Tilawahku
Masuk
۞

عبس

'Abasa

Ia Bermuka Masam Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

عَبَسَ ʿabasa dia bermuka masam وَتَوَلَّىٰٓ watawallā dan dia berpaling

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,

🔊 Sedang diputar

أَن an sesungguhnya جَآءَهُ jāahu datang kepadanya ٱلْأَعْمَىٰ l-aʿmā seorang buta

karena telah datang seorang buta1 kepadanya.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan apakah يُدْرِيكَ yud'rīka tahukah kamu لَعَلَّهُۥ laʿallahu barangkali dia يَزَّكَّىٰٓ yazzakkā ia membersihkan diri

Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),

🔊 Sedang diputar

أَوْ aw atau يَذَّكَّرُ yadhakkaru ia mendapatkan pengajaran فَتَنفَعَهُ fatanfaʿahu lalu memberi manfaat kepadanya ٱلذِّكْرَىٰٓ l-dhik'rā pengajaran

atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?

🔊 Sedang diputar

أَمَّا ammā adapun مَنِ mani siapa ٱسْتَغْنَىٰ is'taghnā merasa kaya/cukup

Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,1

🔊 Sedang diputar

فَأَنتَ fa-anta maka kamu لَهُۥ lahu kepadanya تَصَدَّىٰ taṣaddā menghadapi/layani

maka kamu melayaninya.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak عَلَيْكَ ʿalayka atasmu أَلَّا allā bahwa tidak يَزَّكَّىٰ yazzakkā ia membersihkan diri

Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun مَن man siapa/orang جَآءَكَ jāaka datang kapadamu يَسْعَىٰ yasʿā berjalan/bersegera

Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

🔊 Sedang diputar

وَهُوَ wahuwa dan dia يَخْشَىٰ yakhshā ia takut

sedang ia takut kepada (Allah),

🔊 Sedang diputar

فَأَنتَ fa-anta maka kamu عَنْهُ ʿanhu dari padanya تَلَهَّىٰ talahhā kamu mengabaikannya

maka kamu mengabaikannya.

🔊 Sedang diputar

كَلَّآ kallā sekali-kali jangan/tidak إِنَّهَا innahā sesungguhnya ia/itu تَذْكِرَةٌۭ tadhkiratun peringatan/pengajaran

Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,

🔊 Sedang diputar

فَمَن faman maka barang siapa شَآءَ shāa ia menghendaki ذَكَرَهُۥ dhakarahu ia mengingat/memperhatikannya

maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,

🔊 Sedang diputar

فِى dalam صُحُفٍۢ ṣuḥufin lembaran-lembaran مُّكَرَّمَةٍۢ mukarramatin dimuliakan

di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, 1

🔊 Sedang diputar

مَّرْفُوعَةٍۢ marfūʿatin ditinggikan مُّطَهَّرَةٍۭ muṭahharatin disucikan

yang ditinggikan lagi disucikan,

🔊 Sedang diputar

بِأَيْدِى bi-aydī di tangan-tangan سَفَرَةٍۢ safaratin para utusan

di tangan para penulis (malaikat),

🔊 Sedang diputar

كِرَامٍۭ kirāmin yang mulia بَرَرَةٍۢ bararatin yang berbakti

yang mulia lagi berbakti.

🔊 Sedang diputar

قُتِلَ qutila dibunuh/binasa ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia مَآ apa أَكْفَرَهُۥ akfarahu kekafirannya

Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya!

🔊 Sedang diputar

مِنْ min dari أَىِّ ayyi apa شَىْءٍ shayin sesuatu خَلَقَهُۥ khalaqahu Dia menciptakannya

Dari apakah Allah menciptakannya?

🔊 Sedang diputar

مِن min dari نُّطْفَةٍ nuṭ'fatin setetes mani خَلَقَهُۥ khalaqahu Dia menciptakannya فَقَدَّرَهُۥ faqaddarahu lalu Dia menentukannya

Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya1.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian ٱلسَّبِيلَ l-sabīla jalan يَسَّرَهُۥ yassarahu Dia memudahkannya

Kemudian Dia memudahkan jalannya1.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian أَمَاتَهُۥ amātahu Dia mematikannya فَأَقْبَرَهُۥ fa-aqbarahu lalu Dia memasukkannya dalam kubur

kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian إِذَا idhā apabila شَآءَ shāa Dia menghendaki أَنشَرَهُۥ ansharahu Dia membangkitkan

kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.

