التغابن
At-Taghabun
Hari Dinampakkan Kesalahan Madaniyah
Memuat audio qari…
يُسَبِّحُ yusabbiḥu bertasbih لِلَّهِ lillahi kepada Allah مَا mā apa فِى fī di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَمَا wamā dan apa فِى fī di ٱلْأَرْضِ ۖ l-arḍi bumi لَهُ lahu bagi-Nya ٱلْمُلْكُ l-mul'ku kerajaan وَلَهُ walahu dan bagi-Nya ٱلْحَمْدُ ۖ l-ḥamdu puji-pujian وَهُوَ wahuwa dan Dia عَلَىٰ ʿalā atas كُلِّ kulli segala شَىْءٍۢ shayin sesuatu قَدِيرٌ qadīrun Maha Kuasa
Senantiasa bertasbih kepada Allah apa yang di langit dan apa yang ada di bumi; hanya Allah-lah yang mempunyai semua kerajaan dan semua puji-pujian; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.
هُوَ huwa Dia ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَكُمْ khalaqakum menciptakan kalian فَمِنكُمْ faminkum maka diantara kamu كَافِرٌۭ kāfirun kafir وَمِنكُم waminkum dan antara kamu مُّؤْمِنٌۭ ۚ mu'minun orang yang beriman وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan بَصِيرٌ baṣīrun Maha Melihat
Dia-lah yang menciptakan kamu, maka di antara kamu ada yang kafir dan di antaramu ada yang beriman. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
خَلَقَ khalaqa Dia menciptakan ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضَ wal-arḍa dan bumi بِٱلْحَقِّ bil-ḥaqi dengan benar/hak وَصَوَّرَكُمْ waṣawwarakum dan Dia membentuk rupa kamu فَأَحْسَنَ fa-aḥsana lalu Dia membaguskan صُوَرَكُمْ ۖ ṣuwarakum bentuk rupa kamu وَإِلَيْهِ wa-ilayhi dan kepada-Nya ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu dan dibaguskan-Nya rupamu itu, dan hanya kepada-Nya-lah kembali(mu).
يَعْلَمُ yaʿlamu Dia mengetahui مَا mā apa فِى fī di ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَيَعْلَمُ wayaʿlamu dan Dia mengetahui مَا mā apa تُسِرُّونَ tusirrūna kamu rahasiakan وَمَا wamā dan apa تُعْلِنُونَ ۚ tuʿ'linūna kamu nyatakan وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah عَلِيمٌۢ ʿalīmun Maha Mengetahui بِذَاتِ bidhāti dengan yang ada ٱلصُّدُورِ l-ṣudūri dada
Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi, dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.
أَلَمْ alam apakah tidak/belum يَأْتِكُمْ yatikum datang kepadamu نَبَؤُا۟ naba-u berita ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar مِن min dari قَبْلُ qablu sebelum/dahulu فَذَاقُوا۟ fadhāqū maka mereka merasakan وَبَالَ wabāla akibat buruk أَمْرِهِمْ amrihim urusan/perbuatan mereka وَلَهُمْ walahum dan bagi mereka عَذَابٌ ʿadhābun azab أَلِيمٌۭ alīmun pedih
Apakah belum datang kepadamu (hai orang-orang kafir) berita orang-orang kafir dahulu? Maka mereka telah merasakan akibat yang buruk dari perbuatan mereka dan mereka memperoleh azab yang pedih.
ذَٰلِكَ dhālika demikian itu بِأَنَّهُۥ bi-annahu karena sesungguhnya كَانَت kānat adalah تَّأْتِيهِمْ tatīhim datang kepada mereka رُسُلُهُم rusuluhum rasul-rasul mereka بِٱلْبَيِّنَـٰتِ bil-bayināti dengan keterangan-keterangan فَقَالُوٓا۟ faqālū lalu mereka berkata أَبَشَرٌۭ abasharun apakah manusia يَهْدُونَنَا yahdūnanā memberi petunjuk kepada kami فَكَفَرُوا۟ fakafarū lalu mereka ingkar وَتَوَلَّوا۟ ۚ watawallaw dan mereka berpaling وَّٱسْتَغْنَى wa-is'taghnā dan mencukupi/tidak memerlukan ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah غَنِىٌّ ghaniyyun Maha Kaya حَمِيدٌۭ ḥamīdun Maha Terpuji
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka membawa keterangan-keterangan, lalu mereka berkata, "Apakah manusia yang akan memberi petunjuk kepada kami?" lalu mereka ingkar dan berpaling; dan Allah tidak memerlukan (mereka). Dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.
