Tilawahku
Masuk
۞

الفتح

Al-Fath

Kemenangan Madaniyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami فَتَحْنَا fataḥnā Kami bukakan/beri kemenangan لَكَ laka bagi kamu فَتْحًۭا fatḥan pembukaan/kemenangan مُّبِينًۭا mubīnan nyata

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan1 yang nyata,

🔊 Sedang diputar

لِّيَغْفِرَ liyaghfira untuk memberi ampunan لَكَ laka bagimu ٱللَّهُ l-lahu Allah مَا apa yang تَقَدَّمَ taqaddama telah lalu مِن min dari ذَنۢبِكَ dhanbika dosa-dosamu وَمَا wamā dan apa yang تَأَخَّرَ ta-akhara akan datang وَيُتِمَّ wayutimma dan Dia menyempurnakan نِعْمَتَهُۥ niʿ'matahu nikmat-Nya عَلَيْكَ ʿalayka atas kamu وَيَهْدِيَكَ wayahdiyaka dan Dia memberi petunjuk kepadamu صِرَٰطًۭا ṣirāṭan jalan مُّسْتَقِيمًۭا mus'taqīman lurus

supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,

🔊 Sedang diputar

وَيَنصُرَكَ wayanṣuraka dan akan menolong kamu ٱللَّهُ l-lahu Allah نَصْرًا naṣran pertolongan عَزِيزًا ʿazīzan kuat

dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).

🔊 Sedang diputar

هُوَ huwa Dia ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَنزَلَ anzala menurunkan ٱلسَّكِينَةَ l-sakīnata ketenteraman فِى dalam قُلُوبِ qulūbi hati ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman لِيَزْدَادُوٓا۟ liyazdādū supaya mereka bertambah إِيمَـٰنًۭا īmānan keimanan مَّعَ maʿa beserta إِيمَـٰنِهِمْ ۗ īmānihim keimanan mereka وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah جُنُودُ junūdu bala tentara ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلِيمًا ʿalīman Maha Mengetahui حَكِيمًۭا ḥakīman Maha Bijaksana

Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, 1

🔊 Sedang diputar

لِّيُدْخِلَ liyud'khila Karena Dia hendak memasukkan ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang mukmin laki-laki وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan orang-orang mukmin perempuan جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal فِيهَا fīhā didalamnya وَيُكَفِّرَ wayukaffira dan Dia hendak menghapus عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka سَيِّـَٔاتِهِمْ ۚ sayyiātihim kesalahan mereka وَكَانَ wakāna dan adalah ذَٰلِكَ dhālika demikian itu عِندَ ʿinda di sisi ٱللَّهِ l-lahi Allah فَوْزًا fawzan keuntungan عَظِيمًۭا ʿaẓīman besar

supaya Dia memasukkan orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya dan supaya Dia menutupi kesalahan-kesalahan mereka. Dan yang demikian itu adalah keberuntungan yang besar di sisi Allah,

🔊 Sedang diputar

وَيُعَذِّبَ wayuʿadhiba dan Dia hendak mengazab ٱلْمُنَـٰفِقِينَ l-munāfiqīna orang-orang munafik laki-laki وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتِ wal-munāfiqāti dan orang-orang munafik perempuan وَٱلْمُشْرِكِينَ wal-mush'rikīna dan orang-orang musyrik laki-laki وَٱلْمُشْرِكَـٰتِ wal-mush'rikāti dan orang-orang musyrik perempuan ٱلظَّآنِّينَ l-ẓānīna mereka berperasangka بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah ظَنَّ ẓanna sangkaan ٱلسَّوْءِ ۚ l-sawi buruk عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka دَآئِرَةُ dāiratu giliran ٱلسَّوْءِ ۖ l-sawi buruk وَغَضِبَ waghaḍiba dan murka ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka وَلَعَنَهُمْ walaʿanahum dan Dia mengutuk mereka وَأَعَدَّ wa-aʿadda dan Dia menyediakan لَهُمْ lahum bagi mereka جَهَنَّمَ ۖ jahannama neraka jahanam وَسَآءَتْ wasāat dan amat buruk مَصِيرًۭا maṣīran tempat kembali

dan supaya Dia mengazab orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang musyrik laki-laki dan perempuan yang mereka itu berprasangka buruk terhadap Allah. Mereka akan mendapat giliran (kebinasaan) yang amat buruk dan Allah memurkai dan mengutuk mereka serta menyediakan bagi mereka neraka Jahanam. Dan (neraka Jahanam) itulah sejahat-jahat tempat kembali.

