النبإ
An-Naba
Berita Besar Makkiyah
Memuat audio qari…
عَمَّ ʿamma dari/tentang يَتَسَآءَلُونَ yatasāalūna mereka saling bertanya
Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
عَنِ ʿani dari/tentang ٱلنَّبَإِ l-naba-i berita ٱلْعَظِيمِ l-ʿaẓīmi besar
Tentang berita yang besar1,
ٱلَّذِى alladhī yang هُمْ hum mereka فِيهِ fīhi di dalamnya/tentang itu مُخْتَلِفُونَ mukh'talifūna orang yang berselisih
yang mereka perselisihkan tentang ini.
كَلَّا kallā jangan begitu/sekali-kali tidak سَيَعْلَمُونَ sayaʿlamūna kelak mereka akan mengetahui
Sekali-kali tidak1; kelak mereka akan mengetahui,
ثُمَّ thumma kemudian كَلَّا kallā jangan begitu/sekali-kali tidak سَيَعْلَمُونَ sayaʿlamūna kelak mereka akan mengetahui
kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui.
أَلَمْ alam tidaklah/bukanlah نَجْعَلِ najʿali Kami telah menjadikan ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi مِهَـٰدًۭا mihādan hamparan
Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan,
وَٱلْجِبَالَ wal-jibāla dan gunung-gunung أَوْتَادًۭا awtādan pancang/pasak
dan gunung-gunung sebagai pasak?,
وَخَلَقْنَـٰكُمْ wakhalaqnākum dan Kami menciptakan kamu أَزْوَٰجًۭا azwājan berpasang-pasangan/jodoh
dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan نَوْمَكُمْ nawmakum tidurmu سُبَاتًۭا subātan istirahat
dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan ٱلَّيْلَ al-layla malam لِبَاسًۭا libāsan pakaian
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian1,
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan ٱلنَّهَارَ l-nahāra siang مَعَاشًۭا maʿāshan penghidupan
dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
وَبَنَيْنَا wabanaynā dan Kami bina فَوْقَكُمْ fawqakum di atas kamu سَبْعًۭا sabʿan tujuh شِدَادًۭا shidādan kuat/kokoh
dan Kami bina di atas kamu tujuh buah (langit) yang kukuh,
وَجَعَلْنَا wajaʿalnā dan Kami jadikan سِرَاجًۭا sirājan pelita وَهَّاجًۭا wahhājan sangat terang
dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),
وَأَنزَلْنَا wa-anzalnā dan Kami turunkan مِنَ mina dari ٱلْمُعْصِرَٰتِ l-muʿ'ṣirāti awan مَآءًۭ māan air ثَجَّاجًۭا thajjājan tercurah
dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,
لِّنُخْرِجَ linukh'rija karena Kami hendak mengeluarkan بِهِۦ bihi dengannya/dengan air حَبًّۭا ḥabban biji-bijian وَنَبَاتًۭا wanabātan dan tumbuh-tumbuhan
supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
وَجَنَّـٰتٍ wajannātin dan kebun-kebun/surga أَلْفَافًا alfāfan lebat
dan kebun-kebun yang lebat?
إِنَّ inna sesungguhnya يَوْمَ yawma hari ٱلْفَصْلِ l-faṣli keputusan كَانَ kāna adalah ia مِيقَـٰتًۭا mīqātan waktu yang ditentukan
Sesungguhnya hari keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
يَوْمَ yawma hari يُنفَخُ yunfakhu ditiup فِى fī dalam/pada ٱلصُّورِ l-ṣūri sangkakala فَتَأْتُونَ fatatūna maka kamu datang أَفْوَاجًۭا afwājan berduyun-duyun
yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
وَفُتِحَتِ wafutiḥati dan dibukakan ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit فَكَانَتْ fakānat maka jadilah ia أَبْوَٰبًۭا abwāban pintu-pintu
dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
وَسُيِّرَتِ wasuyyirati dan dijalankan/dihapuskan ٱلْجِبَالُ l-jibālu gunung-gunung فَكَانَتْ fakānat maka jadilah ia سَرَابًا sarāban fatamorgana
dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
إِنَّ inna sesungguhnya جَهَنَّمَ jahannama Jahanam كَانَتْ kānat adalah ia مِرْصَادًۭا mir'ṣādan tempat penantian/disediakan
Sesungguhnya neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai1,
لِّلطَّـٰغِينَ lilṭṭāghīna bagi orang-orang yang melampui batas مَـَٔابًۭا maāban tempat kembali
lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
لَّـٰبِثِينَ lābithīna mereka tinggal فِيهَآ fīhā didalamnya أَحْقَابًۭا aḥqāban beberapa lama
mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,
لَّا lā tidak يَذُوقُونَ yadhūqūna merasakan فِيهَا fīhā di dalamnya بَرْدًۭا bardan kesejukan وَلَا walā dan tidak شَرَابًا sharāban minuman
mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
إِلَّا illā kecuali حَمِيمًۭا ḥamīman air yang mendidih وَغَسَّاقًۭا waghassāqan dan air luka dan nanah
selain air yang mendidih dan nanah,
جَزَآءًۭ jazāan pembalasan وِفَاقًا wifāqan setimpal
sebagai pambalasan yang setimpal.