زَعَمَ zaʿama mengira ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوٓا۟ kafarū kafir/ingkar أَن an bahwa لَّن lan tidak يُبْعَثُوا۟ ۚ yub'ʿathū mereka dibangkitkan قُلْ qul katakan بَلَىٰ balā bahkan/tidak demikian وَرَبِّى warabbī demi Tuhanku لَتُبْعَثُنَّ latub'ʿathunna sungguh kamu akan dibangkitkan ثُمَّ thumma kemudian لَتُنَبَّؤُنَّ latunabba-unna sungguh kamu akan diberitahukan بِمَا bimā terhadap apa عَمِلْتُمْ ۚ ʿamil'tum kamu kerjakan وَذَٰلِكَ wadhālika dan demikian itu عَلَى ʿalā atas ٱللَّهِ l-lahi Allah يَسِيرٌۭ yasīrun mudah
Orang-orang yang kafir mengatakan, bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah, "tidak demikian, demi Tuhan-ku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.
فَـَٔامِنُوا۟ faāminū maka berimanlah kamu بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَرَسُولِهِۦ warasūlihi dan rasul-Nya وَٱلنُّورِ wal-nūri dan cahaya ٱلَّذِىٓ alladhī yang أَنزَلْنَا ۚ anzalnā Kami turunkan وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِمَا bimā terhadap apa تَعْمَلُونَ taʿmalūna kamu kerjakan خَبِيرٌۭ khabīrun Maha Mengetahui
Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada cahaya (Al-Qur`ān) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
يَوْمَ yawma hari يَجْمَعُكُمْ yajmaʿukum Dia mengumpulkan kamu لِيَوْمِ liyawmi di hari ٱلْجَمْعِ ۖ l-jamʿi pengumpulan ذَٰلِكَ dhālika demikian itu يَوْمُ yawmu hari ٱلتَّغَابُنِ ۗ l-taghābuni dinampakkan kesalahan-kesalahan وَمَن waman dan barangsiapa يُؤْمِنۢ yu'min beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah وَيَعْمَلْ wayaʿmal dan berbuat/beramal صَـٰلِحًۭا ṣāliḥan kebaikan/saleh يُكَفِّرْ yukaffir dan akan menutup/menghapus عَنْهُ ʿanhu dari padanya سَيِّـَٔاتِهِۦ sayyiātihi kesalahan-kesalahannya وَيُدْخِلْهُ wayud'khil'hu dan Dia akan memasukkannya جَنَّـٰتٍۢ jannātin sorga تَجْرِى tajrī mengalir مِن min dari تَحْتِهَا taḥtihā bawahnya ٱلْأَنْهَـٰرُ l-anhāru sungai-sungai خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal فِيهَآ fīhā di dalamnya أَبَدًۭا ۚ abadan selama-lamanya ذَٰلِكَ dhālika demikan itu ٱلْفَوْزُ l-fawzu keuntungan ٱلْعَظِيمُ l-ʿaẓīmu yang besar
(Ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab), itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan amal saleh, niscaya Allah akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah keberuntungan yang besar.
وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mereka mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَآ biāyātinā pada ayat-ayat Kami أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu أَصْحَـٰبُ aṣḥābu penghuni ٱلنَّارِ l-nāri api/neraka خَـٰلِدِينَ khālidīna mereka kekal فِيهَا ۖ fīhā di dalamnya وَبِئْسَ wabi'sa dan seburuk-buruk ٱلْمَصِيرُ l-maṣīru tempat kembali
Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
مَآ mā tidak أَصَابَ aṣāba menimpa مِن min dari مُّصِيبَةٍ muṣībatin musibah إِلَّا illā kecuali بِإِذْنِ bi-idh'ni dengan izin ٱللَّهِ ۗ l-lahi Allah وَمَن waman dan barangsiapa يُؤْمِنۢ yu'min beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah يَهْدِ yahdi Dia memberi petunjuk قَلْبَهُۥ ۚ qalbahu hatinya وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah بِكُلِّ bikulli dengan segala شَىْءٍ shayin sesuatu عَلِيمٌۭ ʿalīmun Maha Mengetahui
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
وَأَطِيعُوا۟ wa-aṭīʿū dan taatlah ٱللَّهَ l-laha Allah وَأَطِيعُوا۟ wa-aṭīʿū dan taatlah ٱلرَّسُولَ ۚ l-rasūla rasul فَإِن fa-in maka sesungguhnya hanyalah تَوَلَّيْتُمْ tawallaytum kamu berpaling فَإِنَّمَا fa-innamā maka sesungguhnya hanyalah عَلَىٰ ʿalā atas رَسُولِنَا rasūlinā rasul Kami ٱلْبَلَـٰغُ l-balāghu penyampaian ٱلْمُبِينُ l-mubīnu terang/nyata
Dan taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul-Nya; jika kamu berpaling, sesungguhnya kewajiban rasul Kami hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.