🔊 Sedang diputar

وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah جُنُودُ junūdu bala tentara ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah عَزِيزًا ʿazīzan Maha Perkasa حَكِيمًا ḥakīman Maha Bijaksana

Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi1. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

🔊 Sedang diputar

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَرْسَلْنَـٰكَ arsalnāka Kami mengutus kamu شَـٰهِدًۭا shāhidan sebagai saksi وَمُبَشِّرًۭا wamubashiran dan pembawa kabar gembira وَنَذِيرًۭا wanadhīran dan pemberi peringatan

Sesungguhnya Kami mengutus kamu sebagai saksi, pembawa berita gembira, dan pemberi peringatan,

🔊 Sedang diputar

لِّتُؤْمِنُوا۟ litu'minū supaya kamu beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan kepada rasul-Nya وَتُعَزِّرُوهُ watuʿazzirūhu dan kamu meneguhkan-Nya وَتُوَقِّرُوهُ watuwaqqirūhu dan kamu memuliakan-Nya وَتُسَبِّحُوهُ watusabbiḥūhu dan kamu bertasbih kepada-Nya بُكْرَةًۭ buk'ratan di waktu pagi وَأَصِيلًا wa-aṣīlan dan petang

supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan rasul-Nya, menguatkan (agama)-Nya, membesarkan-Nya, dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يُبَايِعُونَكَ yubāyiʿūnaka mereka berjanji setia kepadamu إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah يُبَايِعُونَ yubāyiʿūna mereka berjanji setia ٱللَّهَ l-laha Allah يَدُ yadu tangan ٱللَّهِ l-lahi Allah فَوْقَ fawqa di atas أَيْدِيهِمْ ۚ aydīhim tangan mereka فَمَن faman maka barang siapa نَّكَثَ nakatha melanggar janji فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah يَنكُثُ yankuthu dia melanggar عَلَىٰ ʿalā atas نَفْسِهِۦ ۖ nafsihi dirinya وَمَنْ waman dan barang siapa أَوْفَىٰ awfā menepati بِمَا bimā dengan apa عَـٰهَدَ ʿāhada berjanji عَلَيْهُ ʿalayhu atasnya ٱللَّهَ l-laha Allah فَسَيُؤْتِيهِ fasayu'tīhi maka Dia akan memberinya أَجْرًا ajran pahala عَظِيمًۭا ʿaẓīman besar

Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah1. Tangan Allah di atas tangan mereka2, maka barang siapa yang melanggar janjinya, niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.

🔊 Sedang diputar

سَيَقُولُ sayaqūlu akan mengatakan لَكَ laka kepadamu ٱلْمُخَلَّفُونَ l-mukhalafūna mereka tertinggal مِنَ mina dari ٱلْأَعْرَابِ l-aʿrābi orang-orang arab dusun شَغَلَتْنَآ shaghalatnā telah menyibukkan kami أَمْوَٰلُنَا amwālunā harta kami وَأَهْلُونَا wa-ahlūnā dan keluarga kami فَٱسْتَغْفِرْ fa-is'taghfir maka mohon ampunan لَنَا ۚ lanā bagi kami يَقُولُونَ yaqūlūna mereka berkata بِأَلْسِنَتِهِم bi-alsinatihim dengan lisan mereka مَّا apa yang لَيْسَ laysa tidak ada فِى dalam قُلُوبِهِمْ ۚ qulūbihim hati mereka قُلْ qul katakanlah فَمَن faman maka siapakah يَمْلِكُ yamliku memiliki/kuasa لَكُم lakum bagi kalian مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah شَيْـًٔا shayan sedikitpun إِنْ in jika أَرَادَ arāda Dia menghendaki بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian ضَرًّا ḍarran mudharat/bahaya أَوْ aw atau أَرَادَ arāda Dia menghendaki بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian نَفْعًۢا ۚ nafʿan manfaat بَلْ bal bahkan كَانَ kāna adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah بِمَا bimā terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan خَبِيرًۢا khabīran Maha Mengetahui

Orang-orang Badui yang tertinggal (tidak turut ke ῌudaybiyyah) akan mengatakan, "Harta dan keluarga kami telah merintangi kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami"; mereka mengucapkan dengan lidahnya apa yang tidak ada dalam hatinya. Katakanlah, "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah jika Dia menghendaki kemudaratan bagimu atau jika Dia menghendaki manfaat bagimu. Sebenarnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

