Tilawahku
Masuk
۞

الليل

Al-Layl

Malam Makkiyah

Memuat audio qari…

🔊 Sedang diputar

وَٱلَّيْلِ wa-al-layli demi malam إِذَا idhā apabila يَغْشَىٰ yaghshā ia menutup

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),

🔊 Sedang diputar

وَٱلنَّهَارِ wal-nahāri dan siang إِذَا idhā apabila تَجَلَّىٰ tajallā terang benderang

dan siang apabila terang benderang,

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan apa خَلَقَ khalaqa ciptakan ٱلذَّكَرَ l-dhakara laki-laki وَٱلْأُنثَىٰٓ wal-unthā dan perempuan

dan penciptaan laki-laki dan perempuan,

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya سَعْيَكُمْ saʿyakum usahamu لَشَتَّىٰ lashattā sungguh berbeda-beda

sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda.

🔊 Sedang diputar

فَأَمَّا fa-ammā maka adapun مَنْ man orang أَعْطَىٰ aʿṭā ia memberikan وَٱتَّقَىٰ wa-ittaqā dan bertaqwa

Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,

🔊 Sedang diputar

وَصَدَّقَ waṣaddaqa dan ia membenarkan/akui بِٱلْحُسْنَىٰ bil-ḥus'nā dengan kebaikan

dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga),

🔊 Sedang diputar

فَسَنُيَسِّرُهُۥ fasanuyassiruhu maka Kami akan memudahkannya لِلْيُسْرَىٰ lil'yus'rā pada yang mudah

maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah.

🔊 Sedang diputar

وَأَمَّا wa-ammā dan adapun مَنۢ man orang بَخِلَ bakhila ia kikir وَٱسْتَغْنَىٰ wa-is'taghnā dan ia merasa cukup

Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup1,

🔊 Sedang diputar

وَكَذَّبَ wakadhaba dan ia mendustakan بِٱلْحُسْنَىٰ bil-ḥus'nā dengan kebaikan

serta mendustakan pahala terbaik,

🔊 Sedang diputar

فَسَنُيَسِّرُهُۥ fasanuyassiruhu maka Kami akan memudahkan لِلْعُسْرَىٰ lil'ʿus'rā pada yang sukar

maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak يُغْنِى yugh'nī mencukupi/berguna عَنْهُ ʿanhu dari padanya/baginya مَالُهُۥٓ māluhu hartanya إِذَا idhā apabila تَرَدَّىٰٓ taraddā ia telah binasa

Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.

🔊 Sedang diputar

إِنَّ inna sesungguhnya عَلَيْنَا ʿalaynā bagi Kami لَلْهُدَىٰ lalhudā kesudahan/akherat

Sesungguhnya kewajiban Kami-lah memberi petunjuk,

🔊 Sedang diputar

وَإِنَّ wa-inna dan sesungguhnya لَنَا lanā milik Kamilah لَلْـَٔاخِرَةَ lalākhirata akhirat وَٱلْأُولَىٰ wal-ūlā dan dunia itu

dan sesungguhnya kepunyaan Kami-lah akhirat dan dunia.

🔊 Sedang diputar

فَأَنذَرْتُكُمْ fa-andhartukum maka peringatkanlah نَارًۭا nāran api neraka تَلَظَّىٰ talaẓẓā menyala-nyala

Maka, kami memperingatkan kamu dengan neraka yang menyala-nyala.

🔊 Sedang diputar

لَا tidak يَصْلَىٰهَآ yaṣlāhā masuk kedalamnya إِلَّا illā kecuali ٱلْأَشْقَى l-ashqā paling celaka

Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang كَذَّبَ kadhaba mendustakan وَتَوَلَّىٰ watawallā dan berpaling

yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman).

🔊 Sedang diputar

وَسَيُجَنَّبُهَا wasayujannabuhā dan akan dijauhkan-dia ٱلْأَتْقَى l-atqā berbakti

Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu,

🔊 Sedang diputar

ٱلَّذِى alladhī orang-orang yang يُؤْتِى yu'tī mendermakan مَالَهُۥ mālahu apa yang dia miliki (hartanya) يَتَزَكَّىٰ yatazakkā mensucikan

yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya,

🔊 Sedang diputar

وَمَا wamā dan tidak لِأَحَدٍ li-aḥadin satupun عِندَهُۥ ʿindahu pada sisinya مِن min dari نِّعْمَةٍۢ niʿ'matin nikmat تُجْزَىٰٓ tuj'zā patut dibalas

padahal tidak ada seseorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,

🔊 Sedang diputar

إِلَّا illā kecuali ٱبْتِغَآءَ ib'tighāa mencari وَجْهِ wajhi keridhaan رَبِّهِ rabbihi Tuhannya ٱلْأَعْلَىٰ l-aʿlā yang Maha Tinggi

tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridaan Tuhan-nya yang Maha Tinggi.

🔊 Sedang diputar

وَلَسَوْفَ walasawfa dan kelak يَرْضَىٰ yarḍā ridha

Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.

Ayat /21