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka كَانُوا۟ kānū adalah mereka لَا lā tidak يَرْجُونَ yarjūna mengharapkan حِسَابًۭا ḥisāban perhitungan
Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab,
وَكَذَّبُوا۟ wakadhabū dan mereka mendustakan بِـَٔايَـٰتِنَا biāyātinā dengan ayat-ayat Kami كِذَّابًۭا kidhāban sangat dusta
dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya.
وَكُلَّ wakulla dan tiap-tiap/segala شَىْءٍ shayin sesuatu أَحْصَيْنَـٰهُ aḥṣaynāhu Kami telah mengumpulkannya كِتَـٰبًۭا kitāban suatu kitab
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab1.
فَذُوقُوا۟ fadhūqū maka rasakanlah فَلَن falan maka tidak نَّزِيدَكُمْ nazīdakum Kami menambah kamu إِلَّا illā kecuali/selain عَذَابًا ʿadhāban azab
Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain dari azab.
إِنَّ inna sesungguhnya لِلْمُتَّقِينَ lil'muttaqīna bagi orang-orang yang bertaqwa مَفَازًا mafāzan keuntungan
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
حَدَآئِقَ ḥadāiqa kebun-kebun وَأَعْنَـٰبًۭا wa-aʿnāban dan buah anggur
(yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
وَكَوَاعِبَ wakawāʿiba dan gadis-gadis أَتْرَابًۭا atrāban sebaya
dan gadis-gadis remaja yang sebaya,
وَكَأْسًۭا wakasan dan piala/gelas-gelas دِهَاقًۭا dihāqan yang penuh
dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
لَّا lā tidak يَسْمَعُونَ yasmaʿūna mereka mendengar فِيهَا fīhā di dalamnya لَغْوًۭا laghwan sia-sia وَلَا walā dan tidak كِذَّٰبًۭا kidhāban dusta
Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula) perkataan dusta.
جَزَآءًۭ jazāan balasan مِّن min dari رَّبِّكَ rabbika Tuhanmu عَطَآءً ʿaṭāan pemberian حِسَابًۭا ḥisāban perhitungan/cukup
Sebagai balasan dari Tuhan-mu dan pemberian yang cukup banyak,
رَّبِّ rabbi Tuhan/Pemelihara ٱلسَّمَـٰوَٰتِ l-samāwāti langit(jamak) وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَمَا wamā dan apa بَيْنَهُمَا baynahumā diantara keduanya ٱلرَّحْمَـٰنِ ۖ l-raḥmāni Yang Maha Pengasih لَا lā tidak يَمْلِكُونَ yamlikūna mereka kuasa مِنْهُ min'hu daripadaNya/dengan Dia خِطَابًۭا khiṭāban bicara
Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
يَوْمَ yawma hari يَقُومُ yaqūmu berdiri ٱلرُّوحُ l-rūḥu ruh وَٱلْمَلَـٰٓئِكَةُ wal-malāikatu dan malaikat صَفًّۭا ۖ ṣaffan berbaris لَّا lā tidak يَتَكَلَّمُونَ yatakallamūna merekaberkata-kata إِلَّا illā kecuali مَنْ man siapa/orang أَذِنَ adhina memberi izin لَهُ lahu kepadanya ٱلرَّحْمَـٰنُ l-raḥmānu Yang Maha Pengasih وَقَالَ waqāla dan berkata صَوَابًۭا ṣawāban yang benar
Pada hari, ketika roh1 dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
ذَٰلِكَ dhālika demikian/itu ٱلْيَوْمُ l-yawmu hari ٱلْحَقُّ ۖ l-ḥaqu hak/benar فَمَن faman maka barang siapa شَآءَ shāa ia menghendaki ٱتَّخَذَ ittakhadha ia mengambil إِلَىٰ ilā kepada رَبِّهِۦ rabbihi Tuhannya مَـَٔابًا maāban tempat kembali
Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhan-nya.
إِنَّآ innā sesungguhnya Kami أَنذَرْنَـٰكُمْ andharnākum Kami memberi peringatan kepadamu عَذَابًۭا ʿadhāban azab قَرِيبًۭا qarīban dekat يَوْمَ yawma hari يَنظُرُ yanẓuru melihat ٱلْمَرْءُ l-maru seseorang مَا mā apa قَدَّمَتْ qaddamat mendahului/diperbuat يَدَاهُ yadāhu kedua tangannya وَيَقُولُ wayaqūlu dan berkata ٱلْكَافِرُ l-kāfiru orang kafir يَـٰلَيْتَنِى yālaytanī alangkah baiknya aku dulu كُنتُ kuntu adalah aku تُرَٰبًۢا turāban debu/tanah
Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah".