Tilawahku
Masuk
۞

المعارج

Al-Ma'arij

Tempat yang Naik Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

سَأَلَ sa-ala bertanya سَآئِلٌۢ sāilun seorang penanya بِعَذَابٍۢ biʿadhābin dengan/tentang azab وَاقِعٍۢ wāqiʿin jatuh/terjadi

Seseorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi,

🔊 Sedang diputar

لِّلْكَـٰفِرِينَ lil'kāfirīna untuk orang-orang kafir لَيْسَ laysa tidak لَهُۥ lahu baginya دَافِعٌۭ dāfiʿun menolak

untuk orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya,

🔊 Sedang diputar

مِّنَ mina dari ٱللَّهِ l-lahi Allah ذِى dhī mempunyai ٱلْمَعَارِجِ l-maʿāriji tempat-tempat naik

(yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik.

🔊 Sedang diputar

تَعْرُجُ taʿruju naik ٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ l-malāikatu Malaikat وَٱلرُّوحُ wal-rūḥu dan Roh/Jibril إِلَيْهِ ilayhi kepada-Nya فِى dalam يَوْمٍۢ yawmin sehari كَانَ kāna adalah مِقْدَارُهُۥ miq'dāruhu ukurannya/kadarnya خَمْسِينَ khamsīna lima puluh أَلْفَ alfa ribu سَنَةٍۢ sanatin tahun

Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun1.

🔊 Sedang diputar

فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah صَبْرًۭا ṣabran kesabaran جَمِيلًا jamīlan bagus/baik

Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka يَرَوْنَهُۥ yarawnahu mereka mamandangnya (azab) بَعِيدًۭا baʿīdan jauh

Sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu jauh (mustahil).

🔊 Sedang diputar

وَنَرَىٰهُ wanarāhu dan Kami memandangnya (azab) قَرِيبًۭا qarīban dekat

Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi).

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma pada hari تَكُونُ takūnu adalah ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit كَٱلْمُهْلِ kal-muh'li seperti leburan perak

Pada hari ketika langit menjadi seperti luluhan perak.

🔊 Sedang diputar

وَتَكُونُ watakūnu dan adalah ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung كَٱلْعِهْنِ kal-ʿih'ni seperti bulu

Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan).

🔊 Sedang diputar

وَلَا walā dan tidak يَسْـَٔلُ yasalu menanyakan حَمِيمٌ ḥamīmun teman akrab حَمِيمًۭا ḥamīman teman akrab

Dan tidak ada seorang teman akrab pun menanyakan temannya.

🔊 Sedang diputar

يُبَصَّرُونَهُمْ ۚ yubaṣṣarūnahum mereka saling melihat mereka يَوَدُّ yawaddu ingin ٱلْمُجْرِمُ l-muj'rimu orang yang berdosa لَوْ law sekiranya يَفْتَدِى yaftadī ia menebus مِنْ min dari عَذَابِ ʿadhābi azab يَوْمِئِذٍۭ yawmi-idhin pada hari itu بِبَنِيهِ bibanīhi dengan anak-anaknya

Sedang mereka saling melihat. Orang kafir ingin kalau sekiranya dia dapat menebus (dirinya) dari azab hari itu dengan anak-anaknya,

🔊 Sedang diputar

وَصَـٰحِبَتِهِۦ waṣāḥibatihi dan isterinya وَأَخِيهِ wa-akhīhi dan saudaranya

dan istrinya, dan saudaranya,

🔊 Sedang diputar

وَفَصِيلَتِهِ wafaṣīlatihi dan keluarganya ٱلَّتِى allatī yang تُـْٔوِيهِ tu'wīhi melindunginya

dan kaum familinya yang melindunginya (di dunia).

🔊 Sedang diputar

وَمَن waman dan orang فِى di ٱلْأَرْضِ l-arḍi bumi جَمِيعًۭا jamīʿan seluruhnya ثُمَّ thumma kemudian يُنجِيهِ yunjīhi ia menyelamatkannya

Dan orang-orang di atas bumi seluruhnya, kemudian (mengharapkan) tebusan itu dapat menyelamatkannya.

