Tilawahku
Masuk
۞

الحاقة

Al-Haqqah

Kenyataan (Hari Kiamat) Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

ٱلْحَآقَّةُ al-ḥāqatu keadaan yang sebenarnya

Hari kiamat1,

🔊 Sedang diputar

مَا apakah ٱلْحَآقَّةُ l-ḥāqatu keadaan yang sebenarnya

apakah hari kiamat itu?

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu mengetahui مَا apa ٱلْحَآقَّةُ l-ḥāqatu keadaan yang sebenarnya

Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?

🔊 Sedang diputar

كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan ثَمُودُ thamūdu kaum Tsamud وَعَادٌۢ waʿādun dan kaum 'Ad بِٱلْقَارِعَةِ bil-qāriʿati dengan yang mengejutkan/hari kiamat

Kaum Ṡamūd dan ʻĀd telah mendustakan hari kiamat1.

🔊 Sedang diputar

فَأَمَّا fa-ammā maka adapun ثَمُودُ thamūdu kaum Tsamud فَأُهْلِكُوا۟ fa-uh'likū maka mereka dibinasakan بِٱلطَّاغِيَةِ bil-ṭāghiyati dengan teriakan/kejadian luar biasa

Adapun kaum Ṡamūd, maka mereka telah dibinasakan dengan kejadian yang luar biasa1.

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun عَادٌۭ ʿādun kaum 'Ad فَأُهْلِكُوا۟ fa-uh'likū maka mereka dibinasakan بِرِيحٍۢ birīḥin dengan angin صَرْصَرٍ ṣarṣarin sangat dingin عَاتِيَةٍۢ ʿātiyatin amat kencang

Adapun kaum ʻĀd maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang,

🔊 Sedang diputar

سَخَّرَهَا sakharahā dia menimpakannya(angin itu) عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka سَبْعَ sabʿa tujuh لَيَالٍۢ layālin malam وَثَمَـٰنِيَةَ wathamāniyata dan delapan أَيَّامٍ ayyāmin hari حُسُومًۭا ḥusūman terus menerus فَتَرَى fatarā kamu melihat ٱلْقَوْمَ l-qawma kaum فِيهَا fīhā padanya/pada waktu itu صَرْعَىٰ ṣarʿā mati bergelimpangan كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka أَعْجَازُ aʿjāzu batang نَخْلٍ nakhlin korma خَاوِيَةٍۢ khāwiyatin lapuk/tumbang

yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum ʻĀd pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).

🔊 Sedang diputar

فَهَلْ fahal maka adakah تَرَىٰ tarā kamu melihat لَهُم lahum diantara mereka مِّنۢ min dari بَاقِيَةٍۢ bāqiyatin yang tertinggal/tersisa

Maka kamu tidak melihat seorang pun yang tinggal di antara mereka1.

🔊 Sedang diputar

وَجَآءَ wajāa dan telah datang فِرْعَوْنُ fir'ʿawnu Fir'aun وَمَن waman dan orang-orang قَبْلَهُۥ qablahu sebelumnya وَٱلْمُؤْتَفِكَـٰتُ wal-mu'tafikātu dan negeri-negeri yang runtuh/terbalik بِٱلْخَاطِئَةِ bil-khāṭi-ati dengan kesalahan-kesalahan

Dan telah datang Firʻawn dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri-negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar1.

🔊 Sedang diputar

فَعَصَوْا۟ faʿaṣaw maka mereka mendurhakai رَسُولَ rasūla rasul رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka فَأَخَذَهُمْ fa-akhadhahum maka Dia menyiksa mereka أَخْذَةًۭ akhdhatan siksaan رَّابِيَةً rābiyatan sangat keras

Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Tuhan mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

🔊 Sedang diputar

إِنَّا innā sesungguhnya Kami لَمَّا lammā tatkala طَغَا ṭaghā naik/pasang ٱلْمَآءُ l-māu air حَمَلْنَـٰكُمْ ḥamalnākum kami bawa kamu فِى dalam ٱلْجَارِيَةِ l-jāriyati kapal

Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu ke dalam bahtera1,

🔊 Sedang diputar

لِنَجْعَلَهَا linajʿalahā karena Kami akan menjadikannya لَكُمْ lakum bagi kalian تَذْكِرَةًۭ tadhkiratan peringatan/pengajaran وَتَعِيَهَآ wataʿiyahā dan menjaga/memperhatikannya أُذُنٌۭ udhunun telinga وَٰعِيَةٌۭ wāʿiyatun menjaga/memperhatikan

agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

🔊 Sedang diputar

فَإِذَا fa-idhā maka apabila نُفِخَ nufikha ditiup فِى pada ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala نَفْخَةٌۭ nafkhatun tiupan وَٰحِدَةٌۭ wāḥidatun satu/sekali

Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup1,

🔊 Sedang diputar

وَحُمِلَتِ waḥumilati dan diangkat ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi وَٱلْجِبَالُ wal-jibālu dan gunung-gunung فَدُكَّتَا fadukkatā lalu dihancurkan keduanya دَكَّةًۭ dakkatan kehancuran وَٰحِدَةًۭ wāḥidatan satu/sekali

dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.