🔊 Sedang diputar

بَلْ bal bahkan/tetapi ظَنَنتُمْ ẓanantum kamu telah menyangka أَن an bahwa لَّن lan tidak akan يَنقَلِبَ yanqaliba berbalik/kembali ٱلرَّسُولُ l-rasūlu rasul وَٱلْمُؤْمِنُونَ wal-mu'minūna dan orang-orang mukmin إِلَىٰٓ ilā kepada أَهْلِيهِمْ ahlīhim keluarga mereka أَبَدًۭا abadan selama-lamanya وَزُيِّنَ wazuyyina dan menjadikan memandang baik ذَٰلِكَ dhālika demikian itu فِى dalam قُلُوبِكُمْ qulūbikum hatimu وَظَنَنتُمْ waẓanantum dan kamu telah menyangka ظَنَّ ẓanna sangkaan ٱلسَّوْءِ l-sawi buruk وَكُنتُمْ wakuntum dan kalian قَوْمًۢا qawman kaum بُورًۭا būran binasa

Tetapi kamu menyangka bahwa rasul dan orang-orang mukmin tidak sekali-kali akan kembali kepada keluarga mereka selama-lamanya dan setan telah menjadikan kamu memandang baik dalam hatimu persangkaan itu, dan kamu telah menyangka dengan sangkaan yang buruk dan kamu menjadi kaum yang binasa.

🔊 Sedang diputar

وَمَن waman dan barang siapa لَّمْ lam tidak يُؤْمِنۢ yu'min beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya فَإِنَّآ fa-innā maka sesungguhnya Kami أَعْتَدْنَا aʿtadnā Kami menyediakan لِلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna bagi orang-orang kafir سَعِيرًۭا saʿīran neraka yang menyala-nyala

Dan barang siapa yang tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang menyala-nyala.

🔊 Sedang diputar

وَلِلَّهِ walillahi dan kepunyaan Allah مُلْكُ mul'ku kerajaan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi يَغْفِرُ yaghfiru Dia memberi ampunan لِمَن liman kepada siapa يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki وَيُعَذِّبُ wayuʿadhibu dan Dia mengazab مَن man siapa يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah غَفُورًۭا ghafūran Maha Pengampun رَّحِيمًۭا raḥīman Maha Penyayang

Dan hanya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia memberikan ampun kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mengazab siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

سَيَقُولُ sayaqūlu akan berkata ٱلْمُخَلَّفُونَ l-mukhalafūna orang-orang yang tertinggal إِذَا idhā apabila ٱنطَلَقْتُمْ inṭalaqtum kamu berangkat إِلَىٰ ilā kepada مَغَانِمَ maghānima rampasan perang لِتَأْخُذُوهَا litakhudhūhā untuk kamu mengambilnya ذَرُونَا dharūnā biarkanlah kami نَتَّبِعْكُمْ ۖ nattabiʿ'kum kami mengikuti kamu يُرِيدُونَ yurīdūna mareka hendak أَن an bahwa يُبَدِّلُوا۟ yubaddilū mereka akan mengganti كَلَـٰمَ kalāma firman ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah قُل qul katakanlah لَّن lan tidak تَتَّبِعُونَا tattabiʿūnā kamu mengikuti kami كَذَٰلِكُمْ kadhālikum demikianlah قَالَ qāla berfirman ٱللَّهُ l-lahu Allah مِن min dari قَبْلُ ۖ qablu sebelum فَسَيَقُولُونَ fasayaqūlūna maka akan berkata mereka بَلْ bal tetapi تَحْسُدُونَنَا ۚ taḥsudūnanā kamu dengki pada kami بَلْ bal tetapi كَانُوا۟ kānū adalah mereka لَا tidak يَفْقَهُونَ yafqahūna mereka mengerti إِلَّا illā kecuali قَلِيلًۭا qalīlan sedikit

Orang-orang Badui yang tertinggal itu akan berkata apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan1, "Biarkanlah kami, niscaya kami mengikuti kamu; mereka hendak merubah janji Allah. Katakanlah, "Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami; demikian Allah telah menetapkan sebelumnya"; mereka akan mengatakan, "Sebenarnya kamu dengki kepada kami". Bahkan mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.

