Tilawahku
Masuk
۞

الطور

At-Tur

Bukit Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

وَٱلطُّورِ wal-ṭūri demi bukit

Demi bukit1,

🔊 Sedang diputar

وَكِتَـٰبٍۢ wakitābin dan kitab مَّسْطُورٍۢ masṭūrin tertulis

dan kitab yang ditulis,

🔊 Sedang diputar

فِى pada رَقٍّۢ raqqin lembaran مَّنشُورٍۢ manshūrin terbentang

pada lembaran yang terbuka,

🔊 Sedang diputar

وَٱلْبَيْتِ wal-bayti dan rumah ٱلْمَعْمُورِ l-maʿmūri dimakmurkan

dan demi Baitul Makmur1,

🔊 Sedang diputar

وَٱلسَّقْفِ wal-saqfi dan atap ٱلْمَرْفُوعِ l-marfūʿi ditinggikan

dan atap yang ditinggikan (langit),

🔊 Sedang diputar

وَٱلْبَحْرِ wal-baḥri dan laut ٱلْمَسْجُورِ l-masjūri mendidih

dan laut yang di dalam tanahnya ada api,

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya عَذَابَ ʿadhāba azab رَبِّكَ rabbika Tuhanmu لَوَٰقِعٌۭ lawāqiʿun pasti terjadi

sesungguhnya azab Tuhan-mu pasti terjadi,

🔊 Sedang diputar

مَّا tidak ada لَهُۥ lahu baginya مِن min dari yang دَافِعٍۢ dāfiʿin menolak

tidak seorang pun yang dapat menolaknya,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma pada hari تَمُورُ tamūru bergoncang ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit مَوْرًۭا mawran sungguh-sungguh bergoncang

pada hari ketika langit benar-benar berguncang,

🔊 Sedang diputar

وَتَسِيرُ watasīru dan berjalan ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung سَيْرًۭا sayran sungguh-sungguh berjalan

dan gunung benar-benar berjalan.

🔊 Sedang diputar

فَوَيْلٌۭ fawaylun maka kecelakaanlah يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan

Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang هُمْ hum mereka فِى dalam خَوْضٍۢ khawḍin kesesatan يَلْعَبُونَ yalʿabūna mereka bermain-main

(yaitu) orang-orang yang bermain-main dalam kebatilan,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma pada hari يُدَعُّونَ yudaʿʿūna mereka di dorong إِلَىٰ ilā kepada نَارِ nāri api neraka جَهَنَّمَ jahannama jahanam دَعًّا daʿʿan sungguh-sungguh di dorong

pada hari mereka didorong ke neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya.

🔊 Sedang diputar

هَـٰذِهِ hādhihi inilah ٱلنَّارُ l-nāru api/neraka ٱلَّتِى allatī yang كُنتُم kuntum kalian adalah بِهَا bihā dengannya تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan

(Dikatakan kepada mereka), "Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya".

🔊 Sedang diputar

أَفَسِحْرٌ afasiḥ'run maka apakah sihir هَـٰذَآ hādhā ini أَمْ am atau أَنتُمْ antum kamu لَا tidak تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu melihat

Maka apakah ini sihir? Ataukah kamu tidak melihat?

🔊 Sedang diputar

ٱصْلَوْهَا iṣ'lawhā masuklah kedalam فَٱصْبِرُوٓا۟ fa-iṣ'birū maka bersabarlah kamu أَوْ aw atau لَا tidak تَصْبِرُوا۟ taṣbirū kamu sabar سَوَآءٌ sawāon sama saja عَلَيْكُمْ ۖ ʿalaykum atas kalian إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah تُجْزَوْنَ tuj'zawna kamu diberi balasan مَا apa yang كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu perbuat

Masukklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu; kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُتَّقِينَ l-mutaqīna orang-orang yang bertakwa فِى dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin surga وَنَعِيمٍۢ wanaʿīmin dan kenikmatan

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan,

🔊 Sedang diputar

فَـٰكِهِينَ fākihīna mereka bersuka ria بِمَآ bimā dengan apa yang ءَاتَىٰهُمْ ātāhum memberikan kepada mereka رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka وَوَقَىٰهُمْ wawaqāhum dan memelihara mereka رَبُّهُمْ rabbuhum Tuhan mereka عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka jahanam

mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka.

🔊 Sedang diputar

كُلُوا۟ kulū makanlah وَٱشْرَبُوا۟ wa-ish'rabū dan minumlah هَنِيٓـًٔۢا hanīan dengan enak بِمَا bimā terhadap apa كُنتُمْ kuntum kalian adalah تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan

(Dikatakan kepada mereka), "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan",

🔊 Sedang diputar

مُتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَىٰ ʿalā atas سُرُرٍۢ sururin dipan مَّصْفُوفَةٍۢ ۖ maṣfūfatin berbaris/teratur وَزَوَّجْنَـٰهُم wazawwajnāhum dan Kami jodohkan mereka بِحُورٍ biḥūrin jelita/bidadari عِينٍۢ ʿīnin mata

mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَٱتَّبَعَتْهُمْ wa-ittabaʿathum dan mengikuti mereka ذُرِّيَّتُهُم dhurriyyatuhum anak cucu mereka بِإِيمَـٰنٍ biīmānin dalam keimanan أَلْحَقْنَا alḥaqnā Kami pertemukan بِهِمْ bihim dengan mereka ذُرِّيَّتَهُمْ dhurriyyatahum anak cucu mereka وَمَآ wamā dan tidak أَلَتْنَـٰهُم alatnāhum Kami mengurangi mereka مِّنْ min dari عَمَلِهِم ʿamalihim amal perbuatan mereka مِّن min dari شَىْءٍۢ ۚ shayin sedikit pun كُلُّ kullu tiap-tiap ٱمْرِئٍۭ im'ri-in seseorang بِمَا bimā dengan apa yang كَسَبَ kasaba ia kerjakan رَهِينٌۭ rahīnun terikat/tergantung

Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka1, dan Kami tiada mengurangi sedikit pun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.

🔊 Sedang diputar

وَأَمْدَدْنَـٰهُم wa-amdadnāhum dan Kami tambah mereka بِفَـٰكِهَةٍۢ bifākihatin dengan buah-buahan وَلَحْمٍۢ walaḥmin dan daging مِّمَّا mimmā dari apa يَشْتَهُونَ yashtahūna mereka ingini

Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini.

🔊 Sedang diputar

يَتَنَـٰزَعُونَ yatanāzaʿūna mereka saling mengedarkan فِيهَا fīhā didalamnya كَأْسًۭا kasan piala-piala لَّا tidak ada لَغْوٌۭ laghwun sesuatu yang sia-sia فِيهَا fīhā didalamnya وَلَا walā dan tidak ada تَأْثِيمٌۭ tathīmun perbuatan dosa

Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa.

🔊 Sedang diputar

۞ وَيَطُوفُ wayaṭūfu dan berkeliling عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka غِلْمَانٌۭ ghil'mānun anak-anak muda لَّهُمْ lahum untuk mereka كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka لُؤْلُؤٌۭ lu'lu-on mutiara مَّكْنُونٌۭ maknūnun tersimpan

Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.

🔊 Sedang diputar

وَأَقْبَلَ wa-aqbala dan menghadap بَعْضُهُمْ baʿḍuhum sebagian mereka عَلَىٰ ʿalā atas بَعْضٍۢ baʿḍin sebagian يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka saling tanya menanya

Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling bertanya.

🔊 Sedang diputar

قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami قَبْلُ qablu dahulu فِىٓ dalam أَهْلِنَا ahlinā keluarga kami مُشْفِقِينَ mush'fiqīna orang-orang yang takut

Mereka berkata, "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut (akan diazab)".

🔊 Sedang diputar

فَمَنَّ famanna maka memberi karunia ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَيْنَا ʿalaynā atas kami وَوَقَىٰنَا wawaqānā dan Dia memelihara kami عَذَابَ ʿadhāba azab ٱلسَّمُومِ l-samūmi sangat panas

Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka.

