Tilawahku
Masuk
۞

الممتحنة

Al-Mumtahanah

Wanita yang Diuji Madaniyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman لَا janganlah تَتَّخِذُوا۟ tattakhidhū kamu mengambil/menjadikan عَدُوِّى ʿaduwwī musuh-Ku وَعَدُوَّكُمْ waʿaduwwakum dan musuhmu أَوْلِيَآءَ awliyāa penolong/sahabat تُلْقُونَ tul'qūna kamu menemui/menyampaikan إِلَيْهِم ilayhim kepada mereka بِٱلْمَوَدَّةِ bil-mawadati dengan kasih sayang وَقَدْ waqad dan sesungguhnya كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar بِمَا bimā terhadap apa جَآءَكُم jāakum datang kepadamu مِّنَ mina dari ٱلْحَقِّ l-ḥaqi kebenaran يُخْرِجُونَ yukh'rijūna mereka mengusir ٱلرَّسُولَ l-rasūla rasul وَإِيَّاكُمْ ۙ wa-iyyākum dan kamu أَن an bahwa تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah رَبِّكُمْ rabbikum Tuhan kalian إِن in jika كُنتُمْ kuntum kalian adalah خَرَجْتُمْ kharajtum kamu keluar جِهَـٰدًۭا jihādan berjihad/berjuang/bekerja keras فِى pada سَبِيلِى sabīlī jalan-Ku وَٱبْتِغَآءَ wa-ib'tighāa dan mencari مَرْضَاتِى ۚ marḍātī keridaan-Ku تُسِرُّونَ tusirrūna kamu merahasiakan إِلَيْهِم ilayhim kepada mereka بِٱلْمَوَدَّةِ bil-mawadati dengan kasih sayang وَأَنَا۠ wa-anā dan Aku أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَآ bimā terhadap apa أَخْفَيْتُمْ akhfaytum kamu sembunyikan وَمَآ wamā dan apa أَعْلَنتُمْ ۚ aʿlantum kamu nyatakan وَمَن waman dan barang siapa يَفْعَلْهُ yafʿalhu melakukannya مِنكُمْ minkum diantara kamu فَقَدْ faqad maka sesungguhnya ضَلَّ ḍalla sesat سَوَآءَ sawāa sama/lurus ٱلسَّبِيلِ l-sabīli jalan

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhan-mu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barang siapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

🔊 Sedang diputar

إِن in jika يَثْقَفُوكُمْ yathqafūkum mereka menangkap kamu يَكُونُوا۟ yakūnū mereka adalah لَكُمْ lakum bagi kalian أَعْدَآءًۭ aʿdāan musuh وَيَبْسُطُوٓا۟ wayabsuṭū dan mereka melepaskan إِلَيْكُمْ ilaykum kepadamu أَيْدِيَهُمْ aydiyahum tangan-tangan mereka وَأَلْسِنَتَهُم wa-alsinatahum dan lidah mereka بِٱلسُّوٓءِ bil-sūi dengan kejahatan (menyakiti) وَوَدُّوا۟ wawaddū dan mereka menginginkan لَوْ law sekiranya/supaya تَكْفُرُونَ takfurūna kalian kafir

Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti(mu); dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir.

🔊 Sedang diputar

لَن lan tidak تَنفَعَكُمْ tanfaʿakum memberi manfaat kepadamu أَرْحَامُكُمْ arḥāmukum kerabat-kerabat kamu وَلَآ walā dan tidak أَوْلَـٰدُكُمْ ۚ awlādukum anak-anak kamu يَوْمَ yawma hari ٱلْقِيَـٰمَةِ l-qiyāmati kiamat يَفْصِلُ yafṣilu Dia memisahkan بَيْنَكُمْ ۚ baynakum antara kamu وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan بَصِيرٌۭ baṣīrun Maha Melihat

Karib kerabat dan anak-anakmu sekali-sekali tiada bermanfaat bagimu pada hari Kiamat. Dia akan memisahkan antara kamu. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

