فِى dalam ٱلْمَنَامِ l-manāmi tidurku أَنِّىٓ annī bahwasannya aku أَذْبَحُكَ adhbaḥuka aku menyembelih kamu فَٱنظُرْ fa-unẓur maka perhatikanlah مَاذَا mādhā apakah تَرَىٰ ۚ tarā pendapatmu قَالَ qāla (anak) berkata يَـٰٓأَبَتِ yāabati wahai ayahku ٱفْعَلْ if'ʿal kerjakan مَا apa تُؤْمَرُ ۖ tu'maru yang kamu diperintahkan سَتَجِدُنِىٓ satajidunī kamu akan mendapatkan aku إِن in jika شَآءَ shāa menghendaki ٱللَّهُ l-lahu Allah مِنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰبِرِينَ l-ṣābirīna orang-orang yang sabar

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrāhīm, Ibrāhīm berkata, "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab, "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar".

🔊 Sedang diputar

فَلَمَّآ falammā maka tatkala أَسْلَمَا aslamā keduanya berserah diri وَتَلَّهُۥ watallahu dan dia membaringkannya لِلْجَبِينِ lil'jabīni untuk/di atas kening

Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrāhīm membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya).

🔊 Sedang diputar

وَنَـٰدَيْنَـٰهُ wanādaynāhu dan Kami panggil dia أَن an bahwa يَـٰٓإِبْرَٰهِيمُ yāib'rāhīmu hai Ibrahim

Dan Kami panggillah dia, "Hai Ibrāhīm,

🔊 Sedang diputar

قَدْ qad sesungguhnya صَدَّقْتَ ṣaddaqta kamu telah membenarkan ٱلرُّءْيَآ ۚ l-ru'yā mimpi إِنَّا innā sesungguhnya Kami كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu 1 sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذَا hādhā ini لَهُوَ lahuwa benar-benar ia ٱلْبَلَـٰٓؤُا۟ l-balāu suatu ujian ٱلْمُبِينُ l-mubīnu yang nyata

Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

🔊 Sedang diputar

وَفَدَيْنَـٰهُ wafadaynāhu dan Kami tebus/ganti dia بِذِبْحٍ bidhib'ḥin dengan sembelihan عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin yang besar

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar 1.

🔊 Sedang diputar

وَتَرَكْنَا wataraknā dan Kami tinggalkan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya (Ibrahim) فِى pada ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang yang kemudian

Kami abadikan untuk Ibrāhīm itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

🔊 Sedang diputar

سَلَـٰمٌ salāmun kesejahteraan عَلَىٰٓ ʿalā atas إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim

(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrāhīm".

🔊 Sedang diputar

كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia مِنْ min dari/termasuk عِبَادِنَا ʿibādinā hamba-hamba Kami ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

🔊 Sedang diputar

وَبَشَّرْنَـٰهُ wabasharnāhu dan Kami beri kabar gembira dia بِإِسْحَـٰقَ bi-is'ḥāqa dengan Ishaq نَبِيًّۭا nabiyyan seorang nabi مِّنَ mina dari/termasuk ٱلصَّـٰلِحِينَ l-ṣāliḥīna orang-orang yang saleh

Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Isḥāq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.

🔊 Sedang diputar

وَبَـٰرَكْنَا wabāraknā dan Kami limpahkan keberkatan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya وَعَلَىٰٓ waʿalā dan atas إِسْحَـٰقَ ۚ is'ḥāqa Ishaq وَمِن wamin dan dari ذُرِّيَّتِهِمَا dhurriyyatihimā keturunan keduanya مُحْسِنٌۭ muḥ'sinun berbuat baik وَظَالِمٌۭ waẓālimun dan berbuat zalim لِّنَفْسِهِۦ linafsihi terhadap diri-dirinya sendiri مُبِينٌۭ mubīnun yang nyata

Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Isḥāq. Dan di antara anak cucunya, ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya مَنَنَّا manannā Kami telah melimpahkan karunia عَلَىٰ ʿalā atas مُوسَىٰ mūsā Musa وَهَـٰرُونَ wahārūna dan Harun

Dan sesungguhnya, Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Hārūn.

