Tilawahku
Masuk
۞

محمد

Muhammad

Muhammad Madaniyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَصَدُّوا۟ waṣaddū dan mereka menghalang-halangi عَن ʿan dari سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah أَضَلَّ aḍalla sesatkan أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum amal perbuatan mereka

Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka1.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti shaleh/kebaikan وَءَامَنُوا۟ waāmanū dan beriman بِمَا bimā dengan apa نُزِّلَ nuzzila diturunkan عَلَىٰ ʿalā atas مُحَمَّدٍۢ muḥammadin Muhammad وَهُوَ wahuwa dan ia ٱلْحَقُّ l-ḥaqu benar مِن min dari رَّبِّهِمْ ۙ rabbihim Tuhan mereka كَفَّرَ kaffara menghapus عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka سَيِّـَٔاتِهِمْ sayyiātihim kesalahan-kesalahan mereka وَأَصْلَحَ wa-aṣlaḥa dan memperbaiki بَالَهُمْ bālahum keadaan mereka

Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّ bi-anna bahwa sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar ٱتَّبَعُوا۟ ittabaʿū mereka mengikuti ٱلْبَـٰطِلَ l-bāṭila yang bathil وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman ٱتَّبَعُوا۟ ittabaʿū mereka mengikuti ٱلْحَقَّ l-ḥaqa yang benar مِن min dari رَّبِّهِمْ ۚ rabbihim Tuhan mereka كَذَٰلِكَ kadhālika demikian itu يَضْرِبُ yaḍribu menjadikan ٱللَّهُ l-lahu Allah لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia أَمْثَـٰلَهُمْ amthālahum peumpamaan mereka

Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka.

🔊 Sedang diputar

فَإِذَا fa-idhā maka apabila لَقِيتُمُ laqītumu kamu bertemu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar فَضَرْبَ faḍarba maka pancunglah ٱلرِّقَابِ l-riqābi batang leher حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga إِذَآ idhā apabila أَثْخَنتُمُوهُمْ athkhantumūhum kamu mengalahkan mereka فَشُدُّوا۟ fashuddū maka keraskan ٱلْوَثَاقَ l-wathāqa ikatan فَإِمَّا fa-immā maka adapun مَنًّۢا mannan kebebasan بَعْدُ baʿdu sesudah itu وَإِمَّا wa-immā dan adapun فِدَآءً fidāan tebusan حَتَّىٰ ḥattā sehingga تَضَعَ taḍaʿa meletakkan ٱلْحَرْبُ l-ḥarbu perang أَوْزَارَهَا ۚ awzārahā menerima tebusan ذَٰلِكَ dhālika demikianlah وَلَوْ walaw dan jika يَشَآءُ yashāu menghendaki ٱللَّهُ l-lahu Allah لَٱنتَصَرَ la-intaṣara Dia tidak menolong مِنْهُمْ min'hum dari mereka وَلَـٰكِن walākin tetapi لِّيَبْلُوَا۟ liyabluwā Dia hendak menguji بَعْضَكُم baʿḍakum sebagian kamu بِبَعْضٍۢ ۗ bibaʿḍin dengan sebagian وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang قُتِلُوا۟ qutilū gugur فِى di سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah فَلَن falan maka tidak يُضِلَّ yuḍilla Dia menghilangkan أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum amal perbuatan mereka

Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka, maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki, niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.

🔊 Sedang diputar

سَيَهْدِيهِمْ sayahdīhim Dia akan memberi petunjuk mereka وَيُصْلِحُ wayuṣ'liḥu dan Dia akan memperbaiki بَالَهُمْ bālahum keadaan mereka

Allah akan memberi pimpinan kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka,

🔊 Sedang diputar

وَيُدْخِلُهُمُ wayud'khiluhumu dan Dia akan memasukkan mereka ٱلْجَنَّةَ l-janata surga عَرَّفَهَا ʿarrafahā telah Dia perkenalkannya لَهُمْ lahum bagi mereka

dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.