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya kami كُنَّا kunnā adalah kami مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum نَدْعُوهُ ۖ nadʿūhu kami menyembah-Nya إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia هُوَ huwa Dia ٱلْبَرُّ l-baru Yang Melimpahkan Kebaikan ٱلرَّحِيمُ l-raḥīmu Maha Penyayang

Sesungguhnya kami dahulu menyembah-Nya. Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

فَذَكِّرْ fadhakkir maka berilah peringatan فَمَآ famā maka tidaklah أَنتَ anta kamu بِنِعْمَتِ biniʿ'mati dengan nikmat رَبِّكَ rabbika Tuhanmu بِكَاهِنٍۢ bikāhinin dengan dukun/tukang tenung وَلَا walā dan tidak مَجْنُونٍ majnūnin seorang gila

Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhan-mu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila.

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan شَاعِرٌۭ shāʿirun seorang penyair نَّتَرَبَّصُ natarabbaṣu kita tunggu-tunggu بِهِۦ bihi dengannya رَيْبَ rayba ragu-ragu ٱلْمَنُونِ l-manūni zaman/masa

Bahkan mereka mengatakan, "Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya".

🔊 Sedang diputar

قُلْ qul katakanlah تَرَبَّصُوا۟ tarabbaṣū tunggulah فَإِنِّى fa-innī maka sesungguhnya aku مَعَكُم maʿakum bersamamu مِّنَ mina dari ٱلْمُتَرَبِّصِينَ l-mutarabiṣīna orang-orang yanng menunggu

Katakanlah, "Tunggulah, maka sesungguhnya aku pun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu".

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah تَأْمُرُهُمْ tamuruhum memerintahkan mereka أَحْلَـٰمُهُم aḥlāmuhum pikiran-pikiran mereka بِهَـٰذَآ ۚ bihādhā dengan ini أَمْ am ataukah/apakah هُمْ hum mereka قَوْمٌۭ qawmun kaum طَاغُونَ ṭāghūna melampaui batas

Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan تَقَوَّلَهُۥ ۚ taqawwalahu ia mengada-adakannya بَل bal bahkan لَّا tidak يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka tidak beriman

Ataukah mereka mengatakan, "Dia (Muhammad) membuat-buatnya". Sebenarnya mereka tidak beriman.

🔊 Sedang diputar

فَلْيَأْتُوا۟ falyatū maka hendaklah mereka mendatangkan بِحَدِيثٍۢ biḥadīthin dengan perkataan مِّثْلِهِۦٓ mith'lihi serupa dengannya إِن in jika كَانُوا۟ kānū mereka adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal Al-Qur`ān itu jika mereka orang-orang yang benar.

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah خُلِقُوا۟ khuliqū mereka diciptakan مِنْ min dari غَيْرِ ghayri selain شَىْءٍ shayin sesuatu أَمْ am ataukah/apakah هُمُ humu mereka ٱلْخَـٰلِقُونَ l-khāliqūna yang menciptakan

Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatu pun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah خَلَقُوا۟ khalaqū mereka menciptakan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ ۚ wal-arḍa dan bumi بَل bal tetapi لَّا tidak يُوقِنُونَ yūqinūna mereka meyakini

Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan).

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah عِندَهُمْ ʿindahum di sisi mereka خَزَآئِنُ khazāinu perbendaharaan رَبِّكَ rabbika Tuhanmu أَمْ am ataukah/apakah هُمُ humu mereka ٱلْمُصَۣيْطِرُونَ l-muṣayṭirūna yang berkuasa

Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Tuhan-mu atau merekakah yang berkuasa?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah لَهُمْ lahum bagi mereka سُلَّمٌۭ sullamun tangga يَسْتَمِعُونَ yastamiʿūna mereka mendengarkan فِيهِ ۖ fīhi padanya فَلْيَأْتِ falyati maka hendaklah mendatangkan مُسْتَمِعُهُم mus'tamiʿuhum orang yang mendengarkan diantara mereka بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/keterangan مُّبِينٍ mubīnin nyata

Ataukah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang gaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata.

