Tilawahku
Masuk
۞

النبإ

An-Naba

Berita Besar Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

عَمَّ ʿamma dari/tentang يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka saling bertanya

Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?

🔊 Sedang diputar

عَنِ ʿani dari/tentang ٱلنَّبَإِ l-naba-i berita ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi besar

Tentang berita yang besar1,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِى alladhī yang هُمْ hum mereka فِيهِ fīhi di dalamnya/tentang itu مُخْتَلِفُونَ mukh'talifūna orang yang berselisih

yang mereka perselisihkan tentang ini.

🔊 Sedang diputar

كَلَّا kallā jangan begitu/sekali-kali tidak سَيَعْلَمُونَ sayaʿlamūna kelak mereka akan mengetahui

Sekali-kali tidak1; kelak mereka akan mengetahui,

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian كَلَّا kallā jangan begitu/sekali-kali tidak سَيَعْلَمُونَ sayaʿlamūna kelak mereka akan mengetahui

kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui.

🔊 Sedang diputar

أَلَمْ alam tidaklah/bukanlah نَجْعَلِ najʿali Kami telah menjadikan ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi مِهَـٰدًۭا mihādan hamparan

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan,

🔊 Sedang diputar

وَٱلْجِبَالَ wal-jibāla dan gunung-gunung أَوْتَادًۭا awtādan pancang/pasak

dan gunung-gunung sebagai pasak?,

🔊 Sedang diputar

وَخَلَقْنَـٰكُمْ wakhalaqnākum dan Kami menciptakan kamu أَزْوَٰجًۭا azwājan berpasang-pasangan/jodoh

dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan نَوْمَكُمْ nawmakum tidurmu سُبَاتًۭا subātan istirahat

dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan ٱلَّيْلَ al-layla malam لِبَاسًۭا libāsan pakaian

dan Kami jadikan malam sebagai pakaian1,

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang مَعَاشًۭا maʿāshan penghidupan

dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,

🔊 Sedang diputar

وَبَنَيْنَا wabanaynā dan Kami bina فَوْقَكُمْ fawqakum di atas kamu سَبْعًۭا sabʿan tujuh شِدَادًۭا shidādan kuat/kokoh

dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kukuh,

🔊 Sedang diputar

وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan سِرَاجًۭا sirājan pelita وَهَّاجًۭا wahhājan sangat terang

dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),

🔊 Sedang diputar

وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan مِنَ mina dari ٱلْمُعْصِرَٰتِ l-muʿ'ṣirāti awan مَآءًۭ māan air ثَجَّاجًۭا thajjājan tercurah

dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,

🔊 Sedang diputar

لِّنُخْرِجَ linukh'rija karena Kami hendak mengeluarkan بِهِۦ bihi dengannya/dengan air حَبًّۭا ḥabban biji-bijian وَنَبَاتًۭا wanabātan dan tumbuh-tumbuhan

supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,

🔊 Sedang diputar

وَجَنَّـٰتٍ wajannātin dan kebun-kebun/surga أَلْفَافًا alfāfan lebat

dan kebun-kebun yang lebat?

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya يَوْمَ yawma hari ٱلْفَصْلِ l-faṣli keputusan كَانَ kāna adalah ia مِيقَـٰتًۭا mīqātan waktu yang ditentukan

Sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma hari يُنفَخُ yunfakhu ditiup فِى dalam/pada ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala فَتَأْتُونَ fatatūna maka kamu datang أَفْوَاجًۭا afwājan berduyun-duyun

yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,

🔊 Sedang diputar

وَفُتِحَتِ wafutiḥati dan dibukakan ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فَكَانَتْ fakānat maka jadilah ia أَبْوَٰبًۭا abwāban pintu-pintu

dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,

🔊 Sedang diputar

وَسُيِّرَتِ wasuyyirati dan dijalankan/dihapuskan ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung فَكَانَتْ fakānat maka jadilah ia سَرَابًا sarāban fatamorgana

dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya جَهَنَّمَ jahannama Jahanam كَانَتْ kānat adalah ia مِرْصَادًۭا mir'ṣādan tempat penantian/disediakan

Sesungguhnya neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai1,

🔊 Sedang diputar

لِّلطَّـٰغِينَ lilṭṭāghīna bagi orang-orang yang melampui batas مَـَٔابًۭا maāban tempat kembali

lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,

🔊 Sedang diputar

لَّـٰبِثِينَ lābithīna mereka tinggal فِيهَآ fīhā didalamnya أَحْقَابًۭا aḥqāban beberapa lama

mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak يَذُوقُونَ yadhūqūna merasakan فِيهَا fīhā di dalamnya بَرْدًۭا bardan kesejukan وَلَا walā dan tidak شَرَابًا sharāban minuman

mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali حَمِيمًۭا ḥamīman air yang mendidih وَغَسَّاقًۭا waghassāqan dan air luka dan nanah

selain air yang mendidih dan nanah,

🔊 Sedang diputar

جَزَآءًۭ jazāan pembalasan وِفَاقًا wifāqan setimpal

sebagai pambalasan yang setimpal.

