الطارق
At-Tariq
Yang Datang di Malam Hari Makkiyah
Memuat audio qari…
وَٱلسَّمَآءِ wal-samāi dan langit وَٱلطَّارِقِ wal-ṭāriqi dan yang datang di malam hari
Demi langit dan yang datang pada malam hari,
وَمَآ wamā dan apa أَدْرَىٰكَ adrāka kamu tahu مَا mā apa ٱلطَّارِقُ l-ṭāriqu yang datang dimalam hari
tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?,
ٱلنَّجْمُ al-najmu bintang ٱلثَّاقِبُ l-thāqibu cemerlang/menembus
(yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
إِن in tidak كُلُّ kullu setiap نَفْسٍۢ nafsin jiwa/diri لَّمَّا lammā melainkan عَلَيْهَا ʿalayhā atasnya حَافِظٌۭ ḥāfiẓun penjaga
tidak ada suatu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya.
فَلْيَنظُرِ falyanẓuri maka hendaklah memperhatikan ٱلْإِنسَـٰنُ l-insānu manusia مِمَّ mimma dari apa خُلِقَ khuliqa ia diciptakan
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
خُلِقَ khuliqa ia diciptakan مِن min dari مَّآءٍۢ māin air دَافِقٍۢ dāfiqin terpancar
Dia diciptakan dari air yang terpancar,
يَخْرُجُ yakhruju ia keluar مِنۢ min dari بَيْنِ bayni antara ٱلصُّلْبِ l-ṣul'bi tulang belakang وَٱلتَّرَآئِبِ wal-tarāibi dan tulang dada
yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada.
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya Dia عَلَىٰ ʿalā atas رَجْعِهِۦ rajʿihi mengembalikanya لَقَادِرٌۭ laqādirun benar-benar berkuasa
Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
يَوْمَ yawma hari تُبْلَى tub'lā dibuka/dinampakkan ٱلسَّرَآئِرُ l-sarāiru rahasia-rahasia
Pada hari dinampakkan segala rahasia,
فَمَا famā maka tidak لَهُۥ lahu baginya مِن min dari قُوَّةٍۢ quwwatin kekuatan وَلَا walā dan tidak نَاصِرٍۢ nāṣirin seorang penolong
maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong.
وَٱلسَّمَآءِ wal-samāi dan langit ذَاتِ dhāti mempunyai/mengandung ٱلرَّجْعِ l-rajʿi air/hujan
Demi langit yang mengandung hujan1,
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi ذَاتِ dhāti mempunyai ٱلصَّدْعِ l-ṣadʿi tumbuh-tumbuhan
dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
إِنَّهُۥ innahu sesungguhnya ia (Al Qur'an) لَقَوْلٌۭ laqawlun perkataan/firman فَصْلٌۭ faṣlun terpisah
sesungguhnya Al-Qur`ān itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang batil,
وَمَا wamā dan tidak هُوَ huwa ia (Al Qur'an) بِٱلْهَزْلِ bil-hazli dengan sia-sia/senda gurau
dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.
إِنَّهُمْ innahum sesungguhnya mereka يَكِيدُونَ yakīdūna mereka membuat tipu daya كَيْدًۭا kaydan tipu daya
Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.
وَأَكِيدُ wa-akīdu dan AKu membuat tipu daya كَيْدًۭا kaydan tipu daya
Dan Aku pun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.
فَمَهِّلِ famahhili maka beri tangguhlah ٱلْكَـٰفِرِينَ l-kāfirīna orang-orang kafir أَمْهِلْهُمْ amhil'hum beritangguhlah mereka رُوَيْدًۢا ruwaydan sedikit/sebentar
Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu, yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.