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah لَهُ lahu bagi-Nya ٱلْبَنَـٰتُ l-banātu anak-anak perempuan وَلَكُمُ walakumu dan bagimu ٱلْبَنُونَ l-banūna anak-anak laki-laki

Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am atau تَسْـَٔلُهُمْ tasaluhum kamu meminta kepada mereka أَجْرًۭا ajran upah فَهُم fahum maka mereka مِّن min dari مَّغْرَمٍۢ maghramin hutang مُّثْقَلُونَ muth'qalūna orang-orang yang dibebani

Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan utang?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah عِندَهُمُ ʿindahumu di sisi mereka ٱلْغَيْبُ l-ghaybu kegaiban فَهُمْ fahum lalu mereka يَكْتُبُونَ yaktubūna mereka menulis

Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang gaib lalu mereka menuliskannya?

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah يُرِيدُونَ yurīdūna mereka hendak كَيْدًۭا ۖ kaydan tipu-daya فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar هُمُ humu mereka ٱلْمَكِيدُونَ l-makīdūna orang-orang yang kena tipu daya

Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu, merekalah yang kena tipu daya.

🔊 Sedang diputar

أَمْ am ataukah/apakah لَهُمْ lahum bagi mereka إِلَـٰهٌ ilāhun Tuhan غَيْرُ ghayru selain ٱللَّهِ ۚ l-lahi Allah سُبْحَـٰنَ sub'ḥāna Maha Suci ٱللَّهِ l-lahi Allah عَمَّا ʿammā dari apa yang يُشْرِكُونَ yush'rikūna mereka persekutukan

Ataukah mereka mempunyai tuhan selain Allah. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

🔊 Sedang diputar

وَإِن wa-in dan jika يَرَوْا۟ yaraw mereka melihat كِسْفًۭا kis'fan sepotong/sebagian مِّنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit سَاقِطًۭا sāqiṭan jatuh يَقُولُوا۟ yaqūlū mereka mengatakan سَحَابٌۭ saḥābun awan مَّرْكُومٌۭ markūmun bertumpuk-tumpuk

Jika mereka melihat sebagian dari langit gugur, mereka akan mengatakan, "Itu adalah awan yang bertindih-tindih".

🔊 Sedang diputar

فَذَرْهُمْ fadharhum maka biarkanlah mereka حَتَّىٰ ḥattā sehingga يُلَـٰقُوا۟ yulāqū mereka menemui يَوْمَهُمُ yawmahumu hari mereka ٱلَّذِى alladhī yang فِيهِ fīhi pada hari itu يُصْعَقُونَ yuṣ'ʿaqūna mereka dibinasakan

Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma hari لَا tidak يُغْنِى yugh'nī berguna عَنْهُمْ ʿanhum dari mereka كَيْدُهُمْ kayduhum tipu daya mereka شَيْـًۭٔا shayan sedikit pun وَلَا walā dan tidaklah هُمْ hum mereka يُنصَرُونَ yunṣarūna mereka di tolong

(yaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikit pun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang ظَلَمُوا۟ ẓalamū zallim عَذَابًۭا ʿadhāban azab دُونَ dūna selain ذَٰلِكَ dhālika demikian itu/dari itu وَلَـٰكِنَّ walākinna akan tetapi أَكْثَرَهُمْ aktharahum kebanyakan mereka لَا tidak يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui

Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain itu1. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.

🔊 Sedang diputar

وَٱصْبِرْ wa-iṣ'bir dan bersabarlah لِحُكْمِ liḥuk'mi pada ketetapan رَبِّكَ rabbika Tuhanmu فَإِنَّكَ fa-innaka maka sesungguhnya kamu بِأَعْيُنِنَا ۖ bi-aʿyuninā pada pengawasan Kami وَسَبِّحْ wasabbiḥ dan bertasbihlah بِحَمْدِ biḥamdi dengan memuji رَبِّكَ rabbika Tuhanmu حِينَ ḥīna ketika تَقُومُ taqūmu kamu berdiri/bangun

Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhan-mu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Tuhan-mu ketika kamu bangun berdiri,

🔊 Sedang diputar

وَمِنَ wamina dan dari ٱلَّيْلِ al-layli malam فَسَبِّحْهُ fasabbiḥ'hu maka bertasbihlah وَإِدْبَـٰرَ wa-id'bāra dan dibelakang/terbenam ٱلنُّجُومِ l-nujūmi bintang-bintang

dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar)1.

Ayat /49