🔊 Sedang diputar

كَلَّآ ۖ kallā sekali-kali tidak إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia لَظَىٰ laẓā api yang menyala-nyala

Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak,

🔊 Sedang diputar

نَزَّاعَةًۭ nazzāʿatan mencabut/mengelupas لِّلشَّوَىٰ lilshawā bagi kulit kepala

yang mengelupaskan kulit kepala,

🔊 Sedang diputar

تَدْعُوا۟ tadʿū ia memanggil مَنْ man orang أَدْبَرَ adbara dia membelakang وَتَوَلَّىٰ watawallā dan dia berpaling

yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).

🔊 Sedang diputar

وَجَمَعَ wajamaʿa dan dia mengumpulkan فَأَوْعَىٰٓ fa-awʿā lalu dia menyimpannya

serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya1.

🔊 Sedang diputar

۞ إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia خُلِقَ khuliqa diciptakan هَلُوعًا halūʿan keluh-kesah/loba-kikir

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

🔊 Sedang diputar

إِذَا idhā apabila مَسَّهُ massahu menimpanya ٱلشَّرُّ l-sharu kejahatan/kesusahan جَزُوعًۭا jazūʿan berkeluh-kesah

Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila مَسَّهُ massahu menimpanya/mendapatkan ٱلْخَيْرُ l-khayru kebaikan مَنُوعًا manūʿan menahan/amat kikir

dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali ٱلْمُصَلِّينَ l-muṣalīna orang-orang yang menegakkan sholat

kecuali orang-orang yang mengerjakan salat,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang هُمْ hum mereka عَلَىٰ ʿalā atas صَلَاتِهِمْ ṣalātihim sholat mereka دَآئِمُونَ dāimūna orang-orang yang menetapi

yang mereka itu tetap mengerjakan salatnya,

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang فِىٓ pada أَمْوَٰلِهِمْ amwālihim harta mereka حَقٌّۭ ḥaqqun hak/bagian مَّعْلُومٌۭ maʿlūmun tertentu

dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu,

🔊 Sedang diputar

لِّلسَّآئِلِ lilssāili untuk orang yang meminta وَٱلْمَحْرُومِ wal-maḥrūmi dan orang yang kekurangan

bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempunyai apa-apa (yang tidak mau meminta),

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang يُصَدِّقُونَ yuṣaddiqūna membenarkan/mempercayai بِيَوْمِ biyawmi dengan hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan

dan orang-orang yang mempercayai hari pembalasan,

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُم hum mereka مِّنْ min dari/terhadap عَذَابِ ʿadhābi azab رَبِّهِم rabbihim Tuhan mereka مُّشْفِقُونَ mush'fiqūna orang-orang yang takut

dan orang-orang yang takut terhadap azab Tuhan-nya.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya عَذَابَ ʿadhāba siksaan/azab رَبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka غَيْرُ ghayru lain/tidak مَأْمُونٍۢ mamūnin orang yang merasa aman

Karena sesungguhnya azab Tuhan mereka tidak dapat orang merasa aman (dari kedatangannya).

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang yang pergi هُمْ hum mereka لِفُرُوجِهِمْ lifurūjihim bagi kemaluan mereka حَـٰفِظُونَ ḥāfiẓūna orang-orang yang memelihara/menjaga

Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali عَلَىٰٓ ʿalā atas/terhadap أَزْوَٰجِهِمْ azwājihim isteri-isteri mereka أَوْ aw atau مَا apa مَلَكَتْ malakat yang dimiliki أَيْمَـٰنُهُمْ aymānuhum tangan kanan mereka فَإِنَّهُمْ fa-innahum maka sesungguhnya mereka غَيْرُ ghayru bukan/tidak مَلُومِينَ malūmīna tercela

kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki1, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.

🔊 Sedang diputar

فَمَنِ famani maka barang siapa ٱبْتَغَىٰ ib'taghā mencari وَرَآءَ warāa belakang/selain ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu فَأُو۟لَـٰٓئِكَ fa-ulāika maka mereka itu هُمُ humu mereka ٱلْعَادُونَ l-ʿādūna orang-orang yang melampaui batas

Barang siapa mencari yang di balik itu1, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُمْ hum mereka لِأَمَـٰنَـٰتِهِمْ li-amānātihim bagi amanat mereka وَعَهْدِهِمْ waʿahdihim dan janji mereka رَٰعُونَ rāʿūna orang-orang yang memelihara

Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُم hum mereka بِشَهَـٰدَٰتِهِمْ bishahādātihim dengan kesaksian mereka قَآئِمُونَ qāimūna orang-orang yang menegakkan

Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya.