🔊 Sedang diputar

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman إِن in jika تَنصُرُوا۟ tanṣurū menolong ٱللَّهَ l-laha Allah يَنصُرْكُمْ yanṣur'kum Dia akan menolongmu وَيُثَبِّتْ wayuthabbit dan Dia akan meneguhkan أَقْدَامَكُمْ aqdāmakum kedudukanmu

Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar فَتَعْسًۭا fataʿsan maka kesengsaraan لَّهُمْ lahum bagi mereka وَأَضَلَّ wa-aḍalla dan Dia menyesatkan أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum perbuatan mereka

Dan orang-orang yang kafir, maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka.

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka كَرِهُوا۟ karihū mereka benci مَآ apa yang أَنزَلَ anzala menurunkan ٱللَّهُ l-lahu Allah فَأَحْبَطَ fa-aḥbaṭa maka Dia menghapus أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum perbuatan mereka

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al-Qur`ān), lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.

🔊 Sedang diputar

۞ أَفَلَمْ afalam apakah maka tidak يَسِيرُوا۟ yasīrū mereka berjalan فِى di muka ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi فَيَنظُرُوا۟ fayanẓurū lalu mereka memperhatikan كَيْفَ kayfa bagaimana كَانَ kāna adalah عَـٰقِبَةُ ʿāqibatu akibat ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang مِن min dari قَبْلِهِمْ ۚ qablihim sebelum mereka دَمَّرَ dammara membinasakan ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَيْهِمْ ۖ ʿalayhim atas mereka وَلِلْكَـٰفِرِينَ walil'kāfirīna dan bagi orang-orang yang kafir أَمْثَـٰلُهَا amthāluhā seperti itu

Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu.

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّ bi-anna karena sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah مَوْلَى mawlā pelindung ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang yang kafir لَا tidak ada مَوْلَىٰ mawlā pelindung لَهُمْ lahum bagi mereka

Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُدْخِلُ yud'khilu Dia memasukkan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti shaleh جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ l-anhāru sungai-sungai وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar يَتَمَتَّعُونَ yatamattaʿūna mereka bersenang-senang وَيَأْكُلُونَ wayakulūna dan mereka makan كَمَا kamā sebagaimana تَأْكُلُ takulu memakan ٱلْأَنْعَـٰمُ l-anʿāmu binatang وَٱلنَّارُ wal-nāru dan api/neraka مَثْوًۭى mathwan tempat tinggal لَّهُمْ lahum bagi mereka

Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan, seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.

🔊 Sedang diputar

وَكَأَيِّن waka-ayyin dan berapa banyak مِّن min dari قَرْيَةٍ qaryatin negeri-negeri هِىَ hiya ia/negeri itu أَشَدُّ ashaddu sangat قُوَّةًۭ quwwatan kekuatan مِّن min dari pada قَرْيَتِكَ qaryatika negerimu ٱلَّتِىٓ allatī yang أَخْرَجَتْكَ akhrajatka mengusirmu أَهْلَكْنَـٰهُمْ ahlaknāhum Kami membinasakan mereka فَلَا falā maka tidak ada نَاصِرَ nāṣira seorang penolong لَهُمْ lahum bagi mereka

Dan betapa banyaknya negeri-negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolong pun bagi mereka.

🔊 Sedang diputar

أَفَمَن afaman apakah maka orang كَانَ kāna adalah ia عَلَىٰ ʿalā atas بَيِّنَةٍۢ bayyinatin keterangan yang nyata مِّن min dari رَّبِّهِۦ rabbihi Tuhannya كَمَن kaman seperti زُيِّنَ zuyyina dijadikan memandang baik لَهُۥ lahu baginya سُوٓءُ sūu seburuk-buruk عَمَلِهِۦ ʿamalihi perbuatannya وَٱتَّبَعُوٓا۟ wa-ittabaʿū dan mereka mengikuti أَهْوَآءَهُم ahwāahum hawa nafsu mereka

Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhan-nya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?

