الليل
Al-Layl
Malam Makkiyah
Memuat audio qari…
وَٱلَّيْلِ wa-al-layli demi malam إِذَا idhā apabila يَغْشَىٰ yaghshā ia menutup
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
وَٱلنَّهَارِ wal-nahāri dan siang إِذَا idhā apabila تَجَلَّىٰ tajallā terang benderang
dan siang apabila terang benderang,
وَمَا wamā dan apa خَلَقَ khalaqa ciptakan ٱلذَّكَرَ l-dhakara laki-laki وَٱلْأُنثَىٰٓ wal-unthā dan perempuan
dan penciptaan laki-laki dan perempuan,
إِنَّ inna sesungguhnya سَعْيَكُمْ saʿyakum usahamu لَشَتَّىٰ lashattā sungguh berbeda-beda
sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.
فَأَمَّا fa-ammā maka adapun مَنْ man orang أَعْطَىٰ aʿṭā ia memberikan وَٱتَّقَىٰ wa-ittaqā dan bertaqwa
Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,
وَصَدَّقَ waṣaddaqa dan ia membenarkan/akui بِٱلْحُسْنَىٰ bil-ḥus'nā dengan kebaikan
dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),
فَسَنُيَسِّرُهُۥ fasanuyassiruhu maka Kami akan memudahkannya لِلْيُسْرَىٰ lil'yus'rā pada yang mudah
maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.
وَأَمَّا wa-ammā dan adapun مَنۢ man orang بَخِلَ bakhila ia kikir وَٱسْتَغْنَىٰ wa-is'taghnā dan ia merasa cukup
Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup1,
وَكَذَّبَ wakadhaba dan ia mendustakan بِٱلْحُسْنَىٰ bil-ḥus'nā dengan kebaikan
serta mendustakan pahala terbaik,
فَسَنُيَسِّرُهُۥ fasanuyassiruhu maka Kami akan memudahkan لِلْعُسْرَىٰ lil'ʿus'rā pada yang sukar
maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.
وَمَا wamā dan tidak يُغْنِى yugh'nī mencukupi/berguna عَنْهُ ʿanhu dari padanya/baginya مَالُهُۥٓ māluhu hartanya إِذَا idhā apabila تَرَدَّىٰٓ taraddā ia telah binasa
Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.
إِنَّ inna sesungguhnya عَلَيْنَا ʿalaynā bagi Kami لَلْهُدَىٰ lalhudā kesudahan/akherat
Sesungguhnya kewajiban Kami-lah memberi petunjuk,
وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya لَنَا lanā milik Kamilah لَلْـَٔاخِرَةَ lalākhirata akhirat وَٱلْأُولَىٰ wal-ūlā dan dunia itu
dan sesungguhnya kepunyaan Kami-lah akhirat dan dunia.
فَأَنذَرْتُكُمْ fa-andhartukum maka peringatkanlah نَارًۭا nāran api neraka تَلَظَّىٰ talaẓẓā menyala-nyala
Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.
لَا lā tidak يَصْلَىٰهَآ yaṣlāhā masuk kedalamnya إِلَّا illā kecuali ٱلْأَشْقَى l-ashqā paling celaka
Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,
ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang كَذَّبَ kadhaba mendustakan وَتَوَلَّىٰ watawallā dan berpaling
yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).
وَسَيُجَنَّبُهَا wasayujannabuhā dan akan dijauhkan-dia ٱلْأَتْقَى l-atqā berbakti
Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,
ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang يُؤْتِى yu'tī mendermakan مَالَهُۥ mālahu apa yang dia miliki (hartanya) يَتَزَكَّىٰ yatazakkā mensucikan
yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,
وَمَا wamā dan tidak لِأَحَدٍ li-aḥadin satupun عِندَهُۥ ʿindahu pada sisinya مِن min dari نِّعْمَةٍۢ niʿ'matin nikmat تُجْزَىٰٓ tuj'zā patut dibalas
padahal tidak ada seseorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,
إِلَّا illā kecuali ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari وَجْهِ wajhi keridhaan رَبِّهِ rabbihi Tuhannya ٱلْأَعْلَىٰ l-aʿlā yang Maha Tinggi
tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhan-nya yang Maha Tinggi.
وَلَسَوْفَ walasawfa dan kelak يَرْضَىٰ yarḍā ridha
Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.