Tilawahku
Masuk
۞

الحديد

Al-Hadid

Besi Madaniyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

سَبَّحَ sabbaḥa bertasbih لِلَّهِ lillahi kepada Allah مَا apa فِى pada ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi وَهُوَ wahuwa dan Dia ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

🔊 Sedang diputar

لَهُۥ lahu bagi-Nya مُلْكُ mul'ku kerajaan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۖ wal-arḍi dan bumi يُحْىِۦ yuḥ'yī Dia yang menghidupkan وَيُمِيتُ ۖ wayumītu Dia yang mematikan وَهُوَ wahuwa dan Dia عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala/semuanya شَىْءٍۢ shayin sesuatu قَدِيرٌ qadīrun berkuasa

Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

🔊 Sedang diputar

هُوَ huwa Dia ٱلْأَوَّلُ l-awalu Yang Pertama وَٱلْـَٔاخِرُ wal-ākhiru dan Yang Akhir وَٱلظَّـٰهِرُ wal-ẓāhiru dan Yang Zahir وَٱلْبَاطِنُ ۖ wal-bāṭinu dan Yang Batin وَهُوَ wahuwa dan Dia بِكُلِّ bikulli dengan segala/semua شَىْءٍ shayin sesuatu عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui

Dia-lah Yang Awal dan Yang Akhir; Yang Zahir dan Yang Batin1; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

🔊 Sedang diputar

هُوَ huwa dan Dia ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa menciptakan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi فِى pada سِتَّةِ sittati enam أَيَّامٍۢ ayyāmin hari ثُمَّ thumma kemudian ٱسْتَوَىٰ is'tawā Dia menuju عَلَى ʿalā atas ٱلْعَرْشِ ۚ l-ʿarshi 'Arasy يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui مَا apa يَلِجُ yaliju masuk فِى pada ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَمَا wamā dan apa يَخْرُجُ yakhruju yang keluar مِنْهَا min'hā dari padanya وَمَا wamā dan apa يَنزِلُ yanzilu yang turun مِنَ mina dari ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit وَمَا wamā dan apa يَعْرُجُ yaʿruju yang keluar فِيهَا ۖ fīhā dari padanya وَهُوَ wahuwa dan Dia مَعَكُمْ maʿakum bersamamu أَيْنَ ayna dimana مَا apa كُنتُمْ ۚ kuntum kalian adalah وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā dengan apa-apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari; Kemudian Dia bersemayam di atas arasy1. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar darinya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya2. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

🔊 Sedang diputar

لَّهُۥ lahu bagiNya مُلْكُ mul'ku kerjaan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi وَإِلَى wa-ilā dan kepada ٱللَّهِ l-lahi Allah تُرْجَعُ tur'jaʿu dikembalikan ٱلْأُمُورُ l-umūru urusan

Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.

🔊 Sedang diputar

يُولِجُ yūliju Dia memasukkan ٱلَّيْلَ al-layla malam فِى pada ٱلنَّهَارِ l-nahāri siang وَيُولِجُ wayūliju dan Dia memasukkan ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang فِى pada ٱلَّيْلِ ۚ al-layli malam وَهُوَ wahuwa dan Dia عَلِيمٌۢ ʿalīmun mengetahui بِذَاتِ bidhāti dengan yang ada ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada

Dia-lah yang memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam1. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

🔊 Sedang diputar

ءَامِنُوا۟ āminū berimanlah kamu بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya وَأَنفِقُوا۟ wa-anfiqū dan belanjakanlah/nafkahkan مِمَّا mimmā dari apa-apa جَعَلَكُم jaʿalakum Dia jadikan kamu مُّسْتَخْلَفِينَ mus'takhlafīna orang-orang yang menguasai فِيهِ ۖ fīhi padanya فَٱلَّذِينَ fa-alladhīna maka orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman مِنكُمْ minkum diantara kamu وَأَنفَقُوا۟ wa-anfaqū dan mereka membelanjakan/menafkahkan لَهُمْ lahum bagi mereka أَجْرٌۭ ajrun pahala كَبِيرٌۭ kabīrun besar

Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya1. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan apa-apa لَكُمْ lakum bagi kalian لَا tidak تُؤْمِنُونَ tu'minūna kamu beriman بِٱللَّهِ ۙ bil-lahi kepada Allah وَٱلرَّسُولُ wal-rasūlu dan rasul يَدْعُوكُمْ yadʿūkum menyeru kamu لِتُؤْمِنُوا۟ litu'minū agar kamu beriman بِرَبِّكُمْ birabbikum kepada Tuhan kamu وَقَدْ waqad dan sesungguhnya أَخَذَ akhadha Dia telah mengambil مِيثَـٰقَكُمْ mīthāqakum perjanjian إِن in jika كُنتُم kuntum kalian adalah مُّؤْمِنِينَ mu'minīna orang-orang yang beriman

Dan mengapa kamu tidak beriman kepada Allah padahal rasul menyeru kamu supaya kamu beriman kepada Tuhan-mu. Dan sesungguhnya Dia telah mengambil perjanjianmu1 jika kamu adalah orang-orang yang beriman.

🔊 Sedang diputar

هُوَ huwa Dia ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang يُنَزِّلُ yunazzilu menurunkan عَلَىٰ ʿalā atas عَبْدِهِۦٓ ʿabdihi hamba-Nya ءَايَـٰتٍۭ āyātin ayat-ayat بَيِّنَـٰتٍۢ bayyinātin dengan jelas/terang لِّيُخْرِجَكُم liyukh'rijakum Dia hendak mengeluarkan kamu مِّنَ mina dari ٱلظُّلُمَـٰتِ l-ẓulumāti kegelapan إِلَى ilā atas/kepada ٱلنُّورِ ۚ l-nūri cahaya وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian لَرَءُوفٌۭ laraūfun benar-benar Maha Penyantun رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Dia-lah yang menurunkan kepada hamba-Nya ayat-ayat yang terang (Al-Qur`ān) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Penyantun lagi Maha Penyayang terhadapmu.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan apa-apa لَكُمْ lakum bagi kalian أَلَّا allā kecuali تُنفِقُوا۟ tunfiqū kamu membelanjakan/menafkahkan فِى pada سَبِيلِ sabīli jalan ٱللَّهِ l-lahi Allah وَلِلَّهِ walillahi dan Allah مِيرَٰثُ mīrāthu mewarisi ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ ۚ wal-arḍi dan bumi لَا tidak يَسْتَوِى yastawī sama مِنكُم minkum dari kamu مَّنْ man siapa أَنفَقَ anfaqa membelanjakan/menafkahkan مِن min dari قَبْلِ qabli sebelum ٱلْفَتْحِ l-fatḥi kemenangan/penaklukan وَقَـٰتَلَ ۚ waqātala dan ia berperang أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika seperti itulah أَعْظَمُ aʿẓamu lebih tinggi دَرَجَةًۭ darajatan derajat مِّنَ mina dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أَنفَقُوا۟ anfaqū menafkahkan مِنۢ min dari بَعْدُ baʿdu setelah وَقَـٰتَلُوا۟ ۚ waqātalū dan mereka berperang وَكُلًّۭا wakullan dan makanlah وَعَدَ waʿada telah menjajikan ٱللَّهُ l-lahu Allah ٱلْحُسْنَىٰ ۚ l-ḥus'nā lebih baik وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui

Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama di antara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sebelum penaklukan (Mekah). Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang sesudah itu. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.