🔊 Sedang diputar

مَّثَلُ mathalu perumpamaan ٱلْجَنَّةِ l-janati surga ٱلَّتِى allatī yang وُعِدَ wuʿida dijanjikan ٱلْمُتَّقُونَ ۖ l-mutaqūna orang-orang yang bertakwa فِيهَآ fīhā didalamnya أَنْهَـٰرٌۭ anhārun sungai-sungai مِّن min dari مَّآءٍ māin air غَيْرِ ghayri tidak ءَاسِنٍۢ āsinin berubah وَأَنْهَـٰرٌۭ wa-anhārun dan sungai-sungai مِّن min dari لَّبَنٍۢ labanin air susu لَّمْ lam tidak يَتَغَيَّرْ yataghayyar berubah طَعْمُهُۥ ṭaʿmuhu rasanya وَأَنْهَـٰرٌۭ wa-anhārun dan sungai-sungai مِّنْ min dari خَمْرٍۢ khamrin kahmar لَّذَّةٍۢ ladhatin lezat rasanya لِّلشَّـٰرِبِينَ lilshāribīna bagi orang-orang yang meminum وَأَنْهَـٰرٌۭ wa-anhārun dan sungai-sungai مِّنْ min dari عَسَلٍۢ ʿasalin madu مُّصَفًّۭى ۖ muṣaffan jernih/bening وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka فِيهَا fīhā didalamnya مِن min dari كُلِّ kulli segala ٱلثَّمَرَٰتِ l-thamarāti buah-buahan وَمَغْفِرَةٌۭ wamaghfiratun dan ampunan مِّن min dari رَّبِّهِمْ ۖ rabbihim Tuhan mereka كَمَنْ kaman seperti orang هُوَ huwa ia خَـٰلِدٌۭ khālidun kekal فِى di dalam ٱلنَّارِ l-nāri neraka وَسُقُوا۟ wasuqū dan mereka diberi minum مَآءً māan air حَمِيمًۭا ḥamīman mendidih فَقَطَّعَ faqaṭṭaʿa maka terpotong-potong أَمْعَآءَهُمْ amʿāahum isi perut mereka

(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?

🔊 Sedang diputar

وَمِنْهُم wamin'hum dan diantara mereka مَّن man orang يَسْتَمِعُ yastamiʿu dia mendengarkan إِلَيْكَ ilayka kepadamu حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga إِذَا idhā apabila خَرَجُوا۟ kharajū mereka keluar مِنْ min dari عِندِكَ ʿindika sisimu قَالُوا۟ qālū mereka berkata لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū mereka di beri ٱلْعِلْمَ l-ʿil'ma pengetahuan مَاذَا mādhā apakah قَالَ qāla berkata ءَانِفًا ۚ ānifan kemarin/tadi أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang طَبَعَ ṭabaʿa menutup mati ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَىٰ ʿalā atas قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka وَٱتَّبَعُوٓا۟ wa-ittabaʿū dan mereka mengikuti أَهْوَآءَهُمْ ahwāahum hawa nafsu mereka

Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu, mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat nabi), "Apakah yang dikatakannya tadi?" Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang ٱهْتَدَوْا۟ ih'tadaw mereka mendapat petunjuk زَادَهُمْ zādahum Dia menambah mereka هُدًۭى hudan petunjuk وَءَاتَىٰهُمْ waātāhum dan Dia memberi mereka تَقْوَىٰهُمْ taqwāhum ketakwaan mereka

Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya.

🔊 Sedang diputar

فَهَلْ fahal maka tidaklah يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka menunggu-nunggu إِلَّا illā kecuali ٱلسَّاعَةَ l-sāʿata hari kiamat أَن an bahwa تَأْتِيَهُم tatiyahum ia datang kepada mereka بَغْتَةًۭ ۖ baghtatan tiba-tiba فَقَدْ faqad maka sesungguhnya جَآءَ jāa telah datang أَشْرَاطُهَا ۚ ashrāṭuhā syarat-syarat فَأَنَّىٰ fa-annā maka bagaimana لَهُمْ lahum bagi mereka إِذَا idhā apabila جَآءَتْهُمْ jāathum ia datang kepada mereka ذِكْرَىٰهُمْ dhik'rāhum peringatan mereka

Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat, (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?

🔊 Sedang diputar

فَٱعْلَمْ fa-iʿ'lam maka ketahuilah أَنَّهُۥ annahu bahwa sesungguhnya لَآ tidak ada إِلَـٰهَ ilāha Tuhan إِلَّا illā kecuali ٱللَّهُ l-lahu Allah وَٱسْتَغْفِرْ wa-is'taghfir dan mohonlah ampun لِذَنۢبِكَ lidhanbika bagi dosamu وَلِلْمُؤْمِنِينَ walil'mu'minīna dan bagi orang-orang mukmin وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ ۗ wal-mu'mināti dan orang-orang perempuan beriman وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui مُتَقَلَّبَكُمْ mutaqallabakum tempat berpindahmu وَمَثْوَىٰكُمْ wamathwākum dan tempat tinggalmu

Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.

