Tilawahku
Masuk
۞

المطففين

Al-Mutaffifin

Orang-orang Curang Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

وَيْلٌۭ waylun kecelakaan لِّلْمُطَفِّفِينَ lil'muṭaffifīna bagi orang-orang yang curang

Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang1,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang إِذَا idhā apabila ٱكْتَالُوا۟ ik'tālū mereka menerima takaran عَلَى ʿalā atas ٱلنَّاسِ l-nāsi manusia (orang lain) يَسْتَوْفُونَ yastawfūna mereka minta dipenuhi

(yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi,

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila كَالُوهُمْ kālūhum mereka menakar أَو aw atau وَّزَنُوهُمْ wazanūhum mereka menimbang يُخْسِرُونَ yukh'sirūna mengurangi

dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.

🔊 Sedang diputar

أَلَا alā tidakkah يَظُنُّ yaẓunnu mereka menyangka أُو۟لَـٰٓئِكَ ulāika mereka itu أَنَّهُم annahum bahwa sesungguhnya mereka مَّبْعُوثُونَ mabʿūthūna orang-orang yang dibangkitkan

Tidaklah orang-orang itu menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,

🔊 Sedang diputar

لِيَوْمٍ liyawmin pada hari عَظِيمٍۢ ʿaẓīmin yang besar

pada suatu hari yang besar,

🔊 Sedang diputar

يَوْمَ yawma hari يَقُومُ yaqūmu wahai kaumku ٱلنَّاسُ l-nāsu manusia لِرَبِّ lirabbi kapada Tuhan/Pemelihara ٱلْعَـٰلَمِينَ l-ʿālamīna semesta alam

(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam?

🔊 Sedang diputar

كَلَّآ kallā sekali-kali jangan begitu إِنَّ inna sesungguhnya كِتَـٰبَ kitāba catatan ٱلْفُجَّارِ l-fujāri orang-orang durhaka لَفِى lafī dalam سِجِّينٍۢ sijjīnin sijjin

Sekali-kali jangan curang, karena sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam Sijjīn1.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu tahu مَا apa سِجِّينٌۭ sijjīnun sijjin

Tahukah kamu apakah Sijjīn itu?

🔊 Sedang diputar

كِتَـٰبٌۭ kitābun kitab/catatan مَّرْقُومٌۭ marqūmun tertulis

(Ialah) kitab yang bertulis.

🔊 Sedang diputar

وَيْلٌۭ waylun dan kecelakaan يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لِّلْمُكَذِّبِينَ lil'mukadhibīna bagi orang-orang yang mendustakan

Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang يُكَذِّبُونَ yukadhibūna (mereka) mendustakan بِيَوْمِ biyawmi dengan hari ٱلدِّينِ l-dīni pembalasan

(yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak يُكَذِّبُ yukadhibu mendustakan بِهِۦٓ bihi dengannya إِلَّا illā kecuali كُلُّ kullu setiap مُعْتَدٍ muʿ'tadin orang yang melampui batas أَثِيمٍ athīmin orang yang berbuat dosa

Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa,

🔊 Sedang diputar

إِذَا idhā apabila تُتْلَىٰ tut'lā dibacakan عَلَيْهِ ʿalayhi atasnya/kepadanya ءَايَـٰتُنَا āyātunā ayat-ayat Kami قَالَ qāla ia berkata أَسَـٰطِيرُ asāṭīru dongen-dongen ٱلْأَوَّلِينَ l-awalīna orang-orang dahulu

yang apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata, "Itu adalah dongengan orang-orang yang dahulu",

🔊 Sedang diputar

كَلَّا ۖ kallā sekali-kali jangan/tidak بَلْ ۜ bal bahkan رَانَ rāna menutup عَلَىٰ ʿalā atas قُلُوبِهِم qulūbihim hati mereka مَّا apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَكْسِبُونَ yaksibūna mereka usahakan

Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.

🔊 Sedang diputar

كَلَّآ kallā sekali-kali jangan/tidak إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya عَن ʿan dari رَّبِّهِمْ rabbihim Tuhan mereka يَوْمَئِذٍۢ yawma-idhin pada hari itu لَّمَحْجُوبُونَ lamaḥjūbūna benar-benar tertutup

Sekali-kali tidak1, sesungguhnya mereka pada hari itu benar-benar terhalang dari (melihat) Tuhan mereka.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka لَصَالُوا۟ laṣālū benar-benar mereka masuk ٱلْجَحِيمِ l-jaḥīmi neraka

Kemudian sesungguhnya mereka benar-benar masuk neraka.

🔊 Sedang diputar

ثُمَّ thumma kemudian يُقَالُ yuqālu dikatakan هَـٰذَا hādhā ini ٱلَّذِى alladhī yang (azab) كُنتُم kuntum kalian adalah بِهِۦ bihi dengannya/padanya تُكَذِّبُونَ tukadhibūna kamu mendustakan

Kemudian dikatakan (kepada mereka), "Inilah azab yang dahulu selalu kamu dustakan".

🔊 Sedang diputar

كَلَّآ kallā sekali-kali jangan/tidak إِنَّ inna sesungguhnya كِتَـٰبَ kitāba kitab/catatan ٱلْأَبْرَارِ l-abrāri orang-orang yang baik لَفِى lafī benar-benar dalam عِلِّيِّينَ ʿilliyyīna illiyyin

Sekali-kali tidak, sesungguhnya kitab orang-orang berbakti itu (tersimpan) dalam ʻIlliyyīn1.

