الدخان
Ad-Dukhan
Kabut Makkiyah
Memuat audio qari…
حمٓ hha-meem Haa Miim.
Ḥā Mīm 1.
وَٱلْكِتَـٰبِ wal-kitābi demi kitab ٱلْمُبِينِ l-mubīni yang jelas
Demi Kitab (Al-Qur`ān) yang menjelaskan,
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَنزَلْنَـٰهُ anzalnāhu Kami menurunkannya فِى fī pada لَيْلَةٍۢ laylatin malam hari مُّبَـٰرَكَةٍ ۚ mubārakatin yang diberkati إِنَّا innā sesungguhnya Kami كُنَّا kunnā adalah Kami مُنذِرِينَ mundhirīna Pemberi peringatan
sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi 1 dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.
فِيهَا fīhā didalamnya يُفْرَقُ yuf'raqu dijelaskan كُلُّ kullu segala أَمْرٍ amrin perkara/urusan حَكِيمٍ ḥakīmin hikmah/bijaksana
Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah 1,
أَمْرًۭا amran perintah/urusan مِّنْ min dari عِندِنَآ ۚ ʿindinā sisi Kami إِنَّا innā sesungguhnya Kami كُنَّا kunnā adalah Kami مُرْسِلِينَ mur'silīna yang mengutus
(yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul,
رَحْمَةًۭ raḥmatan rahmat مِّن min dari رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya هُوَ huwa Dia ٱلسَّمِيعُ l-samīʿu Maha Mendengar ٱلْعَلِيمُ l-ʿalīmu Maha Mengetahui
sebagai rahmat dari Tuhan-mu. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,
رَبِّ rabbi Tuhan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَمَا wamā dan apa بَيْنَهُمَآ ۖ baynahumā yang ada di antara keduanya إِن in jika كُنتُم kuntum kalian adalah مُّوقِنِينَ mūqinīna orang yang meyakini
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang meyakini.
لَآ lā tidak ada إِلَـٰهَ ilāha Tuhan إِلَّا illā kecuali هُوَ huwa Dia يُحْىِۦ yuḥ'yī Dia menghidupkan وَيُمِيتُ ۖ wayumītu dan Dia mematikan رَبُّكُمْ rabbukum Tuhan kalian وَرَبُّ warabbu dan Tuhan ءَابَآئِكُمُ ābāikumu bapak-bapak kamu ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna terdahulu
Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), melainkan Dia, yang menghidupkan dan yang mematikan. (Dia-lah) Tuhan-mu dan Tuhan bapak-bapakmu yang terdahulu.
بَلْ bal tetapi هُمْ hum mereka فِى fī dalam شَكٍّۢ shakkin keragu-raguan يَلْعَبُونَ yalʿabūna mereka bermain-main
Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan.
فَٱرْتَقِبْ fa-ir'taqib maka tunggulah يَوْمَ yawma hari تَأْتِى tatī datang/membawa ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit بِدُخَانٍۢ bidukhānin dengan asap/kabut مُّبِينٍۢ mubīnin nyata
Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata 1,
يَغْشَى yaghshā menutupi ٱلنَّاسَ ۖ l-nāsa manusia هَـٰذَا hādhā ini عَذَابٌ ʿadhābun azab أَلِيمٌۭ alīmun yang pedih
yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.
رَّبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami ٱكْشِفْ ik'shif hilangkanlah عَنَّا ʿannā dari kami ٱلْعَذَابَ l-ʿadhāba azab إِنَّا innā sesungguhnya kami مُؤْمِنُونَ mu'minūna orang-orang yang beriman
(Mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, lenyapkanlah dari kami azab itu. Sesungguhnya kami akan beriman."
أَنَّىٰ annā bagaimana لَهُمُ lahumu bagi mereka ٱلذِّكْرَىٰ l-dhik'rā peringatan وَقَدْ waqad dan sungguh جَآءَهُمْ jāahum telah datang kepada mereka رَسُولٌۭ rasūlun seorang rasul مُّبِينٌۭ mubīnun nyata/jelas
Bagaimanakah mereka dapat menerima peringatan, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan,
ثُمَّ thumma kemudian تَوَلَّوْا۟ tawallaw mereka berpaling عَنْهُ ʿanhu dari padanya وَقَالُوا۟ waqālū dan mereka berkata مُعَلَّمٌۭ muʿallamun seorang yang diajar مَّجْنُونٌ majnūnun seorang gila
kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila1".
إِنَّا innā sesungguhnya Kami كَاشِفُوا۟ kāshifū menghilangkan ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab قَلِيلًا ۚ qalīlan sedikit إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian عَآئِدُونَ ʿāidūna orang-orang yang kembali
Sesungguhnya (kalau) Kami akan melenyapkan siksaan itu agak sedikit sesungguhnya kamu akan kembali (ingkar).
