Tilawahku
Masuk
۞

الواقعة

Al-Waqi'ah

Hari Kiamat Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

إِذَا idhā apabila وَقَعَتِ waqaʿati jatuh/terjadi ٱلْوَاقِعَةُ l-wāqiʿatu kejadian/peristiwa yang besar

Apabila terjadi hari kiamat,

🔊 Sedang diputar

لَيْسَ laysa tidak لِوَقْعَتِهَا liwaqʿatihā bagi/tentang terjadinya كَاذِبَةٌ kādhibatun seseorang yang mendustakan

terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal).

🔊 Sedang diputar

خَافِضَةٌۭ khāfiḍatun yang merendahkan رَّافِعَةٌ rāfiʿatun yang meninggikan

(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),

🔊 Sedang diputar

إِذَا idhā apabila رُجَّتِ rujjati digoncangkan ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi رَجًّۭا rajjan goncangan yang keras

apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

🔊 Sedang diputar

وَبُسَّتِ wabussati dan dihancurkan ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung بَسًّۭا bassan sehancur-hancurnya

dan gunung-gunung dihancurluluhkan sehancur-hancurnya,

🔊 Sedang diputar

فَكَانَتْ fakānat dan adalah/jadilah ia هَبَآءًۭ habāan debu مُّنۢبَثًّۭا munbathan berterbangan

maka jadilah ia debu yang beterbangan,

🔊 Sedang diputar

وَكُنتُمْ wakuntum dan kalian أَزْوَٰجًۭا azwājan pasangan/golongan ثَلَـٰثَةًۭ thalāthatan tiga

dan kamu menjadi tiga golongan.

🔊 Sedang diputar

فَأَصْحَـٰبُ fa-aṣḥābu maka kaum/golongan ٱلْمَيْمَنَةِ l-maymanati kanan مَآ apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلْمَيْمَنَةِ l-maymanati kanan

Yaitu golongan kanan1. Alangkah mulianya golongan kanan itu.

🔊 Sedang diputar

وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan kaum/golongan ٱلْمَشْـَٔمَةِ l-mashamati celaka/kiri مَآ apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلْمَشْـَٔمَةِ l-mashamati kiri

Dan golongan kiri1. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.

🔊 Sedang diputar

وَٱلسَّـٰبِقُونَ wal-sābiqūna dan orang-orang terdahulu ٱلسَّـٰبِقُونَ l-sābiqūna orang-orang terdahulu

Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk surga).

🔊 Sedang diputar

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah ٱلْمُقَرَّبُونَ l-muqarabūna orang-orang yang dekat

Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).

🔊 Sedang diputar

فِى pada جَنَّـٰتِ jannāti surga/taman ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kenikmatan

Berada dalam surga kenikmatan.

🔊 Sedang diputar

ثُلَّةٌۭ thullatun rombongan/golongan besar مِّنَ mina dari ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang pertama/dahulu

Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

🔊 Sedang diputar

وَقَلِيلٌۭ waqalīlun dan sedikit مِّنَ mina dari ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang kemudian

dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian1.

🔊 Sedang diputar

عَلَىٰ ʿalā di atas سُرُرٍۢ sururin divan مَّوْضُونَةٍۢ mawḍūnatin tersulam/bertahtakan emas permata

Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata,

🔊 Sedang diputar

مُّتَّكِـِٔينَ muttakiīna mereka bersandar عَلَيْهَا ʿalayhā diatasnya مُتَقَـٰبِلِينَ mutaqābilīna mereka berhadap-hadapan

seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.

🔊 Sedang diputar

يَطُوفُ yaṭūfu mengelilingi عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka وِلْدَٰنٌۭ wil'dānun anak-anak muda مُّخَلَّدُونَ mukhalladūna kekal/tetap

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,

🔊 Sedang diputar

بِأَكْوَابٍۢ bi-akwābin dengan cangkir-cangkir وَأَبَارِيقَ wa-abārīqa dan cerek-cerek وَكَأْسٍۢ wakasin dan piala-piala مِّن min dari مَّعِينٍۢ maʿīnin mata air

dengan membawa gelas, cerek, dan seloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak يُصَدَّعُونَ yuṣaddaʿūna mereka sakit kepala/pening عَنْهَا ʿanhā dari padanya/karenanya وَلَا walā dan tidak يُنزِفُونَ yunzifūna mereka mabuk

mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,

🔊 Sedang diputar

وَفَـٰكِهَةٍۢ wafākihatin dan buah-buahan مِّمَّا mimmā dari apa يَتَخَيَّرُونَ yatakhayyarūna mereka pilih

dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,

🔊 Sedang diputar

وَلَحْمِ walaḥmi dan daging طَيْرٍۢ ṭayrin burung مِّمَّا mimmā dari apa يَشْتَهُونَ yashtahūna mereka inginkan

dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.