🔊 Sedang diputar

قَدْ qad sesungguhnya كَانَتْ kānat telah ada لَكُمْ lakum bagi kalian أُسْوَةٌ us'watun suri tauladan حَسَنَةٌۭ ḥasanatun yang baik فِىٓ pada إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang مَعَهُۥٓ maʿahu bersamanya إِذْ idh apabila قَالُوا۟ qālū mereka mengatakan لِقَوْمِهِمْ liqawmihim kepada kaumnya إِنَّا innā sesungguhnya بُرَءَٰٓؤُا۟ buraāu berlepas diri مِنكُمْ minkum dari kamu وَمِمَّا wamimmā dan dari apa تَعْبُدُونَ taʿbudūna kamu sembah مِن min dari دُونِ dūni selain ٱللَّهِ l-lahi Allah كَفَرْنَا kafarnā kami kafir/ingkar بِكُمْ bikum dengan/untuk kalian وَبَدَا wabadā dan nyata بَيْنَنَا baynanā antara kami وَبَيْنَكُمُ wabaynakumu dan antara kamu ٱلْعَدَٰوَةُ l-ʿadāwatu permungsuhan وَٱلْبَغْضَآءُ wal-baghḍāu dan kebencian أَبَدًا abadan selama-lamanya حَتَّىٰ ḥattā hingga تُؤْمِنُوا۟ tu'minū kamu beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَحْدَهُۥٓ waḥdahu sendiri-Nya إِلَّا illā kecuali قَوْلَ qawla perkataan إِبْرَٰهِيمَ ib'rāhīma Ibrahim لِأَبِيهِ li-abīhi kepada bapaknya لَأَسْتَغْفِرَنَّ la-astaghfiranna sungguh aku memohonkan ampun لَكَ laka bagimu وَمَآ wamā dan tidak أَمْلِكُ amliku aku memiliki/kuasa لَكَ laka bagimu مِنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah مِن min dari شَىْءٍۢ ۖ shayin sesuatu/sedikitpun رَّبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami عَلَيْكَ ʿalayka atas Engkau تَوَكَّلْنَا tawakkalnā kami bertawakal وَإِلَيْكَ wa-ilayka dan kepada Engkau أَنَبْنَا anabnā kami bertaubat وَإِلَيْكَ wa-ilayka dan kepada Engkau ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru kami kembali

Sesungguhnya telah ada suri teladan yang baik bagimu pada Ibrāhīm dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka, "Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dari dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja". Kecuali perkataan Ibrāhīm kepada bapaknya1, "Sesungguhnya aku akan memohonkan ampunan bagi kamu dan aku tiada dapat menolak sesuatu pun dari kamu (siksaan) Allah". (Ibrāhīm berkata), "Ya Tuhan kami hanya kepada Engkau-lah kami bertawakal dan hanya kepada Engkau-lah kami bertobat dan hanya kepada Engkau-lah kami kembali,

🔊 Sedang diputar

رَبَّنَا rabbanā ya Tuhan kami لَا janganlah تَجْعَلْنَا tajʿalnā kami Engkau jadikan kami فِتْنَةًۭ fit'natan percobaan لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَٱغْفِرْ wa-igh'fir dan ampunilah لَنَا lanā bagi kami رَبَّنَآ ۖ rabbanā ya Tuhan kami إِنَّكَ innaka sesungguhnya Engkau أَنتَ anta Engkau ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".

🔊 Sedang diputar

لَقَدْ laqad sesungguhnya كَانَ kāna adalah لَكُمْ lakum bagi kalian فِيهِمْ fīhim didalamnya أُسْوَةٌ us'watun suri teladan حَسَنَةٌۭ ḥasanatun yang baik لِّمَن liman bagi siapa كَانَ kāna adalah يَرْجُوا۟ yarjū mereka mengharap ٱللَّهَ l-laha Allah وَٱلْيَوْمَ wal-yawma dan hari ٱلْـَٔاخِرَ ۚ l-ākhira akhir وَمَن waman dan barang siapa يَتَوَلَّ yatawalla berpaling فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah هُوَ huwa Dia ٱلْغَنِىُّ l-ghaniyu Maha Kaya ٱلْحَمِيدُ l-ḥamīdu Maha Terpuji

Sesungguhnya pada mereka itu (Ibrāhīm dan umatnya) ada teladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (pahala) Allah dan (keselamatan pada) hari kemudian. Dan barang siapa yang berpaling, maka sesungguhnya Allah Dia-lah yang Maha kaya lagi Maha Terpuji.

🔊 Sedang diputar

۞ عَسَى ʿasā mudah-mudahan ٱللَّهُ l-lahu Allah أَن an bahwa يَجْعَلَ yajʿala menjadikan بَيْنَكُمْ baynakum diantara kamu وَبَيْنَ wabayna dan antara ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang عَادَيْتُم ʿādaytum kamu musuhi مِّنْهُم min'hum diantara mereka مَّوَدَّةًۭ ۚ mawaddatan kasih sayang وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah قَدِيرٌۭ ۚ qadīrun Maha Kuasa وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak يَنْهَىٰكُمُ yanhākumu melarang kamu ٱللَّهُ l-lahu Allah عَنِ ʿani dari/terhadap ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang لَمْ lam tidak يُقَـٰتِلُوكُمْ yuqātilūkum memerangi kamu فِى dalam ٱلدِّينِ l-dīni agama وَلَمْ walam dan tidak يُخْرِجُوكُم yukh'rijūkum mengusir/mengeluarkan kamu مِّن min dari دِيَـٰرِكُمْ diyārikum rumah/kampung halaman أَن an bahwa تَبَرُّوهُمْ tabarrūhum kamu berbuat baik kepada mereka وَتُقْسِطُوٓا۟ watuq'siṭū dan kamu berlaku adil إِلَيْهِمْ ۚ ilayhim kepada mereka إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يُحِبُّ yuḥibbu menyukai ٱلْمُقْسِطِينَ l-muq'siṭīna orang-orang yang berlaku adil

Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

🔊 Sedang diputar

إِنَّمَا innamā sesungguhnya hanyalah يَنْهَىٰكُمُ yanhākumu melarang kamu ٱللَّهُ l-lahu Allah عَنِ ʿani dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang قَـٰتَلُوكُمْ qātalūkum (mereka) memerangi kamu فِى dalam ٱلدِّينِ l-dīni agama وَأَخْرَجُوكُم wa-akhrajūkum dan mengusir/mengeluarkan kamu مِّن min dari دِيَـٰرِكُمْ diyārikum kampung halamanmu وَظَـٰهَرُوا۟ waẓāharū dan mereka membantu عَلَىٰٓ ʿalā atas/untuk إِخْرَاجِكُمْ ikh'rājikum mengusir kamu أَن an bahwa تَوَلَّوْهُمْ ۚ tawallawhum kamu menjadikan mereka sebagai kawan وَمَن waman dan barang siapa يَتَوَلَّهُمْ yatawallahum menjadikan mereka sebagai kawan فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu هُمُ humu mereka ٱلظَّـٰلِمُونَ l-ẓālimūna orang-orang yang zalim

Sesungguhnya Allah hanya melarang kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangimu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barang siapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.

🔊 Sedang diputar

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman إِذَا idhā apabila جَآءَكُمُ jāakumu datang kepadamu ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ l-mu'minātu orang perempuan beriman مُهَـٰجِرَٰتٍۢ muhājirātin berhijrah فَٱمْتَحِنُوهُنَّ ۖ fa-im'taḥinūhunna maka ujilah mereka ٱللَّهُ l-lahu Allah أَعْلَمُ aʿlamu mengetahui بِإِيمَـٰنِهِنَّ ۖ biīmānihinna tentang keimanan mereka فَإِنْ fa-in maka jika عَلِمْتُمُوهُنَّ ʿalim'tumūhunna mengetahui mereka مُؤْمِنَـٰتٍۢ mu'minātin wanita-wanita beriman فَلَا falā maka janganlah تَرْجِعُوهُنَّ tarjiʿūhunna kamu kembalikan mereka إِلَى ilā kepada ٱلْكُفَّارِ ۖ l-kufāri orang-orang kafir لَا tidak هُنَّ hunna mereka (wanita beriman) حِلٌّۭ ḥillun halal لَّهُمْ lahum bagi mereka وَلَا walā dan tidak هُمْ hum mereka يَحِلُّونَ yaḥillūna halal لَهُنَّ ۖ lahunna bagi mereka وَءَاتُوهُم waātūhum dan berikan kepada mereka مَّآ apa-apa أَنفَقُوا۟ ۚ anfaqū mereka belanjakan وَلَا walā dan tidak جُنَاحَ junāḥa berdosa عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian أَن an bahwa تَنكِحُوهُنَّ tankiḥūhunna kamu nikah dengan mereka إِذَآ idhā apabila ءَاتَيْتُمُوهُنَّ ātaytumūhunna kamu berikan kepada mereka أُجُورَهُنَّ ۚ ujūrahunna maskawin mereka وَلَا walā dan jangan تُمْسِكُوا۟ tum'sikū kamu tahan/pegang بِعِصَمِ biʿiṣami dengan tali/ikatan ٱلْكَوَافِرِ l-kawāfiri wanita-wanita kafir وَسْـَٔلُوا۟ wasalū dan mintalah مَآ apa أَنفَقْتُمْ anfaqtum kamu belanjakan وَلْيَسْـَٔلُوا۟ walyasalū dan agar mereka meminta مَآ apa أَنفَقُوا۟ ۚ anfaqū yang mereka belanjakan ذَٰلِكُمْ dhālikum demikian itu حُكْمُ ḥuk'mu ketetapan/hukum ٱللَّهِ ۖ l-lahi Allah يَحْكُمُ yaḥkumu menetapkan/memberi hukum بَيْنَكُمْ ۚ baynakum diantara kamu وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah عَلِيمٌ ʿalīmun Maha Mengetahui حَكِيمٌۭ ḥakīmun Maha Bijaksana

Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, maka hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui tentang keimanan mereka; maka jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman maka janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-orang kafir itu dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka. Dan berikanlah kepada (suami suami) mereka, mahar yang telah mereka bayar. Dan tiada dosa atasmu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya. Dan janganlah kamu tetap berpegang pada tali (perkawinan) dengan perempuan-perempuan kafir; dan hendaklah kamu minta mahar yang telah kamu bayar; dan hendaklah mereka meminta mahar yang telah mereka bayar. Demikianlah hukum Allah yang ditetapkan-Nya di antara kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

🔊 Sedang diputar

وَإِن wa-in dan jika فَاتَكُمْ fātakum berlalu/lari padamu شَىْءٌۭ shayon sesuatu مِّنْ min dari أَزْوَٰجِكُمْ azwājikum isteri-isterimu إِلَى ilā kepada ٱلْكُفَّارِ l-kufāri orang-orang kafir فَعَاقَبْتُمْ faʿāqabtum lalu kamu mengalahkan فَـَٔاتُوا۟ faātū maka berikanlah ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ذَهَبَتْ dhahabat pergi/lari أَزْوَٰجُهُم azwājuhum isteri-isteri mereka مِّثْلَ mith'la seperti/sebesar مَآ apa أَنفَقُوا۟ ۚ anfaqū mereka belanjakan وَٱتَّقُوا۟ wa-ittaqū dan bertakwalah ٱللَّهَ l-laha Allah ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَنتُم antum kamu بِهِۦ bihi kepada-Nya مُؤْمِنُونَ mu'minūna orang-orang yang beriman

Dan jika seseorang dari istri-istrimu lari kepada orang-orang kafir, lalu kamu mengalahkan mereka, maka bayarkanlah kepada orang-orang yang lari istrinya itu mahar sebanyak yang telah mereka bayar1. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya kamu beriman.

🔊 Sedang diputar

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلنَّبِىُّ l-nabiyu nabi إِذَا idhā apabila جَآءَكَ jāaka datang kepadamu ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ l-mu'minātu wanita-wanita beriman يُبَايِعْنَكَ yubāyiʿ'naka berjanji setia عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an bahwa لَّا tidak يُشْرِكْنَ yush'rik'na mempersekutukan بِٱللَّهِ bil-lahi dengan Allah شَيْـًۭٔا shayan sesuatu وَلَا walā dan tidak يَسْرِقْنَ yasriq'na mereka mencuri وَلَا walā dan tidak يَزْنِينَ yaznīna berizina وَلَا walā dan tidak يَقْتُلْنَ yaqtul'na membunuh أَوْلَـٰدَهُنَّ awlādahunna anak-anak mereka وَلَا walā dan tidak يَأْتِينَ yatīna datangkan/berbuat بِبُهْتَـٰنٍۢ bibuh'tānin dengan dusta يَفْتَرِينَهُۥ yaftarīnahu mereka ada-adakannya بَيْنَ bayna antara أَيْدِيهِنَّ aydīhinna tangan mereka وَأَرْجُلِهِنَّ wa-arjulihinna dan kaki-kaki mereka وَلَا walā dan tidak يَعْصِينَكَ yaʿṣīnaka mereka mendurhakaimu فِى dalam مَعْرُوفٍۢ ۙ maʿrūfin kebaikan فَبَايِعْهُنَّ fabāyiʿ'hunna maka terimalah janji setia mereka وَٱسْتَغْفِرْ wa-is'taghfir dan mohonkan ampun لَهُنَّ lahunna bagi/untuk mereka ٱللَّهَ ۖ l-laha Allah إِنَّ inna sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun رَّحِيمٌۭ raḥīmun Maha Penyayang

Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatupun dengan Allah; tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka1, dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

🔊 Sedang diputar

يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman لَا jangan تَتَوَلَّوْا۟ tatawallaw jadikan sabahat/pemimpin قَوْمًا qawman kaum غَضِبَ ghaḍiba memurkai ٱللَّهُ l-lahu Allah عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka قَدْ qad sesungguhnya يَئِسُوا۟ ya-isū mereka putus asa مِنَ mina dari/terhadap ٱلْـَٔاخِرَةِ l-ākhirati akhitat كَمَا kamā sebagaimana يَئِسَ ya-isa berputus asa ٱلْكُفَّارُ l-kufāru orang-orang kafir مِنْ min dari أَصْحَـٰبِ aṣḥābi penghuni ٱلْقُبُورِ l-qubūri kubur

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan penolongmu kaum yang dimurkai Allah, sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa.

Ayat /13