الرحمن
Ar-Rahman
Yang Maha Pemurah Madaniyah
Memuat audio qari…
ٱلرَّحْمَـٰنُ al-raḥmānu Yang Maha Pengasih
(Tuhan) Yang Maha Pemurah,
عَلَّمَ ʿallama Dia telah mengajarkan ٱلْقُرْءَانَ l-qur'āna Al Quran
Yang telah mengajarkan Al-Qur`ān .
خَلَقَ khalaqa Dia telah menciptakan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia
Dia menciptakan manusia,
عَلَّمَهُ ʿallamahu Dia mengajarkannya ٱلْبَيَانَ l-bayāna jelas/terang
mengajarnya pandai berbicara.
ٱلشَّمْسُ al-shamsu matahari وَٱلْقَمَرُ wal-qamaru dan bulan بِحُسْبَانٍۢ biḥus'bānin dengan/menurut perhitungan
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.
وَٱلنَّجْمُ wal-najmu dan bintang/tumbuh-tumbuhan وَٱلشَّجَرُ wal-shajaru dan pohon-pohonan يَسْجُدَانِ yasjudāni keduanya tunduk/sujud
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan, kedua-duanya tunduk kepada-Nya.
وَٱلسَّمَآءَ wal-samāa dan langit رَفَعَهَا rafaʿahā Dia tinggikannya وَوَضَعَ wawaḍaʿa dan Dia letakkan ٱلْمِيزَانَ l-mīzāna timbangan
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
أَلَّا allā supaya jangan تَطْغَوْا۟ taṭghaw kamu melampui batas فِى fī dalam ٱلْمِيزَانِ l-mīzāni neraca/timbangan
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
وَأَقِيمُوا۟ wa-aqīmū dan dirikanlah ٱلْوَزْنَ l-wazna neraca/timbangan بِٱلْقِسْطِ bil-qis'ṭi dengan adil وَلَا walā dan janganlah تُخْسِرُوا۟ tukh'sirū kamu mengurangi ٱلْمِيزَانَ l-mīzāna neraca/timbangan
Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi وَضَعَهَا waḍaʿahā Dia letakkan/hamparkannya لِلْأَنَامِ lil'anāmi untuk makhluk
Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya).
فِيهَا fīhā didalamnya/padanya فَـٰكِهَةٌۭ fākihatun buah-buahan وَٱلنَّخْلُ wal-nakhlu dan pohon kurma ذَاتُ dhātu yang mempunyai ٱلْأَكْمَامِ l-akmāmi kelopak mayang
Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
وَٱلْحَبُّ wal-ḥabu dan biji-bijian ذُو dhū mempunyai ٱلْعَصْفِ l-ʿaṣfi kulit وَٱلرَّيْحَانُ wal-rayḥānu dan harum baunya
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
خَلَقَ khalaqa Dia menciptakan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia مِن min dari صَلْصَـٰلٍۢ ṣalṣālin tanah liat كَٱلْفَخَّارِ kal-fakhāri seperti tembikar
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
وَخَلَقَ wakhalaqa dan Dia menciptakan ٱلْجَآنَّ l-jāna jin مِن min dari مَّارِجٍۢ mārijin nyala api مِّن min dari نَّارٍۢ nārin api
dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhan kamu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
رَبُّ rabbu Tuhan/Pemelihara ٱلْمَشْرِقَيْنِ l-mashriqayni dua timur/dua tempat terbit matahari وَرَبُّ warabbu dan Tuhan/Pemelihara ٱلْمَغْرِبَيْنِ l-maghribayni dua barat/dua tempat terbenamnya matahari
Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
مَرَجَ maraja Dia alirkan ٱلْبَحْرَيْنِ l-baḥrayni dua lautan يَلْتَقِيَانِ yaltaqiyāni keduanya bertemu
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya بَرْزَخٌۭ barzakhun batas لَّا lā tidak يَبْغِيَانِ yabghiyāni keduanya melampui
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يَخْرُجُ yakhruju keluar مِنْهُمَا min'humā dari keduanya ٱللُّؤْلُؤُ l-lu'lu-u mutiara وَٱلْمَرْجَانُ wal-marjānu dan marjan
Dari keduanya keluar mutiara dan merjan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua mendustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
وَلَهُ walahu dan bagi-Nya ٱلْجَوَارِ l-jawāri kapal-kapal ٱلْمُنشَـَٔاتُ l-munshaātu yang timbul/tinggi فِى fī pada ٱلْبَحْرِ l-baḥri lautan كَٱلْأَعْلَـٰمِ kal-aʿlāmi laksana gunung-gunung
Dan kepunyaan-Nya-lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
