المدثر
Al-Muddaththir
Orang yang Berkemul Makkiyah
Memuat audio qari…
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلْمُدَّثِّرُ l-mudathiru orang yang berkemul
Hai orang yang berkemul (berselimut),
قُمْ qum bangunlah فَأَنذِرْ fa-andhir lalu berilah peringatan
bangunlah, lalu berilah peringatan!
وَرَبَّكَ warabbaka dan Tuhanmu فَكَبِّرْ fakabbir maka besarkan/agungkan
dan Tuhan-mu agungkanlah.
وَثِيَابَكَ wathiyābaka dan pakaianmu فَطَهِّرْ faṭahhir maka bersihkan
dan pakaianmu bersihkanlah,
وَٱلرُّجْزَ wal-ruj'za dan perbuatan dosa فَٱهْجُرْ fa-uh'jur maka tinggalkan
dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah,
وَلَا walā dan jangan تَمْنُن tamnun kamu memberi/anugerah تَسْتَكْثِرُ tastakthiru kamu mengharap lebih banyak
dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.
وَلِرَبِّكَ walirabbika dan untuk Tuhanmu فَٱصْبِرْ fa-iṣ'bir maka bersabarlah
Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhan-mu, bersabarlah.
فَإِذَا fa-idhā maka apabila نُقِرَ nuqira ditiup فِى fī pada ٱلنَّاقُورِ l-nāqūri sangkakala
Apabila ditiup sangkakala,
فَذَٰلِكَ fadhālika maka demikian itu يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu يَوْمٌ yawmun hari عَسِيرٌ ʿasīrun sulit
maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit,
عَلَى ʿalā atas/bagi ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir غَيْرُ ghayru tidak يَسِيرٍۢ yasīrin mudah
bagi orang-orang kafir lagi tidak mudah.
ذَرْنِى dharnī biarkan Aku وَمَنْ waman dan orang خَلَقْتُ khalaqtu Aku ciptakan وَحِيدًۭا waḥīdan satu/sendiri
Biarkanlah Aku bertindak terhadap orang1 yang Aku telah menciptakannya sendirian.
وَجَعَلْتُ wajaʿaltu dan Aku jadikan لَهُۥ lahu baginya مَالًۭا mālan harta مَّمْدُودًۭا mamdūdan panjang/banyak
Dan Aku jadikan baginya harta benda yang banyak,
وَبَنِينَ wabanīna dan anak-anak شُهُودًۭا shuhūdan saksi-saksi/hadir
dan anak-anak yang selalu bersama dia,
وَمَهَّدتُّ wamahhadttu dan Aku lapangkan (rizki) لَهُۥ lahu baginya تَمْهِيدًۭا tamhīdan selapang-lapangnya
dan Ku-lapangkan baginya (rezeki dan kekuasaan) dengan selapang-lapangnya,
ثُمَّ thumma kemudian يَطْمَعُ yaṭmaʿu dia ingin sekali أَنْ an bahwa/supaya أَزِيدَ azīda Aku menambahnya
kemudian dia ingin sekali supaya Aku menambahnya.
كَلَّآ ۖ kallā sekali-kali tidak إِنَّهُۥ innahu karena sesungguhnya كَانَ kāna adalah لِـَٔايَـٰتِنَا liāyātinā kepada ayat-ayat Kami عَنِيدًۭا ʿanīdan menentang
Sekali-kali tidak (akan Aku tambah), karena sesungguhnya dia menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur`ān).
سَأُرْهِقُهُۥ sa-ur'hiquhu akan aku timpakan صَعُودًا ṣaʿūdan siksaan yang payah/berat
Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya فَكَّرَ fakkara dia telah memikirkan وَقَدَّرَ waqaddara dan telah menetapkan
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya),
فَقُتِلَ faqutila maka celakalah ia كَيْفَ kayfa bagaimanakah قَدَّرَ qaddara dia menetapkan
maka celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?
ثُمَّ thumma sesungguhnya قُتِلَ qutila celakalah dia كَيْفَ kayfa bagaimanakah قَدَّرَ qaddara dia menetapkan
kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?
ثُمَّ thumma kemudian نَظَرَ naẓara dia memperhatikan/memikirkan
kemudian dia memikirkan,
ثُمَّ thumma kemudian عَبَسَ ʿabasa dia bermasam muka وَبَسَرَ wabasara dan dia merengut
sesudah itu dia bermasam muka dan merengut,
ثُمَّ thumma kemudian أَدْبَرَ adbara dia berpaling وَٱسْتَكْبَرَ wa-is'takbara dan dia menyombongkan diri
kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
فَقَالَ faqāla lalu dia berkata إِنْ in tidaklah هَـٰذَآ hādhā ini إِلَّا illā kecuali سِحْرٌۭ siḥ'run sihir يُؤْثَرُ yu'tharu diceritakan/dipelajari
lalu dia berkata, "(Al-Qur`ān) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),
إِنْ in tidaklah هَـٰذَآ hādhā ini إِلَّا illā kecuali قَوْلُ qawlu perkataan ٱلْبَشَرِ l-bashari manusia
ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".