🔊 Sedang diputar

وَنَجَّيْنَـٰهُمَا wanajjaynāhumā dan Kami selamatkan keduanya وَقَوْمَهُمَا waqawmahumā dan kaum keduanya مِنَ mina dari ٱلْكَرْبِ l-karbi bencana ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.

🔊 Sedang diputar

وَنَصَرْنَـٰهُمْ wanaṣarnāhum dan Kami menolong mereka فَكَانُوا۟ fakānū maka adalah mereka هُمُ humu mereka ٱلْغَـٰلِبِينَ l-ghālibīna orang-orang yang menang

Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang.

🔊 Sedang diputar

وَءَاتَيْنَـٰهُمَا waātaynāhumā dan Kami berikan kepada keduanya ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba kitab ٱلْمُسْتَبِينَ l-mus'tabīna yang sangat jelas

Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas.

🔊 Sedang diputar

وَهَدَيْنَـٰهُمَا wahadaynāhumā dan Kami beri petunjuk keduanya ٱلصِّرَٰطَ l-ṣirāṭa jalan ٱلْمُسْتَقِيمَ l-mus'taqīma yang lurus

Dan Kami tunjuki keduanya ke jalan yang lurus.

🔊 Sedang diputar

وَتَرَكْنَا wataraknā dan Kami tinggalkan عَلَيْهِمَا ʿalayhimā atas keduanya فِى pada ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang kemudian

Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;

🔊 Sedang diputar

سَلَـٰمٌ salāmun keselamatan عَلَىٰ ʿalā atas مُوسَىٰ mūsā Musa وَهَـٰرُونَ wahārūna dan Harun

(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Hārūn".

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikianlah نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمَا innahumā sesungguhnya keduanya مِنْ min dari/termasuk عِبَادِنَا ʿibādinā hamba-hamba Kami ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya إِلْيَاسَ il'yāsa Ilyas لَمِنَ lamina benar-benar termasuk ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Dan sesungguhnya, Ilyās benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika قَالَ qāla dia berkata لِقَوْمِهِۦٓ liqawmihi kepada kaumnya أَلَا alā mengapa tidak تَتَّقُونَ tattaqūna kamu bertakwa

(ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu tidak bertakwa?

🔊 Sedang diputar

أَتَدْعُونَ atadʿūna apakah kamu menyeru/menyembah بَعْلًۭا baʿlan Ba'l وَتَذَرُونَ watadharūna dan kamu tinggalkan أَحْسَنَ aḥsana sebaik-baik ٱلْخَـٰلِقِينَ l-khāliqīna Pencipta

Patutkah kamu menyembah Baʻlan 1 dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,

🔊 Sedang diputar

ٱللَّهَ al-laha Allah رَبَّكُمْ rabbakum Tuhan kalian وَرَبَّ warabba dan Tuhan ءَابَآئِكُمُ ābāikumu bapak-bapak kamu ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna terdahulu

(yaitu) Allah Tuhanmu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu?"

🔊 Sedang diputar

فَكَذَّبُوهُ fakadhabūhu maka mereka mendustakannya فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka لَمُحْضَرُونَ lamuḥ'ḍarūna sungguh mereka dihadapkan

Maka mereka mendustakannya karena itu mereka akan diseret (ke neraka),

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلْمُخْلَصِينَ l-mukh'laṣīna orang yang ikhlas/disucikan

kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).

🔊 Sedang diputar

وَتَرَكْنَا wataraknā dan Kami tinggalkan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya فِى pada ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang yang kemudian

Dan Kami abadikan untuk Ilyās (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,

🔊 Sedang diputar

سَلَـٰمٌ salāmun kesejahteraan عَلَىٰٓ ʿalā atas إِلْ يَاسِينَ il yāsīna Ilyas

(yaitu), "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyās."