كُلُّ kullu tiap-tiap/segala مَنْ man siapa/apa عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya فَانٍۢ fānin binasa
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
وَيَبْقَىٰ wayabqā dan tetap/kekal وَجْهُ wajhu wajah/zat رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ذُو dhū mempunyai ٱلْجَلَـٰلِ l-jalāli kebesaran وَٱلْإِكْرَامِ wal-ik'rāmi dan kemuliaan
Dan tetap kekal Wajah Tuhan-mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يَسْـَٔلُهُۥ yasaluhu akan meminta kepada-Nya مَن man orang/makhluk فِى fī pada ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi كُلَّ kulla setiap يَوْمٍ yawmin hari هُوَ huwa Dia فِى fī pada شَأْنٍۢ shanin kesibukan/urusan
Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
سَنَفْرُغُ sanafrughu Kami akan berurusan/bertindak لَكُمْ lakum bagi kalian أَيُّهَ ayyuha wahai ٱلثَّقَلَانِ l-thaqalāni manusia dan jin
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu, hai manusia dan jin.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يَـٰمَعْشَرَ yāmaʿshara hai jama'ah ٱلْجِنِّ l-jini jin وَٱلْإِنسِ wal-insi dan manusia إِنِ ini jika ٱسْتَطَعْتُمْ is'taṭaʿtum kamu mampu/sanggup أَن an bahwa تَنفُذُوا۟ tanfudhū kamu menembus/melintasi مِنْ min dari أَقْطَارِ aqṭāri penjuru ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi فَٱنفُذُوا۟ ۚ fa-unfudhū maka tembuslah/lintasilah لَا lā tidak تَنفُذُونَ tanfudhūna kamu menembusnya إِلَّا illā kecuali بِسُلْطَـٰنٍۢ bisul'ṭānin dengan kekuasaan/kekuatan
Hai jemaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يُرْسَلُ yur'salu akan dikirimkan عَلَيْكُمَا ʿalaykumā atas kamu berdua شُوَاظٌۭ shuwāẓun nyala مِّن min dari نَّارٍۢ nārin api وَنُحَاسٌۭ wanuḥāsun dan cairan tembaga فَلَا falā maka tidak تَنتَصِرَانِ tantaṣirāni kamu berdua menolong/menyelamatkan diri
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga, maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (darinya).
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فَإِذَا fa-idhā maka apabila ٱنشَقَّتِ inshaqqati terbelah ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فَكَانَتْ fakānat lalu adalah/menjadi ia وَرْدَةًۭ wardatan mawar merah كَٱلدِّهَانِ kal-dihāni seperti minyak
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فَيَوْمَئِذٍۢ fayawma-idhin maka pada hari itu لَّا lā tidak يُسْـَٔلُ yus'alu ditanya عَن ʿan atas ذَنۢبِهِۦٓ dhanbihi dosanya إِنسٌۭ insun manusia وَلَا walā dan tidak جَآنٌّۭ jānnun jin
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
يُعْرَفُ yuʿ'rafu diketahui/dikenal ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa بِسِيمَـٰهُمْ bisīmāhum dengan tanda-tanda mereka فَيُؤْخَذُ fayu'khadhu lalu dipegang/diambil بِٱلنَّوَٰصِى bil-nawāṣī dengan umbun-umbun وَٱلْأَقْدَامِ wal-aqdāmi dan kaki-kaki
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
هَـٰذِهِۦ hādhihi inilah جَهَنَّمُ jahannamu neraka jahanam ٱلَّتِى allatī yang يُكَذِّبُ yukadhibu mendustakan بِهَا bihā dengannya/padanya ٱلْمُجْرِمُونَ l-muj'rimūna orang-orang yang berdosa
Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
يَطُوفُونَ yaṭūfūna mereka berkeliling بَيْنَهَا baynahā diantaranya وَبَيْنَ wabayna dan antara حَمِيمٍ ḥamīmin air mendidih ءَانٍۢ ānin sangat panas
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
وَلِمَنْ waliman dan bagi orang خَافَ khāfa ia takut مَقَامَ maqāma tempat berdiri/menghadap رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya جَنَّتَانِ jannatāni dan surga
Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhan-nya ada dua surga1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