سَأُصْلِيهِ sa-uṣ'līhi akan Aku masukkan dia سَقَرَ saqara neraka saqar
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu mengetahui مَا mā apa سَقَرُ saqaru neraka saqar
Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu?
لَا lā tidak تُبْقِى tub'qī ia meninggalkan وَلَا walā dan tidak تَذَرُ tadharu ia membiarkan
Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan1.
لَوَّاحَةٌۭ lawwāḥatun yang membakar لِّلْبَشَرِ lil'bashari bagi manusia
(Neraka Saqar) adalah pembakar kulit manusia.
عَلَيْهَا ʿalayhā di atasnya تِسْعَةَ tis'ʿata sembilan عَشَرَ ʿashara belas
Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).
وَمَا wamā dan tidak جَعَلْنَآ jaʿalnā Kami jadikan أَصْحَـٰبَ aṣḥāba penghuni/penjaga ٱلنَّارِ l-nāri neraka إِلَّا illā kecuali مَلَـٰٓئِكَةًۭ ۙ malāikatan malaikat وَمَا wamā dan tidak جَعَلْنَا jaʿalnā Kami jadikan عِدَّتَهُمْ ʿiddatahum bilangan mereka إِلَّا illā kecuali فِتْنَةًۭ fit'natan fitnah/cobaan لِّلَّذِينَ lilladhīna bagi orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar لِيَسْتَيْقِنَ liyastayqina supaya meyakini ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab وَيَزْدَادَ wayazdāda dan bertambah ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوٓا۟ āmanū beriman إِيمَـٰنًۭا ۙ īmānan keimanan وَلَا walā dan tidak يَرْتَابَ yartāba ragu-ragu ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أُوتُوا۟ ūtū (mereka) diberi ٱلْكِتَـٰبَ l-kitāba Kitab وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۙ wal-mu'minūna dan orang-orang yang beriman وَلِيَقُولَ waliyaqūla dan supaya mengatakan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang فِى fī dalam قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka مَّرَضٌۭ maraḍun penyakit وَٱلْكَـٰفِرُونَ wal-kāfirūna dan orang-orang kafir مَاذَآ mādhā apakah أَرَادَ arāda menghendaki ٱللَّهُ l-lahu Allah بِهَـٰذَا bihādhā dengan ini مَثَلًۭا ۚ mathalan perumpamaan كَذَٰلِكَ kadhālika demikianlah يُضِلُّ yuḍillu menyesatkan ٱللَّهُ l-lahu Allah مَن man siapa/orang يَشَآءُ yashāu Dia kehendaki وَيَهْدِى wayahdī dan Dia memberi petunjuk مَن man siapa/orang يَشَآءُ ۚ yashāu Dia kehendaki وَمَا wamā dan tidak يَعْلَمُ yaʿlamu mengetahui جُنُودَ junūda bala tentara رَبِّكَ rabbika Tuhanmu إِلَّا illā kecuali هُوَ ۚ huwa Dia وَمَا wamā dan tidaklah هِىَ hiya ia إِلَّا illā kecuali ذِكْرَىٰ dhik'rā peringatan لِلْبَشَرِ lil'bashari bagi manusia
Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat; dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Alkitab menjadi yakin, dan supaya orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang diberi Alkitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan), "Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhan-mu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.
كَلَّا kallā sekali-kali tidak وَٱلْقَمَرِ wal-qamari demi bulan
Sekali-kali tidak1, demi bulan,
وَٱلَّيْلِ wa-al-layli dan malam إِذْ idh tatkala أَدْبَرَ adbara mundur/berlalu
dan malam ketika telah berlalu,
وَٱلصُّبْحِ wal-ṣub'ḥi dan subuh إِذَآ idhā tatkala أَسْفَرَ asfara terbit/terang
dan subuh apabila mulai terang.
إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia (saqar) لَإِحْدَى la-iḥ'dā salah satu ٱلْكُبَرِ l-kubari amat besar
Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar,
نَذِيرًۭا nadhīran peringatan لِّلْبَشَرِ lil'bashari bagi manusia
sebagai ancaman bagi manusia.
لِمَن liman bagi siapa شَآءَ shāa menghendaki مِنكُمْ minkum diantara kamu أَن an bahwa يَتَقَدَّمَ yataqaddama akan maju أَوْ aw atau يَتَأَخَّرَ yata-akhara akan mundur
(Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur1.