🔊 Sedang diputar

قُل qul katakanlah لِّلْمُخَلَّفِينَ lil'mukhallafīna kepada orang-orang yang tertinggal مِنَ mina dari ٱلْأَعْرَابِ l-aʿrābi orang-orang arab dusun سَتُدْعَوْنَ satud'ʿawna kamu akan di ajak إِلَىٰ ilā kepada قَوْمٍ qawmin kaum أُو۟لِى ulī mempunyai بَأْسٍۢ basin kekuatan شَدِيدٍۢ shadīdin yang sangat تُقَـٰتِلُونَهُمْ tuqātilūnahum kamu memerangi mereka أَوْ aw atau يُسْلِمُونَ ۖ yus'limūna mereka menyerah فَإِن fa-in maka jika تُطِيعُوا۟ tuṭīʿū kamu mentaati يُؤْتِكُمُ yu'tikumu memberikan kepadamu ٱللَّهُ l-lahu Allah أَجْرًا ajran pahala حَسَنًۭا ۖ ḥasanan baik وَإِن wa-in dan jika تَتَوَلَّوْا۟ tatawallaw kamu berpaling كَمَا kamā sebagaimana تَوَلَّيْتُم tawallaytum kamu telah berpaling مِّن min dari قَبْلُ qablu sebelum يُعَذِّبْكُمْ yuʿadhib'kum Dia akan mengazab kamu عَذَابًا ʿadhāban azab أَلِيمًۭا alīman pedih

Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, "Kamu akan diajak untuk (memerangi) kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah (masuk Islam). Maka jika kamu patuhi (ajakan itu), niscaya Allah akan memberikan kepadamu pahala yang baik dan jika kamu berpaling sebagaimana kamu telah berpaling sebelumnya, niscaya Dia akan mengazab kamu dengan azab yang pedih".

🔊 Sedang diputar

لَّيْسَ laysa tidak عَلَى ʿalā atas ٱلْأَعْمَىٰ l-aʿmā orang buta حَرَجٌۭ ḥarajun berdosa وَلَا walā dan tidak عَلَى ʿalā atas ٱلْأَعْرَجِ l-aʿraji orang yang pincang حَرَجٌۭ ḥarajun berdosa وَلَا walā dan tidak عَلَى ʿalā atas ٱلْمَرِيضِ l-marīḍi orang yang sakit حَرَجٌۭ ۗ ḥarajun berdosa وَمَن waman dan barang siapa يُطِعِ yuṭiʿi mentaati ٱللَّهَ l-laha Allah وَرَسُولَهُۥ warasūlahu dan rasul-Nya يُدْخِلْهُ yud'khil'hu Dia memasukkannya جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ ۖ l-anhāru sungai-sungai وَمَن waman dan barang siapa يَتَوَلَّ yatawalla berpaling يُعَذِّبْهُ yuʿadhib'hu Dia mengazabnya عَذَابًا ʿadhāban azab أَلِيمًۭا alīman pedih

Tiada dosa atas orang-orang yang buta, dan atas orang yang pincang, dan atas orang yang sakit (apabila tidak ikut berperang). Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya, niscaya Allah akan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dan barang siapa yang berpaling, niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih.

🔊 Sedang diputar

۞ لَّقَدْ laqad sesungguhnya رَضِىَ raḍiya meridhai ٱللَّهُ l-lahu Allah عَنِ ʿani dari ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman إِذْ idh ketika يُبَايِعُونَكَ yubāyiʿūnaka mereka berjanji setia kepadamu تَحْتَ taḥta di bawah ٱلشَّجَرَةِ l-shajarati pohon فَعَلِمَ faʿalima maka Dia mengetahui مَا apa yang فِى di dalam قُلُوبِهِمْ qulūbihim hati mereka فَأَنزَلَ fa-anzala lalu Dia menurunkan ٱلسَّكِينَةَ l-sakīnata ketenteraman عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka وَأَثَـٰبَهُمْ wa-athābahum dan Dia memberi balasan kepada mereka فَتْحًۭا fatḥan kemenangan قَرِيبًۭا qarīban dekat

Sesungguhnya Allah telah rida terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon1, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya)2.