🔊 Sedang diputar

إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka لَا tidak يَرْجُونَ yarjūna mengharapkan حِسَابًۭا ḥisāban perhitungan

Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab,

🔊 Sedang diputar

وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mereka mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami كِذَّابًۭا kidhāban sangat dusta

dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.

🔊 Sedang diputar

وَكُلَّ wakulla dan tiap-tiap/segala شَىْءٍ shayin sesuatu أَحْصَيْنَـٰهُ aḥṣaynāhu Kami telah mengumpulkannya كِتَـٰبًۭا kitāban suatu kitab

Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab1.

🔊 Sedang diputar

فَذُوقُوا۟ fadhūqū maka rasakanlah فَلَن falan maka tidak نَّزِيدَكُمْ nazīdakum Kami menambah kamu إِلَّا illā kecuali/selain عَذَابًا ʿadhāban azab

Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain dari azab.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya لِلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertaqwa مَفَازًا mafāzan keuntungan

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,

🔊 Sedang diputar

حَدَآئِقَ ḥadāiqa kebun-kebun وَأَعْنَـٰبًۭا wa-aʿnāban dan buah anggur

(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,

🔊 Sedang diputar

وَكَوَاعِبَ wakawāʿiba dan gadis-gadis أَتْرَابًۭا atrāban sebaya

dan gadis-gadis remaja yang sebaya,

🔊 Sedang diputar

وَكَأْسًۭا wakasan dan piala/gelas-gelas دِهَاقًۭا dihāqan yang penuh

dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

🔊 Sedang diputar

لَّا tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar فِيهَا fīhā di dalamnya لَغْوًۭا laghwan sia-sia وَلَا walā dan tidak كِذَّٰبًۭا kidhāban dusta

Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.

🔊 Sedang diputar

جَزَآءًۭ jazāan balasan مِّن min dari رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu عَطَآءً ʿaṭāan pemberian حِسَابًۭا ḥisāban perhitungan/cukup

Sebagai balasan dari Tuhan-mu dan pemberian yang cukup banyak,

🔊 Sedang diputar

رَّبِّ rabbi Tuhan/Pemelihara ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَمَا wamā dan apa بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya ٱلرَّحْمَـٰنِ ۖ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih لَا tidak يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka kuasa مِنْهُ min'hu daripadaNya/dengan Dia خِطَابًۭا khiṭāban bicara

Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma hari يَقُومُ yaqūmu berdiri ٱلرُّوحُ l-rūḥu ruh وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ wal-malāikatu dan malaikat صَفًّۭا ۖ ṣaffan berbaris لَّا tidak يَتَكَلَّمُونَ yatakallamūna merekaberkata-kata إِلَّا illā kecuali مَنْ man siapa/orang أَذِنَ adhina memberi izin لَهُ lahu kepadanya ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Yang Maha Pengasih وَقَالَ waqāla dan berkata صَوَابًۭا ṣawāban yang benar

Pada hari, ketika roh1 dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.

🔊 Sedang diputar

ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu ٱلْيَوْمُ l-yawmu hari ٱلْحَقُّ ۖ l-ḥaqu hak/benar فَمَن faman maka barang siapa شَآءَ shāa ia menghendaki ٱتَّخَذَ ittakhadha ia mengambil إِلَىٰ ilā kepada رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya مَـَٔابًا maāban tempat kembali

Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhan-nya.

🔊 Sedang diputar

إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَنذَرْنَـٰكُمْ andharnākum Kami memberi peringatan kepadamu عَذَابًۭا ʿadhāban azab قَرِيبًۭا qarīban dekat يَوْمَ yawma hari يَنظُرُ yanẓuru melihat ٱلْمَرْءُ l-maru seseorang مَا apa قَدَّمَتْ qaddamat mendahului/diperbuat يَدَاهُ yadāhu kedua tangannya وَيَقُولُ wayaqūlu dan berkata ٱلْكَافِرُ l-kāfiru orang kafir يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī alangkah baiknya aku dulu كُنتُ kuntu adalah aku تُرَٰبًۢا turāban debu/tanah

Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".

Ayat /40