🔊 Sedang diputar

فَيَوْمَئِذٍۢ fayawma-idhin maka pada hari itu وَقَعَتِ waqaʿati terjadi ٱلْوَاقِعَةُ l-wāqiʿatu kejadian

Maka pada hari itu terjadilah hari kiamat,

🔊 Sedang diputar

وَٱنشَقَّتِ wa-inshaqqati dan terbelahlah ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فَهِىَ fahiya maka ia يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu وَاهِيَةٌۭ wāhiyatun lemah

dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.

🔊 Sedang diputar

وَٱلْمَلَكُ wal-malaku dan malaikat عَلَىٰٓ ʿalā di atas أَرْجَآئِهَا ۚ arjāihā penjuru-penjuru langit وَيَحْمِلُ wayaḥmilu dan membawa عَرْشَ ʿarsha Arsy رَبِّكَ rabbika Tuhanmu فَوْقَهُمْ fawqahum di atas mereka يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari ini ثَمَـٰنِيَةٌۭ thamāniyatun delapan

Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung arasy Tuhan-mu di atas (kepala) mereka.

🔊 Sedang diputar

يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu تُعْرَضُونَ tuʿ'raḍūna kamu dihadapkan لَا tidak تَخْفَىٰ takhfā tersembunyi مِنكُمْ minkum dari kamu خَافِيَةٌۭ khāfiyatun tersembunyi

Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Tuhan-mu), tiada sesuatu pun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).

🔊 Sedang diputar

فَأَمَّا fa-ammā maka adapun مَنْ man orang أُوتِىَ ūtiya diberikan كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya بِيَمِينِهِۦ biyamīnihi di tangan kanannya فَيَقُولُ fayaqūlu maka ia berkata هَآؤُمُ hāumu marilah/ambillah ٱقْرَءُوا۟ iq'raū bacalah كِتَـٰبِيَهْ kitābiyah kitab

Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya1 dari sebelah kanannya, maka dia berkata, "Ambillah, bacalah kitabku (ini)".

🔊 Sedang diputar

إِنِّى innī sesungguhnya aku ظَنَنتُ ẓanantu aku sangka/yakin أَنِّى annī bahwasanya aku مُلَـٰقٍ mulāqin menemui حِسَابِيَهْ ḥisābiyah perhitungan

Sesungguhnya aku yakin bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.

🔊 Sedang diputar

فَهُوَ fahuwa dan dia/orang itu فِى dalam عِيشَةٍۢ ʿīshatin kehidupan رَّاضِيَةٍۢ rāḍiyatin yang diridhoi

Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai,

🔊 Sedang diputar

فِى di dalam جَنَّةٍ jannatin surga عَالِيَةٍۢ ʿāliyatin yang tinggi

dalam surga yang tinggi,

🔊 Sedang diputar

قُطُوفُهَا quṭūfuhā buah-buahannya دَانِيَةٌۭ dāniyatun dekat

buah-buahannya dekat,

🔊 Sedang diputar

كُلُوا۟ kulū makanlah وَٱشْرَبُوا۟ wa-ish'rabū dan minumlah هَنِيٓـًٔۢا hanīan dengan senang/penuh kepuasan بِمَآ bimā dengan apa/disebabkan أَسْلَفْتُمْ aslaftum kamu lalui/sediakan فِى pada ٱلْأَيَّامِ l-ayāmi hari-hari ٱلْخَالِيَةِ l-khāliyati telah lalu

(kepada mereka dikatakan), "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu".

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun مَنْ man orang yang أُوتِىَ ūtiya diberikan كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya بِشِمَالِهِۦ bishimālihi di tangan kirinya فَيَقُولُ fayaqūlu maka dia berkata يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī Alangkah baiknya لَمْ lam tidak أُوتَ ūta diberikan aku كِتَـٰبِيَهْ kitābiyah kitab

Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata, "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).

🔊 Sedang diputar

وَلَمْ walam dan tidak أَدْرِ adri aku mengetahui مَا apa حِسَابِيَهْ ḥisābiyah perhitungan

Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku,

🔊 Sedang diputar

يَـٰلَيْتَهَا yālaytahā seandainya itu (kematian) كَانَتِ kānati adalah ia ٱلْقَاضِيَةَ l-qāḍiyata putusan/penyelesaian

Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu.

🔊 Sedang diputar

مَآ tidak أَغْنَىٰ aghnā memberi manfaat عَنِّى ʿannī dariku/kepadaku مَالِيَهْ ۜ māliyah harta

Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

🔊 Sedang diputar

هَلَكَ halaka telah binasa/lenyap عَنِّى ʿannī daripadaku سُلْطَـٰنِيَهْ sul'ṭāniyah kekuasaanku

Telah hilang kekuasaanku dariku".