🔊 Sedang diputar

وَمَغَانِمَ wamaghānima dan rampasan perang كَثِيرَةًۭ kathīratan banyak يَأْخُذُونَهَا ۗ yakhudhūnahā mereka mengambilnya وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah عَزِيزًا ʿazīzan Maha Perkasa حَكِيمًۭا ḥakīman Maha Bijaksana

Serta harta rampasan yang banyak yang dapat mereka ambil. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

🔊 Sedang diputar

وَعَدَكُمُ waʿadakumu dan menjanjikan kepadamu ٱللَّهُ l-lahu Allah مَغَانِمَ maghānima rampasan perang كَثِيرَةًۭ kathīratan banyak تَأْخُذُونَهَا takhudhūnahā kamu mengambilnya فَعَجَّلَ faʿajjala maka Dia segerakan لَكُمْ lakum bagi kalian هَـٰذِهِۦ hādhihi ini وَكَفَّ wakaffa dan Dia menahan أَيْدِىَ aydiya tangan-tangan ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia عَنكُمْ ʿankum dari kalian وَلِتَكُونَ walitakūna dan agar menjadi ءَايَةًۭ āyatan ayat/bukti لِّلْمُؤْمِنِينَ lil'mu'minīna bagi orang-orang yang beriman وَيَهْدِيَكُمْ wayahdiyakum dan Dia memberi petunjuk kepadamu صِرَٰطًۭا ṣirāṭan jalan مُّسْتَقِيمًۭا mus'taqīman lurus

Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu1, dan Dia menahan tangan manusia dari (membinasakan)mu (agar kamu mensyukuri-Nya), dan agar hal itu menjadi bukti bagi orang-orang mukmin, dan agar Dia menunjuki kamu kepada jalan yang lurus.

🔊 Sedang diputar

وَأُخْرَىٰ wa-ukh'rā dan yang lain لَمْ lam tidak تَقْدِرُوا۟ taqdirū kamu dapat menguasai عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya قَدْ qad sesungguhnya أَحَاطَ aḥāṭa meliputi ٱللَّهُ l-lahu Allah بِهَا ۚ bihā padanya وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala شَىْءٍۢ shayin sesuatu قَدِيرًۭا qadīran Maha Kuasa

Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya1. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

🔊 Sedang diputar

وَلَوْ walaw dan sekiranya قَـٰتَلَكُمُ qātalakumu memerangi kamu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar لَوَلَّوُا۟ lawallawū pasti mereka berpaling ٱلْأَدْبَـٰرَ l-adbāra belakang ثُمَّ thumma kemudian لَا tidak يَجِدُونَ yajidūna mereka memperoleh وَلِيًّۭا waliyyan pelindung وَلَا walā dan tidak نَصِيرًۭا naṣīran penolong

Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) menolong.

🔊 Sedang diputar

سُنَّةَ sunnata ketetapan ٱللَّهِ l-lahi Allah ٱلَّتِى allatī yang قَدْ qad sungguh خَلَتْ khalat telah berlalu مِن min dari قَبْلُ ۖ qablu sebelum وَلَن walan dan tidak تَجِدَ tajida kamu mendapatkan لِسُنَّةِ lisunnati bagi ketetapan ٱللَّهِ l-lahi Allah تَبْدِيلًۭا tabdīlan perobahan/pergantian

Sebagai suatu sunatullah1 yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunatullah itu.

🔊 Sedang diputar

وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلَّذِى alladhī yang كَفَّ kaffa menahan أَيْدِيَهُمْ aydiyahum tangan-tangan mereka عَنكُمْ ʿankum dari kalian وَأَيْدِيَكُمْ wa-aydiyakum dan tangan-tanganmu عَنْهُم ʿanhum dari mereka بِبَطْنِ bibaṭni di tengah مَكَّةَ makkata Mekkah مِنۢ min dari بَعْدِ baʿdi sesudah أَنْ an bahwa أَظْفَرَكُمْ aẓfarakum Dia memenangkan kamu عَلَيْهِمْ ۚ ʿalayhim atas mereka وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah بِمَا bimā dengan تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan بَصِيرًا baṣīran Maha Melihat

Dan Dia-lah yang menahan tangan mereka dari (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dari (membinasakan) mereka di tengah kota Mekah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka, dan adalah Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