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan apakah أَدْرَىٰكَ adrāka kamu tahu مَا apa عِلِّيُّونَ ʿilliyyūna illiyyin

Tahukah kamu apakah ʻIlliyyīn itu?

🔊 Sedang diputar

كِتَـٰبٌۭ kitābun catatan/kitab مَّرْقُومٌۭ marqūmun tertulis

(Yaitu) kitab yang bertulis,

🔊 Sedang diputar

يَشْهَدُهُ yashhaduhu menyaksikannya ٱلْمُقَرَّبُونَ l-muqarabūna (mailaikat) yang didekatkan

yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْأَبْرَارَ l-abrāra orang-orang yang baik لَفِى lafī benar-benar dalam نَعِيمٍ naʿīmin kenikmatan/kesenangan

Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (surga),

🔊 Sedang diputar

عَلَى ʿalā atas ٱلْأَرَآئِكِ l-arāiki dipan يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka melihat/memandang

mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.

🔊 Sedang diputar

تَعْرِفُ taʿrifu kamu mengenal/melihat فِى dalam وُجُوهِهِمْ wujūhihim wajah mereka نَضْرَةَ naḍrata bersinar/bercahaya ٱلنَّعِيمِ l-naʿīmi kesenangan/kenikmatan

Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan.

🔊 Sedang diputar

يُسْقَوْنَ yus'qawna mereka diberi minuman مِن min dari رَّحِيقٍۢ raḥīqin minuman yang terpilih مَّخْتُومٍ makhtūmin dicap/dilak

Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),

🔊 Sedang diputar

خِتَـٰمُهُۥ khitāmuhu capnya/laknya مِسْكٌۭ ۚ mis'kun kasturi وَفِى wafī dan untuk ذَٰلِكَ dhālika itu adalah فَلْيَتَنَافَسِ falyatanāfasi maka hendaklah berlomba-lomba ٱلْمُتَنَـٰفِسُونَ l-mutanāfisūna orang-orang yang berlomba

laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba.

🔊 Sedang diputar

وَمِزَاجُهُۥ wamizājuhu dan campurannya مِن min dari تَسْنِيمٍ tasnīmin tasnim

Dan campuran khamar murni itu adalah dari Tasnīm,

🔊 Sedang diputar

عَيْنًۭا ʿaynan mata air يَشْرَبُ yashrabu meminum بِهَا bihā dengannya/padanya ٱلْمُقَرَّبُونَ l-muqarabūna orang-orang yang didekatkan

(yaitu) mata air yang minum darinya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang أَجْرَمُوا۟ ajramū (mereka) berdosa كَانُوا۟ kānū adalah mereka مِنَ mina dari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman يَضْحَكُونَ yaḍḥakūna menertawakan

Sesungguhnya orang-orang yang berdosa adalah mereka yang dahulunya (di dunia) menertawakan orang-orang yang beriman.

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila مَرُّوا۟ marrū (orang-orang beriman) lewat بِهِمْ bihim pada mereka يَتَغَامَزُونَ yataghāmazūna mereka saling mengedipkan mata

Dan apabila orang-orang yang beriman lalu di hadapan mereka, mereka saling mengedip-ngedipkan matanya.

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱنقَلَبُوٓا۟ inqalabū (orang-orang berdosa) kembali إِلَىٰٓ ilā kepada أَهْلِهِمُ ahlihimu keluarganya/kaumnya ٱنقَلَبُوا۟ inqalabū mereka kembali فَكِهِينَ fakihīna riang gembira

Dan apabila orang-orang berdosa itu kembali kepada kaumnya, mereka kembali dengan gembira.

🔊 Sedang diputar

وَإِذَا wa-idhā dan apabila رَأَوْهُمْ ra-awhum mereka melihat قَالُوٓا۟ qālū mereka berkata إِنَّ inna sesungguhnya هَـٰٓؤُلَآءِ hāulāi mereka itu (orang-orang beriman) لَضَآلُّونَ laḍāllūna orang-orang sesat

Dan apabila mereka melihat orang-orang mukmin, mereka mengatakan, "Sesungguhnya mereka itu benar-benar orang-orang yang sesat",

🔊 Sedang diputar

وَمَآ wamā dan tidak أُرْسِلُوا۟ ur'silū dikirim عَلَيْهِمْ ʿalayhim atasnya حَـٰفِظِينَ ḥāfiẓīna penjaga-penjaga

padahal orang-orang yang berdosa itu tidak dikirim untuk penjaga bagi orang-orang mukmin.

🔊 Sedang diputar

فَٱلْيَوْمَ fal-yawma maka pada hari ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman مِنَ mina dari ٱلْكُفَّارِ l-kufāri orang-orang kafir يَضْحَكُونَ yaḍḥakūna menertawakan mereka

Maka pada hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan orang-orang kafir,

🔊 Sedang diputar

عَلَى ʿalā atas ٱلْأَرَآئِكِ l-arāiki dipan يَنظُرُونَ yanẓurūna mereka memandang/melihat

mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.

🔊 Sedang diputar

هَلْ hal apakah ثُوِّبَ thuwwiba diberi ganjaran/balasan ٱلْكُفَّارُ l-kufāru orang-orang kafir مَا apa كَانُوا۟ kānū adalah mereka يَفْعَلُونَ yafʿalūna mereka kerjakan

Sesungguhnya orang-orang kafir telah diberi ganjaran terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

Ayat /36