🔊 Sedang diputar

وَحُورٌ waḥūrun dan bidadari عِينٌۭ ʿīnun bermata jeli

Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli,

🔊 Sedang diputar

كَأَمْثَـٰلِ ka-amthāli seperti/laksana ٱللُّؤْلُؤِ l-lu'lu-i mutiara ٱلْمَكْنُونِ l-maknūni tersimpan baik

laksana mutiara yang tersimpan baik.

🔊 Sedang diputar

جَزَآءًۢ jazāan balasan بِمَا bimā bagi apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَعْمَلُونَ yaʿmalūna mereka telah kerjakan

Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.

🔊 Sedang diputar

لَا tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar فِيهَا fīhā didalamnya لَغْوًۭا laghwan sia-sia وَلَا walā dan tidak تَأْثِيمًا tathīman menimbulkan dosa

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali قِيلًۭا qīlan perkataan سَلَـٰمًۭا salāman selamat/sejahtera سَلَـٰمًۭا salāman selamat/sejahtera

akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.

🔊 Sedang diputar

وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan مَآ apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan

Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.

🔊 Sedang diputar

فِى pada سِدْرٍۢ sid'rin pohon bidara مَّخْضُودٍۢ makhḍūdin tidak berduri

Berada di antara pohon bidara yang tak berduri,

🔊 Sedang diputar

وَطَلْحٍۢ waṭalḥin dan pohon pisang مَّنضُودٍۢ manḍūdin bersusun-susun

dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

🔊 Sedang diputar

وَظِلٍّۢ waẓillin dan naungan مَّمْدُودٍۢ mamdūdin memanjang/terbentang luas

dan naungan yang terbentang luas,

🔊 Sedang diputar

وَمَآءٍۢ wamāin dan air مَّسْكُوبٍۢ maskūbin tercurah

dan air yang tercurah,

🔊 Sedang diputar

وَفَـٰكِهَةٍۢ wafākihatin dan buah-buahan كَثِيرَةٍۢ kathīratin yang banyak

dan buah-buahan yang banyak,

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak مَقْطُوعَةٍۢ maqṭūʿatin terputus وَلَا walā dan tidak مَمْنُوعَةٍۢ mamnūʿatin tercegah/terlarang

yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya,

🔊 Sedang diputar

وَفُرُشٍۢ wafurushin dan hamparan/kasur-kasur مَّرْفُوعَةٍ marfūʿatin ditinggikan/tebal empuk

dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.

🔊 Sedang diputar

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَنشَأْنَـٰهُنَّ anshanāhunna Kami jadikan mereka إِنشَآءًۭ inshāan dengan kejadian

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung1,

🔊 Sedang diputar

فَجَعَلْنَـٰهُنَّ fajaʿalnāhunna maka Kami jadikan mereka أَبْكَارًا abkāran gadis-gadis perawan

dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan,

🔊 Sedang diputar

عُرُبًا ʿuruban penuh cinta أَتْرَابًۭا atrāban sebaya

penuh cinta lagi sebaya umurnya,

🔊 Sedang diputar

لِّأَصْحَـٰبِ li-aṣḥābi untuk kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan

(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,

🔊 Sedang diputar

ثُلَّةٌۭ thullatun rombongan/golongan besar مِّنَ mina dari ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang pertama/terdahulu

(yaitu) segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,

🔊 Sedang diputar

وَثُلَّةٌۭ wathullatun rombongan/golongan besar مِّنَ mina dari ٱلْـَٔاخِرِينَ l-ākhirīna orang-orang kemudian

dan segolongan besar pula dari orang yang kemudian.

🔊 Sedang diputar

وَأَصْحَـٰبُ wa-aṣḥābu dan kaum/golongan ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri مَآ apa/siapa أَصْحَـٰبُ aṣḥābu kaum/golongan ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu.

🔊 Sedang diputar

فِى pada سَمُومٍۢ samūmin angin amat panas وَحَمِيمٍۢ waḥamīmin dan air yang sangat mendidih

Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih,

🔊 Sedang diputar

وَظِلٍّۢ waẓillin dan naungan مِّن min dari يَحْمُومٍۢ yaḥmūmin asap hitam

dan dalam naungan asap yang hitam.

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak بَارِدٍۢ bāridin sejuk وَلَا walā dan tidak كَرِيمٍ karīmin enak/menyenangkan

Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka قَبْلَ qabla sebelum ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu مُتْرَفِينَ mut'rafīna dalam kesenangan/kemewahan

Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah.

🔊 Sedang diputar

وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka يُصِرُّونَ yuṣirrūna mereka tetap/terus-menerus عَلَى ʿalā atas ٱلْحِنثِ l-ḥinthi pelanggaran/dosa ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.

🔊 Sedang diputar

وَكَانُوا۟ wakānū dan adalah mereka يَقُولُونَ yaqūlūna mereka mengatakan أَئِذَا a-idhā apakah apabila مِتْنَا mit'nā kami telah mati وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah/menjadi تُرَابًۭا turāban tanah وَعِظَـٰمًا waʿiẓāman dan tulang-belulang أَءِنَّا a-innā apakah sesungguhnya kami لَمَبْعُوثُونَ lamabʿūthūna sungguh akan dibangkitkan

Dan mereka selalu mengatakan, "Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?

🔊 Sedang diputar

أَوَءَابَآؤُنَا awaābāunā nenek moyang kita? ٱلْأَوَّلُونَ l-awalūna terdahulu

Apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?"

🔊 Sedang diputar

قُلْ qul katakanlah إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang terdahulu وَٱلْـَٔاخِرِينَ wal-ākhirīna dan orang-orang yang kemudian

Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian,

🔊 Sedang diputar

لَمَجْمُوعُونَ lamajmūʿūna sungguh mereka dikumpulkan إِلَىٰ ilā atas مِيقَـٰتِ mīqāti waktu-waktu tertentu يَوْمٍۢ yawmin hari مَّعْلُومٍۢ maʿlūmin diketahui/ditentukan

benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian إِنَّكُمْ innakum sesungguhnya kalian أَيُّهَا ayyuhā hai ٱلضَّآلُّونَ l-ḍālūna orang-orang yang sesat ٱلْمُكَذِّبُونَ l-mukadhibūna orang-orang pendusta

Kemudian sesungguhnya kamu, hai orang yang sesat lagi mendustakan,

🔊 Sedang diputar

لَـَٔاكِلُونَ laākilūna pasti memakan مِن min dari شَجَرٍۢ shajarin pohon مِّن min dari زَقُّومٍۢ zaqqūmin zaqqum

benar-benar akan memakan pohon zakum,

🔊 Sedang diputar

فَمَالِـُٔونَ famāliūna maka menjadi penuh مِنْهَا min'hā dari padanya ٱلْبُطُونَ l-buṭūna perut-perut

dan akan memenuhi perutmu dengannya.

🔊 Sedang diputar

فَشَـٰرِبُونَ fashāribūna maka akan meminum عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya مِنَ mina dari ٱلْحَمِيمِ l-ḥamīmi air panas yang mendidih

Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.

🔊 Sedang diputar

فَشَـٰرِبُونَ fashāribūna maka akan meminum شُرْبَ shur'ba minuman ٱلْهِيمِ l-hīmi unta

Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.

🔊 Sedang diputar

هَـٰذَا hādhā inilah نُزُلُهُمْ nuzuluhum pemberian/hidangan mereka يَوْمَ yawma hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan

Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan".

🔊 Sedang diputar

نَحْنُ naḥnu Kami خَلَقْنَـٰكُمْ khalaqnākum Kami menciptakan kamu فَلَوْلَا falawlā maka mengapa tidak تُصَدِّقُونَ tuṣaddiqūna kamu membenarkan

Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?

🔊 Sedang diputar

أَفَرَءَيْتُم afara-aytum maka apakah kamu perhatikan مَّا apa تُمْنُونَ tum'nūna kamu tumpahkan/pancarkan

Maka terangkanlah kepada-Ku tentang nutfah yang kamu pancarkan.

🔊 Sedang diputar

ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu تَخْلُقُونَهُۥٓ takhluqūnahu kamu menciptakannya أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلْخَـٰلِقُونَ l-khāliqūna yang menciptakannya

Kamukah yang menciptakannya, atau Kami-kah yang menciptakannya?

🔊 Sedang diputar

نَحْنُ naḥnu Kami قَدَّرْنَا qaddarnā Kami telah menentukan بَيْنَكُمُ baynakumu diantara kamu ٱلْمَوْتَ l-mawta kematian وَمَا wamā dan tidaklah نَحْنُ naḥnu Kami بِمَسْبُوقِينَ bimasbūqīna dengan dikalahkan

Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali tidak akan dapat dikalahkan,

🔊 Sedang diputar

عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an bahwa نُّبَدِّلَ nubaddila menggantikan أَمْثَـٰلَكُمْ amthālakum yang serupa kamu وَنُنشِئَكُمْ wanunshi-akum dan menciptakan kamu فِى pada مَا apa لَا tidak تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui

untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya عَلِمْتُمُ ʿalim'tumu kamu telah mengetahui ٱلنَّشْأَةَ l-nashata penciptaan ٱلْأُولَىٰ l-ūlā pertama فَلَوْلَا falawlā maka mengapa tidak تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat/mengambil pelajaran

Dan Sesungguhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?