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikianlah نَجْزِى najzī Kami memberi balasan ٱلْمُحْسِنِينَ l-muḥ'sinīna orang-orang yang berbuat baik

Sesungguhnya demikianlah, Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia مِنْ min dari/termasuk عِبَادِنَا ʿibādinā hamba-hamba Kami ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman

Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya لُوطًۭا lūṭan Lut لَّمِنَ lamina benar-benar termasuk ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Sesungguhnya Lūṭ benar-benar salah seorang rasul.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika نَجَّيْنَـٰهُ najjaynāhu Kami selamatkan ia وَأَهْلَهُۥٓ wa-ahlahu dan keluarganya أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semua

(Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عَجُوزًۭا ʿajūzan perempuan tua فِى pada ٱلْغَـٰبِرِينَ l-ghābirīna tertinggal

kecuali seorang perempuan tua (istrinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian دَمَّرْنَا dammarnā Kami binasakan ٱلْـَٔاخَرِينَ l-ākharīna orang-orang yang lain

Kemudian, Kami binasakan orang-orang yang lain 1.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّكُمْ wa-innakum dan sesungguhnya kamu لَتَمُرُّونَ latamurrūna sungguh kamu akan melalui عَلَيْهِم ʿalayhim atas mereka مُّصْبِحِينَ muṣ'biḥīna diwaktu pagi

Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka pada waktu pagi,

🔊 Sedang diputar

وَبِٱلَّيْلِ ۗ wabi-al-layli dan diwaktu malam أَفَلَا afalā apakah maka tidak تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

dan pada waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan?

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya يُونُسَ yūnusa Yunus لَمِنَ lamina benar-benar termasuk ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Sesungguhnya Yūnus benar-benar salah seorang rasul,

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh ketika أَبَقَ abaqa dia lari إِلَى ilā ke ٱلْفُلْكِ l-ful'ki perahu ٱلْمَشْحُونِ l-mashḥūni penuh muatan

(ingatlah) ketika ia lari 1 ke kapal yang penuh muatan,

🔊 Sedang diputar

فَسَاهَمَ fasāhama maka dia ikut berundi فَكَانَ fakāna lalu adalah dia مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمُدْحَضِينَ l-mud'ḥaḍīna orang-orang yang dibuang/dikalahkan

kemudian ia ikut berundi 1, lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.

🔊 Sedang diputar

فَٱلْتَقَمَهُ fal-taqamahu maka menelan dia ٱلْحُوتُ l-ḥūtu ikan besar وَهُوَ wahuwa dan dia مُلِيمٌۭ mulīmun tercela

Maka, ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela 1.

🔊 Sedang diputar

فَلَوْلَآ falawlā maka kalau tidak أَنَّهُۥ annahu sesungguhnya dia كَانَ kāna adalah مِنَ mina dari/termasuk ٱلْمُسَبِّحِينَ l-musabiḥīna orang-orang yang bertasbih

Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,

🔊 Sedang diputar

لَلَبِثَ lalabitha niscaya dia tetap فِى pada بَطْنِهِۦٓ baṭnihi perutnya (ikan) إِلَىٰ ilā sampai يَوْمِ yawmi hari يُبْعَثُونَ yub'ʿathūna mereka dibangkitkan

niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.

🔊 Sedang diputar

۞ فَنَبَذْنَـٰهُ fanabadhnāhu lalu Kami lemparkan dia بِٱلْعَرَآءِ bil-ʿarāi tanah kosong/tandus وَهُوَ wahuwa dan/sedang dia سَقِيمٌۭ saqīmun sakit

Kemudian, Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.

🔊 Sedang diputar

وَأَنۢبَتْنَا wa-anbatnā dan Kami tumbuhkan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/untuknya شَجَرَةًۭ shajaratan sebatang pohon مِّن min dari يَقْطِينٍۢ yaqṭīnin jenis labu

Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.

🔊 Sedang diputar

وَأَرْسَلْنَـٰهُ wa-arsalnāhu dan Kami utus dia إِلَىٰ ilā kepada مِا۟ئَةِ mi-ati seratus أَلْفٍ alfin ribu أَوْ aw atau يَزِيدُونَ yazīdūna mereka tambah/lebih

Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.

🔊 Sedang diputar

فَـَٔامَنُوا۟ faāmanū lalu mereka beriman فَمَتَّعْنَـٰهُمْ famattaʿnāhum maka Kami beri kesenangan mereka إِلَىٰ ilā kepada/sampai حِينٍۢ ḥīnin waktu yang tertentu

Lalu, mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.