ٱللَّهُ al-lahu Allah لَآ lā tidak إِلَـٰهَ ilāha Tuhan إِلَّا illā kecuali هُوَ ۚ huwa Dia وَعَلَى waʿalā dan atas/kepada ٱللَّهِ l-lahi Allah فَلْيَتَوَكَّلِ falyatawakkali maka hendaklah bertawakkal ٱلْمُؤْمِنُونَ l-mu'minūna orang-orang yang beriman
(Dia-lah) Allah tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Dan hendaklah orang-orang mukmin bertawakal kepada Allah saja.
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman إِنَّ inna sesungguhnya مِنْ min dari أَزْوَٰجِكُمْ azwājikum isteri-isterimu وَأَوْلَـٰدِكُمْ wa-awlādikum dan anak-anakmu عَدُوًّۭا ʿaduwwan musuh لَّكُمْ lakum bagi kalian فَٱحْذَرُوهُمْ ۚ fa-iḥ'dharūhum maka berhati-hatilah kepada mereka وَإِن wa-in dan jika تَعْفُوا۟ taʿfū kamu memaafkan وَتَصْفَحُوا۟ wataṣfaḥū dan kamu berhati lapang وَتَغْفِرُوا۟ wataghfirū dan kamu mengampuni فَإِنَّ fa-inna maka sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah غَفُورٌۭ ghafūrun Maha Pengampun رَّحِيمٌ raḥīmun Maha Penyayang
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu1, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
إِنَّمَآ innamā sesungguhnya hanyalah أَمْوَٰلُكُمْ amwālukum hartamu وَأَوْلَـٰدُكُمْ wa-awlādukum dan anak-anakmu فِتْنَةٌۭ ۚ fit'natun fitnah/ujian وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah عِندَهُۥٓ ʿindahu disisi-Nya أَجْرٌ ajrun pahala عَظِيمٌۭ ʿaẓīmun besar
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), di sisi Allah-lah pahala yang besar.
فَٱتَّقُوا۟ fa-ittaqū maka bertakwalah kamu ٱللَّهَ l-laha Allah مَا mā apa ٱسْتَطَعْتُمْ is'taṭaʿtum menurut kesanggupanmu وَٱسْمَعُوا۟ wa-is'maʿū dan dengarlah وَأَطِيعُوا۟ wa-aṭīʿū dan taatlah وَأَنفِقُوا۟ wa-anfiqū dan belanjakan خَيْرًۭا khayran baik لِّأَنفُسِكُمْ ۗ li-anfusikum bagi dirimu وَمَن waman dan barang siapa يُوقَ yūqa dipelihara شُحَّ shuḥḥa kekikiran نَفْسِهِۦ nafsihi dirinya فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu هُمُ humu mereka ٱلْمُفْلِحُونَ l-muf'liḥūna orang-orang yang beruntung
Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu1. Dan barang siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
إِن in jika تُقْرِضُوا۟ tuq'riḍū kamu memberi pinjaman ٱللَّهَ l-laha Allah قَرْضًا qarḍan pinjaman حَسَنًۭا ḥasanan baik يُضَـٰعِفْهُ yuḍāʿif'hu Dia melipat gandakannya لَكُمْ lakum bagi kalian وَيَغْفِرْ wayaghfir dan Dia mengampuni لَكُمْ ۚ lakum bagi kalian وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah شَكُورٌ shakūrun Maha Mensyukuri حَلِيمٌ ḥalīmun Maha Penyantun
Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun.
عَـٰلِمُ ʿālimu Yang Mengetahui ٱلْغَيْبِ l-ghaybi yang gaib وَٱلشَّهَـٰدَةِ wal-shahādati dan yang nyata ٱلْعَزِيزُ l-ʿazīzu Maha Perkasa ٱلْحَكِيمُ l-ḥakīmu Maha Bijaksana
Yang mengetahui yang gaib dan yang nyata. Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.