🔊 Sedang diputar

مَّن man siapa ذَا dhā mempunyai ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang يُقْرِضُ yuq'riḍu memberi pinjaman ٱللَّهَ l-laha Allah قَرْضًا qarḍan pinjaman حَسَنًۭا ḥasanan kebaikan فَيُضَـٰعِفَهُۥ fayuḍāʿifahu maka Dia akan melipat-gandakannya لَهُۥ lahu baginya وَلَهُۥٓ walahu dan baginya أَجْرٌۭ ajrun pahala كَرِيمٌۭ karīmun yang besar

Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma hari تَرَى tarā kamu melihat ٱلْمُؤْمِنِينَ l-mu'minīna orang-orang beriman وَٱلْمُؤْمِنَـٰتِ wal-mu'mināti dan orang-orang perempuan beriman يَسْعَىٰ yasʿā berjalan/bersinar نُورُهُم nūruhum cahaya mereka بَيْنَ bayna diantara أَيْدِيهِمْ aydīhim hadapan mereka وَبِأَيْمَـٰنِهِم wabi-aymānihim dan disebelah kanan mereka بُشْرَىٰكُمُ bush'rākumu berita gembira untuk mu ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini جَنَّـٰتٌۭ jannātun surga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai خَـٰلِدِينَ khālidīna kekal فِيهَا ۚ fīhā padanya ذَٰلِكَ dhālika itulah هُوَ huwa dia ٱلْفَوْزُ l-fawzu kemenangan/keuntungan ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar

(yaitu) pada hari ketika kamu melihat orang mukmin laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka bersinar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, (dikatakan kepada mereka), "Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, yang kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yang banyak".

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma hari يَقُولُ yaqūlu berkata ٱلْمُنَـٰفِقُونَ l-munāfiqūna orang-orang munafik laki-laki وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتُ wal-munāfiqātu dan orang-orang munafik perempuan لِلَّذِينَ lilladhīna kepada orang-orang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman ٱنظُرُونَا unẓurūnā tungguhlah kami نَقْتَبِسْ naqtabis kami mengambil مِن min dari نُّورِكُمْ nūrikum cahaya kamu قِيلَ qīla dikatakan ٱرْجِعُوا۟ ir'jiʿū kembalilah وَرَآءَكُمْ warāakum belakangmu فَٱلْتَمِسُوا۟ fal-tamisū maka carilah نُورًۭا nūran cahaya فَضُرِبَ faḍuriba lalu dijadikan/diadakan بَيْنَهُم baynahum diantara mereka بِسُورٍۢ bisūrin dengan dinding لَّهُۥ lahu baginya بَابٌۢ bābun pintu بَاطِنُهُۥ bāṭinuhu didalamnya/dibatin فِيهِ fīhi didalamnya ٱلرَّحْمَةُ l-raḥmatu rahmat وَظَـٰهِرُهُۥ waẓāhiruhu dan luarnya مِن min dari قِبَلِهِ qibalihi pihaknya/sisinya ٱلْعَذَابُ l-ʿadhābu azab

Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman, "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebagian dari cahayamu". Dikatakan (kepada mereka), "Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)". Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa.

🔊 Sedang diputar

يُنَادُونَهُمْ yunādūnahum (orang-orang munafik) memanggil mereka أَلَمْ alam tidaklah نَكُن nakun adalah kami مَّعَكُمْ ۖ maʿakum bersamamu قَالُوا۟ qālū dan berkata بَلَىٰ balā ya benar وَلَـٰكِنَّكُمْ walākinnakum tetapi kamu فَتَنتُمْ fatantum kamu telah membinasakan أَنفُسَكُمْ anfusakum diri kalian sendiri وَتَرَبَّصْتُمْ watarabbaṣtum dan kamu menunggu-nunggu وَٱرْتَبْتُمْ wa-ir'tabtum dan kamu ragu-ragu وَغَرَّتْكُمُ wagharratkumu dan menipu kamu ٱلْأَمَانِىُّ l-amāniyu angan-angan kosong حَتَّىٰ ḥattā sehingga جَآءَ jāa datang أَمْرُ amru ketetapan ٱللَّهِ l-lahi Allah وَغَرَّكُم wagharrakum menipu kamu بِٱللَّهِ bil-lahi terhadap Allah ٱلْغَرُورُ l-gharūru para penipu

Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata, "Bukankah kami dahulu bersama-sama dengan kamu?" Mereka menjawab, "Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami), dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (setan) yang amat penipu.