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّذِينَ wa-alladhīna dan orang-orang yang هُمْ hum mereka عَلَىٰ ʿalā atas صَلَاتِهِمْ ṣalātihim sholat mereka يُحَافِظُونَ yuḥāfiẓūna mereka memelihara/menjaga

Dan orang-orang yang memelihara salatnya.

🔊 Sedang diputar

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu فِى dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin sorga مُّكْرَمُونَ muk'ramūna orang-orang yang dimuliakan

Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.

🔊 Sedang diputar

فَمَالِ famāli maka mengapa ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar قِبَلَكَ qibalaka datang ke arahmu مُهْطِعِينَ muh'ṭiʿīna bersegera

Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

🔊 Sedang diputar

عَنِ ʿani dari ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan وَعَنِ waʿani dan dari ٱلشِّمَالِ l-shimāli kiri عِزِينَ ʿizīna berkelompok-kelompok

dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok?1

🔊 Sedang diputar

أَيَطْمَعُ ayaṭmaʿu apakah ingin كُلُّ kullu setiap ٱمْرِئٍۢ im'ri-in seseorang مِّنْهُمْ min'hum dari mereka أَن an akan يُدْخَلَ yud'khala ia masuk جَنَّةَ jannata sorga نَعِيمٍۢ naʿīmin penuh kenikmatan

Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?

🔊 Sedang diputar

كَلَّآ ۖ kallā sekali-kali tidak إِنَّا innā sesungguhnya Kami خَلَقْنَـٰهُم khalaqnāhum Kami ciptakan mereka مِّمَّا mimmā dari apa يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka ketahui

Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani).1

🔊 Sedang diputar

فَلَآ falā maka أُقْسِمُ uq'simu Aku bersumpah بِرَبِّ birabbi dengan Tuhan/pemelihara ٱلْمَشَـٰرِقِ l-mashāriqi timur وَٱلْمَغَـٰرِبِ wal-maghāribi dan barat إِنَّا innā sesungguhnya Kami لَقَـٰدِرُونَ laqādirūna sungguh Maha Kuasa

Maka aku bersumpah dengan Tuhan Yang mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan, dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.

🔊 Sedang diputar

عَلَىٰٓ ʿalā atas أَن an untuk نُّبَدِّلَ nubaddila Kami mengganti خَيْرًۭا khayran lebih baik مِّنْهُمْ min'hum dari mereka وَمَا wamā dan tidaklah نَحْنُ naḥnu Kami بِمَسْبُوقِينَ bimasbūqīna dengan dikalahkan

Untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami sekali-kali tidak dapat dikalahkan.

🔊 Sedang diputar

فَذَرْهُمْ fadharhum maka biarkan mereka يَخُوضُوا۟ yakhūḍū mereka tenggelam وَيَلْعَبُوا۟ wayalʿabū dan mereka main-main حَتَّىٰ ḥattā sehingga يُلَـٰقُوا۟ yulāqū mereka menemui يَوْمَهُمُ yawmahumu hari mereka ٱلَّذِى alladhī yang يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka dijanjikan

Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma pada hari يَخْرُجُونَ yakhrujūna mereka keluar مِنَ mina dari ٱلْأَجْدَاثِ l-ajdāthi kubur سِرَاعًۭا sirāʿan dengan cepat كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka إِلَىٰ ilā kepada نُصُبٍۢ nuṣubin berhala-berhala يُوفِضُونَ yūfiḍūna mereka pergi dengan segera

(yaitu) pada hari mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia),

🔊 Sedang diputar

خَـٰشِعَةً khāshiʿatan menundukkan أَبْصَـٰرُهُمْ abṣāruhum pandangan mereka تَرْهَقُهُمْ tarhaquhum meliputi/menimpa mereka ذِلَّةٌۭ ۚ dhillatun kerendahan/kehinaan ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu ٱلْيَوْمُ l-yawmu hari ٱلَّذِى alladhī yang كَانُوا۟ kānū adalah mereka يُوعَدُونَ yūʿadūna mereka diancam/dijanjikan

dalam keadaan mereka menekurkan pandangannya (serta) diliputi kehinaan. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka.

Ayat /44