كُلُّ kullu tiap-tiap نَفْسٍۭ nafsin jiwa/diri بِمَا bimā terhadap apa كَسَبَتْ kasabat ia usahakan/ia perbuat رَهِينَةٌ rahīnatun tergadai/terikat
Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya,
إِلَّآ illā kecuali أَصْحَـٰبَ aṣḥāba kaum/golongan ٱلْيَمِينِ l-yamīni kanan
kecuali golongan kanan,
فِى fī dalam جَنَّـٰتٍۢ jannātin sorga يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka saling bertanya
berada di dalam surga, mereka tanya menanya,
عَنِ ʿani dari/tentang ٱلْمُجْرِمِينَ l-muj'rimīna orang-orang yang berdosa
tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa,
مَا mā apa yang سَلَكَكُمْ salakakum memasukkan kamu فِى fī dalam سَقَرَ saqara neraka saqar
"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
قَالُوا۟ qālū mereka berkata لَمْ lam tidak ada نَكُ naku kami مِنَ mina dari ٱلْمُصَلِّينَ l-muṣalīna orang-orang yang mengerjakan sholat
Mereka menjawab, "Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat,
وَلَمْ walam dan tidak ada نَكُ naku kami نُطْعِمُ nuṭ'ʿimu kami memberi makan ٱلْمِسْكِينَ l-mis'kīna orang-orang miskin
dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,
وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah نَخُوضُ nakhūḍu kami mencela/memperolok-olok مَعَ maʿa bersama ٱلْخَآئِضِينَ l-khāiḍīna orang-orang yang mencela/memperolok-olok
dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,
وَكُنَّا wakunnā dan kami adalah نُكَذِّبُ nukadhibu kami mendustakan بِيَوْمِ biyawmi dengan hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan
dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,
حَتَّىٰٓ ḥattā sehingga أَتَىٰنَا atānā datang kepada kami ٱلْيَقِينُ l-yaqīnu kepastian
hingga datang kepada kami kematian".
فَمَا famā maka tidak تَنفَعُهُمْ tanfaʿuhum berguna kepada mereka شَفَـٰعَةُ shafāʿatu pertolongan/syafaat ٱلشَّـٰفِعِينَ l-shāfiʿīna orang-orang yang memberi pertolongan/syafaat
Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafaat dari orang-orang yang memberikan syafaat.
فَمَا famā maka mengapa لَهُمْ lahum bagi mereka عَنِ ʿani dari ٱلتَّذْكِرَةِ l-tadhkirati peringatan مُعْرِضِينَ muʿ'riḍīna orang-orang yang berpaling
Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)?
كَأَنَّهُمْ ka-annahum seakan-akan mereka حُمُرٌۭ ḥumurun keledai مُّسْتَنفِرَةٌۭ mus'tanfiratun yang terkejut
seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut,
فَرَّتْ farrat ia lari مِن min dari قَسْوَرَةٍۭ qaswaratin singa
lari daripada singa.
بَلْ bal bahkan يُرِيدُ yurīdu menghendaki كُلُّ kullu tiap-tiap ٱمْرِئٍۢ im'ri-in seseorang مِّنْهُمْ min'hum di antara mereka أَن an untuk يُؤْتَىٰ yu'tā diberi ia صُحُفًۭا ṣuḥufan lembaran-lembaran مُّنَشَّرَةًۭ munasharatan ditebarkan/terbuka
Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka.
كَلَّا ۖ kallā sekali-kali tidak بَل bal bahkan لَّا lā tidak يَخَافُونَ yakhāfūna mereka takut ٱلْـَٔاخِرَةَ l-ākhirata hari akhirat
Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.
كَلَّآ kallā sekali-kali tidak إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia تَذْكِرَةٌۭ tadhkiratun peringatan/pelajaran
Sekali-kali tidak demikian halnya. Sesungguhnya Al-Qur`ān itu adalah peringatan.
فَمَن faman maka barangsiapa شَآءَ shāa dia menghendaki ذَكَرَهُۥ dhakarahu dia mengingatnya
Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia mengambil pelajaran darinya (Al-Qur`ān).
وَمَا wamā dan tidak يَذْكُرُونَ yadhkurūna mereka mengingat إِلَّآ illā kecuali أَن an bahwa يَشَآءَ yashāa menghendaki ٱللَّهُ ۚ l-lahu Allah هُوَ huwa Dia أَهْلُ ahlu berhak/patut ٱلتَّقْوَىٰ l-taqwā takwa/taat وَأَهْلُ wa-ahlu dan berhak/patut ٱلْمَغْفِرَةِ l-maghfirati ampunan
Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dia (Allah) adalah Tuhan Yang patut (kita) bertakwa kepada-Nya dan berhak memberi ampun.