العلق
Al-'Alaq
Segumpal Darah Makkiyah
Memuat audio qari…
ٱقْرَأْ iq'ra bacalah بِٱسْمِ bi-is'mi dengan nama رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلَّذِى alladhī yang خَلَقَ khalaqa menciptakan
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu Yang menciptakan,
خَلَقَ khalaqa menciptakan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia مِنْ min dari عَلَقٍ ʿalaqin segumpal darah
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
ٱقْرَأْ iq'ra bacalah وَرَبُّكَ warabbuka dan Tuhanmu ٱلْأَكْرَمُ l-akramu amat mulia
Bacalah, dan Tuhan-mulah Yang Maha Pemurah,
ٱلَّذِى alladhī yang عَلَّمَ ʿallama Dia mengajar بِٱلْقَلَمِ bil-qalami dengan kalam
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam1.
عَلَّمَ ʿallama Dia mengajarkan ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia مَا mā apa لَمْ lam tidak يَعْلَمْ yaʿlam dia ketahui
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
كَلَّآ kallā sekali-kali tidak إِنَّ inna sesungguhnya ٱلْإِنسَـٰنَ l-insāna manusia لَيَطْغَىٰٓ layaṭghā benar-benar melampui batas
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
أَن an bahwa رَّءَاهُ raāhu ia melihatnya ٱسْتَغْنَىٰٓ is'taghnā dia serba cukup
karena dia melihat dirinya serba cukup.
إِنَّ inna sesungguhnya إِلَىٰ ilā kepada رَبِّكَ rabbika Tuhanmu ٱلرُّجْعَىٰٓ l-ruj'ʿā tempat kembali
Sesungguhnya hanya kepada Tuhan-mulah kembali(mu).
أَرَءَيْتَ ara-ayta apakah kamu lihat/pendapatmu ٱلَّذِى alladhī yang/orang-orang يَنْهَىٰ yanhā ia melarang
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
عَبْدًا ʿabdan hamba إِذَا idhā apabila صَلَّىٰٓ ṣallā sholat
seorang hamba ketika mengerjakan salat1,
أَرَءَيْتَ ara-ayta apakah kamu lihat/pendapatmu إِن in jika كَانَ kāna adalah عَلَى ʿalā atas ٱلْهُدَىٰٓ l-hudā petunjuk
bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang (yaitu Muhammad) itu berada di atas kebenaran,
أَوْ aw atau أَمَرَ amara dia menyuruh بِٱلتَّقْوَىٰٓ bil-taqwā dengan taqwa
atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
أَرَءَيْتَ ara-ayta apakah kamu lihat/pendapatmu إِن in jika كَذَّبَ kadhaba mendustakan وَتَوَلَّىٰٓ watawallā dan dia berpaling
Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
أَلَمْ alam apakah tidak/tidaklah يَعْلَم yaʿlam dia mengetahui بِأَنَّ bi-anna bahwa sesungguhnya ٱللَّهَ l-laha Allah يَرَىٰ yarā Dia melihat
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
كَلَّا kallā sekali-kali tidak لَئِن la-in sungguh jika لَّمْ lam tidak يَنتَهِ yantahi dia berhenti لَنَسْفَعًۢا lanasfaʿan niscaya kami pegang/tarik بِٱلنَّاصِيَةِ bil-nāṣiyati dengan umbun-umbun
Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya1,
نَاصِيَةٍۢ nāṣiyatin umbun-umbun كَـٰذِبَةٍ kādhibatin pendusta خَاطِئَةٍۢ khāṭi-atin salah/durhaka
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
فَلْيَدْعُ falyadʿu maka hendaklah dia memanggil نَادِيَهُۥ nādiyahu kaum/golongannya
Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
سَنَدْعُ sanadʿu kelak Kami memanggil ٱلزَّبَانِيَةَ l-zabāniyata Zabaniyah
kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah1,
كَلَّا kallā sekali-kali لَا lā jangan تُطِعْهُ tuṭiʿ'hu kamu patuh kepadanya وَٱسْجُدْ wa-us'jud dan sujudlah وَٱقْتَرِب ۩ wa-iq'tarib dan dekatkanlah
sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).