🔊 Sedang diputar

أَفَرَءَيْتُم afara-aytum maka apakah kamu perhatikan مَّا apa تَحْرُثُونَ taḥruthūna kamu tanam

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam?

🔊 Sedang diputar

ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu تَزْرَعُونَهُۥٓ tazraʿūnahu kamu menanamnya أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلزَّٰرِعُونَ l-zāriʿūna penanam(nya)

Kamukah yang menumbuhkannya atau Kami-kah yang menumbuhkannya?

🔊 Sedang diputar

لَوْ law jika نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki لَجَعَلْنَـٰهُ lajaʿalnāhu niscaya Kami jadikan dia حُطَـٰمًۭا ḥuṭāman hancur/kering فَظَلْتُمْ faẓaltum maka jadilah kamu تَفَكَّهُونَ tafakkahūna kamu meratap/menyesal

Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang.

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya kami لَمُغْرَمُونَ lamugh'ramūna sungguh yang menanggung hutang

(Sambil berkata), "Sesungguhnya kami benar-benar menderita kerugian,

🔊 Sedang diputar

بَلْ bal bahkan نَحْنُ naḥnu kami مَحْرُومُونَ maḥrūmūna orang yang tidak berusaha

bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa."

🔊 Sedang diputar

أَفَرَءَيْتُمُ afara-aytumu maka apakah kamu memperhatikan ٱلْمَآءَ l-māa air ٱلَّذِى alladhī yang تَشْرَبُونَ tashrabūna kamu minum

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.

🔊 Sedang diputar

ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu أَنزَلْتُمُوهُ anzaltumūhu kamu menurunkannya مِنَ mina dari ٱلْمُزْنِ l-muz'ni mendung/awan أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلْمُنزِلُونَ l-munzilūna yang menurunkan

Kamukah yang menurunkannya dari awan atau Kami-kah yang menurunkannya?

🔊 Sedang diputar

لَوْ law jika نَشَآءُ nashāu Kami menghendaki جَعَلْنَـٰهُ jaʿalnāhu Kami jadikannya أُجَاجًۭا ujājan asin فَلَوْلَا falawlā maka mengapa tidak تَشْكُرُونَ tashkurūna kalian bersyukur

Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

🔊 Sedang diputar

أَفَرَءَيْتُمُ afara-aytumu maka apakah kamu memperhatikan ٱلنَّارَ l-nāra api ٱلَّتِى allatī yang تُورُونَ tūrūna kamu nyalakan

Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu).

🔊 Sedang diputar

ءَأَنتُمْ a-antum apakah kamu أَنشَأْتُمْ anshatum kamu menumbuhkan شَجَرَتَهَآ shajaratahā kayunya أَمْ am atau نَحْنُ naḥnu Kami ٱلْمُنشِـُٔونَ l-munshiūna yang menumbuhkannya

Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kami-kah yang menjadikannya?

🔊 Sedang diputar

نَحْنُ naḥnu Kami جَعَلْنَـٰهَا jaʿalnāhā Kami menjadikannya تَذْكِرَةًۭ tadhkiratan peringatan/pengajaran وَمَتَـٰعًۭا wamatāʿan dan kesenangan/bahan yang berguna لِّلْمُقْوِينَ lil'muq'wīna bagi orang-orang yang musafir

Kami menjadikan api itu untuk peringatan dan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.

🔊 Sedang diputar

فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar/Agung

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang Maha Besar.

🔊 Sedang diputar

۞ فَلَآ falā maka tidak أُقْسِمُ uq'simu aku bersumpah بِمَوَٰقِعِ bimawāqiʿi dengan tempat turun ٱلنُّجُومِ l-nujūmi bintang-bintang

Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُۥ wa-innahu sesungguhnya ia لَقَسَمٌۭ laqasamun sungguh sumpah لَّوْ law jika تَعْلَمُونَ taʿlamūna (kalian) mengetahui عَظِيمٌ ʿaẓīmun besar

Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui,

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia لَقُرْءَانٌۭ laqur'ānun sungguh Al Qur'an كَرِيمٌۭ karīmun yang mulia

Sesungguhnya Al-Qur`ān ini adalah bacaan yang sangat mulia,

🔊 Sedang diputar

فِى pada كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab مَّكْنُونٍۢ maknūnin terpelihara baik

pada kitab yang terpelihara (Lawḥ Maḥfūẓ),

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak يَمَسُّهُۥٓ yamassuhu menyentuhnya إِلَّا illā kecuali ٱلْمُطَهَّرُونَ l-muṭaharūna orang-orang yang disucikan

tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan.