🔊 Sedang diputar

هُمُ humu mereka ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَصَدُّوكُمْ waṣaddūkum dan mereka menghalangi kamu عَنِ ʿani dari ٱلْمَسْجِدِ l-masjidi Masjid ٱلْحَرَامِ l-ḥarāmi Haram وَٱلْهَدْىَ wal-hadya dan hewan kurban مَعْكُوفًا maʿkūfan disembelih أَن an bahwa يَبْلُغَ yablugha ia sampai مَحِلَّهُۥ ۚ maḥillahu tempatnya وَلَوْلَا walawlā dan kalau tidak رِجَالٌۭ rijālun orang-orang laki-laki مُّؤْمِنُونَ mu'minūna mereka beriman وَنِسَآءٌۭ wanisāon dan orang-orang perempuan مُّؤْمِنَـٰتٌۭ mu'minātun mereka beriman لَّمْ lam tidak تَعْلَمُوهُمْ taʿlamūhum kamu mengetahui mereka أَن an bahwa تَطَـُٔوهُمْ taṭaūhum kamu akan membunuh mereka فَتُصِيبَكُم fatuṣībakum maka akan menimpa kamu مِّنْهُم min'hum dari mereka مَّعَرَّةٌۢ maʿarratun kesusahan بِغَيْرِ bighayri dengan tanpa عِلْمٍۢ ۖ ʿil'min pengetahuan لِّيُدْخِلَ liyud'khila karena hendak memasukkan ٱللَّهُ l-lahu Allah فِى ke dalam رَحْمَتِهِۦ raḥmatihi rahmat-Nya مَن man siapa yang يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki لَوْ law sekiranya تَزَيَّلُوا۟ tazayyalū mereka terpisah لَعَذَّبْنَا laʿadhabnā pasti Kami mengazab ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar مِنْهُمْ min'hum dari mereka عَذَابًا ʿadhāban azab أَلِيمًا alīman pedih

Merekalah orang-orang yang kafir yang menghalangi kamu dari (masuk) Masjidil Haram dan menghalangi hewan kurban sampai ke tempat (penyembelihan)nya. Dan kalau tidaklah karena laki-laki yang mukmin dan perempuan-perempuan yang mukmin yang tiada kamu ketahui, bahwa kamu akan membunuh mereka yang menyebabkan kamu ditimpa kesusahan tanpa pengetahuanmu (tentulah Allah tidak akan menahan tanganmu dari membinasakan mereka). Supaya Allah memasukkan siapa yang dikehendaki-Nya ke dalam rahmat-Nya. Sekiranya mereka tidak bercampur-baur, tentulah Kami akan mengazab orang-orang yag kafir di antara mereka dengan azab yang pedih.

🔊 Sedang diputar

إِذْ idh tatkala جَعَلَ jaʿala menjadikan/membuat ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar فِى dalam قُلُوبِهِمُ qulūbihimu hati mereka ٱلْحَمِيَّةَ l-ḥamiyata kesombongan حَمِيَّةَ ḥamiyyata kesombongan ٱلْجَـٰهِلِيَّةِ l-jāhiliyati jahiliyah فَأَنزَلَ fa-anzala maka menurunkan ٱللَّهُ l-lahu Allah سَكِينَتَهُۥ sakīnatahu ketenteraman عَلَىٰ ʿalā atas رَسُولِهِۦ rasūlihi rasul-Nya وَعَلَى waʿalā dan atas ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang yang beriman وَأَلْزَمَهُمْ wa-alzamahum dan Dia menetapkan mereka كَلِمَةَ kalimata kalimat ٱلتَّقْوَىٰ l-taqwā takwa وَكَانُوٓا۟ wakānū dan adalah mereka أَحَقَّ aḥaqqa lebih berhak بِهَا bihā dengannya وَأَهْلَهَا ۚ wa-ahlahā dan ahlinya وَكَانَ wakāna dan adalah ٱللَّهُ l-lahu Allah بِكُلِّ bikulli dengan segala شَىْءٍ shayin sesuatu عَلِيمًۭا ʿalīman Maha Mengetahui

Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan, (yaitu) kesombongan jahiliah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat takwa1 dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