يَوْمَ yawma pada hari نَبْطِشُ nabṭishu Kami menghantam/menyerang ٱلْبَطْشَةَ l-baṭshata hantaman/serangan ٱلْكُبْرَىٰٓ l-kub'rā yang keras إِنَّا innā sesungguhnya Kami مُنتَقِمُونَ muntaqimūna pemberi siksaan
(Ingatlah) hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang keras 1. Sesungguhnya Kami adalah Pemberi balasan.
۞ وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya فَتَنَّا fatannā Kami telah menguji قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka قَوْمَ qawma kaum فِرْعَوْنَ fir'ʿawna Fir'aun وَجَآءَهُمْ wajāahum dan telah datang kepada mereka رَسُولٌۭ rasūlun seorang rasul كَرِيمٌ karīmun yang mulia
Sesungguhnya sebelum mereka telah Kami uji kaum Firʻawn dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia,
أَنْ an hendaklah أَدُّوٓا۟ addū serahkan إِلَىَّ ilayya kepadaku عِبَادَ ʿibāda hamba-hamba ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah إِنِّى innī sesungguhnya aku لَكُمْ lakum bagi kalian رَسُولٌ rasūlun seorang rasul أَمِينٌۭ amīnun terpercaya
(dengan berkata), "Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Isrā`īl yang kamu perbudak). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dipercaya kepadamu,
وَأَن wa-an dan sesungguhnya لَّا lā janganlah تَعْلُوا۟ taʿlū kamu menyombongkan diri عَلَى ʿalā terhadap ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah إِنِّىٓ innī sesungguhnya aku ءَاتِيكُم ātīkum aku datang kepadamu بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/bukti مُّبِينٍۢ mubīnin nyata
dan janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah. Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.
وَإِنِّى wa-innī dan sesungguhnya aku عُذْتُ ʿudh'tu aku berlindung بِرَبِّى birabbī kepada Tuhanku وَرَبِّكُمْ warabbikum dan Tuhanmu أَن an bahwa تَرْجُمُونِ tarjumūni kamu akan merajamku
Dan sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhan-ku dan Tuhan-mu dari keinginanmu merajamku,
وَإِن wa-in dan jika لَّمْ lam tidak تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman لِى lī kepadaku فَٱعْتَزِلُونِ fa-iʿ'tazilūni maka tinggalkanlah aku
dan jika kamu tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah aku (memimpin Bani Isrā`īl)".
فَدَعَا fadaʿā maka dia berdo'a رَبَّهُۥٓ rabbahu Tuhannya أَنَّ anna bahwasanya هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka ini قَوْمٌۭ qawmun kaum مُّجْرِمُونَ muj'rimūna orang-orang yang berdosa
Kemudian Musa berdoa kepada Tuhan-nya, "Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa (segerakanlah azab kepada mereka)".
فَأَسْرِ fa-asri maka berjalanlah kamu بِعِبَادِى biʿibādī dengan hamba-hamba-Ku لَيْلًا laylan pada malam hari إِنَّكُم innakum sesungguhnya kalian مُّتَّبَعُونَ muttabaʿūna orang-orang yang diikuti/di kejar
(Allah berfirman), "Maka berjalanlah kamu dengan membawa hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar,
وَٱتْرُكِ wa-ut'ruki dan tinggalkan/biarkan ٱلْبَحْرَ l-baḥra laut رَهْوًا ۖ rahwan tenang إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka جُندٌۭ jundun bala tentara مُّغْرَقُونَ mugh'raqūna orang-orang yang ditenggelamkan
dan biarkanlah laut itu tetap terbelah. Sesungguhnya mereka adalah tentara yang akan ditenggelamkan".
كَمْ kam berapa banyak تَرَكُوا۟ tarakū mereka tinggalkan مِن min dari جَنَّـٰتٍۢ jannātin taman-taman وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air
Alangkah banyaknya taman dan mata air yang mereka tinggalkan,
وَزُرُوعٍۢ wazurūʿin dan tanaman-tanaman وَمَقَامٍۢ wamaqāmin dan tempat-tempat كَرِيمٍۢ karīmin mulia/indah
dan kebun-kebun serta tempat-tempat yang indah-indah,
وَنَعْمَةٍۢ wanaʿmatin dan kenikmatan كَانُوا۟ kānū adalah mereka فِيهَا fīhā di dalamnya فَـٰكِهِينَ fākihīna bersenang-senang
dan kesenangan-kesenangan yang mereka menikmatinya,
كَذَٰلِكَ ۖ kadhālika seperti demikian وَأَوْرَثْنَـٰهَا wa-awrathnāhā Kami wariskannya قَوْمًا qawman kaum ءَاخَرِينَ ākharīna yang lain
demikianlah. Dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain.