🔊 Sedang diputar

فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari لَا tidak يُؤْخَذُ yu'khadhu diambil/diterima مِنكُمْ minkum dari kamu فِدْيَةٌۭ fid'yatun tebusan وَلَا walā dan tidak مِنَ mina dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ ۚ kafarū kafir/ingkar مَأْوَىٰكُمُ mawākumu tempat tinggal kamu ٱلنَّارُ ۖ l-nāru api/neraka هِىَ hiya ia/itu مَوْلَىٰكُمْ ۖ mawlākum perlindungan kamu وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali

Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempat kamu ialah neraka. Dialah tempat berlindungmu. Dan dia adalah sejahat-jahat tempat kembali".

🔊 Sedang diputar

۞ أَلَمْ alam apakah tidak يَأْنِ yani datang لِلَّذِينَ lilladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman أَن an bahwa تَخْشَعَ takhshaʿa tunduk قُلُوبُهُمْ qulūbuhum hati mereka لِذِكْرِ lidhik'ri untuk mengingat ٱللَّهِ l-lahi Allah وَمَا wamā dan apa نَزَلَ nazala menurunkan مِنَ mina dari ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran وَلَا walā dan tidak يَكُونُوا۟ yakūnū adalah mereka كَٱلَّذِينَ ka-alladhīna seperti orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum فَطَالَ faṭāla lalu panjang عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka ٱلْأَمَدُ l-amadu masa فَقَسَتْ faqasat maka keras قُلُوبُهُمْ ۖ qulūbuhum hati mereka وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنْهُمْ min'hum diantara mereka فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik

Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Alkitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka, lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.

🔊 Sedang diputar

ٱعْلَمُوٓا۟ iʿ'lamū ketahuilah أَنَّ anna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُحْىِ yuḥ'yī menghidupkan ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi بَعْدَ baʿda sesudah مَوْتِهَا ۚ mawtihā matinya قَدْ qad sesungguhnya بَيَّنَّا bayyannā Kami telah menjelaskan لَكُمُ lakumu bagi kalian ٱلْـَٔايَـٰتِ l-āyāti keterangan-keterangan لَعَلَّكُمْ laʿallakum agar kalian تَعْقِلُونَ taʿqilūna kalian menggunakan akal

Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْمُصَّدِّقِينَ l-muṣadiqīna orang-orang laki-laki yang benar وَٱلْمُصَّدِّقَـٰتِ wal-muṣadiqāti dan orang-orang perempuan yang benar وَأَقْرَضُوا۟ wa-aqraḍū dan mereka memberi pinjaman ٱللَّهَ l-laha Allah قَرْضًا qarḍan pinjaman حَسَنًۭا ḥasanan kebaikan/yang baik يُضَـٰعَفُ yuḍāʿafu akan dilipat gandakan لَهُمْ lahum untuk mereka وَلَهُمْ walahum dan untuk mereka أَجْرٌۭ ajrun pahala كَرِيمٌۭ karīmun mulia

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرُسُلِهِۦٓ warusulihi dan rasul Nya أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu هُمُ humu mereka ٱلصِّدِّيقُونَ ۖ l-ṣidīqūna orang-orang yang benar وَٱلشُّهَدَآءُ wal-shuhadāu dan orang-orang yang menjadi saksi عِندَ ʿinda disisi رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka لَهُمْ lahum bagi mereka أَجْرُهُمْ ajruhum pahala mereka وَنُورُهُمْ ۖ wanūruhum dan cahaya mereka وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā dengan ayat-ayat Kami أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka

Dan orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya, mereka itu orang-orang Ṣiddīqīn1 dan orang-orang yang menjadi saksi di sisi Tuhan mereka. Bagi mereka pahala dan cahaya mereka. Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka.