🔊 Sedang diputar

لَّقَدْ laqad sesungguhnya صَدَقَ ṣadaqa membenarkan ٱللَّهُ l-lahu Allah رَسُولَهُ rasūlahu rasul-Nya ٱلرُّءْيَا l-ru'yā mimpi بِٱلْحَقِّ ۖ bil-ḥaqi dengan benar لَتَدْخُلُنَّ latadkhulunna sungguh kamu akan memasuki ٱلْمَسْجِدَ l-masjida Masjid ٱلْحَرَامَ l-ḥarāma Haram إِن in jika شَآءَ shāa menghendaki ٱللَّهُ l-lahu Allah ءَامِنِينَ āminīna dengan aman مُحَلِّقِينَ muḥalliqīna mencukur rambut رُءُوسَكُمْ ruūsakum kepala kamu وَمُقَصِّرِينَ wamuqaṣṣirīna dan memendekkan guntingan rambut لَا tidak تَخَافُونَ ۖ takhāfūna kamu merasa takut فَعَلِمَ faʿalima maka Dia mengetahui مَا apa yang لَمْ lam tidak تَعْلَمُوا۟ taʿlamū kamu ketahui فَجَعَلَ fajaʿala maka Dia menjadikan مِن min dari دُونِ dūni selain ذَٰلِكَ dhālika demikian itu فَتْحًۭا fatḥan kemenangan قَرِيبًا qarīban dekat

Sesungguhnya Allah akan membuktikan kepada rasul-Nya, tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya, (yaitu) bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insyaallah dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan mengguntingnya, sedang kamu tidak merasa takut. Maka Allah mengetahui apa yang tiada kamu ketahui dan Dia memberikan sebelum itu kemenangan yang dekat1.

🔊 Sedang diputar

هُوَ huwa Dia ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَرْسَلَ arsala mengutus رَسُولَهُۥ rasūlahu rasul-Nya بِٱلْهُدَىٰ bil-hudā dengan petunjuk وَدِينِ wadīni dan agama ٱلْحَقِّ l-ḥaqi benar لِيُظْهِرَهُۥ liyuẓ'hirahu karena Dia hendak memenangkannya عَلَى ʿalā atas ٱلدِّينِ l-dīni agama كُلِّهِۦ ۚ kullihi semuanya وَكَفَىٰ wakafā dan cukup بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah شَهِيدًۭا shahīdan saksi

Dia-lah yang mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi.

🔊 Sedang diputar

مُّحَمَّدٌۭ muḥammadun Muhammad رَّسُولُ rasūlu rasul ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang مَعَهُۥٓ maʿahu bersama dia أَشِدَّآءُ ashiddāu sangat keras عَلَى ʿalā terhadap ٱلْكُفَّارِ l-kufāri orang-orang kafir رُحَمَآءُ ruḥamāu kasih sayang بَيْنَهُمْ ۖ baynahum diantara mereka تَرَىٰهُمْ tarāhum kamu melihat mereka رُكَّعًۭا rukkaʿan ruku' سُجَّدًۭا sujjadan sujud يَبْتَغُونَ yabtaghūna mereka mencari فَضْلًۭا faḍlan karunia مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah وَرِضْوَٰنًۭا ۖ wariḍ'wānan dan keridhaan سِيمَاهُمْ sīmāhum tanda-tanda mereka فِى dalam وُجُوهِهِم wujūhihim muka-muka mereka مِّنْ min dari أَثَرِ athari bekas ٱلسُّجُودِ ۚ l-sujūdi sujud ذَٰلِكَ dhālika demikian itu مَثَلُهُمْ mathaluhum perumpamaan mereka فِى dalam ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ l-tawrāti Taurat وَمَثَلُهُمْ wamathaluhum dan perumpamaan mereka فِى dalam ٱلْإِنجِيلِ l-injīli injil كَزَرْعٍ kazarʿin seperti tanaman أَخْرَجَ akhraja ia mengeluarkan شَطْـَٔهُۥ shaṭahu tumbuhnya/tunasnya فَـَٔازَرَهُۥ faāzarahu maka ia menguatkan فَٱسْتَغْلَظَ fa-is'taghlaẓa lalu ia menjadi besar فَٱسْتَوَىٰ fa-is'tawā maka ia tegak عَلَىٰ ʿalā atas سُوقِهِۦ sūqihi batangnya يُعْجِبُ yuʿ'jibu menakjubkan/menyenangkan ٱلزُّرَّاعَ l-zurāʿa penanam-penanam لِيَغِيظَ liyaghīẓa karena Dia hendak menjengkelkan بِهِمُ bihimu dengan mereka ٱلْكُفَّارَ ۗ l-kufāra orang-orang kafir وَعَدَ waʿada telah menjanjikan ٱللَّهُ l-lahu Allah ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebaikan مِنْهُم min'hum dari mereka مَّغْفِرَةًۭ maghfiratan ampunan وَأَجْرًا wa-ajran dan pahala عَظِيمًۢا ʿaẓīman besar

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud1. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya, maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

Ayat /29