فَمَا famā maka tidaklah بَكَتْ bakat menangis عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit وَٱلْأَرْضُ wal-arḍu dan bumi وَمَا wamā dan tidak ada كَانُوا۟ kānū mereka مُنظَرِينَ munẓarīna orang-orang yang diberi tangguh
Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi tangguh.
وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhya نَجَّيْنَا najjaynā Kami telah menyelamatkan بَنِىٓ banī Bani إِسْرَٰٓءِيلَ is'rāīla Israil مِنَ mina dari ٱلْعَذَابِ l-ʿadhābi azab ٱلْمُهِينِ l-muhīni yang hina
Dan sesungguhnya telah Kami selamatkan Bani Isrā`īl dari siksaan yang menghinakan,
مِن min dari فِرْعَوْنَ ۚ fir'ʿawna Fir'aun إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya كَانَ kāna adalah عَالِيًۭا ʿāliyan tinggi/sombong مِّنَ mina dari/termasuk ٱلْمُسْرِفِينَ l-mus'rifīna orang-orang yang melampaui batas
dari (azab) Firʻawn . Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong; salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas.
وَلَقَدِ walaqadi dan sesungguhnya ٱخْتَرْنَـٰهُمْ ikh'tarnāhum Kami telah memilih mereka عَلَىٰ ʿalā dengan عِلْمٍ ʿil'min pengetahuan عَلَى ʿalā di atas ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna alam semesta
Dan sesungguhnya, telah Kami pilih mereka dengan pengetahuan (Kami) atas bangsa-bangsa 1.
وَءَاتَيْنَـٰهُم waātaynāhum dan Kami telah berikan kepada mereka مِّنَ mina dari ٱلْـَٔايَـٰتِ l-āyāti tanda-tanda مَا mā apa yang فِيهِ fīhi di dalamnya بَلَـٰٓؤٌۭا۟ balāon percobaan/ujian مُّبِينٌ mubīnun nyata
Dan Kami telah memberikan kepada mereka di antara tanda-tanda kekuasaan (Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat nikmat yang nyata 1.
إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu لَيَقُولُونَ layaqūlūna benar-benar mereka berkata
Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu benar-benar berkata,
إِنْ in bahwa هِىَ hiya ia إِلَّا illā kecuali مَوْتَتُنَا mawtatunā kematian kami ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama وَمَا wamā dan tidaklah نَحْنُ naḥnu kami بِمُنشَرِينَ bimunsharīna orang-orang yang di bangkitkan
"tidak ada kematian, selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan 1,
فَأْتُوا۟ fatū maka datanglah بِـَٔابَآئِنَآ biābāinā dengan bapak-bapak kami إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar
maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar".
أَهُمْ ahum apakah mereka خَيْرٌ khayrun lebih baik أَمْ am atau قَوْمُ qawmu kaum تُبَّعٍۢ tubbaʿin Tubba' وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang مِن min dari قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka أَهْلَكْنَـٰهُمْ ۖ ahlaknāhum Kami telah membinasakan mereka إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka مُجْرِمِينَ muj'rimīna orang-orang yang berdosa
Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik ataukah kaum Tubbaʻ dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdosa 1.
وَمَا wamā dan tidak خَلَقْنَا khalaqnā Kami menciptakan/menjadikan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi وَمَا wamā dan apa بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya لَـٰعِبِينَ lāʿibīna bermain-main
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main.
مَا mā tidak خَلَقْنَـٰهُمَآ khalaqnāhumā Kami menjadikan keduanya إِلَّا illā kecuali بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan hak وَلَـٰكِنَّ walākinna tetapi أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka لَا lā tidak يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui
Kami tidak menciptakan keduanya, melainkan dengan hak, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
إِنَّ inna sesungguhnya يَوْمَ yawma hari ٱلْفَصْلِ l-faṣli keputusan مِيقَـٰتُهُمْ mīqātuhum waktu mereka أَجْمَعِينَ ajmaʿīna semuanya
Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
يَوْمَ yawma hari لَا lā tidak يُغْنِى yugh'nī berguna مَوْلًى mawlan kawan karib عَن ʿan dari مَّوْلًۭى mawlan kawan karib شَيْـًۭٔا shayan sesuatu/sedikit وَلَا walā dan tidaklah هُمْ hum mereka يُنصَرُونَ yunṣarūna mereka mendapat pertolongan
yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikit pun dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,
إِلَّا illā kecuali مَن man orang رَّحِمَ raḥima merahmati ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia هُوَ huwa Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang
kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
إِنَّ inna sesungguhnya شَجَرَتَ shajarata pohon ٱلزَّقُّومِ l-zaqūmi zaqqum
Sesungguhnya pohon zakum itu1,
طَعَامُ ṭaʿāmu makanan ٱلْأَثِيمِ l-athīmi orang yang berdosa
makanan orang yang banyak berdosa.