🔊 Sedang diputar

ٱعْلَمُوٓا۟ iʿ'lamū ketahuilah أَنَّمَا annamā sesungguhnya hanyalah ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan ٱلدُّنْيَا l-dun'yā dunia لَعِبٌۭ laʿibun permainan وَلَهْوٌۭ walahwun dan senda gurau وَزِينَةٌۭ wazīnatun dan perhiasan وَتَفَاخُرٌۢ watafākhurun dan bermegah-megahan بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu وَتَكَاثُرٌۭ watakāthurun dan berbangga-banggaan فِى pada/tentang ٱلْأَمْوَٰلِ l-amwāli harta وَٱلْأَوْلَـٰدِ ۖ wal-awlādi dan anak-anak كَمَثَلِ kamathali seperti perumpamaan غَيْثٍ ghaythin hujan أَعْجَبَ aʿjaba mengagumkan ٱلْكُفَّارَ l-kufāra orang-orang kafir/petani نَبَاتُهُۥ nabātuhu tanaman-tanamannya ثُمَّ thumma kemudian يَهِيجُ yahīju ia menjadi kering فَتَرَىٰهُ fatarāhu maka kamu melihatnya مُصْفَرًّۭا muṣ'farran kuning ثُمَّ thumma kemudian يَكُونُ yakūnu adalah ia حُطَـٰمًۭا ۖ ḥuṭāman hancur وَفِى wafī dan pada ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhirat عَذَابٌۭ ʿadhābun azab شَدِيدٌۭ shadīdun pedih وَمَغْفِرَةٌۭ wamaghfiratun dan ampunan مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah وَرِضْوَٰنٌۭ ۚ wariḍ'wānun dan keridaan وَمَا wamā dan tidaklah ٱلْحَيَوٰةُ l-ḥayatu kehidupan ٱلدُّنْيَآ l-dun'yā dunia إِلَّا illā kecuali مَتَـٰعُ matāʿu kesenangan ٱلْغُرُورِ l-ghurūri tipuan

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan, dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

🔊 Sedang diputar

سَابِقُوٓا۟ sābiqū berlomba-lombalah kamu إِلَىٰ ilā kepada مَغْفِرَةٍۢ maghfiratin ampunan مِّن min dari رَّبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian وَجَنَّةٍ wajannatin dan surga عَرْضُهَا ʿarḍuhā luasnya كَعَرْضِ kaʿarḍi seperti luas ٱلسَّمَآءِ l-samāi langit وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi أُعِدَّتْ uʿiddat dijanjikan/disediakan لِلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرُسُلِهِۦ ۚ warusulihi dan rasul Nya ذَٰلِكَ dhālika itulah فَضْلُ faḍlu karunia ٱللَّهِ l-lahi Allah يُؤْتِيهِ yu'tīhi diberikannya مَن man siapa يَشَآءُ ۚ yashāu yang dikehendaki وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah ذُو dhū mempunyai ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhan-mu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

🔊 Sedang diputar

مَآ tidak أَصَابَ aṣāba menimpa مِن min dari مُّصِيبَةٍۢ muṣībatin bencana فِى pada ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi وَلَا walā dan tidak فِىٓ pada أَنفُسِكُمْ anfusikum diri kalian sendiri إِلَّا illā kecuali فِى pada كِتَـٰبٍۢ kitābin kitab مِّن min dari قَبْلِ qabli sebelum أَن an bahwa نَّبْرَأَهَآ ۚ nabra-ahā Kami menciptakannya إِنَّ inna sesungguhnya ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu عَلَى ʿalā atas ٱللَّهِ l-lahi Allah يَسِيرٌۭ yasīrun mudah

Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lawḥ Maḥfūẓ) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.

