الشمس
Ash-Shams
Matahari Makkiyah
Memuat audio qari…
وَٱلشَّمْسِ wal-shamsi demi matahari وَضُحَىٰهَا waḍuḥāhā dan cahayanya pagi hari
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari,
وَٱلْقَمَرِ wal-qamari dan bulan إِذَا idhā apabila تَلَىٰهَا talāhā mengiringinya
dan bulan apabila mengiringinya,
وَٱلنَّهَارِ wal-nahāri dan siang إِذَا idhā apabila جَلَّىٰهَا jallāhā menampakkannya
dan siang apabila menampakkannya,
وَٱلَّيْلِ wa-al-layli dan malam إِذَا idhā apabila يَغْشَىٰهَا yaghshāhā menutupinya
dan malam apabila menutupinya1,
وَٱلسَّمَآءِ wal-samāi dan langit وَمَا wamā dan apa بَنَىٰهَا banāhā pembinaannya
dan langit serta pembinaannya,
وَٱلْأَرْضِ wal-arḍi dan bumi وَمَا wamā dan apa طَحَىٰهَا ṭaḥāhā penghamparannya
dan bumi serta penghamparannya,
وَنَفْسٍۢ wanafsin dan manusia/jiwa وَمَا wamā dan apa سَوَّىٰهَا sawwāhā penyempurnaanya
dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya),
فَأَلْهَمَهَا fa-alhamahā maka Dia mengilhamkan padanya فُجُورَهَا fujūrahā kedurhakaanya وَتَقْوَىٰهَا wataqwāhā dan ketaqwaannya
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,
قَدْ qad sesungguhnya أَفْلَحَ aflaḥa beruntung مَن man siapa/orang زَكَّىٰهَا zakkāhā mensucikannya
sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu,
وَقَدْ waqad dan sesungguhnya خَابَ khāba celaka/rugi مَن man orang دَسَّىٰهَا dassāhā mengotorinya
dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.
كَذَّبَتْ kadhabat telah mendustakan ثَمُودُ thamūdu Samud بِطَغْوَىٰهَآ biṭaghwāhā dan melampui batas
(Kaum) Ṡamūd telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas,
إِذِ idhi ketika ٱنۢبَعَثَ inbaʿatha bangkit أَشْقَىٰهَا ashqāhā orang yang lebih celaka diantaranya
ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka,
فَقَالَ faqāla dan berkata لَهُمْ lahum kepada mereka رَسُولُ rasūlu rasul ٱللَّهِ l-lahi Allah نَاقَةَ nāqata unta betina ٱللَّهِ l-lahi Allah وَسُقْيَـٰهَا wasuq'yāhā dan minumannya
lalu rasul Allah (Ṣālīḥ) berkata kepada mereka, ("Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya".
فَكَذَّبُوهُ fakadhabūhu dan mendustakan فَعَقَرُوهَا faʿaqarūhā maka mereka melukai/menyembelih فَدَمْدَمَ fadamdama maka menurunkan azab/membinasakan عَلَيْهِمْ ʿalayhim atas mereka رَبُّهُم rabbuhum Tuhan mereka بِذَنۢبِهِمْ bidhanbihim dengan dosa-dosa mereka فَسَوَّىٰهَا fasawwāhā dan Dia meratakannya
Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah),
وَلَا walā dan tidak يَخَافُ yakhāfu takut عُقْبَـٰهَا ʿuq'bāhā akibatnya
dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.