كَٱلْمُهْلِ kal-muh'li seperti minyak يَغْلِى yaghlī ia mendidih فِى fī di dalam ٱلْبُطُونِ l-buṭūni perut
(Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut,
كَغَلْىِ kaghalyi seperti mendidihnya ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air yang sangat panas
seperti mendidihnya air yang sangat panas.
خُذُوهُ khudhūhu tangkaplah dia فَٱعْتِلُوهُ fa-iʿ'tilūhu lalu seretlah dia إِلَىٰ ilā sampai سَوَآءِ sawāi ke tengah-tengah ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahim
Peganglah dia, kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka.
ثُمَّ thumma kemudian صُبُّوا۟ ṣubbū tuangkanlah فَوْقَ fawqa di atas رَأْسِهِۦ rasihi kepalanya مِنْ min dari عَذَابِ ʿadhābi azab ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air yang sangat panas
Kemudian, tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas.
ذُقْ dhuq rasakanlah إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu أَنتَ anta kamu ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu seorang perkasa ٱلْكَرِيمُ l-karīmu seorang mulia
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia 1.
إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰذَا hādhā ini مَا mā apa (azab) كُنتُم kuntum kalian adalah بِهِۦ bihi padanya تَمْتَرُونَ tamtarūna kamu meragukan
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kamu meragu-ragukannya.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa فِى fī dalam مَقَامٍ maqāmin tempat أَمِينٍۢ amīnin aman
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,
فِى fī dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin taman-taman وَعُيُونٍۢ waʿuyūnin dan mata air
(yaitu) di dalam taman-taman dan mata-air-mata-air;
يَلْبَسُونَ yalbasūna mereka memakai مِن min dari سُندُسٍۢ sundusin kain sutera halus وَإِسْتَبْرَقٍۢ wa-is'tabraqin dan sutera tebal مُّتَقَـٰبِلِينَ mutaqābilīna mereka berhadap-hadapan
mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan,
كَذَٰلِكَ kadhālika seperti demikian وَزَوَّجْنَـٰهُم wazawwajnāhum Kami jodohkan mereka بِحُورٍ biḥūrin dengan jelita/bidadari عِينٍۢ ʿīnin matanya
demikianlah. Dan Kami berikan kepada mereka bidadari.
يَدْعُونَ yadʿūna mereka meminta فِيهَا fīhā di dalamnya بِكُلِّ bikulli dengan segala macam فَـٰكِهَةٍ fākihatin buah-buahan ءَامِنِينَ āminīna dengan aman
Di dalamnya mereka meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala kekhawatiran) 1,
لَا lā tidak يَذُوقُونَ yadhūqūna mereka merasakan فِيهَا fīhā di dalamnya ٱلْمَوْتَ l-mawta mati إِلَّا illā kecuali ٱلْمَوْتَةَ l-mawtata kematian ٱلْأُولَىٰ ۖ l-ūlā pertama وَوَقَىٰهُمْ wawaqāhum dan Dia memelihara mereka عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahim
mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya, kecuali mati di dunia. Dan Allah memelihara mereka dari azab neraka,
فَضْلًۭا faḍlan karunia مِّن min dari رَّبِّكَ ۚ rabbika Tuhanmu ذَٰلِكَ dhālika demikian itu هُوَ huwa ia/itu ٱلْفَوْزُ l-fawzu keuntungan ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar
sebagai karunia dari Tuhan-mu. Yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar.
فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya يَسَّرْنَـٰهُ yassarnāhu Kami mudahkannya بِلِسَانِكَ bilisānika dengan lisan/bahasamu لَعَلَّهُمْ laʿallahum supaya mereka يَتَذَكَّرُونَ yatadhakkarūna mereka mendapat pelajaran
Sesungguhnya, Kami mudahkan Al-Qur`ān itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran.
فَٱرْتَقِبْ fa-ir'taqib maka tunggulah إِنَّهُم innahum sesungguhnya mereka مُّرْتَقِبُونَ mur'taqibūna orang-orang yang menunggu
Maka tunggulah; sesungguhnya mereka itu menunggu (pula).