🔊 Sedang diputar

لِّكَيْلَا likaylā supaya jangan تَأْسَوْا۟ tasaw kamu berduka-cita عَلَىٰ ʿalā atas مَا apa-apa فَاتَكُمْ fātakum luput dari kamu وَلَا walā dan janganlah تَفْرَحُوا۟ tafraḥū kamu gembira بِمَآ bimā terhadap apa ءَاتَىٰكُمْ ۗ ātākum Dia berikan kepadamu وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah لَا tidak يُحِبُّ yuḥibbu mencintai/menyukai كُلَّ kulla setiap/segala مُخْتَالٍۢ mukh'tālin sombong فَخُورٍ fakhūrin membanggakan diri

(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira1 terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يَبْخَلُونَ yabkhalūna (mereka) kikir وَيَأْمُرُونَ wayamurūna dan mereka menyuruh ٱلنَّاسَ l-nāsa manusia بِٱلْبُخْلِ ۗ bil-bukh'li dengan berbuat kikir وَمَن waman dan barang siapa يَتَوَلَّ yatawalla berpaling فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji

(yaitu) orang-orang yang kikir dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barang siapa yang berpaling (dari perintah-perintah Allah), maka sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

🔊 Sedang diputar

لَقَدْ laqad sesungguhnya أَرْسَلْنَا arsalnā Kami telah mengutus رُسُلَنَا rusulanā rasul-rasul Kami بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan-keterangan nyata وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami menurunkan مَعَهُمُ maʿahumu bersama mereka ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Al Kitab وَٱلْمِيزَانَ wal-mīzāna dan timbangan لِيَقُومَ liyaqūma supaya menegakkan ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia بِٱلْقِسْطِ ۖ bil-qis'ṭi dengan adil وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan/jadikan ٱلْحَدِيدَ l-ḥadīda besi فِيهِ fīhi padanya بَأْسٌۭ basun kekuatan شَدِيدٌۭ shadīdun yang sangat وَمَنَـٰفِعُ wamanāfiʿu dan manfaat لِلنَّاسِ lilnnāsi bagi manusia وَلِيَعْلَمَ waliyaʿlama dan hendak mengetahui ٱللَّهُ l-lahu Allah مَن man siapa يَنصُرُهُۥ yanṣuruhu menolong-Nya وَرُسُلَهُۥ warusulahu dan rasul-rasul-Nya بِٱلْغَيْبِ ۚ bil-ghaybi dengan gaib/tidak kelihatan إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah قَوِىٌّ qawiyyun Maha Kuat عَزِيزٌۭ ʿazīzun Maha Perkasa

Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Alkitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.

🔊 Sedang diputar

وَلَقَدْ walaqad dan sesungguhnya أَرْسَلْنَا arsalnā Kami mengutus نُوحًۭا nūḥan Nuh وَإِبْرَٰهِيمَ wa-ib'rāhīma dan Ibrahim وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan فِى pada ذُرِّيَّتِهِمَا dhurriyyatihimā anak cucu/keturunan mereka ٱلنُّبُوَّةَ l-nubuwata kenabian وَٱلْكِتَـٰبَ ۖ wal-kitāba dan Al Kitab فَمِنْهُم famin'hum dan diantara mereka مُّهْتَدٍۢ ۖ muh'tadin mendapat petunjuk وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنْهُمْ min'hum dari mereka فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nūḥ dan Ibrāhīm dan Kami jadikan kepada keturunan keduanya kenabian dan Alkitab, maka di antara mereka ada yang menerima petunjuk dan banyak di antara mereka fasik.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian قَفَّيْنَا qaffaynā Kami ikutkan/iringi عَلَىٰٓ ʿalā atas ءَاثَـٰرِهِم āthārihim jejak/belakang mereka بِرُسُلِنَا birusulinā dengan rasul-rasul Kami وَقَفَّيْنَا waqaffaynā dan Kami ikutkan/iringkan بِعِيسَى biʿīsā dengan Isa ٱبْنِ ib'ni anak مَرْيَمَ maryama Maryam وَءَاتَيْنَـٰهُ waātaynāhu dan Kami berikannya ٱلْإِنجِيلَ l-injīla Injil وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan فِى dalam قُلُوبِ qulūbi hati ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ٱتَّبَعُوهُ ittabaʿūhu mengikutinya رَأْفَةًۭ rafatan rasa satun وَرَحْمَةًۭ waraḥmatan dan kasih sayang وَرَهْبَانِيَّةً warahbāniyyatan dan rahbaniyah/kependetaan ٱبْتَدَعُوهَا ib'tadaʿūhā mereka adakan مَا apa-apa كَتَبْنَـٰهَا katabnāhā Kami mewajibkannya عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka إِلَّا illā kecuali ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari رِضْوَٰنِ riḍ'wāni keridaan ٱللَّهِ l-lahi Allah فَمَا famā maka tidak رَعَوْهَا raʿawhā memeliharanya حَقَّ ḥaqqa sebenar-benarnya رِعَايَتِهَا ۖ riʿāyatihā pemeliharaan فَـَٔاتَيْنَا faātaynā maka Kami berikan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman مِنْهُمْ min'hum diantara mereka أَجْرَهُمْ ۖ ajrahum pahala mereka وَكَثِيرٌۭ wakathīrun dan kebanyakan مِّنْهُمْ min'hum dari mereka فَـٰسِقُونَ fāsiqūna orang-orang fasik