🔊 Sedang diputar

كَلَّا kallā sekali-kali jangan لَمَّا lammā belum يَقْضِ yaqḍi ia melaksanakan مَآ apa أَمَرَهُۥ amarahu Dia perintahkan kepadanya

Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,

🔊 Sedang diputar

فَلْيَنظُرِ falyanẓuri maka hendaklah ia memperhatikan ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia إِلَىٰ ilā kepada طَعَامِهِۦٓ ṭaʿāmihi makanannya

maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.

🔊 Sedang diputar

اَنَّا annā sesungguhnya kami صَبَبْنَا ṣababnā Kami telah mencurahkan ٱلْمَآءَ l-māa air صَبًّۭا ṣabban tercurah

Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian شَقَقْنَا shaqaqnā Kami belah ٱلْأَرْضَ l-arḍa bumi شَقًّۭا shaqqan belahan (sebaik-baiknya)

kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,

🔊 Sedang diputar

فَأَنۢبَتْنَا fa-anbatnā lalu Kami tumbuhkan فِيهَا fīhā padanya حَبًّۭا ḥabban biji-bijian

lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,

🔊 Sedang diputar

وَعِنَبًۭا waʿinaban dan angur وَقَضْبًۭا waqaḍban dan sayur-sayuran

anggur dan sayur-sayuran,

🔊 Sedang diputar

وَزَيْتُونًۭا wazaytūnan dan zaitun وَنَخْلًۭا wanakhlan dan korma

zaitun dan pohon kurma,

🔊 Sedang diputar

وَحَدَآئِقَ waḥadāiqa dan kebun-kebun غُلْبًۭا ghul'ban subur/lebat

kebun-kebun (yang) lebat,

🔊 Sedang diputar

وَفَـٰكِهَةًۭ wafākihatan dan buah-buahan وَأَبًّۭا wa-abban dan ruput-rumputan

dan buah-buahan serta rumput-rumputan,

🔊 Sedang diputar

مَّتَـٰعًۭا matāʿan kesenangan لَّكُمْ lakum bagi kalian وَلِأَنْعَـٰمِكُمْ wali-anʿāmikum dan bagi binatang ternakmu

untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

🔊 Sedang diputar

فَإِذَا fa-idhā maka apabila جَآءَتِ jāati telah datang ٱلصَّآخَّةُ l-ṣākhatu suara memekakan

Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma pada hari يَفِرُّ yafirru lari ٱلْمَرْءُ l-maru manusia مِنْ min dari أَخِيهِ akhīhi saudaranya

pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,

🔊 Sedang diputar

وَأُمِّهِۦ wa-ummihi dan ibunya وَأَبِيهِ wa-abīhi dan bapaknya

dari ibu dan bapaknya,

🔊 Sedang diputar

وَصَـٰحِبَتِهِۦ waṣāḥibatihi dan istrinya وَبَنِيهِ wabanīhi dan anak-anaknya

dari istri dan anak-anaknya.

🔊 Sedang diputar

لِكُلِّ likulli bagi setiap ٱمْرِئٍۢ im'ri-in seseorang مِّنْهُمْ min'hum dari mereka يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu شَأْنٌۭ shanun urusan يُغْنِيهِ yugh'nīhi menyibukkan

Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.

🔊 Sedang diputar

وُجُوهٌۭ wujūhun wajah-wajah يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu مُّسْفِرَةٌۭ mus'firatun gembira ria

Banyak muka pada hari itu berseri-seri,

🔊 Sedang diputar

ضَاحِكَةٌۭ ḍāḥikatun tertawa مُّسْتَبْشِرَةٌۭ mus'tabshiratun gembira-ria

tertawa dan bergembira ria,

🔊 Sedang diputar

وَوُجُوهٌۭ wawujūhun dan wajah-wajah يَوْمَئِذٍ yawma-idhin pada hari itu عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya غَبَرَةٌۭ ghabaratun tertutup debu

dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,

🔊 Sedang diputar

تَرْهَقُهَا tarhaquhā menutupinya قَتَرَةٌ qataratun kegelapan

dan ditutup lagi oleh kegelapan1.

🔊 Sedang diputar

أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itulah هُمُ humu mereka ٱلْكَفَرَةُ l-kafaratu orang-orang kafir ٱلْفَجَرَةُ l-fajaratu durhaka

Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.

Ayat /42