🔊 Sedang diputar

فَٱسْتَفْتِهِمْ fa-is'taftihim maka tanyakan pada mereka أَلِرَبِّكَ alirabbika apakah untuk Tuhanmu ٱلْبَنَاتُ l-banātu anak-anak perempuan وَلَهُمُ walahumu dan untuk mereka ٱلْبَنُونَ l-banūna anak laki-laki

Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), "Apakah untuk Tuhan-mu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki 1,

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah خَلَقْنَا khalaqnā Kami menciptakan ٱلْمَلَـٰٓئِكَةَ l-malāikata malaikat-malaikat إِنَـٰثًۭا ināthan perempuan وَهُمْ wahum dan mereka شَـٰهِدُونَ shāhidūna menyaksikan

atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)?

🔊 Sedang diputar

أَلَآ alā ingatlah/ketahuilah إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka مِّنْ min dari إِفْكِهِمْ if'kihim kebohongan mereka لَيَقُولُونَ layaqūlūna benar-benar mereka mengatakan

Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan,

🔊 Sedang diputar

وَلَدَ walada beranak ٱللَّهُ l-lahu Allah وَإِنَّهُمْ wa-innahum dan sesungguhnya mereka لَكَـٰذِبُونَ lakādhibūna benar-benar berdusta

"Allah beranak". Dan sesungguhnya, mereka benar-benar orang yang berdusta.

🔊 Sedang diputar

أَصْطَفَى aṣṭafā apakah Dia memilih ٱلْبَنَاتِ l-banāti anak-anak perempuan عَلَى ʿalā atas/dari ٱلْبَنِينَ l-banīna anak laki-laki

Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki?

🔊 Sedang diputar

مَا mengapa لَكُمْ lakum bagi kalian كَيْفَ kayfa bagaimana تَحْكُمُونَ taḥkumūna kamu menghukumi/menetapkan

Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?

🔊 Sedang diputar

أَفَلَا afalā maka apakah tidak تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat/memikirkan

Maka apakah kamu tidak memikirkan?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah لَكُمْ lakum bagi kalian سُلْطَـٰنٌۭ sul'ṭānun kekuasaan/bukti مُّبِينٌۭ mubīnun nyata

Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata?

🔊 Sedang diputar

فَأْتُوا۟ fatū maka datangkan/bawalah بِكِتَـٰبِكُمْ bikitābikum dengan kitabmu إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلُوا۟ wajaʿalū dan mereka menjadikan/adakan بَيْنَهُۥ baynahu antara Dia وَبَيْنَ wabayna dan antara ٱلْجِنَّةِ l-jinati jin نَسَبًۭا ۚ nasaban nasab/hubungan وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya عَلِمَتِ ʿalimati mengetahui ٱلْجِنَّةُ l-jinatu jin إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka لَمُحْضَرُونَ lamuḥ'ḍarūna sungguh mereka dihadapkan

Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),

🔊 Sedang diputar

سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci ٱللَّهِ l-lahi Allah عَمَّا ʿammā dari apa يَصِفُونَ yaṣifūna mereka sifatkan

Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلْمُخْلَصِينَ l-mukh'laṣīna orang-orang yang ikhlas

Kecuali hamba-hamba Allah 1 yang dibersihkan dari (dosa).

🔊 Sedang diputar

فَإِنَّكُمْ fa-innakum maka sesungguhnya kamu وَمَا wamā dan apa تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah

Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu,

🔊 Sedang diputar

مَآ tidaklah أَنتُمْ antum kamu عَلَيْهِ ʿalayhi atas-Nya/terhadap-Nya بِفَـٰتِنِينَ bifātinīna dengan memperdayakan

Sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali مَنْ man orang هُوَ huwa dia صَالِ ṣāli sampai/masuk ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka yang menyala

kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak مِنَّآ minnā diantara kami إِلَّا illā kecuali لَهُۥ lahu baginya/mempunyai مَقَامٌۭ maqāmun kedudukan مَّعْلُومٌۭ maʿlūmun tertentu

Tiada seorang pun di antara kami (malaikat), melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu,

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya kami لَنَحْنُ lanaḥnu benar-benar kami ٱلصَّآفُّونَ l-ṣāfūna bersaf-saf

dan sesungguhnya kami benar-benar bersaf-saf (dalam menunaikan perintah Allah).

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya kami لَنَحْنُ lanaḥnu benar-benar kami ٱلْمُسَبِّحُونَ l-musabiḥūna orang-orang yang bertasbih

Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah).