Kemudian Kami iringkan di belakang mereka rasul-rasul Kami dan Kami iringkan (pula) ʻIsa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang-orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. Dan mereka mengada-adakan rahbāniyyah1 padahal kami tidak mewajibkannya kepada mereka, tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.

🔊 Sedang diputar

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā hai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman ٱتَّقُوا۟ ittaqū bertakwalah ٱللَّهَ l-laha Allah وَءَامِنُوا۟ waāminū dan berimanlah بِرَسُولِهِۦ birasūlihi kepada rasul-rasulnya يُؤْتِكُمْ yu'tikum Dia akan memberikan kepada kamu كِفْلَيْنِ kif'layni dua bagian مِن min dari رَّحْمَتِهِۦ raḥmatihi rahmat-Nya وَيَجْعَل wayajʿal dan Dia menjadikan لَّكُمْ lakum bagi kalian نُورًۭا nūran cahaya تَمْشُونَ tamshūna kamu berjalan بِهِۦ bihi padanya وَيَغْفِرْ wayaghfir dan mengampuni لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Hai orang-orang yang beriman (kepada para rasul), bertakwalah kepada Allah dan berimanlah kepada rasul-Nya, niscaya Allah memberikan rahmat-Nya kepadamu dua bagian, dan menjadikan untukmu cahaya yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan dan Dia mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

لِّئَلَّا li-allā agar supaya يَعْلَمَ yaʿlama mengetahui أَهْلُ ahlu ahli ٱلْكِتَـٰبِ l-kitābi kitab أَلَّا allā bahwa tidak يَقْدِرُونَ yaqdirūna mereka berkuasa عَلَىٰ ʿalā atas شَىْءٍۢ shayin segala sesuatu مِّن min dari فَضْلِ faḍli karunia ٱللَّهِ ۙ l-lahi Allah وَأَنَّ wa-anna dan sesungguhnya ٱلْفَضْلَ l-faḍla karunia بِيَدِ biyadi ditangan ٱللَّهِ l-lahi Allah يُؤْتِيهِ yu'tīhi Dia berikan مَن man siapa يَشَآءُ ۚ yashāu yang dikehendaki وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah ذُو dhū memiliki ٱلْفَضْلِ l-faḍli karunia ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi yang besar

(Kami terangkan yang demikian itu) supaya ahli kitab mengetahui bahwa mereka tiada mendapat sedikit pun akan karunia Allah (jika mereka tidak beriman kepada Muhammad), dan bahwasanya karunia itu adalah di tangan Allah. Dia berikan karunia itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Ayat /29