🔊 Sedang diputar

وَيَقُولُ wayaqūlu dan berkata ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman لَوْلَا lawlā mengapa tidak نُزِّلَتْ nuzzilat diturunkan سُورَةٌۭ ۖ sūratun suatu surat فَإِذَآ fa-idhā maka apabila أُنزِلَتْ unzilat diturunkan سُورَةٌۭ sūratun suatu surat مُّحْكَمَةٌۭ muḥ'kamatun jelas maksudnya وَذُكِرَ wadhukira dan disebutkan فِيهَا fīhā didalamnya ٱلْقِتَالُ ۙ l-qitālu perang رَأَيْتَ ra-ayta kamu lihat ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang فِى didalam قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka مَّرَضٌۭ maraḍun penyakit يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka memandang إِلَيْكَ ilayka kepadamu نَظَرَ naẓara pandangan ٱلْمَغْشِىِّ l-maghshiyi pingsan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنَ mina dari ٱلْمَوْتِ ۖ l-mawti kematian فَأَوْلَىٰ fa-awlā maka lebih utama لَهُمْ lahum bagi mereka

Dan orang-orang yang beriman berkata, "Mengapa tiada diturunkan suatu surah1?" Maka apabila diturunkan suatu surah yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.

🔊 Sedang diputar

طَاعَةٌۭ ṭāʿatun ketaatan وَقَوْلٌۭ waqawlun dan perkataan مَّعْرُوفٌۭ ۚ maʿrūfun yang baik فَإِذَا fa-idhā maka apabila عَزَمَ ʿazama menjadi ketetapan ٱلْأَمْرُ l-amru perintah فَلَوْ falaw maka jika صَدَقُوا۟ ṣadaqū mereka benar ٱللَّهَ l-laha Allah لَكَانَ lakāna tentu adalah خَيْرًۭا khayran lebih baik لَّهُمْ lahum bagi mereka

Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.

🔊 Sedang diputar

فَهَلْ fahal maka apakah عَسَيْتُمْ ʿasaytum sekiranya kamu إِن in jika تَوَلَّيْتُمْ tawallaytum kamu berkuasa أَن an bahwa تُفْسِدُوا۟ tuf'sidū kalian membuat kerusakan فِى di muka ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَتُقَطِّعُوٓا۟ watuqaṭṭiʿū dan kamu memutuskan أَرْحَامَكُمْ arḥāmakum hubungan keluargamu

Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?

🔊 Sedang diputar

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang لَعَنَهُمُ laʿanahumu mengutuk mereka ٱللَّهُ l-lahu Allah فَأَصَمَّهُمْ fa-aṣammahum lalu Dia tulikan mereka وَأَعْمَىٰٓ wa-aʿmā dan membutakan أَبْصَـٰرَهُمْ abṣārahum mata mereka

Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.

🔊 Sedang diputar

أَفَلَا afalā apakah maka tidak يَتَدَبَّرُونَ yatadabbarūna mereka memperhatikan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Qur'an أَمْ am atau عَلَىٰ ʿalā atas قُلُوبٍ qulūbin hati أَقْفَالُهَآ aqfāluhā kuncinya

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur`ān ataukah hati mereka terkunci?

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ٱرْتَدُّوا۟ ir'taddū mereka kembali عَلَىٰٓ ʿalā atas أَدْبَـٰرِهِم adbārihim belakang mereka مِّنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah مَا apa تَبَيَّنَ tabayyana menjadi jelas لَهُمُ lahumu bagi mereka ٱلْهُدَى ۙ l-hudā petunjuk ٱلشَّيْطَـٰنُ l-shayṭānu syaitan سَوَّلَ sawwala menggoda لَهُمْ lahum bagi mereka وَأَمْلَىٰ wa-amlā dan memanjangkan angan-angan لَهُمْ lahum bagi mereka

Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, setan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka.