ذَوَاتَآ dhawātā keduanya mempunyai أَفْنَانٍۢ afnānin bermacam-macam ragam
Kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā didalam keduanya عَيْنَانِ ʿaynāni dua mata air تَجْرِيَانِ tajriyāni mengalir keduanya
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā di dalam keduanya مِن min dari كُلِّ kulli setiap/segala فَـٰكِهَةٍۢ fākihatin buah-buahan زَوْجَانِ zawjāni berpasangan
Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
مُتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَىٰ ʿalā atas فُرُشٍۭ furushin permadani بَطَآئِنُهَا baṭāinuhā sebelah dalamnya مِنْ min dari إِسْتَبْرَقٍۢ ۚ is'tabraqin sutera وَجَنَى wajanā dan memetik ٱلْجَنَّتَيْنِ l-janatayni dua surga دَانٍۢ dānin dekat
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِنَّ fīhinna didalammya mereka (bidadari) قَـٰصِرَٰتُ qāṣirātu pendek/menundukkan ٱلطَّرْفِ l-ṭarfi pandangan لَمْ lam tidak يَطْمِثْهُنَّ yaṭmith'hunna menyetentuh mereka إِنسٌۭ insun manusia قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka وَلَا walā dan tidak جَآنٌّۭ jānnun jin
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
كَأَنَّهُنَّ ka-annahunna seakan-akan mereka ٱلْيَاقُوتُ l-yāqūtu yakut وَٱلْمَرْجَانُ wal-marjānu dan marjan
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan merjan.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
هَلْ hal bukankah جَزَآءُ jazāu balasan ٱلْإِحْسَـٰنِ l-iḥ'sāni kebaikan إِلَّا illā kecuali ٱلْإِحْسَـٰنُ l-iḥ'sānu kebaikan
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
وَمِن wamin dan dari دُونِهِمَا dūnihimā selain keduanya جَنَّتَانِ jannatāni dua surga
Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi1.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
مُدْهَآمَّتَانِ mud'hāmmatāni keduanya hijau tua
Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā di dalam keduanya عَيْنَانِ ʿaynāni dua mata air نَضَّاخَتَانِ naḍḍākhatāni memancarkan keduanya
Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِمَا fīhimā di dalam keduanya فَـٰكِهَةٌۭ fākihatun buah-buahan وَنَخْلٌۭ wanakhlun dan kurma وَرُمَّانٌۭ warummānun dan delima
Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيهِنَّ fīhinna di dalamnya mereka خَيْرَٰتٌ khayrātun baik-baik حِسَانٌۭ ḥisānun bagus-bagus/cantik-cantik
Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
حُورٌۭ ḥūrun yang putih/jelita مَّقْصُورَٰتٌۭ maqṣūrātun tersimpan/terpingit فِى fī dalam ٱلْخِيَامِ l-khiyāmi mahligai/rumah
(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi nikmat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
لَمْ lam tidak/belum يَطْمِثْهُنَّ yaṭmith'hunna menyentuh mereka إِنسٌۭ insun manusia قَبْلَهُمْ qablahum sebelum mereka وَلَا walā dan tidak جَآنٌّۭ jānnun jin
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu berdua dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
مُتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَىٰ ʿalā diatas رَفْرَفٍ rafrafin bantal-bantal خُضْرٍۢ khuḍ'rin hijau وَعَبْقَرِىٍّ waʿabqariyyin dan permandani حِسَانٍۢ ḥisānin bagus indah
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
فَبِأَىِّ fabi-ayyi maka yang mana ءَالَآءِ ālāi ni'mat رَبِّكُمَا rabbikumā Tuhanmu berdua تُكَذِّبَانِ tukadhibāni kamu dustakan
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
تَبَـٰرَكَ tabāraka Maha Tinggi/Agung ٱسْمُ us'mu nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ذِى dhī memiliki/mempunyai ٱلْجَلَـٰلِ l-jalāli Kebesaran وَٱلْإِكْرَامِ wal-ik'rāmi dan Kemuliaan
Maha Agung nama Tuhan-mu Yang Mempunyai kebesaran dan karunia.