🔊 Sedang diputar

وَإِن wa-in dan sesungguhnya كَانُوا۟ kānū mereka adalah لَيَقُولُونَ layaqūlūna pasti mereka akan berkata

Sesungguhnya mereka benar-benar akan berkata,

🔊 Sedang diputar

لَوْ law kalau أَنَّ anna sekiranya عِندَنَا ʿindanā di sisi kami ذِكْرًۭا dhik'ran pengajaran مِّنَ mina dari ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu

"Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab-kitab yang diturunkan) kepada orang-orang dahulu,

🔊 Sedang diputar

لَكُنَّا lakunnā niscaya kami menjadi عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلْمُخْلَصِينَ l-mukh'laṣīna orang-orang yang ikhlas

benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)".

🔊 Sedang diputar

فَكَفَرُوا۟ fakafarū maka/tetapi mereka mengingkari بِهِۦ ۖ bihi dengannya فَسَوْفَ fasawfa maka kelak يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka akan mengetahui

Tetapi, mereka mengingkarinya (Al-Qur`ān), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya سَبَقَتْ sabaqat telah berlaku كَلِمَتُنَا kalimatunā kalimat/ketetapan Kami لِعِبَادِنَا liʿibādinā bagi hamba-hamba Kami ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka لَهُمُ lahumu bagi mereka ٱلْمَنصُورُونَ l-manṣūrūna orang-orang yang mendapat pertolongan

(yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya جُندَنَا jundanā tentara Kami لَهُمُ lahumu bagi mereka ٱلْغَـٰلِبُونَ l-ghālibūna yang mengalahkan/menang

Dan sesungguhnya tentara Kami 1 itulah yang pasti menang,

🔊 Sedang diputar

فَتَوَلَّ fatawalla maka berpalinglah kamu عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka حَتَّىٰ ḥattā sehingga حِينٍۢ ḥīnin waktu tertentu

Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika 1.

🔊 Sedang diputar

وَأَبْصِرْهُمْ wa-abṣir'hum dan lihatlah/terangkanlah mereka فَسَوْفَ fasawfa maka kelak يُبْصِرُونَ yub'ṣirūna mereka akan melihat/mendengar

Dan lihatlah mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).

🔊 Sedang diputar

أَفَبِعَذَابِنَا afabiʿadhābinā Apakah dengan azab Kami يَسْتَعْجِلُونَ yastaʿjilūna mereka minta disegerakan

Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan?

🔊 Sedang diputar

فَإِذَا fa-idhā maka apabila نَزَلَ nazala (azab) turun بِسَاحَتِهِمْ bisāḥatihim di halaman mereka فَسَآءَ fasāa maka amat buruk صَبَاحُ ṣabāḥu pagi hari ٱلْمُنذَرِينَ l-mundharīna orang-orang yang diberi peringatan

Maka apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu 1.

🔊 Sedang diputar

وَتَوَلَّ watawalla dan berpalinglah kamu عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka حَتَّىٰ ḥattā sehingga حِينٍۢ ḥīnin waktu tertentu

Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.

🔊 Sedang diputar

وَأَبْصِرْ wa-abṣir dan lihatlah/terangkanlah فَسَوْفَ fasawfa maka kelak يُبْصِرُونَ yub'ṣirūna mereka akan melihat/mengetahui

Dan lihatlah, maka kelak mereka juga akan melihat.

🔊 Sedang diputar

سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci رَبِّكَ rabbika Tuhanmu رَبِّ rabbi Tuhan/pemelihara ٱلْعِزَّةِ l-ʿizati keperkasaan/kemuliaan عَمَّا ʿammā dari apa يَصِفُونَ yaṣifūna mereka sifatkan

Maha Suci Tuhan-mu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan.

🔊 Sedang diputar

وَسَلَـٰمٌ wasalāmun dan kesejahteraan عَلَى ʿalā atas ٱلْمُرْسَلِينَ l-mur'salīna para Rasul

Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul.

🔊 Sedang diputar

وَٱلْحَمْدُ wal-ḥamdu dan segala puji لِلَّهِ lillahi bagi Allah رَبِّ rabbi Tuhan/pemelihara ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Ayat /182