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّهُمْ bi-annahum karena sesungguhnya mereka قَالُوا۟ qālū mereka berkata لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang كَرِهُوا۟ karihū mereka benci مَا apa-apa نَزَّلَ nazzala yang menurunkan ٱللَّهُ l-lahu Allah سَنُطِيعُكُمْ sanuṭīʿukum kami akan mematuhi kamu فِى pada بَعْضِ baʿḍi sebagian ٱلْأَمْرِ ۖ l-amri urusan/perkara وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui إِسْرَارَهُمْ is'rārahum rahasia mereka

Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi), "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan", sedang Allah mengetahui rahasia mereka.

🔊 Sedang diputar

فَكَيْفَ fakayfa maka bagaimana إِذَا idhā apabila تَوَفَّتْهُمُ tawaffathumu mewafatkan mereka ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu malaikat يَضْرِبُونَ yaḍribūna mereka memukul وُجُوهَهُمْ wujūhahum muka mereka وَأَدْبَـٰرَهُمْ wa-adbārahum dan punggung mereka

Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan punggung mereka?

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّهُمُ bi-annahumu karena sesungguhnya mereka ٱتَّبَعُوا۟ ittabaʿū mereka mengikuti مَآ apa-apa أَسْخَطَ askhaṭa yang menjadikan kemurkaan ٱللَّهَ l-laha Allah وَكَرِهُوا۟ wakarihū dan mereka benci رِضْوَٰنَهُۥ riḍ'wānahu keridaan-Nya فَأَحْبَطَ fa-aḥbaṭa maka (Allah) menghapus أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum amal perbuatan mereka

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena mereka membenci) apa yang menimbulkan keridaan-Nya; sebab itu, Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.

🔊 Sedang diputar

أَمْ am atau حَسِبَ ḥasiba mengira ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang فِى dalam قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka مَّرَضٌ maraḍun penyakit أَن an bahwa لَّن lan tidak يُخْرِجَ yukh'rija mengeluarkan ٱللَّهُ l-lahu Allah أَضْغَـٰنَهُمْ aḍghānahum kedengkian mereka

Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?

🔊 Sedang diputar

وَلَوْ walaw dan walaupun نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki لَأَرَيْنَـٰكَهُمْ la-araynākahum sungguh Kami perlihatkan mereka kepadamu فَلَعَرَفْتَهُم falaʿaraftahum maka sungguh kamu mengenal mereka بِسِيمَـٰهُمْ ۚ bisīmāhum dengan tanda-tanda mereka وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ walataʿrifannahum dan sungguh kamu mengenal mereka فِى dalam لَحْنِ laḥni lagu/tata bahasa ٱلْقَوْلِ ۚ l-qawli perkataan وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui أَعْمَـٰلَكُمْ aʿmālakum perbuatan/amalan kamu

Dan kalau Kami kehendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu.

🔊 Sedang diputar

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ walanabluwannakum dan sungguh Kami akan menguji kamu حَتَّىٰ ḥattā hingga نَعْلَمَ naʿlama Kami mengetahui ٱلْمُجَـٰهِدِينَ l-mujāhidīna orang-orang yang berjihad/berjuang مِنكُمْ minkum diantara kamu وَٱلصَّـٰبِرِينَ wal-ṣābirīna dan orang-orang yang sabar وَنَبْلُوَا۟ wanabluwā dan Kami akan menguji أَخْبَارَكُمْ akhbārakum beritahu/hal ihwalmu

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَصَدُّوا۟ waṣaddū dan mereka menghalangi عَن ʿan dari سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah وَشَآقُّوا۟ washāqqū dan mereka menentang ٱلرَّسُولَ l-rasūla rasul مِنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah مَا apa-apa تَبَيَّنَ tabayyana menjadi jelas لَهُمُ lahumu bagi mereka ٱلْهُدَىٰ l-hudā petunjuk لَن lan tidak يَضُرُّوا۟ yaḍurrū mereka dapat memberi mudarat ٱللَّهَ l-laha Allah شَيْـًۭٔا shayan sesuatu وَسَيُحْبِطُ wasayuḥ'biṭu dan (Allah) akan menghapuskan أَعْمَـٰلَهُمْ aʿmālahum amal perbuatan mereka

Sesungguhnya orang-orang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi mudarat kepada Allah sedikit pun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala) amal-amal mereka.