🔊 Sedang diputar

تَنزِيلٌۭ tanzīlun penurunan/diturunkan مِّن min dari رَّبِّ rabbi Tuhan/Pemelihara ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Diturunkan dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

أَفَبِهَـٰذَا afabihādhā maka apakah dengan ini ٱلْحَدِيثِ l-ḥadīthi pembicaraan أَنتُم antum kamu مُّدْهِنُونَ mud'hinūna berpaling/menganggap remeh

Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Qur`ān ini?,

🔊 Sedang diputar

وَتَجْعَلُونَ watajʿalūna dan kamu menjadikan رِزْقَكُمْ riz'qakum rezki kamu أَنَّكُمْ annakum sesungguhnya kamu تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan

kamu (mengganti) rezeki (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah).

🔊 Sedang diputar

فَلَوْلَآ falawlā mengapa tidak إِذَا idhā tatkala بَلَغَتِ balaghati telah sampai ٱلْحُلْقُومَ l-ḥul'qūma kerongkongan

Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

🔊 Sedang diputar

وَأَنتُمْ wa-antum dan kalian حِينَئِذٍۢ ḥīna-idhin ketika itu تَنظُرُونَ tanẓurūna kalian melihat

padahal kamu ketika itu melihat,

🔊 Sedang diputar

وَنَحْنُ wanaḥnu dan Kami أَقْرَبُ aqrabu lebih dekat إِلَيْهِ ilayhi kepadanya مِنكُمْ minkum dari pada kamu وَلَـٰكِن walākin tetapi لَّا tidak تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna melihat

dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. Tetapi kamu tidak melihat,

🔊 Sedang diputar

فَلَوْلَآ falawlā maka mengapa tidak إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah غَيْرَ ghayra bukan/tidak مَدِينِينَ madīnīna menyerah pada kekuasaan/dikuasai

maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah),

🔊 Sedang diputar

تَرْجِعُونَهَآ tarjiʿūnahā kamu mengembalikan إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah صَـٰدِقِينَ ṣādiqīna orang-orang yang benar

Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

🔊 Sedang diputar

فَأَمَّآ fa-ammā maka adapun إِن in jika كَانَ kāna adalah مِنَ mina dari ٱلْمُقَرَّبِينَ l-muqarabīna orang yang didekatkan

adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah),

🔊 Sedang diputar

فَرَوْحٌۭ farawḥun maka kesenangan/ketentraman وَرَيْحَانٌۭ warayḥānun dan kepuasan وَجَنَّتُ wajannatu dan surga نَعِيمٍۢ naʿīmin kenikmatan

maka dia memperoleh ketenteraman dan rezeki serta surga kenikmatan.

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّآ wa-ammā dan adapun إِن in bahwa كَانَ kāna adalah مِنْ min dari أَصْحَـٰبِ aṣḥābi kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan

Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,

🔊 Sedang diputar

فَسَلَـٰمٌۭ fasalāmun maka keselamatan لَّكَ laka bagimu مِنْ min dari أَصْحَـٰبِ aṣḥābi kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan

maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّآ wa-ammā dan adapun إِن in jika كَانَ kāna dia adalah مِنَ mina dari ٱلْمُكَذِّبِينَ l-mukadhibīna orang-orang yang mendustakan ٱلضَّآلِّينَ l-ḍālīna orang-orang yang sesat

Dan adapun jika dia termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

🔊 Sedang diputar

فَنُزُلٌۭ fanuzulun maka hidangan مِّنْ min dari حَمِيمٍۢ ḥamīmin air panas mendidih

maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,

🔊 Sedang diputar

وَتَصْلِيَةُ wataṣliyatu dan dimasukkan جَحِيمٍ jaḥīmin neraka

dan dibakar di dalam neraka.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ia هَـٰذَا hādhā ini لَهُوَ lahuwa sungguh ia حَقُّ ḥaqqu hak/benar ٱلْيَقِينِ l-yaqīni keyakinan

Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

🔊 Sedang diputar

فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar/Maha Agung

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang Maha Besar.

Ayat /96