🔊 Sedang diputar

خُذُوهُ khudhūhu peganglah ia/tangkaplah ia فَغُلُّوهُ faghullūhu lalu belenggulah ia

(Allah berfirman), "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian ٱلْجَحِيمَ l-jaḥīma neraka jahim صَلُّوهُ ṣallūhu masukkanlah ia

Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian فِى pada سِلْسِلَةٍۢ sil'silatin rantai ذَرْعُهَا dharʿuhā hastanya/panjangnya سَبْعُونَ sabʿūna tujuh puluh ذِرَاعًۭا dhirāʿan hasta فَٱسْلُكُوهُ fa-us'lukūhu maka masukkan/belitkan

Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya كَانَ kāna adalah ia لَا tidak يُؤْمِنُ yu'minu beriman بِٱللَّهِ bil-lahi kepada Allah ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar

Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan tidak يَحُضُّ yaḥuḍḍu ia menganjurkan عَلَىٰ ʿalā untuk طَعَامِ ṭaʿāmi memberi makan ٱلْمِسْكِينِ l-mis'kīni orang-orang miskin

Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin."

🔊 Sedang diputar

فَلَيْسَ falaysa maka tidak لَهُ lahu baginya ٱلْيَوْمَ l-yawma hari ini هَـٰهُنَا hāhunā di sini حَمِيمٌۭ ḥamīmun seorang teman

Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini.

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan tidak ada طَعَامٌ ṭaʿāmun makanan إِلَّا illā kecuali مِنْ min dari غِسْلِينٍۢ ghis'līnin kotoran/nanah dan darah

Dan tiada (pula) makanan sedikit pun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak ada يَأْكُلُهُۥٓ yakuluhu yang memakannya إِلَّا illā kecuali ٱلْخَـٰطِـُٔونَ l-khāṭiūna orang-orang yang bersalah/berdosa

Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

🔊 Sedang diputar

فَلَآ falā maka أُقْسِمُ uq'simu Aku bersumpah بِمَا bimā dengan apa تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu lihat

Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan apa yang لَا tidak تُبْصِرُونَ tub'ṣirūna kamu lihat

Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia (Al Qur'an) لَقَوْلُ laqawlu benar-benar perkataan رَسُولٍۢ rasūlin rasul كَرِيمٍۢ karīmin yang mulia

Sesungguhnya Al-Qur`ān itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) rasul yang mulia,

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidaklah هُوَ huwa ia (Al Qur'an) بِقَوْلِ biqawli dengan perkataan شَاعِرٍۢ ۚ shāʿirin seorang penyair قَلِيلًۭا qalīlan sedikit مَّا tidak تُؤْمِنُونَ tu'minūna kamu beriman

dan Al-Qur`ān itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan tidak بِقَوْلِ biqawli perkataan كَاهِنٍۢ ۚ kāhinin dukun/tukang tenung قَلِيلًۭا qalīlan sedikit مَّا tidak تَذَكَّرُونَ tadhakkarūna kamu ingat mengambil pelajaran

Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran darinya.

🔊 Sedang diputar

تَنزِيلٌۭ tanzīlun diturunkan مِّن min dari رَّبِّ rabbi Tuhan ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.

🔊 Sedang diputar

وَلَوْ walaw dan seandaiannya تَقَوَّلَ taqawwala dia mengadakan perkataan عَلَيْنَا ʿalaynā atas Kami بَعْضَ baʿḍa sebagian ٱلْأَقَاوِيلِ l-aqāwīli perkataan

Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

🔊 Sedang diputar

لَأَخَذْنَا la-akhadhnā niscaya Kami ambil مِنْهُ min'hu darinya بِٱلْيَمِينِ bil-yamīni dengan tangan kanan

niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya1.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian لَقَطَعْنَا laqaṭaʿnā pasti Kami potong مِنْهُ min'hu daripadanya ٱلْوَتِينَ l-watīna urat jantung

Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.

🔊 Sedang diputar

فَمَا famā maka tidak مِنكُم minkum dari kamu مِّنْ min dari أَحَدٍ aḥadin seorang عَنْهُ ʿanhu daripadanya حَـٰجِزِينَ ḥājizīna orang-orang yang menahan/menghalangi

Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya لَتَذْكِرَةٌۭ latadhkiratun benar-benar peringatan لِّلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertakwa

Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّا wa-innā dan sesungguhnya Kami لَنَعْلَمُ lanaʿlamu benar-benar Kami mengetahui أَنَّ anna bahwa مِنكُم minkum diantara kamu مُّكَذِّبِينَ mukadhibīna orang-orang yang mendustakan

Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakan(nya).

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya ia (Al Qur'an) لَحَسْرَةٌ laḥasratun benar-benar penyesalan عَلَى ʿalā atas ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir

Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّهُۥ wa-innahu dan sesungguhnya (Al Qur'an) لَحَقُّ laḥaqqu nyata-nyata kebenaran ٱلْيَقِينِ l-yaqīni yang diyakini

Dan sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar kebenaran yang diyakini.

🔊 Sedang diputar

فَسَبِّحْ fasabbiḥ maka bertasbihlah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi Maha Besar/Agung

Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang Maha Besar.

Ayat /52