🔊 Sedang diputar

۞ يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman أَطِيعُوا۟ aṭīʿū taatlah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُوا۟ wa-aṭīʿū dan taatlah ٱلرَّسُولَ l-rasūla rasul وَلَا walā dan tidak تُبْطِلُوٓا۟ tub'ṭilū kamu merusakkan أَعْمَـٰلَكُمْ aʿmālakum amal perbuatan kamu

Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَصَدُّوا۟ waṣaddū dan mereka menghalangi عَن ʿan dari سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah ثُمَّ thumma kemudian مَاتُوا۟ mātū mati وَهُمْ wahum dan mereka كُفَّارٌۭ kuffārun kafir/membangkang فَلَن falan maka tidak يَغْفِرَ yaghfira mengampuni ٱللَّهُ l-lahu Allah لَهُمْ lahum bagi mereka

Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah kemudian mereka mati dalam keadaan kafir, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampun kepada mereka.

🔊 Sedang diputar

فَلَا falā maka janganlah تَهِنُوا۟ tahinū kamu lemah وَتَدْعُوٓا۟ watadʿū dan kamu menyeru/minta إِلَى ilā kepada ٱلسَّلْمِ l-salmi damai وَأَنتُمُ wa-antumu dan kalian ٱلْأَعْلَوْنَ l-aʿlawna yang diatas وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah مَعَكُمْ maʿakum beserta kamu وَلَن walan dan tidak يَتِرَكُمْ yatirakum akan mengurangi kamu أَعْمَـٰلَكُمْ aʿmālakum amal perbuatanmu

Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah (pun) beserta kamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu.

🔊 Sedang diputar

إِنَّمَا innamā sesungguhnya ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia لَعِبٌۭ laʿibun permainan وَلَهْوٌۭ ۚ walahwun dan senda gurau وَإِن wa-in dan jika تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman وَتَتَّقُوا۟ watattaqū dan bertaqwa يُؤْتِكُمْ yu'tikum Dia akan memberi padamu أُجُورَكُمْ ujūrakum pahalamu وَلَا walā dan tidak يَسْـَٔلْكُمْ yasalkum meminta kepadamu أَمْوَٰلَكُمْ amwālakum harta-harta kamu

Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.

🔊 Sedang diputar

إِن in jika يَسْـَٔلْكُمُوهَا yasalkumūhā Dia meminta kepadamu فَيُحْفِكُمْ fayuḥ'fikum lalu Dia mendesakmu تَبْخَلُوا۟ tabkhalū kamu akan kikir وَيُخْرِجْ wayukh'rij dan Dia mengeluarkan/menampakkan أَضْغَـٰنَكُمْ aḍghānakum kedengkianmu/kebencianmu

Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberikan semuanya), niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.

🔊 Sedang diputar

هَـٰٓأَنتُمْ hāantum ingatlah kamu هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka/orang-orang ini تُدْعَوْنَ tud'ʿawna kamu diseru/diajak لِتُنفِقُوا۟ litunfiqū untuk/agar kamu menafkahkan فِى pada سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah فَمِنكُم faminkum maka diantara kamu مَّن man orang-orang يَبْخَلُ ۖ yabkhalu ia kirik وَمَن waman dan orang-orang يَبْخَلْ yabkhal ia kirik فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah يَبْخَلُ yabkhalu ia kikir عَن ʿan dari نَّفْسِهِۦ ۚ nafsihi dirinya sendiri وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya وَأَنتُمُ wa-antumu dan kalian ٱلْفُقَرَآءُ ۚ l-fuqarāu fakir/berkeperluan وَإِن wa-in dan jika تَتَوَلَّوْا۟ tatawallaw kamu berpaling يَسْتَبْدِلْ yastabdil Dia mengganti قَوْمًا qawman kaum غَيْرَكُمْ ghayrakum selain kamu ثُمَّ thumma kemudian لَا tidak يَكُونُوٓا۟ yakūnū adalah mereka أَمْثَـٰلَكُم amthālakum seperti kamu

Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan-(Nya); dan jika kamu berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu ini.

Ayat /38