الإنفطار
Al-Infitar
Terbelah Makkiyah
Memuat audio qari…
إِذَا idhā apabila ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit ٱنفَطَرَتْ infaṭarat terbelah
Apabila langit terbelah,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلْكَوَاكِبُ l-kawākibu bintang-bintang ٱنتَثَرَتْ intatharat jatuh bertaburan
dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلْبِحَارُ l-biḥāru lautan فُجِّرَتْ fujjirat dijadikan meluap
dan apabila lautan menjadikan meluap,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلْقُبُورُ l-qubūru kuburan-kuburan بُعْثِرَتْ buʿ'thirat di bongkar
dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,
عَلِمَتْ ʿalimat mengetahui نَفْسٌۭ nafsun jiwa مَّا mā apa قَدَّمَتْ qaddamat diusahakan وَأَخَّرَتْ wa-akharat dan ditinggalkan
maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia مَا mā apa غَرَّكَ gharraka yang menipu kamu بِرَبِّكَ birabbika terhadap Tuhanmu ٱلْكَرِيمِ l-karīmi Mulia/Pemurah
Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhan-mu Yang Maha Pemurah.
ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَكَ khalaqaka telah menciptakan kamu فَسَوَّىٰكَ fasawwāka lalu Dia menyempurnakan kamu فَعَدَلَكَ faʿadalaka lalu Dia menjadikan kamu seimbang
Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,
فِىٓ fī dalam أَىِّ ayyi apa saja صُورَةٍۢ ṣūratin gambar/bentuk مَّا mā apa شَآءَ shāa yang Dia kehendaki رَكَّبَكَ rakkabaka Dia menyusunmu
dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.
كَلَّا kallā sekali-kali jangan بَلْ bal tetap/bahkan تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan بِٱلدِّينِ bil-dīni pada hari pembalasan
Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya عَلَيْكُمْ ʿalaykum atas kalian لَحَـٰفِظِينَ laḥāfiẓīna sungguh ada penjaga
Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
كِرَامًۭا kirāman yang mulia كَـٰتِبِينَ kātibīna yang mencatat
yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),
يَعْلَمُونَ yaʿlamūna mereka mengetahui مَا mā apa تَفْعَلُونَ tafʿalūna kamu kerjakan
mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.
إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْأَبْرَارَ l-abrāra orang-orang yang baik لَفِى lafī benar-benar dalam نَعِيمٍۢ naʿīmin kesenangan/kenikmatan
Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh keni'matan,
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya ٱلْفُجَّارَ l-fujāra orang-orang durhaka لَفِى lafī dalam جَحِيمٍۢ jaḥīmin neraka
dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.
يَصْلَوْنَهَا yaṣlawnahā mereka masuk kedalamnya يَوْمَ yawma hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan
Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.
وَمَا wamā dan tidaklah هُمْ hum mereka عَنْهَا ʿanhā dari padanya بِغَآئِبِينَ bighāibīna dengan gaib/meloloskan diri
Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.
وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu melihat مَا mā apa يَوْمُ yawmu hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan
Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
ثُمَّ thumma kemudian مَآ mā apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu melihat مَا mā apa يَوْمُ yawmu hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan
Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?
يَوْمَ yawma hari لَا lā tidak تَمْلِكُ tamliku berdaya/berkuasa نَفْسٌۭ nafsun manusia لِّنَفْسٍۢ linafsin bagi diri/seseorang شَيْـًۭٔا ۖ shayan sesuatu/sedikitpun وَٱلْأَمْرُ wal-amru dan urusan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلَّهِ lillahi bagi Allah
(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikit pun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.