الإنشقاق
Al-Inshiqaq
Terbelah Makkiyah
Memuat audio qari…
إِذَا idhā apabila ٱلسَّمَآءُ l-samāu langit ٱنشَقَّتْ inshaqqat terbelah
Apabila langit terbelah,
وَأَذِنَتْ wa-adhinat dan ia patuh لِرَبِّهَا lirabbihā kepada Tuhannya وَحُقَّتْ waḥuqqat dan ia semestinya
dan patuh kepada Tuhan-nya, dan sudah semestinya langit itu patuh,
وَإِذَا wa-idhā dan apabila ٱلْأَرْضُ l-arḍu bumi مُدَّتْ muddat dipanjangkan/diratakan
dan apabila bumi diratakan,
وَأَلْقَتْ wa-alqat dan ia melemparkan مَا mā apa فِيهَا fīhā di dalamnya وَتَخَلَّتْ watakhallat dan ia menjadi sunyi/kosong
dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong,
وَأَذِنَتْ wa-adhinat dan ia patuh لِرَبِّهَا lirabbihā kepada Tuhannya وَحُقَّتْ waḥuqqat dan ia semestinya
dan patuh kepada Tuhan-nya, dan sudah semestinya bumi itu patuh, (pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya).
يَـٰٓأَيُّهَا yāayyuhā wahai ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia إِنَّكَ innaka sesungguhnya kamu كَادِحٌ kādiḥun bekerja keras إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكَ rabbika Tuhanmu كَدْحًۭا kadḥan sungguh-sungguh kerja keras فَمُلَـٰقِيهِ famulāqīhi maka menemuinya
Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja dengan sungguh-sungguh menuju Tuhan-mu, maka pasti kamu akan menemui-Nya1.
فَأَمَّا fa-ammā maka adapun مَنْ man siapa أُوتِىَ ūtiya diberikan كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya/catatannya بِيَمِينِهِۦ biyamīnihi sebelah kanannya
Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,
فَسَوْفَ fasawfa maka nanti يُحَاسَبُ yuḥāsabu dia dihisap/diperiksa حِسَابًۭا ḥisāban perhitungan/pemeriksaan يَسِيرًۭا yasīran mudah
maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,
وَيَنقَلِبُ wayanqalibu dan dia akan dikembalikan إِلَىٰٓ ilā kepada أَهْلِهِۦ ahlihi keluarganya مَسْرُورًۭا masrūran dengan gembira
dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.
وَأَمَّا wa-ammā dan adapun مَنْ man siapa/orang أُوتِىَ ūtiya diberikan كِتَـٰبَهُۥ kitābahu kitabnya وَرَآءَ warāa belakang ظَهْرِهِۦ ẓahrihi punggungnya
Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang,
فَسَوْفَ fasawfa maka nanti يَدْعُوا۟ yadʿū mereka berseru/berteriak ثُبُورًۭا thubūran kebinasaan/kecelakaan
maka dia akan berteriak, "Celakalah aku".
وَيَصْلَىٰ wayaṣlā dan dia akan masuk سَعِيرًا saʿīran api yang menyala-nyala
Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya dia كَانَ kāna adalah فِىٓ fī dalam أَهْلِهِۦ ahlihi keluarganya مَسْرُورًا masrūran bergembira
Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir).
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ظَنَّ ẓanna dia menyangka أَن an bahwa لَّن lan tidak يَحُورَ yaḥūra dia akan kembali
Sesungguhnya dia yakin bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Tuhan-nya).
بَلَىٰٓ balā yang benar إِنَّ inna sesungguhnya رَبَّهُۥ rabbahu Tuhannya كَانَ kāna adalah بِهِۦ bihi kepadanya بَصِيرًۭا baṣīran melihat
(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Tuhan-nya selalu melihatnya.
فَلَآ falā maka أُقْسِمُ uq'simu Aku bersumpah بِٱلشَّفَقِ bil-shafaqi dengan cahaya merah di waktu senja
Maka sesungguhnya Aku bersumpah dengan cahaya merah di waktu senja,
وَٱلَّيْلِ wa-al-layli dan malam وَمَا wamā dan apa وَسَقَ wasaqa menyelubungi
dan dengan malam dan apa yang diselubunginya,
وَٱلْقَمَرِ wal-qamari dan bulan إِذَا idhā apabila ٱتَّسَقَ ittasaqa sempurna terang
dan dengan bulan apabila jadi purnama,
لَتَرْكَبُنَّ latarkabunna sesungguhnya kamu akan naik/melalui طَبَقًا ṭabaqan setingkat عَن ʿan dari/demi طَبَقٍۢ ṭabaqin setingkat
sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan)1,
فَمَا famā maka mengapa لَهُمْ lahum bagi mereka لَا lā tidak يُؤْمِنُونَ yu'minūna mereka beriman
Mengapa mereka tidak mau beriman?
وَإِذَا wa-idhā dan apabila قُرِئَ quri-a dibacakan عَلَيْهِمُ ʿalayhimu atas mereka ٱلْقُرْءَانُ l-qur'ānu Al Qur'an لَا lā tidak يَسْجُدُونَ ۩ yasjudūna sujud
dan apabila Al-Qur`ān dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud,
بَلِ bali tetapi/bahkan ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang كَفَرُوا۟ kafarū kafir/ingkar يُكَذِّبُونَ yukadhibūna mereka mendustakan
bahkan orang-orang kafir itu mendustakan(nya).
وَٱللَّهُ wal-lahu dan Allah أَعْلَمُ aʿlamu lebih mengetahui بِمَا bimā terhadap apa يُوعُونَ yūʿūna mereka kumpulkan/simpan
Padahal Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan (dalam hati mereka).
فَبَشِّرْهُم fabashir'hum maka beri kabar gembira mereka بِعَذَابٍ biʿadhābin dengan azab أَلِيمٍ alīmin pedih
Maka beri kabar gembiralah mereka dengan azab yang pedih,
إِلَّا illā kecuali ٱلَّذِينَ alladhīna orang-orang yang ءَامَنُوا۟ āmanū beriman وَعَمِلُوا۟ waʿamilū dan mereka berbuat/beramal ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ l-ṣāliḥāti kebajikan/saleh لَهُمْ lahum bagi mereka أَجْرٌ ajrun pahala غَيْرُ ghayru lain/tidak مَمْنُونٍۭ mamnūnin terputus-putus
tetapi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka pahala yang tidak putus-putusnya.